» » Terbukti Pelayanan Kesehatan, Lomban Terima Penghargaan INA Award 2018

Terbukti Pelayanan Kesehatan, Lomban Terima Penghargaan INA Award 2018

Penulis By on Kamis, Desember 06, 2018 |



Walikota Max Lomban menerima penghargaan Walikota Enterprenuer Award 2018.(foto-foto : HumPro Bitung)

METRO MANADO— Di penghujung tahun 2018 pemerintah kota Bitung tak henti-hentinya meraih penghargaan di berbagai bidang, di ketahui bersama sebelumnya,  tanggal 29 November Dewan Pimpinan Korpri Kota Bitung dinobatkan sebagai Dewan Pimpinan KORPRI terbaik kategori Kabupaten/ Kota se – Indonesia dan hal ini tidak membuat Pemerintah Kota Bitung berpuas diri untuk selalu mengukir prestasi di tingkat nasional.

Terbukti dengan kembali diraihnya penghargaan Walikota Enterprenuer Award 2018 oleh Walikota Max J Lomban di Bidang Pelayanan Kesehatan yakni Layanan Kesehatan Bergerak (Ambulance) yang terintegrasi dan terpadu oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Bapak AAGN Puspayoga dan disaksikan oleh Sekjen Kemendagri Bapak Hadi Prabowo di Glass House, Ritz Carlton Jakarta Pasific Place.  Rabu (5/12/2018)

Penganugerahan “Innovation Network of Asia Award 2018” dilatarbelakangi oleh pentingnya transformasi dalam rangka menjadikan Pemerintahan baik di Pusat dan Daerah agar lebih adaptif terhadap perubahan dengan paradigma pemimpin yang inovatif, kreatif dan enterpreneur sehingga dapat memenangkan persaingan global dengan inovasi, kreatifitas dan entrepreneurship.



Kabag Humas dan Protokoler Setdakot Bitung Albert Sergius yang dikonfirmasi menjelaskan, proses seleksi dan penilaian INA 2018 sendiri melibatkan berbagai asosiasi antara lain:

International Council For Small Busines (ICSB), APPSI, APKASI dan APEKSI serta Setelah melalui penjurian panjang dan melalui proses audiensi langsung dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah, dan klarifikasi dengan tim Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, terkait ada tidaknya kasus hukum, lama menjabat dan pencapain minimal status tinggi untuk penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Dalam penghargaan INA Award 2018 ini menurut dia, obyek dari penilaian menyangkut dua pilar utama pemerintahan, baik ke dalam (internal) maupun ke luar (eksternal).
INTERNAL & EXTERNAL:
HEALTH (Kesehatan)
EDUCATION (Pendidikan)
POVERTY (Kemiskinan)
TOURISM (Pariwisata)
TRADE (Perdagangan)
INVESTMENT (Investasi)



Program penghargaan Kepala Daerah dari ketiga aspek tadi melalui penilaian dari berbagai elemen antara lain;

Kreatifitas:
Kelancaran: Kemampuan untuk menghasilkan ide dalam jumlah banyak
Fleksibilitas: Kemampuan untuk menghasilkan ide yang berbeda satu dengan yang lainnya
Elaborasi: Kemampuan untuk memberikan tambahan atas ide yang sudah ada.
Keorisinilan: Kemampuan untuk menghasilkan ide yang orisinil.
Inovasi
Kesesuaian (Compatibility): Terobosan diwujudkan sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat
Kemudahan (Complexity): Terobosan diwujudkan dalam bentuk yang mudah, tidak rumit dan tidak
menimbulkan kebingungan penggunanya
Kecepatan Penerapan (Trialability):Terobosan secara cepat diadaptasi oleh masyarakat
Keberadaan (Observability): Manfaat dari terobosan dapat dengan mudah dilihat dan dirasakan oleh masyarakat.
Enterpreneurship:
Pandangan ke Depan (Envisioning): Memiliki inisiatif, pandangan ke depan dan kepekaan terhadap pembuatan keputusan dan krisis
Antusiasme (Enthusiasm): Memiliki semangat yang menantang, mengambil risiko dan mengejar peluang meski tidak menentu
Pencerahan (Enlightenment) Berorientasi perubahan dan mendorong inovasi produk dan,
Proses Percobaan (Experimentation): Mengikuti pendekatan dari luar ke dalam, untuk menemukan dan memanfaatkan peluang baru
Keunggulan (Excellence): Mengejar keunggulan dalam menjalankan tindakan untuk mencapai tujuan dimana Kepala Derah Memiliki inisiatif, pandangan ke depan dan kepekaan terhadap pembuatan kepetusan dan krisis, Memiliki semangat yang menantang, mengambil risiko dan mengejar peluang, meski tidak menentu keputusan dan krisis. (Ivan)
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya