» » WAWALI TOMOHON SAS INGATKAN SELURUH ASN DAN BUMD TIDAK TERLIBAT PUNGLI

WAWALI TOMOHON SAS INGATKAN SELURUH ASN DAN BUMD TIDAK TERLIBAT PUNGLI

Penulis By on Senin, Oktober 24, 2016 |

METRO TOMOHON-Pemerintah Kota Tomohon akan menindak tegas terhadap Apareat Sipil Negara (ASN) yang terlibat praktek Pungutan Liar (Pungli). Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) kepada sejumlah wartawan bertempat di Kantor Walikota Tomohon beberapa waktu lalu.
Lanjut dikatakan SAS, ASN adalah pelayan bagi masyarakat. Itu sebabnya, sudah sepantasnya jika ASN bekerja sesuai tupoksi, dengan tidak mengharapkan imbalan dari masyarakat yang perlu mendapat pelayanan. Tidak hanya itu, SAS juga mengingatkan kepada seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk bekerja sesuai tupoksi, dengan tidak membentuk persekongkolan dengan stafnya, guna mendapatkan uang lewat Pungli.
 ‘’Ada pelayanan untuk masyarakat seperti perizinan, yang oleh undang-undang dibebani biaya, tetapi ada pelayanan yang oleh undang-undang tidak membenani biaya bagi masyarakat. Saya minta agar ASN bekerja sebagaimana di atur oleh undang-undang,“kata Wawali.
Ditambahkan Wawali, sejumlah SKPD yang mengeluarkan Izin dan non perizinan, serta SKPD pengelolah proyek diminta untuk menghindar dari praktek-praktek kotor yang atau pungli.”Jika ada Pemkot menerima laporan adanya praktek pungli di salahsatu SKPD, maka pelaku pungli akan mendapat sanksi tegas, sebagaimana di atur lewat peraturan perundang-undangan yang berlaku,”tegas politisi Partai Golkar ini.
Selain SKPD pengelolah perizinan dan pengelolah priyek, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PD Pasar dan Perusahaan Daerah Air Minum, dianggap sebagai instansi yang rentan terjadinya pungli. Itu sebabnya, pemimpin dan seluruh karyawan di dua BUMD tersebut harus bekerka lebih baik dan menghindari praktek-praktek pungli, karena kedua BUMD itu akan terus dipantau, guna memberikan kenyamana bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan.(lina)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya