» » » RESES LILLY BINTI: WARGA BUMI BERINGIN MENGADU SOAL PENANGANAN SAMPAH, PEMBAGIAN RASTRA DAN JALAN RUSAK

RESES LILLY BINTI: WARGA BUMI BERINGIN MENGADU SOAL PENANGANAN SAMPAH, PEMBAGIAN RASTRA DAN JALAN RUSAK

Penulis By on Rabu, Maret 28, 2018 |


METRO MANADO-Reses pertama di tahun 2018, Ketua Komisi C DPRD Manado, Lily Binti SE, yang digelar Rabu (28/03/2018), dihadiri ratusan warga Kelurahan Bumi Beringin Lingkungan 4. Meski diguyur hujan cukup deras, tidak menyurutkan niat warga untuk bertemu Wakil rakyat mereka, sekaligus menyampaikan berbagai keluhan terkait infrastruktur yang ada di kelurahan tersebut.

Reses tersebut diawali dengan penyampaian Lilly Binti, mengenai maksud dan tujuan pelaksanaan reses. Politisi partai Golkar Manado ini menjelaskan, bahwa reses adalah kegiatan yang diatur lewat undang-undang, bahwa Anggota DPRD setiap awal tahun harus menjemput aspirasi warga di Daerah Pemilihan masing-masing.
”Jadi kehadiran saya disini adalah untuk memenuhi perintah undang-undang. Dan pada masa reses pertama di tahun 2018 ini, saya teringat dengan warga yang ditempat ini. Harapan saya, reses ini dapat menghasilkan ide-ide serta koreksi mengenai tugas kami sebagai anggota DPRD, tetapi juga untuk menyampaikan berbagai masukan untuk perbaikan infrastruktur,”kata Lilly dihadapan ratusan warga Kecamatan Wenang Wanea.


Setelah itu warga kemudian menyampaikan beberapa masukan diantaranya, perbaikan jalan setapak, perbaikan gerobak sampah, perbaikan jalan berlobang, jaminan kesehatan, masalah air bersih serta mekanisme penyaluran beras pra sejahtera atau yang biasa disebut Raskin.“Semua keluhan warga sudah kami catat, dan akan kami perjuangkan untuk diperbaiki oleh pemerintah. Saya minta agar Lurah atau kepala lingkungan secepatnya memperbaiki gerobak sampah yang rusak. Ini akanberpengaruh dalam pengangkutan sampah. Masa 5 lingkungan Cuma dapat 2 gerobak?,”kata Lilly.
Disisi lain Lilly menghimbau, agar masyarakat ikut menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.”Keamanan dan kenyamanan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama, karena dua hal itu sangat penting untuk menjaga kerukunan seluruh warga kota, khususnya warga kecamatn Wanea dan Wenang,”tegasnya.


Sementara itu, Lurah Yani Ohy menjelaskan, untuk penyaluran beras pra sejahtera disalurkan sesuai data keluarga yang ditetapkan BPS. Namun demikian kata Yani, guna mengakomodir warga yang belum mendapat bagian akan didata dan dikirim ke BPS untuk dimasukan dalam data warga penerima baras.”Saya akan berupaya untuk melakukan pendataan kembali. Dan adata tersebut akan saya bawa ke BPS untuk di jadikan data tetap,”ujar Yani.
Demikian untuk jalan berlobang, jalan setapak, juga dijelaskan oleh Perangkat Daerah terkait, masing-masing dari Dinas PUPR dan Dinas Perkim.
Sementara masalah air bersih, warga mendapat penjelasan dari Humas PT Air Manado Josua Rantung.Reses yang turut dihadiri Anggota DPRD Anita D, Blouwe itu, diahiri dengan menikmati jamuan kasih bersama.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya