» » ANGGOTA BRIMOBDA SULTENG TEWAS

ANGGOTA BRIMOBDA SULTENG TEWAS

Penulis By on Senin, Oktober 17, 2016 |

foto (dkn)
METRO AMURANG-Salahsatu Anggota brimob Polda Sulawesi Tengah, Brigadir Polisi Yulianus, yang bertugas di Sub Detasemen IV, Detasemen A Pelopor di Kabupaten Tolitoli, tewas dengan kondisi mengenaskan. Sebelumnya, Brigadir Yulianus ditangkap di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, karena diduga terlibat keributan, 10 Oktober 2016 lalu.
Sebagaimana dirilis salahsatu media nasional, Brigadir Yulianus yang sedang tugas luar diduga terlibat keributan di Desa Tumpaan, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Akibatnya, anggota brimob Polda Sulteng ini ditangkap aparat dan diamankan di Mapolres Minahasa Selatan.
Saat ditangkap, ditemukan senjata rakitan, samurai,  obat-obatan serta satu unit mobil Avanza bernomor polisi DN 213 KA. Barang bukti tersebut disita aparat  kepolisian setempat. Selanjutnya, Brigadir Yulianus diserahkan kepada Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara.
Setelah menjalani pemeriksaan, Brigadir Yulianus diserahkan kepada Brimob Polda Sulawesi Tengah di perbatasan Provinsi Gorontalo dengan Sulawesi Tengah. Saat serah terima, kondisi Brigadir Yulianus sudah lebam-lebam. Brigadir Yulianus langsung dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah untuk tindakan medis.
Namun Kamis, 13 Oktober 2016 tengah malam, Brigadir Yulianus menghembuskan napas terakhir. Tidak terima dengan kematian anaknya, Idris Suli, ayah Brigadir Yulianus, mendesak kepada kepolisian agar mengungkap kasus penganiayaan berujung maut terhadap anak pertama dari empat bersaudara itu.
“Kami meminta jawaban dari pihak kepolisian mengapa anak kami meninggal dengan kondisi seperti ini. Jika dia meninggal karena membela negara, kami ikhlas,” kata Idris Suli, Sabtu 15 Oktober 2016, di rumah duka di kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan.
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigadir Jenderal Rudy Sufahriady, turut hadir mengantar jenazah Brigadir Yulianus. Rudy tidak banyak memberikan keterangan terkait kematian anggotanya dari satuan Brimob Polda Sulteng itu.
“Nanti saja. Ini lintas Polda karena kejadiannya berada di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara. Almarhum ini adalah anggota saya,” kata Rudy.
Sementara itu, Media lokal di Sulut yang menanyakan tentang tewasnya oknum anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigadie Polisi Yulianus, kepada  Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, Senin (17/10/2016) bertempat di Mapolda Sulut, mengakui adanya peristiwa tersebut. Dijelaskan Arya Perdana, selain diduga terlibat keributan, Brigadir Yulianus diamankan Mapolres Minsel karena kedapatan membawa obat-obatan terlarang,  senjata tajam dan senjata api rakitan.
Selanjutnya, menurut Kapolres, yang bersangkutan kemudian diserahkan ke satuan Brimob Polda Sulut, untuk pemeriksaan, sebelum akhirnya diserahkan ke pihak Brimob Polda Sulteng.
Untuk diketahui, kondisi Brigadir Yulianus mengalami sejumlah luka lebam saat serah terima, membuatnya harus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng, hingga menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (13/10) lalu. Hingga kini pihak Polda Sulut belum memberikan keterangan resmi.(ms)
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya