» » » » HARGA KOPRA ANJLOK, MANGINDAAN ANGKAT BICARA

HARGA KOPRA ANJLOK, MANGINDAAN ANGKAT BICARA

Penulis By on Kamis, November 15, 2018 |


METRO BITUNG-Sengsara berkepanjangan masih dirasakan oleh para petani di Kota Bitung, tatkala harga kopra yang merupakan bahan utama minyak kelapa tak kunjung berubah, harga Kopra malah semakin merosot.

Sengsara tersebut diungkapkan oleh Piter Muhani, satu di antara petani kelapa Pulau Lembeh Kota Bitung pada saat digelar Reses oleh  Wakil Ketua MPR RI Evert Erens Mangindaan. Bertempat di Kelurahan Winenet Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, tepatnya di kediaman salah satu Caleg Demokrat Denny Lumintang, Kamis (15/11/2018)


Kata Muhani, jika demikian tidak ada perubahan harga maka kelapa-kelapa akan ditebang karena tidak bernilai lagi. Menurutnya hal ini sudah tidak tertahankan oleh mereka, karena ini sudah berkepanjangan dan belum juga ada solusi dari pemerintah Kota maupun Provinsi.


Menurutnya, harga kopra menurun sampai 3800/kilo akibat pasokan kopra dari luar," saya tau persis ada pasokan kopra dari luar, saya mohon pemerintah peduli kami, kasihan kami petani saat ini menangis akibat harga yang jauh turun," Katanya.


Menanggapi keluhan petani Mangindaan mengatakan, Persoalan ini harus ditangani, bagaimana harga kopra itu bisa stabil lagi, tidak persoalan kalau ada Kopra dari luar daerah yang masuk yang penting Kopra dari Sulut maupun Bitung terbayar dan harganya bisa naik," masalah ini akan saya sampaikan kepemerintah Daerah dan Provinsi dan  juga ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian," ujar Mangindaan yang juga Plt Ketua DPD Partai Demokrat.


Dirinya berharap harga kopra di daerah ini bisa secepatnya kembali normal sehingga tidak berdampak terlalu lama pada petani kelapa khususnya Sulawesi Utara.


Turut hadir dalam kegiatan Reses, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bitung, Jacky Ticoalu bersama sejumlah pengurus dan kader. (Ivan)










Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya