» » » UMKM Adalah Lokomotif Ekonomi Daerah

UMKM Adalah Lokomotif Ekonomi Daerah

Penulis By on Minggu, Agustus 12, 2018 |


Oleh :
Henry Roy Somba. ST
Pelaku UMKM Kota Bitung

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini menjadi salah satu penggerak roda perekonomian daerah secara khusus dan nasional secara umum. Peran penting UMKM bahkan disiratkan dalam salah satu poin Nawa Cita pemerintah mengenai kemandirian ekonomi dan sektor-sektor strategis domestik. Di era global ini, kemandirian ekonomi melalui UMKM diharapkan berdampak terhadap peningkatan daya saing bangsa.


UMKM dapat menjadi solusi bagi para pengangguran yang kesulitan mendapatkan lapangan kerja dengan mulai melirik berbagai peluang usaha yang ada disekitar kita dan dapat dimulai dari usaha rumahan yang sederhana. Banyak sektor yang bisa memberi peluang usaha seperti sektor pertanian, peternakan, kelautan menjadi sebuah produk ekonomi kreatif, kuliner, kerajinan tangan, jasa, dll. Semua sangat tergantung dari kepekaan kita dalam melihat peluang dan kreatifitas dalam menciptakan produk. Apalagi saat ini pemasaran produk sudah sangat mudah melalui pemasaran online.

Lebih khusus usaha kecil & mikro itu sangat banyak peluangnya. Sebagai contoh sektor potensial yakni kelautan di Bitung bisa melahirkan core bisnis yang variatif seperti produk wisata, produk kuliner, dll. Sementara sektor pertanian peluangnya ada dari hulu ke hilirnya seperti usaha budidaya, kios pertanian, jasa tenaga kerja, jasa produksi pasca panen, jasa angkutan hasil, kuliner dan banyak lagi.

Pemerintah daerah harus mendorong tumbuh kembang kegiatan UMKM ini sebab bisa menjadi solusi pekerjaan dan terbukanya lapangan kerja, apalagi dewasa ini banyak UMKM bertumbuh yang mampu menghasilkan produk-produk kualitas eksport bahkan aneka produk original yang mampu memberi identitas dari suatu daerah. Pemkot melalui dinas terkait harus membantu masyarakat untuk pelatihan, pendampingan usaha dan menjamin kemudahan pelaku UMKM untuk mendapatkan kemudahan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan.



Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya