» » » KETUA IWO SULUT: KEHADIRAN JENDELA INDONESIA DIPASTIKAN DONGKRAK PARIWISATA SULUT

KETUA IWO SULUT: KEHADIRAN JENDELA INDONESIA DIPASTIKAN DONGKRAK PARIWISATA SULUT

Penulis By on Jumat, Juli 28, 2017 |

VICKTOR RARUNG
METRO MANADO-Beroprasinya Kawasan Jendela Indonesia yang dibangun oleh Lion Air Group, tepat dikawasan pesisir pantai Manado, Kamis (27/07/2017),  mendapat perhatian khusus  Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Victor Rarung SE.
Kepada wartawan, salahsatu Wartawan senior ini mengatakan, kehadiran kawasan Jendela Indonesia akan semakin menggairahkan sektor pariwisata di provinsi Sulawesi Utara lebih khusus kota Manado yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.
“Lion Air Group tak hanya fokus pada bisnis penerbangan, namun juga membuka akomodasi perhotelan, fasilitas seni, olahraga dan UKM sebagai penunjang pariwisata. Koneksifitas berbagai sektor bisnis yang dilakukan Lion Air Group merupakan contoh baik bagi investor-investor pelaku wisata lainnya,” jelas VRarung disela-sela soft opening kawasan Jendela Indonesia yang ikut dihadiri Wakil Walikota Manado Mor Bastian SE..
Rarung kemudian menjelaskan, bahwa, Media online di Sulawesi Utara mendukung pengembangan sektor pariwisata guna menjadikan Sulawesi Utara sebagai destinasi wisata utama di Indonesia selain Bali dan Yogyakarta.
“Peran kami berupa pemberitaan positif tentang potensi wisata, terbuka bagi semua pelaku wisata termasuk Lion Air Group yang mengundang kami Ikatan Wartawan Online (IWO) adalah langkah tepat sebagai bentuk sinergitas pelaku bisnis termasuk pelaku wisata dengan media online yang pemberitaannya mendunia,” terang Victor Rarung didampingi wakil ketua Franny Sengkey, sekretaris Jeane Rondonuwu, bendahara Lusy Loindong, dan sejumlah pengurus IWO lainnya.
Sebelumnya, Presiden Direktur (Presdir) Lion Group, Edward Sirait, pada soft opening Jendela Indonesia mengatakan bangunan Jendela Indonesia dibangun diatas lahan sekitar 22 ha, diperuntukkan sebagai pusat pertunjukkan seni dan hiburan, pusat kuliner khas Sulawesi Utara, serta pusat penjualan yang diproduksi oleh pelaku UKM.
“Terdiri dari 8 bangunan pusat UKM, penjualan tiket penerbangan Lion Air, pusat kebugaran, kolam renang air tawar dan air asin, sarana pertunjukan seni dan olahraga, dermaga mini dan sejumlah fasilitas lainnya. Di beri nama Jendela Indonesia karena Sulawesi Utara daerah yang aman, rukun dan damai, memiliki berbagai suku dan agama, serta potensi wisata luar biasa,” jelas Edward Sirait.

Soft Opening Jendela Indonesia turut dihadiri Kadis Pariwisata Manado, Kadis Koperasi, perwakilan DPRD, TNI, Polri, Camat Sario, GM Angkasa Pura I, serta sejumlah pejabat dan undangan. (***)
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya