» » » Kelahiran Anoa Ketiga, Bukti Nyata Keberhasilan Konservasi Di Indonesia

Kelahiran Anoa Ketiga, Bukti Nyata Keberhasilan Konservasi Di Indonesia

Penulis By on Selasa, Juli 31, 2018 |

METRO BITUNG-Manado Sulawesi Utara dikejutkan dengan kehadiran bayi anoa betina dengan berat badan 6,7 kg dan panjang badan 55 cm, panjang kaki belakang 19 cm, panjang kaki depan 23 cm. Bayi dari induk betina Denok dan jantan Rambo itu lahir di Anoa Breeding Centre (ABC) pada Rabu (25/7) pukul 21.04 WITA.

Dalam kegiatan yang berbentuk konferensi pers ini, Selasa (31/7/2018) yang menjadi narasumber yakni Ketua BP2LHK Manado, Dodi Garnadi, Kepala BKSDA Sulut Agustinus Rante Lembang, Kepala Seksi DIK BP2LHK Manado Rinto Hidayat, serta Dokter Adven TAJ Simamora.


"Dengan peristiwa kelahiran anoa yang ketiga ini, total ada 10 anoa di ABC Manado, dengan komposisi tiga jantan dan tujuh betina", ujar Dodi Garnadi, Kepala BP2LHK Manado.


Sebelumnya, Maesa, bayi anoa pertama lahir pada 7 Februari 2017 lalu dan diberi nama oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kemudian kelahiran anoa kedua, Anara, pada 8 November 2017. Anara diberi nama oleh Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Jan Darmadi, dengan didampingi Menteri LHK.


Dodi berharap, kelahiran anoa yang ketiga ini dapat diberikan nama oleh tokoh penting lainnya di Indonesia. Sejak diresmikannya ABC BP2LHK oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya, pada 5 Februari 2015, peristiwa kelahiran anoa banyak terjadi.


Sementara itu Kepala BKSDA Sulut Agustinus Rante Lembang dalam jumpa pers tersebut mengatakan, Satwa yang digolongkan ke dalam satwa dilindungi, sesuai Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta masuk ke dalam Appendix I CITES. Menjadikan salah satu satwa endemik Sulawesi yang terancam punah sehingga keberadaan Anoa (Buballus sp.) bernilai penting.


"Kelahiran Anoa ini merupakan bukti nyata keberhasilan upaya pelestarian satwa liar," Katanya, sambil berharap populasi Anoa terus berkembang.


Berdasarkan keterangan dokter hewan Tim ABC, Adven TAJ Simamora, proses kelahiran anoa berlangsung secara normal. "Kondisi induk dan bayi anoa dari pengamatan kami sejauh ini dalam keadaan sehat, Denok sudah mulai mendekati anaknya, bayi anoa sudah mulai berinteraksi dan mulai belajar berjalan," kata Adven.


Kegiatan konfererensi pers dilanjutkan dengan menuju ke tempat penangkaran Anoa dan foto bersama. ( Ivan)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya