» » » WALIKOTA DAN WAWALI MANADO GSVL-MOR KEMBALI TINJAU LAHAN PEMBANGUNAN TAMAN RELIGI

WALIKOTA DAN WAWALI MANADO GSVL-MOR KEMBALI TINJAU LAHAN PEMBANGUNAN TAMAN RELIGI

Penulis By on Rabu, November 16, 2016 |

METRO MANADO-Walikota pilihan rakyat kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut terus berupaya mencari solusi terkait pembangunan Masjid Al-Khairiyah di lahan eks Kampung Texas pusat Kota Manado.
Kali ini, Gubernur dan WakilGubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Drs Steven Kandouw serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut  menjadi fasilitator dalam penyelesaian persoalan lahan eks kampung taxas.

Selanjutnya Walikota GSVL dan WakilWalikota Mor Bastian, bertemu langsung dengan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Khairiyah Djafar Alkatiri, Kepala Kementrian Agama Kota Manado Prof H Irwan Musa SE dan tokoh masyarakat Muslim, bertempat di ruang kerja Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan, Senin (15/11/2016). Setelah selesai bermusyawarah, Pemerintah dan semua yang terkait dalam rapat tersebut, meninjau secara langsung lokasi rencana pembangunan Taman Religi di kawasan Pusat Kota Manado yang saat ini sedang dibangun sebuah Masjid.

Dalam pertemuan itu, Walikota GSVL dan Wawali Mor serta pihak panitia saling bertukar pikiran seputar pembangunan masjid di lahan eks Kampung Texas tersebut. "Saya berharap pertemuan ini dapat memberikan solusi yang terbaik untuk penyelesaian masalah eks Kampung Texas yang pada intinya lahan tersebut adalah milik pemerintah Kota Manado," tandas Walikota GSVL.
Meski demikian, kata Walikota mengacu pada pertemuan dengan Gubernur dan Forkopimda Sulut, telah disepakati jika pembangunan masjid akan ditangani pemerintah sesuai konsep awal dibangunnya Taman Religi.

"Mari kita jaga Kota Manado ini tetap aman, damai dan rukun dengan saling menghormati satu dengan yang lain," tukas Walikota GSVL.
Pada bagian lain, Djafar Alkatiri menjelaskan pihaknya sangat mendukung rencana pemerintah membangun Taman Religi. Bahkan luas lahan untuk Taman Religi tidak pernah diusik panitia pembangunan. "Dari awal saya dan teman-teman panitia mendukung rencana pemerintah untuk membangun Taman Religi atau Graha Religi. Luas bangunan masjid tidak melebihi luas yang disepakati. Tidak benar jika ada info pembangunan masjid telah menyimpang dari yang disepakati," jelas Alkatiri.

Dirinya menyayangkan adanya bangunan rumah toko (ruko) yang dibangun di lahan tersebut dan memperkecil luas lahan eks Kampung Texas.
Mendengar hal itu, Walikota GSVL bersama sejumlah rombongan khususnya Dinas Tata Kota langsung melakukan peninjauan terkait adanya beberapa ruko yang berada di lahan tersebut.(jose)
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya