» » » PERSAINGAN INTERNAL PDI-P SINGKIL-MAPENGET KETAT. MAKAWATA OPTIMIS RAIH KURSI PERTAMA

PERSAINGAN INTERNAL PDI-P SINGKIL-MAPENGET KETAT. MAKAWATA OPTIMIS RAIH KURSI PERTAMA

Penulis By on Sabtu, November 24, 2018 |

JONAS MAKWATA

METRO MANADO-Persaingan internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Pileg 2019, khususnya Dapil Singkil-Mapanget boleh dibilang ketat. Pasalnya Mantan Anggota DPRD Manado, Tonny Rawung, kembali dicalonkan untuk memperkuat partai berlambang kepala banteng ini.

Dari cerita yang beredar di berbagai ruang public, kehadiran Tonny Rawung yang kembali diusung partai lewat Dapil Singkil-Mapanget, sedikit membuat Line Up PDI-P ketar-ketir. Itu karena di Pileg 2014 Tonny Rawung adalah peraih suara signifikan di Dapil tersebut.

Lantas apa kata Jonas Makawata, yang sebelumnya menjadi pengganti Antar Waktu (PAW) atas Tonny Rawung yang waktu itu, didorong untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Sitaro ?.

Kepada metromanado Makawata mengatakan, politik tidak ada yang abadi, sebagaimana semboyan partai yaitu perjuangan, maka diapun yakin, bahwa untuk mempertahankan satu kursi miliknya tidak ada kata lain yakni berjuang.

“Teman tetap teman, tetapi dalam politik kita sama-sama punya kepentingan, yakni membela rakyat, mengambil hati rakyat serta berjuang untuk kebesaran partai,”ujar Makawata. Sabtu, (24/11/2018) di Kantor DPRD Manado.
Makwata optimis, jika PDI-P mampu raih dua kursi di Dapil Singkil-Mapanget maka satu kursi adalah miliknya. Tapi jika hanya mampu meraih satu kursi maka kursi itupun adalah miliknya.

“Saya yakin, kursi pertama PDI-Perjuangan di Singkil-Mapanget adalah milik saya. Hanya saja semua kontestan pileg memiliki peluang yang sama untuk menuju gedung Tikala,”tandas Pentua Jonas Makawata.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya