» » » » PECAT TIGA KARYAWAN. MANAJEMEN JUMBO SWALAYAN DILAPOR KE DPRD

PECAT TIGA KARYAWAN. MANAJEMEN JUMBO SWALAYAN DILAPOR KE DPRD

Penulis By on Senin, September 17, 2018 |


METRO MANADO-Komisi D DPRD Manado, kedatangan 3 personil karyawan pasar swalayan Jumbo yang telah diistirahatkan sejak Januari 2018 silam.

Maksud kedatangan tiga karyawan Jumbo itu, hendak melaporkan manajemen Jumbo yang telah menghentikan mereka secara sepihak.

“Torang datang minta keadilan, semoga wakil rakyat dapat menjadi penengah dalam masalah kami dengan Manajemen Jumbo Swalayan,”ujar salahsatu karayawan bernama Roswita disela-sela hearing di Ruang Komisis D DPRD Manado, Senin (17/09/2018)

Selain menuntut kejelasan status mereka, para karyawan juga menuntut pembayaran pesangon selama mereka tidak lagi dipekerjakan secara sepihak sejak bulan Januari tahun 2018 lalau.

Merekapun mengaku, telah bekerja cukup lama di tempat itu. Disebutkan, sejak tahun 2015 mereka sudah bekerja dengan gaji Rp40 ribu perhari.”Jadi kami mohon kepada DPRD selaku wakil rakyat untuk dapat meperjuangkan hak kami sebagai warga kota Manado,”pinta salahsatu karyawan.

Disisi lain, Manajemen Jumbo yang diwakili oleh Nixon mengaku adanya kelalaian ketika memberhentikan tiga karyaewan tersebut.

Dijelaskannya, kelalaian yang terjadi ketika pihak perusahaan tidak membuat kontrak kerjasama dengan karyawan. Hanya saja kata Nixon, pihak Jumbo bersediah untuk mempekerjakan kembali tiga karyawan itu.

“Kita bersediah untuk mempekerjakan kembali tiga karyawan yang sudah dirumahkan itu. Tetapi kalau bicara soal pesangon, tentu akan dibicarakan lagi dengan perusahaan. Tolang kita diberikan waktu satu hari,”pinta Nixon.


Sementara itu, Ketua Komisi D Apriano Saerang.ST, mendesak pihak Jumbo dan Disnaker untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut secepatnya, sehingga tiga karyawan tersebut mendapat kepastian.


“Jadi saya menghimbau kepada pihak Manajemen Jumbo dan disaksikan pihak Disnaker, agar secepatnya menyelesaikan persoalan ini,”tegas Saerang.

Selain Ketua Komisi D Apriano Saerang, Hearing tersebut, dihadiri pihak Disnaker, Wakil Ketua Dijana Pakasi,  Sekretaris Sonny Lela serta Anggota Vanda Pinontoan. Hearing akhirnya di skors, menunggu keputusan pihak Manajemen Jumbo.(jose)


Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya