» » » » » JOSE ALEIN OPTIMIS, JERMAN MAMPU BANGKIT LOLOS KE 16 BESAR

JOSE ALEIN OPTIMIS, JERMAN MAMPU BANGKIT LOLOS KE 16 BESAR

Penulis By on Senin, Juni 18, 2018 |

JOSE ALEIN
METRO SPORT-Fans Juara Dunia Jerman dikejutkan dengan kekalahan lewat laga pertamanya di Piala Dunia 2018 Rusia. Namun hal itu tidak memastikan bahwa Jerman telah tersingkir dari hajatan sepak bola dunia empat tahunan itu.
Dari data yang dirangkum lewat berbagai media nasional maupun internasional, kekelahan sang juara bertahan dalam laga perdana Piala Dunia bukan baru terjadi di Rusia.
Sebut saja Spanyol, Prancis, Argentinaserta Itali. Tim-tim itu juga pernah mengalami hal serupa tetapi akhirnya mereka menjuarai Piala yang dulu disebut Julies Rimet.

Ditahun 1990 misalnya, Argentina sebagai juara bertahan juga dikalahkan Kamerun 0-1. Bukan hanya itu, sebelumnya Argentina juga takluk atas Belgia 0-1 di pertandingan penyisihan grup

Kemudian Spanyol yang adalah juara dunia 2010 di Afrika Selatan, dibabat Belanda 1-5 pada pertandingan pertama Piala Dunia 2014 di Brasil. Prancis pun mengalami hal yang sama, dimana pada pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2002 yang digelar di negaranya sendiri, mereka dipermalukan Senegal 0-,1. Parahnya lagi Prancis waktu itu juga dalah juara bertahan. Sama halnya dengan Itali yang dibungkam Senegal 0-1 di Piala Dunia 2002. Waktu itu, Itali juga adalah juara bertahan.

Menurut pengamat bola dunia, Jose Alein, kekalahan Jerman di pertandingan pertama adalah hal yang biasa, hanya saja, kekalahan Tim Panzer di pertandingan pertama belum pernah terjadi dalam sejarah piala dunia.

“Saya yakin, Jerman akan bangkit dengan kekuatan penuh dan mampu menjawab berbagai ocehan yang mucnul lewat berbagai pemberitaan serta sosmed. Saya percaya kekalahan Jerma di fase pertama grup menimbulkan kekecewaan bagi jutaan fans. Tapi, penyisihan grup belum selesai. Kita lihat nanti,”ujar pengemat bola yang lahir di Kota Manado ini.

Dia berharap, melawan Denmark pada pertandingan kedua, pelatih Jerman Joachim Low, memberikan kebebasan para pemain untuk berimprovisasi dilapangan, sebab dari pengamatan, pemainan Jerman saat mdenghadapi Meksico sangat monoton memainkan bola bawa, padahal Jerman memiliki pemain-pemain yang tinggi dan layak untuk memainkan bola atas.

”Permainan Jerman terlihat monoton. Terlalu focus permainan bawa, jika saja mereka memainkan bola atas, saat pertandingan lawan meksico tadi malam bisa berakhir lain. Tapi inilah Jerman. Mereka selalu percaya diri dalam setiap laga, sehingga tidak memperhatikan kecepatan lawan yang memanfaatkan kelengahan pemain belakang. Lihat saja palang pintu belakang Jerman Boateng yang menggiring bola hingga melewati lapangan tengah. Artinya pertahan Jerman sangat longgar sehingga dapat dimanfaatkan Meksico,”tandas Jose Alein,(ipoy)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya