» » » Komunitas Pecinta Alam dan BKSDA Kota Bitung Angkut 311 Kg Sampah di TWA Tangkoko

Komunitas Pecinta Alam dan BKSDA Kota Bitung Angkut 311 Kg Sampah di TWA Tangkoko

Penulis By on Sabtu, Juli 28, 2018 |


METRO BITUNG-Jambore Nasional dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2018 yang akan diselenggarakan di Taman Wisata Alam (TWA) Tangkoko, Kelurahan Batuputih, Kecamatan Ranowulu, pada 8-10 Agustus 2018. Komunitas peduli sungai, Kelompok Pecinta Alam (KPA), Masyarakat Peduli Api (MPA), Riverside Adventure Camp (RAC), Manggala Agni Daops Bitung bersama  Perangkat Kelurahan Kota Bitung, mengadakan aksi bersih pantai dan base camp di kawasan taman wisata alam. Aksi bersih pantai dan base camp
dilakukan serentak di beberapa lokasi TWA dengan hasil total sebanyak 311 kg sampah plastik dan sampah anorganik lainnya.


Hal ini disampaikan Kepala Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulut Ir Agustinus Rante Lembang, melalui kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai KSDA Sulawesi Utara Hendrieks Rundengan, ketika dihubungi media ini. Sabtu (28/07/2018).

"Sampah berserakan akibat aktifitas wisatawan di Taman Wisata Alam merupakan hal yang lumrah dijumpai. Berbagai tindakan seperti larangan, dan papan himbauan masih belum dapat menyadarkan wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan," Ujarnya sambil berharap setiap pengunjung bisa ambil andil dalam menjaga kebersihan karna kebersihan pangkal dari iman.

Sementara itu Ketua pengurus Riverside Anventure Camp yang juga Wakil Kepala Sekolah Sungai Kota Bitung Ferdy Pangalila mengungkapkan, kegiatan dilakukan pihaknya dengan membersihkan sampah di beberapa titik, mulai dari jembatan pintu masuk, sungai, hingga ke base camp TWA dan pantai.


"Dua unit truck sampah pemkot bitung dan dengan menggunakan sapu lidi, kantong sampah. Sampah-sampah plastik yang sulit untuk diuraikan dimasukkan ke dalam kantong untuk dipisahkan dari sampah lain. Karena sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sangat sulit terurai sehingga berbahaya bagi lingkungan, selanjutnya di bawa ke tempat pembuangan akhir," Katanya.

Melalui kegiatan tersebut Pengalila berharap dapat menumbuhkan tigkat kesadaran masyarakat seputaran aliran sungai dan pantai untuk tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai, sehingga masyarakat bisa ikut andil dalam acara puncak HKAN  nantinya pungkas Pangalila.

Penulis : Ivan






Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya