» » » » SOAL KEPINDAHAN GSVL. SEKJEN NASDEM ANGKAT BICARA

SOAL KEPINDAHAN GSVL. SEKJEN NASDEM ANGKAT BICARA

Penulis By on Minggu, September 30, 2018 |


METRO JAKARTA-Bergabungnya Ketua DPD Partai Demokrat Sulut GS Vicky Lumentut (GSVL) ke Partai Nasdem memang menjadi pembicaraan publik, bukan hanya di Sulut tetapi juga di tingkat elit nasional.

Merasa hal ini tak perlu menjadi besar, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate pun angkat bicara. Di menyatakan bahwa bergabungnya Walikota Manado itu menjadi kader partai besutan Surya Paloh mestinya menjadi refleksi internal partai yang bersangkutan.

Pernyataan ini menanggapi cuitan Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyatakan aksi penjaketan GSVL menjadi kader Nasdem sangat melukai.

“Kalau soal luka dan melukai saya kira itu di luar terminologi politik. Yang perlu dilakukan parpol adalah refleksi internal,” ujar Johnny di Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia.

Dia mengklaim Nasdem selama ini mampu menjadi rumah bagi para politikus yang menginginkan gerakan perubahan. Refleksi itu, kata dia, mestinya juga mampu dilakukan oleh partai politik lainnya.

“Setiap parpol lakukan refleksi internal untuk tingkatkan kualitas politikus dan parpol di ruang demokrasi Indonesia,” katanya.

Johnny menuturkan, perpindahan politikus dari satu partai ke partai lainnya sejatinya adalah hal yang kerap terjadi. Bahkan, menurutnya, banyak politikus Nasdem yang juga pindah menjadi caleg dari partai lain.

“Saya selaku sekjen menandatangani banyak sekali surat permohonan perpindahan parpol. Sama halnya ada juga banyak politikus partai lain yang gabung dengan Nasdem,” katanya.

Johnny menampik bahwa bergabungnya GSVL lantaran ada campur tangan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang pernah menjadi kader Nasdem. GSVL disebut tengah tersangkut kasus di Kejagung.

“Kalau kasus-kasus itu masalah hukum kita serahkan pada perangkat hukum. Kami meyakini bahwa kejaksaan agung akan berjalan di atas rel-rel hukum dan itu mendapat dukungan kuat dari Nasdem bahwa memang harusnya demikian,” terangnya.(CNNI/BSC/metro)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya