» » » » PENUNJANG UNBK TIDAK LENGKAP. SEKRETARIS KOMISI D DESAK PEMERINTAH PRIORITASKAN ANGGARAN PENDIDIKAN LEWAT APBD-P

PENUNJANG UNBK TIDAK LENGKAP. SEKRETARIS KOMISI D DESAK PEMERINTAH PRIORITASKAN ANGGARAN PENDIDIKAN LEWAT APBD-P

Penulis By on Selasa, Juli 10, 2018 |

SONNY LELA
METRO MANADO-Sekretaris Komisi D DPRD Sonny Lela mengaku kaget dengan laporan yang disamapikan 14 Kepala Sekolah lewat Hearing bertempat di Ruang Komisi D Dewan Kota Manado.
Dikatakan Lela, setelah mendengar curahan hati (Curhat)14 Kepsek se-kota Manado, maka diyakini bahwa, kendornya perolehan nilai siswa lewat UNBK tahun 2017, yang akhirnya menempatkan Manado turun hingga urutan ke-13 dari 15 Kabupaten Kota se-Sulut antara lain disebabkan karena minimnya fasilitas penunjang kegiatan belajar di sekolah.

”Saya kira minimnya fasilitas penunjang UNBK di sekolah adalah salahsatu faktor merosotnya nilai UNBK kota Manado tahun 2017. Padahal Kota Manado adalah Ibukota Propinsi Sulut,”tegas Lela disela-sela berlangsungnya berlangsungnya hearing.

Disisi lain Lela mengaku, pernah mengingatkan agar Pemerintah mengalokasikan anggaran prioritas untuk sektor pendidikan lewat APBD, karena sektor pendidikan adalah salahsatu Perangkat Daerah yang sangat fital.
”Saya sudah pernah ingatkan kepada pemerintah, agar Diknas harus mendapat alokasi anggaran yang besar, guna menunjang proses belajar mengajar, termasuk pengadaan fasilitas untuk UNBK. Jadi bukan tenaga pendidiknya yang kurang baik sehingga kota Manado memperoleh nilai terendah di pelaksanaan UNBK 2017. Untung saja di UNBK 2018, Sekolah berani berkorban menggunakan uang pribadi untuk menyewa berbagai fasilitas penunjang untuk kegiatan UNBK sehingga hasil kelulusan serta nilai rata-rata siswa di tahun 2018 boleh mengalami peningkatan tajam,”tegas Politisi Golkar ini.
Diapu menyampaikan kekecewaannya, karena sesuai laporan para Kepsek, bahwa computer yang ada di setiap sekolah hanya 10 unit. Artinya tidak semua siswa bisa menggunkaan computer secara bersamaan.

Namun begitu kata Lela, jika Kota Manado ingin melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang , cerdas, tangguh dan berwawasan luas, maka tidak ada kata terlambat, penyusunan APBD Perubahan tahun 2018. Anggaran untuk pendidikan harus menjadi skala prioritas.
“Jadi lewat pembahasan APBD-Perubahan nanti, kita akan memprioritaskan anggaran untuk Diknas. Dan ini harga mati yang tidak boleh ditawar.Kasihan anak-anak kita. Mereka punya kemauan, bahkan memiliki semangat untuk belajar, tetapi mereka tidak ditunjang oleh fasilitas yang ada di sekolah,”ujar Lela dengan nada kesal.

Lanjut dikatakan lela, berbagai fasilitas penunjang di sekolah seperti Lab, kebersihan lingkungan sekolah, penambahan ruang kelas baru (RKB), keamanan, semisal pembangunan pagar,  diaharapkan dapat segera ditata anggarannya lewat APBD-Perubahan 2018, sehingga dalam UNBK 2019 semua fasilitas penunjang untuk pendidikan di Manado dapat dirasakan oleh siswa dan nilai UNBK diyakini akan meningkat.”Saya yakin, jika semua fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat terpenuhi, maka nilai UNBK kota Manado akan menjadi nomor satu,”tandas Lela.(jose)


Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya