» » » KINERJA DIRUT PD PASAR KEMBALI DISOAL. PINGKAN MINTA DIRUT LEPAS JABATAN

KINERJA DIRUT PD PASAR KEMBALI DISOAL. PINGKAN MINTA DIRUT LEPAS JABATAN

Penulis By on Selasa, April 17, 2018 |

PINGKAN NUAH                                                                        FERRY KEINTJEM
METRO MANADO-Persoalan Perausahaan Daerah (PD) Pasar Manado kembali disoal saat berlangsungnya Rapat Paripurna dalam rangka mendegarkan lapaoran pertanggungjawaban Walikota Manado terkait penggunaan APBD tahun 2017.
Sebelum rapat paripurna di tutup Ketua DPRD Manado Noortje Henny Van Bone, sejumlah Anggota DPRD melakukan intrupsi, termasuk Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Manado Pigkan Nuah.
Wakil Ketua  Komisi B ini kemudian melontarkan berbagai koreksi terkait beberapa progeram Pemkot diantaranya, pemberlakuan ruang bebas asap rokok dan persoalan pasar yang terus menuai keritik pedagang.
Menurutnya dengan diberlakukannya Perda terntang larangan merokok serta membuang sampah di sejumlah ruang public belum berjalan sebagaimana diatur lewat Perda.”Saya berharap, pemerintah segera menetapkan tempat-tempat bebas asap rokok. Percuma kita bikin PERDA kemudian tidak diimplementasikan. Contoh di Kantor Walikota, kantor DPRD, sekolah dan Rumah sakit. Ini menjadi penting untuk dilakukan dalam rangka menjaga kewibawaan pemerintah dan DPRD selaku pembuat Perda,”tegas Pingkan.
Selain itu, Pingkan juga mempertanyakan kinerja Direktur PD Pasar Ferry Keintjem yang hingga kini dianggap tidak mampu meredam konflik yang tejadi antara Direksi PD Psar dan pedagang. Diakemudian meminta agar Direksi PD Pasar bekerja lebih eegan dan mengutamakan pendekatan secara kekeluargaan dengan para pedagang ketika menetapkan berbagai peraturan terkait pembayaran retribusi, sewa lahan, kemacetan serta pembangunan pasar yang dinilai belum memenuhi standart Iasional Indonesia (SNI).”Selama tahun 2018, kami sudah beberapakali menerima kunjungan pedagang pasar yang mengeluhkan berbagai peraturan yang dibuat dewan direksi PD Pasar yang dianggap sepihak. Kalu mau bikin peraturan harus melibatkan pedagang, jangan diputuskan lewat direksi saja. Ini sangat tidak adil,”juelas Pingkan.
Dijelaskan Pingkan, jika berkaca lewat perda yang diterapkan Pemprov DKI terkait pasar jaya, didalamnya jelas tertulis, bahwa .”jika Direktur tidak mampu menelolah pasar maka Direktur haru mundur atau meleps jabatannya. Saya kira ini pantas jika Dirut PD Pasar Manado tidak lagi mempu mengelolah pasar maka silahkan saja melepaskan jabatan atau mundur,”tandas Pingkan.
Sementara Direktur PD Pasar Ferry Keintjem ketika dikonfirmasih mengatakan, mengenai beberapa peratran yang diberlakukan oleh PD Pasar sudah melewati kajian dewan direksi sehingga peraturan itu bias diberlakuka. Selain itu mengenai pembuatan peraturan yang dinilai sepihak tidak benar, sebab perwakilan pedagang tidak harus semua pedagang yang kita libatkan. “Saya berharap mengenai pengelolaan pasar tidak perlu dibesar-besarkan, kita lihat saja perkembangan pasara saat ini,”tandas Keinjtem.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya