» » MUSDA PERTAMA KPM TETAPKAN ALEXANDER MELLESE KETUA KPM PERIODE 2016-2019

MUSDA PERTAMA KPM TETAPKAN ALEXANDER MELLESE KETUA KPM PERIODE 2016-2019

Penulis By on Minggu, September 25, 2016 |

PENYERAHAN PATAKA KEPADA KETUA KPM TERPILIH ALEXANDER MELLESE
KETUA DPRD MANADO NOORTJE VAN BONE SAAT MENGHADIRI MUSDA KPM

METRO MANADO-Musyawarah Daerah (Musda) Pertama Komunitas Pers Manado (KPM), yang dilaksanakan di Ruang Talaud Hotel Aryaduta Manado, akhirnya kembali menetapkan Alexander Mellese sebagi Ketua Komunitas Pers (KPM) periode 206-2019. Terpilihnya Mellese sebagai Ketua KPM untuk yang kedua kalinya, memang sudah diprediksi sebelumnya. Dari pantauan Metromanado, Musda pertama KPM dibuka langsung Wakil Walikota Manado Mor D Bastian SE, dan dihadiri Ketua DPRD Manado Noortje Henny Van Bone, Kadis Kebersihan Julises Oehlers SH, Kabag Humas DPRD Steven Nangoy SE serta sejumlah undangan lainnya.

Setelah dibuka Wawali, Musda di skors dan dilanjutkan 3 jam kemudian. Musda Pertama KPM kemudian dilanjutkan oleh Steering Commeeti yang diketuai Joppy Senduk, Leriando Kambey Isa Yusuf, Devy Kumaat dan Joice Bukarakombang.
Sidang pleno pun digelar dengan agenda Sidang Pleno pertama, guna mengesahkan Musda. Musyawarah Daerah memanas ketika akan dilakukan pemilihan presidium atau Pimpinan sidang tetap. Sejumlah nama kemudian dimunculkan diantaranya Joppy Senduk, Lerry Kambey, Wahyudy Barik, Jois Bukarakombang dan perwakilan perempuan. Lewat debat argumentasi yang cukup panjang, dan sempat di skors tiga kali, akhirnya sidang pleno menetapkan Lerry Kambey, Wahyudi Barik dan Hut Kamrin. Sidang Pleno kedua kemudian dilanjutkan dengan agenda mendengarkan LPJ Ketua KPM Alexander Melesse. Dalam LPJ tersebut, juga terjadi perdebatan yang cukup panjang, karena beberapa anggota menghendaki LPJ Ketua harus secara rinci dijelaskan, namun karena kuatnya arus peserta musda yang menginginkan LPJ cukup untuk dibacakan, maka sidang pleno kemudian di skors kembali untuk menemukan titik penyelesaian.
Setelah kurang lebih 7 menit Sidang pleno kembali dilanjutkan dengan agenda yang sama. Ketua KPM kemudian diminta untuk membacakan beberapa item penting untuk dibacakan. Setelah itu, seluruh peserta menyatakan menerima LPJ Ketua KPM, dan sidang dilanjutkan dengan pengesahan LPJ Ketua KPM. Pimpinan sidang kemudian mendimisioner Kemepimpinan Alexander Melesse dan pengurusnya. Sidang Pleno kemudian di skors selama 5 menit, karena kemungkinan pembahasa AD/ART tidak akan dibahas dalam musda dan akan langsung pada agenda tata cara dan kriteria pemilihan. Sidang pleno kemudian dilanjutkan, dan sesuai kesepakatan pembahasan AD/ART akan dilaksanakan saat pelaksanaan Rapat Kerja pada waktu yang belum ditentukan. Hut Kamrin yang diberi tugas pimpinan sidang, kemudian membacakan bakal calon (Balon) Ketua KPM yang terdiri dari Alexander Melesse,
Yulia Walanouw, Leriando Kambey dan Devy Kumaat. Dlam sistem pencalonan, setiap Balon harus diusung minimal 5 peserta musda. Ketika pemilihan dilaksanakan, akhirnya Alexander Melese mendapat dukungan 7 suara Leriando kembey 4 suara Devi Kumaat 1 suara dan Yulia Swalandouw 5 suara. Dengan demikian dua Balon yakni Yulia Walandouw dinyatakan sah untuk ikut dalam  pemilihan Ketua KPM karena keudanya mendapatkan dukungan minimal 5 suara. Ketika pimilihan akan dilaksanakan , Yulia Walandouw mengundurkan diri karena alasan, menghormati Alexander Melesse sebagai Senior dan pantas untuk memimpin kembali KPM untuk periode 2016-2019. Pimpinan sidang kemudian mensahkan Alexander Melesse sebagai Ketua KPM terpilih. Sidang Pleno tersebut diakhiri dnegan penyerahan Palu dan Pataka kepada Ketua terpilih dan foto bersama.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya