» » » SEKOT MINTA GEMPITA BIKIN GERAKAN PERUBAHAN TERKAIT DISIPLIN ASN DAN THL

SEKOT MINTA GEMPITA BIKIN GERAKAN PERUBAHAN TERKAIT DISIPLIN ASN DAN THL

Penulis By on Senin, November 12, 2018 |


METRO MANADO-Tim Satuan Tugas (Sat-Gas) Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (Gempita) Pemkot Manado, Senin (12/11/2018) sore melakukan audance dengan Sekda Kota Manado yang baru Micler CS Lakat SH MH, bertempat di ruang rapat Sekdakot, Kantor Walikota Manado, Jalan Balaikota Tikala Manado.

Gempita yang dipimpin langsung Kepala Inspektorat Drs Hans Tinangon MSc dan didampingi Sekretaris Pengarah Gempita Steven Runtuwene S.Sos, menyampaikan beberapa hal mengenai berbagai kemajuan terkait disiplin ASN, sejak hadirnya Gempita.

Dijelaskan Tinangon, dengan hadrinya Tim Sat-Gas Gempita, secara perlahan telah membuat efek jerah bagi beberapa oknum ASN yang suka bolos saat jam kerja.

“Banyak laporan yang disampaikan Tim Sat-Gas Gempita baik ASN yang bertugas di kelurahan, sekolah maupun di SKPD lainnya,”ujar Tinangon.

Selain itu, Gempita juga melaporkan terkait kondisi Tenaga harian lepas (THL) yang bertugas di semua SKPD se-Kota Manado.
Hal itu kemudian ditanggapi Sekot Micler Lakat.SH. MH. Dia mengatakan, meskipun dirinya saat itu masih menjabat Assisten I, pihaknya ikut memantau kinerja Gempita. Itu sebabnya Sekot berharap, agar kinerja Sat-Gas Gempita harus terus ditingkatkan guna memberikan efek jerah bagi para ASN dan THL.

“Sidak yang dilakukan Tim Gempita sejauh ini sudah baik, tapi perlu ditingkatkan. Ingat para pegawai, tim sidak bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk mendisiplinkan pegawai yang tidak disiplin dalam kerja,” tegas Sekda Lakat.

Diapun meyakini, bahwa Gempita mampu bekerja untuk melakukan gerakan perubahan terhadap kinerja ASN serta THL di lingkup Pemkot Manado.

“Maju terus Tim Gempita. Terus ditingkatkan tugas sidaknya. Tiap tahun harus bikin gerakan perubahan untuk pegawai Pemkot Manado. Apalagi pesan Pak Walikota, kita harus bergerak cepat (mendisiplinkan pegawai),” ujar Sekda Lakat.

Salah satu gerakan perubahan yang perlu didisiplinkan kepada pegawai, khususnya kepada pejabat adalah soal kejujuran dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Contohnya yang harus dicermati adalah bahasa pamong. Kadangkala bilang ada ‘turun lapangan’, tapi tidak tahu ‘lapangan’ yang mana. Bahasa-bahasa pamong itu biasanya ditemukan di Kecamatan atau Kelurahan. Makanya dicek kebenarannya, apakah betul ‘turun lapangan’ atau justru ke tempat lain,” tegas mantan Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra ini.

Dan pesan lain untuk Tim Gempita, dalam melakukan sidak, harus dilakukan pagi dan sore.

“Sidak disarankan jangan cuma pagi, tapi juga sore usai makan siang sampai jam pulang kantor,” tandas pejabat senior Pemkot Manado yang belum lama dilantik menjadi Sekda Kota Manado ini.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya