» » » » RESES DI TONGKAINA. MONA KLOER JANJI PERJUANGKAN ASPIRASI WARGA

RESES DI TONGKAINA. MONA KLOER JANJI PERJUANGKAN ASPIRASI WARGA

Penulis By on Rabu, April 04, 2018 |


METRO MANADO-Dimasa reses pertama tahun 2018, pimpinan dan Anggota DPRD Manado, menerima berbagai aspirasi disampaikan warga. Sama halnya dengan Anggota DPRD Manado Mona Claudya Kloer,SH.MH.
Dipembukaan masa reses tahun 2018, dia mengambil lokasi di Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken tepatnya di Bahowo Manado. Dipilinya kelurahan tersebut karena dia merasa Kelurahan tersebut membutuhkan sentuhan dari pemerintah, terkait berbagai fasilitas publik termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan.


Dihadiri ratusan warga Kecamatan Bunaken, politisi cantik partai gerindra manado ini menerima berbagai aduan dari masyarakat diantaranya, menganai perbaikan jalan akses yang belum memadai, penerangan jalan dan yang paling utama adalah WC umum atau komunal.
Warga meminta agar masalah senitasi, WC umum atau komunal perlu mendapat perhatian serius pemerintah. Warga kemudian meminta Anggota Komisi A DPRD Manado ini menyampaikan suara mereka untuk kepada Walikota Walikota Manado.”Kami juga warga kota Manado, perlakukanlah kami sebagai warga kota yang mencintai pemimpin kami,”seru salahsatu warga.


Masalah pendidikan juga disampaikan warga. Menurut mereka, kurangnya tenaga guru di menjadi pemicuh turunnya tingkat kecerdasan anak.”Kami semua ingin anak-anak kami menjadi cerdas seperti Bapak Walikota Manado DR.Ir GS Vicky Lumentut SH. M.Si DEA yang dikenal cerdas. Itu sebabnya sekolah membutuhkan tenaga guru yang layak. Salahsatu contoh di SD Impres hanya ada 5 Guru. Itu berarti ada satu guru yang harus mengajar di dua kelas. Selain itu torang belum ada sekolah taman kanak-kanak. Jadi kalu mo sekloah anak-anak langsung kelas 1. Tidak ada pendidikan pra SD,”keluh salah seorang Ibu.


Mengenai lampu jalan kata Warga, sangat memperihatinkan, karena dikelurahan yang diapit oleh perkebunan warga itu sangat gelap dan berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Wargapun tidak berani beraktifitas disaat malam, karena selain minimnya penerangan jalan, beberfapa akses jalan juga belum diaspal dan jika turun hujan berbecek dan sulit dilalui.
Adapula warga yang mempertanyakan program pemerintah bertajuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), yang hingga kini belum berjalan sesuai penyampaian pemerintah.


Mona Kloer yang mendengarkan berbagai aduan masyarakat, tak mampu menyembunyikan rasa kasihnya terhadap warga. Dia kemudian berdiri dan memberikan semnagat kepada warga. Dikatakan Mona, Pemerintah kita pasti akan mendengar suara yang disampaikan warga baik lewat media maupun perwakilan pemerintah yang hadir dalam reses.
”Saya pasti tindaklanjuti semua aspirasi yang sudah disampaikan. Ditempat ini saya berjanji untuk memperjuangkan hak-hak saudara sebagai warga kota Manado. Jika ada faslitas yang sangat mendesak untuk diperbaiki, saya rela menggunakan uang pribadi untuk memperbaikinya, karena saya adalah bagian dari saudara-saudara,”kata Mona yang disambut tepuk tangan ratusan warga yang memadati bangsal reses.


Disesi terahir, perwakilan pemerintah yakni, Kepala Bidang Bapelitbangda Edwin Zougira serta Camat Bunaken William Wongkar, berkenan menyampaikan tanggapannya, mewakili Walikota dan Wakil Walikota.
Seperti biasanya, reses diahiri dengan menggelar jamuan kasih bersama warga serta mendengarkan music lewat sound system yang sudah disiapkan.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya