» » RAKOR EVALUASI TIM TEKNIS PERIZINAN PEMKOT MANADO DIBUKA WAWALI MOR BASTIAN

RAKOR EVALUASI TIM TEKNIS PERIZINAN PEMKOT MANADO DIBUKA WAWALI MOR BASTIAN

Penulis By on Rabu, Oktober 26, 2016 |

METRO MANADO-Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, mengakui,  proses pelayanan perijinan di Kota Manado belakangan ini semakin membaik, namun demikian kata Wawali, capaian positif dalam melayani masyarakat oleh SKPD pengelolah perizinan tidak boleh berhenti sampai disana. “SKPD pengelolah perizinan tidak boleh berpuas diri dengan capaian yang sudah ditunjukan akhir-akhir ini. Tetapi pelayanan harus tetap ditingkatkan,”kata Wawali.
Diyakini Wawali,  pelayanan dari Tim Teknis Perijinan baik yang ada di BP2T (Badan Perijinan Pelayanan Terpadu), Dinas Tata Kota, Dispenda, Dinas Pariwisata, Bagian Perekonomian dan sejumlah SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Manado, telah menunjukan peningkatan positif. Ini terbukti disaat Wawali Mor membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Perijinan dan Non Perijinan, Selasa (25/10/2016) bertempat  di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado. Dalam kesempatan tersebut, Wawali Mor mengingatkan agar para pegawai yang tergabung dalam Tim Teknis Perijinan di Kota Manado untuk tidak cepat berpuas diri akan hasil yang telah diraih saat ini. Dimana, pelayanan tanpa pungli dan lain sebagainya. Itu merupakan suatu bentuk kewajiban sebagai abdi negara untuk melayani masyarakat, bukan merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Jadi mari kita sebagai pelayan masyarakat, untuk bisa memberi diri sepenuhnya lewat inovasi-inovasi terbaru dan terbaik guna kemajuan daerah yang kita cintai bersama ini. "Saya minta kepada para pegawai yang tergabung dalam Tim Teknis perijinan, jangan kita cepat berpuas diri. Pelayanan tanpa Pungli, itu bukanlah sebuah prestasi namun suatu kewajiban yang harus dilakukan sebagai abdi negara. Untuk itu, diperlukan tekad dan kreatifitas kita pegawai untuk melakukan suatu perubahan yang intinya guna pelayanan prima ke tengah masyarakat," tegas Wawali Mor. Namun ditambahkannya, sebagai pelayan masyarakat. Kita juga dituntut untuk bisa melakukan pekerjaan, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Jangan karena ingin mempercepat proses perijinan suatu bangunan, tapi kita harus berkompromi dengan hal-hal negatif yang bakal merugikan diri kita maupun banyak orang. Oleh karena itu, diingatkan lagi kepada para pegawai Tim Teknis. Agar tidak kompromi dengan hal-hal yang menyimpang, jika berkas aturan dan ketentuan tidak sesuai peraturan yang ditetapkan. Jangan kita main mata dengan hal-hal menyimpang tersebut, karena akan berakibat dan mengalami kerugian pada diri sendiri maupun generasi yang akan datang. "Disatu sisi kita membantu, tapi disisi lain kita jangan melanggar aturan. Jangan kita kompromi dengan hal-hal menyimpang soal perijinan, banyak contoh yang saat ini kita mulai rasakan. Seperti terjadinya ancaman banjir dimana-mana, kalau Dinas Tata Kota mengawasi perijinan bangunan secara ketat dan seksama. Maka ini Kota Manado pasti akan jadi bagus dan nyaman nantinya, begitu juga sebaliknya. Jika melakukan penataan kota secara semrawut, maka hasilnya akan semrawut hingga akan dirasakan anak cucu kita nantinya," beber Wawali Mor serius.
Hajatan ini sendiri turut dihadiri Kadis BP2T Bismark Lumentut, Inspektur Kota Manado Andre Hosang dan sejumlah pejabat teknis terkait dilingkupPemkot Manado.(sr/jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya