» » » » KM TEWAS USAI BERHUBUNGAN INTIM

KM TEWAS USAI BERHUBUNGAN INTIM

Penulis By on Senin, Juli 17, 2017 |

METRO BITUNG-K.M alias Karim (59)Warga Girian Meninggal dunia dengan tubuh telanjang setelah habis melakukan hubungan seks bersama wanita. Di penginapan Setia Lama kelurahan Pakadoodan Rt II Ling III. Senin (17/07/2017).

Menurut Nursalam,  penjaga penginapan Setia Lama, bahwa korban datang bersama seorang perempuan ceck in sekitar pukul 11.30 Wita dan menggunakan kamar.

“ Perempuan itu datang minta kunci kamar dan memberikan uang sewa Rp.50.000. Setengah jam kemudian pasangan korban keluar dan mengatakan dia sudah mau pergi dan korban masih tidur katanya. Namun saya melarang takutnya ada barang korban yang di bawa lari atau di curi,” kata Nursalam.

Nursalam menahan peerempuan tersebut, namun perempuan itu berusaha untuk pergi.

“ perempuan langsung lari tapi berhasil diamankan oleh warga yang ada di sekitar penginapan, saya curiga ada yang dia curi dari korban, saya tidak tau kalau si korban sudah meninggal,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Maesa Mohamad Kamidin saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan bahwa, hasil olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan terhaap korban, dan masih diguda korban overdosis karena mengkonsumsi obat kuat,” kata Kamidin.

“Sesuai KTP korban sudah berkeluarga, kami mengetahui kejadian ini setelah anggota Polsek Maesa yang sedang berpatroli melihat seorang perempuan yang di tarik-tarik oleh warga yang diduga melakukan pencurian, saat anggota Polsek mendatangi peerempuan itu langsung di amankan ke Polsek Maesa.” kata Kamidin.

Setelah diambil keterangan, perempuan yang berinisial CL alias Putri, umur 20 Tahun, Alamat Girian Bawah ternyata mengalami sedikit gangguan jiwa.

“Putri mengalami sedikit gangguan jiwa, sehingga Anggota Polsek Maesa mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang kata warga tempat dia mencuri, namun yang kami temukan bukan pencurian, tetapi Karim yang kami temukan dalam keadaan tidak bernyawa.” jelas Kamidin.

“Untuk sementara kami sudah menghubungi pihak keluarga korban, dan tinggal menunggu keputusan keluarga, apakan akan dilakukan otopsi atau tidak.” ujarnya.

Mengenai penginapan ini yang diduga tempat esek-esek akan dikoordinasi ke pemkot Bitung, apakah mempunyai ijin atau tidak.

“Penginapan Setia Lama yang diduga tempat esek-esek ini, kami akan berkoordinasi ke pemkot Bitung, apakah berijin atau tidak. Karena yang kami ketahui tempat ini sudah lama.” kunci Kamidin. (Ivan)
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya