» » » PEMBINAAN GURU SECARA INDIVIDU MENJADI FOKUS UTAMA LPMP SULUT

PEMBINAAN GURU SECARA INDIVIDU MENJADI FOKUS UTAMA LPMP SULUT

Penulis By on Senin, November 26, 2018 |




METRO MANADO.  Moment "Hari Guru" yang jatuh Tanggal 25 November lalu, diperingati jajaran Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Utara hari ini, Senin (26/11-2018), ditandai dengan Upacara Bendera di Kantor LPMP Sulawesi Utara. Bertindak sebagai inspektur upacara, Florens S.T. Panungkelan,SE. M.Pd.

Kepala LPMP Sulut, Florens S.T. Panungkelan,SE. MPd. melalui Kasub Bagian Umum, Febry H.J. Dien, ST. M.Inf.Tech (Man). Menjelaskan sejumlah langkah strategis yang akan dilaksanakan Tahun 2019 mendatang dalam meningkatkan kwalitas dan mutu guru serta dunia pendidikan di Sulawesi Utara.

Pertama.  Sesuai arahan Kemendikbud RI terkait Zonasi penyebaran guru di Sulut hingga Kabupaten /Kota. Hal ini bertujuan untuk pemerataan dan kwalitas akses pendidikan diseluruh Sulawesi Utara.

Sistem Zonasi nantinya akan mempersempit kesenjangan pendidikan baik intra maupun antar Kab./Kota hingga tingakat Propinsi Sulut.  Karena penyebaran guru semakin merata dengan kwalitas yang sama.

Kedua.  Peningkatan kapasitas guru dan pengawas akan lebih fokus pada individu dan tidak hanya sekedar mengikutsertakan dalam bentuk Bintek. Tetapi akan lebih diarahkan pada bimbingan individu yang dikelompokkan sesuai kapasitas dan tupoksi masing-masing.

Untuk program ini, akan ada bantuan berupa "Bansos" kepada kelompok masing-masing seperti MKKS, KKG dll. Sehingga diharapkan Dana yang diswakelolakan kepada masing-masing kelompok,  akan tepat sasaran sesuai kebutuhan masing- masing indivindu dalam kelompok tersebut.

Maka dihadapkan kedepan, kompetensi guru di Sulut akan lebih baik dari hasil UKG lalu, dimana secara rata-rata hasilnya masih dibawah standart Nasional.  Melalui penerapan sistem belajar High Order Thinking Skill ( HOTS).

Kemudian,  sejumlah kegiatan lomba yang dulunya dibawah tanggung jawab dan dikelolah di Tingakat Kab/Kota dan Propinsi, seperti;  OSN ,Gala Siswa dan yang lainya. Kedepan akan ditangani langsung oleh LPMP. Harapanya agar mengasilkan para siswa yang benar-benar berbakat tanpa ada KKN saat pengiriman delegasi ke tingkat Nasional.

Semua ini dilakukan untuk mengembalikan kejayaan dunia pendidikan Sulawesi Utara yang telah tertinggal oleh Propinsi Gorontalo selang 5 Tahun belakangan ini.  Jelas Febry Dien, penerima penghargaan Satya Lencana Karya Satia, tepat di upacara peringatan "Hari Guru" Tahun 2018. (Jansen).
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya