» » » » 191 Narapidana Lapas Kelas 2B Bitung Menerima Remisi

191 Narapidana Lapas Kelas 2B Bitung Menerima Remisi

Penulis By on Jumat, Agustus 17, 2018 |


METRO BITUNG-Walikota Bitung Max Lomban didampingi Wakil Walikota Ir.Maurits Mantiri, MM beserta jajaran secara simbolis menyerahkan surat keputusan Menkumham terkait remisi dalam rangka HUT RI ke-73. Yang bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2B Tewaan Bitung. Jumat (17/8/2018) pukul 7:00 wita.


Pada kesempatan, Walikota Max Lomban dalam sambutan Menkumham memberi apresiasi kepada Pemerintah Daerah turut mengambil bagian membina warga tahanan. Lomban sendiri berharap perilaku dari semua narapidana semakin baik agar secepatnya kembali bermasyarakat.


Sementara berdasarkan laporan Kalapas Bitung Danang Agus Triyanto mengatakan bahwa, sebanyak 191 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tewaan Kota Bitung, mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi dalam rangka HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 1 orang di antaranya langsung bebas setelah masa hukumannya dipotong sedangkan remisi umum  sebanyak 190 orang.


"Ada 191 warga binaan yang mendapat remisi, 1 orang di antaranya langsung bebas karena masa hukumannya berakhir setelah dipotong remisi," kata Kalapas Bitung Danang Agus Triyanto.


Menurut Danang, pemberian remisi kepada para narapidana  jumlahnya bervariasi rincianya penerima remisi yaitu 191 napi, dengan 1 orang mendapatkan remisi I bebas sedangkan remisi umum II sebanyak 190 orang. Adapun remisi umum II terdiri dari 35 orang 1 bulan, 23 orang 2 bulan, 63 orang 3 bulan, 40 orang 4 bulan, 25 orang 5 bulan dan 4 orang 6 bulan.


Akhir kegiatatan Kalapas Danang ketika diwawancarai sejumlah wartawan mengatakan pemberian remisi rutin setiap hari kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya tidak ada satupun narapidana di berikan perlakuan khusus. Danang mengungkapkan bangunan Lapas sendiri telah melebihi kapasitas atau over capasity.

"Iya, Lapas kini dihuni 199 narapidana dan 118 tahanan, 26 warga negara asing, ini sudah tidak sesuai standar yang hanya bisa menampung 150 orang,"Katanya.

Sedangkan khusus pemberdayaan warga binaan, Danang mangaku melibatkan instansi terkait di bidang ketrampilan, olahraga maupun mental. (Ivan)




Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya