» » » » MENYAMBUT SATU ABAD CAGAR ALAM TANGKOKO

MENYAMBUT SATU ABAD CAGAR ALAM TANGKOKO

Penulis By on Selasa, Agustus 28, 2018 |

Ir.Wiratno Menyerahkan Buku Cagar Alam Kepada Khouni Lomban

METRO MANADO.  Pekan ini, selama 4 hari ( 28 s/d 31 Agustus 2018 ) seluruh pegiat pelestarian alam se Indonesia dan para peneliti Internasional berkumpul di Taman Wisata Alam Batu Putih Tangkoko dalam satu kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2018 oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Ir. Wiratno, MSc. Dierjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem ( KSDAE ) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, secara resmi membuka HKAN 2018 langsung di Bumi Perkemahan Taman Wisata Alam Batuputih Kota Bitung, bersama pemerintah Propinsi Sulawesi Utara yang diwakili Ir. Herry Rotinsulu, Kadis Kehutanan Propinsi dan Sekertaris Daerah Kota Bitung atas nama Pemerintah Kota Bitung dan Khouni Lomban selaku ketua TP.PKK Kota Bitung juga merupakan Duta Yaki Indonesia.

Sebanyak 140 Instansi baik Pemerintah dan Non Pemerintah dengan keseluruhan peserta sekitar 3000 orang turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Wiratno, dalam sambutan pembukaan, mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan konservasi yang membutuhkan leadership dan konsistensi yang kuat secara kolektif semua komponen masyarakat dalam menyeimbangkan antara kepentingan pembangunan dan konservasi.

Terungkap dalam HKAN 2018 ini ,  disajikan sejarah panjang terbentuknya Cagar Alam Tangkoko yang ternyata dirintis oleh peneliti berkebangsaan Belanda, Dr. Sijfert Hendrik Kooders ( 1863 - 1919 ). Kooders  melakukan penelitian flora dan Fauna di Timur Laut Sulawesi , Minahasa,  mulai Desember 1894 s/d Mein 1889, kemudian menjadi cikal bakal ditetapkan Tangkoko menjadi Cagar Alam.

Atas desakan Dr. Kooders, maka keluarlah Besluit van den Governur General van Nederlandsch Indie Tanggl 21 Febuari Tahun 1919 No. 6 , Lembaran Negara Tahun  1919 No. 90 dengan nama Natuurmonument Goenoeng Tangkoko Batuangus seluas 4.446 ha.

Oleh Pemerintah Indonesiapada Tahun 1981 memperkuat dengan  SK Mentri Pertanian No. 1049/Kpts/Um/7/1981 Tentang Penunjukan Gunung Tangkoko Batuangus seluas 1.250 ha meliputi Taman Wisata Batu putih, 615 ha, dan Taman Wisata Batuangus 635 ha. Jadi nanti pada Tahun 2019 mendatang Cagar Alam Tangkoko akan memperingati Satu Abad terbentuknya Cagar Alam Tangoko bersama dengan Cagar Alam G. Lokon. ( jansen ).


Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya