» » » BULAN PUASA RAMADHAN. DPRD MINTA GEMPITA, SAT-POL-PP DAN DISPAR SIDAK TEMPAT HIBURAN MALAM

BULAN PUASA RAMADHAN. DPRD MINTA GEMPITA, SAT-POL-PP DAN DISPAR SIDAK TEMPAT HIBURAN MALAM

Penulis By on Kamis, Mei 24, 2018 |

HENGKY KAWALO
METRO MANADO-Bulan suci ramadha adalah sakral bagi umat Muslim. Dan untuk menghormati kesakralan umat muslim yang sedang menjalankan Ibadah Puasa, maka Dinas Pariwiasat mengeluarkan surat edaran pembatasan oprasional tempat hiburan di Kota Manado.

Menurut Sekretaris Komisi A DPRD Manado Hengky Kawalo, surat edaran tersebut harus ditaati oleh semua pengusaha hiburan malam baik. Café, Musik live serta karaoke kelauarga.
“Tidak boleh ada salahsatu tempat hiburan malam yang melanggar edaran tersebut. Hal itu dimaksudkan agar bulan suci ramadhan tidak dicerdrai oleh sebuah ketidaktaatan pengelolah hiburan malam,”tegas Kawalo saat dihubungi lewat tlp.

Dijelaskan Kawalo, Sat-Pol-PP yang oleh Perda ditugaskan untuk mengawal semua kebijakan pemerintah kota, harus menjalankan tupoksinya dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, organisasi bentukan pemerintah kota Manado yakni Gerakan Masyarakat Pinta dan Taat Aturan (GEMPITA) juga harus ambil bagian dalam tugas mereka sebagaimana dijabarkan lewat SK Walikota, untuk menjadikan masyarakat kota Manado yang taat, pintar serta memahami aturan, baik yang dikemas lewat Perda maupun surat edaran, sehingga tercipta suasana aman dan nyaman di Manado yang dikenal sebagai kota yang toleran.

“Ini penting untuk dipahami, sebab akan tidak elok, ketika Walikota Manado disebut terbaik di Indonesia, kemudian Manado penyandang kota paling toleran, tetapi dibalik itu, ternyata Kota Manado memiliki warga kota yang tidak taat terhadap aturan, terutama menyangkut hari keagamaan yang harus di hormati,”tegas politisi PDI-P Manado ini.

Dan untuk melihat apakah para pengusaha hiburan malam itu taat atau tidak terhadap edaran yang dikeluarkan pemerintah, maka, perlu dilakukan Inspeksi mendadak (SIDAK) secara bersama-sama antara Gempita, Sat-Pol-PP dan Dinas Pariwisata di semua hiburan malam di Manado.
“Jika nanti ditemukan ada tempat hiburan malam melanggar surat edaran Pemerintah, wajib hukumnya Pemerintah mencabut izin tempat hiburan tersebut,”tandas Politisi jebolan universitas Sam Ratulangi ini.

Diketahui sebelumnya Dinas Pariwisata telah mengeluarkan surat edaran pembatasan jam oprasional hiburan malam. Untuk Musik Live dan Café jam oprasional hanya sampai Pukul 01.00, Karaoke keluarga Pukul 22.00 dan tempat pijat atau SPA Pukul 20.00.
Sementara itu salahsat pengusaha hiburan malam di bilangan jalan Piere Tendean mengaku telah menerima surat edaran tersebut dan akan taat terhadap surat edaran itu.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya