» » PETANI JAGUNG DI DESA POPONTOLEN KECEWA

PETANI JAGUNG DI DESA POPONTOLEN KECEWA

Penulis By on Minggu, Juli 23, 2017 |

METRO POPONTOLEN-Para petani Jagung di Desa Popontolen Kabupaten Minahasa Selatan menjerit. Itu karena janji Bupati Tetty Paruntuh yang menjanjikan bantuan pupuk serta alat pertanian tidak seperti yang diharapkan. Menurut salahsatu petani (RR) alias Roy, pupuk yang dijanjikan oleh bupati secara gratis ternyata harus mereka bayar setelah selesai Panen. Demikian juga dengan alat pertanian seperti alat bajak, pihak petani harus mengeluarkan dana sebesar Rp130 ribu per jam. Ini tentu tidak sesuai dengan pernyataan Bupati yang tentang bantuan alat pertanian secara gratis kepada para petani Jagung.”Bilang kwa mo bantu petani supaya produksi jagung di Minsel meningkat. Apa yang dorang bantu, samua bayar. Bajak lahan bayar dan pupuk juga bayar. Berarti Ibu Bupati pejanji sama deng nyanda,”ujar Roy yang kecewa dengan janji Bupati lewat. Awalnya salahsatu pengusaha mendatangi perkebunan kami dan mengaku telah bekerja sama dengan Kabupaten Minahasa Selatan. Mereka kemudian berjanji akan akan terus mengawali serta memantau perkembangan. Namun hingga kini pengusaha itu tidak pernah dating lagi untuk memantau perkembangan pertanian kami yang telah kami Tanami jagung di lahan seluas 2,7 hektar.”Sama dengan nyanda jo Ibu Bupati pejanji,”tandasnya kecewa.(maykel senduk)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya