» » » » GAS LPG 3 KG LANGKAH. KOMISI B MINTA PEMERINTAH KELUARKAN ATURAN BARU

GAS LPG 3 KG LANGKAH. KOMISI B MINTA PEMERINTAH KELUARKAN ATURAN BARU

Penulis By on Kamis, Oktober 18, 2018 |

LILLY WALANDHA

METRO MANADO-Kelangkaan tabung gas LPG 3 Kg, diduga disebabkan karena diborong pihak restouran. Padahal, Gas Elpiji 3 kg, disubsidi oleh pemerintah. Artinya, gas elpiji 3 kg adalah untuk di gunakan oleh masyarakat, dan bukan untuk para pengusahaan.

Hal itu kemudian dibatasi pihak Pemprov Sulut dalam hal suplay gas elpiji ke pihak restouran.
Sementara itu Sekretaris Komisi B DPRD Manado, Lilly Wakandha SE, menyatakan mendukung sikap pemrpov Sulut, dengan melakukan pembatasan gas LPG 3 kg.
“Ini adalah langkah yang baik dari pemprov dan pertamina. Dia mengaku, bahwa pecan lalu, Komisi B bersama mitra kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Disperindag dan pihak Pertamina telah melakukan langkah sama dengan melakukan lapangan (Turlap) menyidak pangkalan LPG dan rumah makan.

“Kami sudah dapati ada beberapa pangkalan gas LPG yang menjual ke masyarakat umum tanpa membeda-bedakan mana pengusaha dan mana masyarakat. Setahu saya, Gas LPG 3 Kg dijual kepada masyarakat kecil. Tapi buktinya, hamper semua RM menggunakan gas LPG 3kg,”ujar Walandha, Rabu (18/10/2018) di Manado.

Disisi lain kata Walandha, sebelumnya pihak Komisi B telah mengundang pertamina guna meminta klarifikasi soal pemanfaatan gas LPG 3kg. Menurutnya, pihak pertamina juga tidak memiliki landasan yang kuat untuk melarang pihak restouran untuk menggunakan gas LGP 3kg.
Karenanya kata Walandha, pihak pemerintah diharapkan dapat mengeluarkan aturan larangan penggunaan gas LPG 3 kg untuk restouran.
 “Jadi aturan migas tidak ada eksplisit yang mengatur jika restouran tidak bisa gunakan LPG 3 Kg. Saya berharap selain pemerintah kota, pihak pemerintah pusat sebaiknya mengaluarkan uturan agar pengusaha Restouran tidak diperkenankan menggunakan LPG 3kg,”tandasnya.(jose.

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya