» » » Ketua KPU Bitung: Penyandang Disabilitas Mental Berhak Didata dan Memilih

Ketua KPU Bitung: Penyandang Disabilitas Mental Berhak Didata dan Memilih

Penulis By on Rabu, November 28, 2018 |

Ketua KPU Bitung Deslie Sumampouw


METRO BITUNG-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bitung, Deslie Sumampouw mengatakan pihaknya tengah mendata penyandang disabilitas mental untuk dimasukkan ke dalam daftar pemilih. Penyelenggara pemilu tetap melayani hak pilih penyandang disabilitas, termasuk penyandang disabilitas mental atau orang yang mengalami gangguan jiwa.

“Khusus untuk disability mental (sakit jiwa), tetap didaftar (sebagai pemilih). Hanya saja penggunaan hak pilih pada hari-H sesuai dengan rekomendasi dokter yang merawatnya atau pendampingan dari keluraga,” ujar Sumampouw, Rabu (28/11/2018). Salah satu rumah kopi di Bitung.


Meskipun didata, kata Deslie, namun tidak semua penyandang disabilitas bisa menggunakan hak suaranya. Untuk bisa dinyatakan sebagai pemilih harus ada surat keterangan dari pihak dokter yang menerangkan bahwa ia sanggup atau mampu menggunakan hak pilihnya.


“Pendataan disability mental tentu lihat situasi dan kondisi. Bila saat pendataan sedang kumat, tentu tidak mungkin ditanya sendiri,” ucapnya.


Penyandang disability mental yang memungkinkan didaftar adalah hanya yang berada di rumah kumpul keluarga atau sedang dirawat di rumah sakit jiwa atau panti.


Sumampouw menjelaskan, dalam hukum, perlakuan terhadap penyandang disabilitas mental dianggap sama dengan perlakuan terhadap anak di bawah umur. Yaitu, dianggap belum dewasa atau tidak cakap melakukan tindakan hukum.

“Itulah alasan kenapa dalam hal penggunaan hak pilih, disability mental harus ada penjamin oleh pihak yang punya otoritas (dokter) bahwa yang bersangkutan pada hari-H sedang waras dan karenanya cakap melakukan tindakan hukum untuk memilih,” demikian Deslie. (Ivan)


Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya