» » INI HASIL PEMBAHASAN RANWAL PANSUS RPJMD DAN PT AIR MANADO

INI HASIL PEMBAHASAN RANWAL PANSUS RPJMD DAN PT AIR MANADO

Penulis By on Kamis, September 01, 2016 |

SUASANA PEMBAHASAN PANSUS RANWAL RPJMD DAN PT AIR MANADO
METRO MANADO-Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado periode 2016 – 2021, Rabu 31/08/2016), ikut membahas Perusahaan Daerah yakni PT Air Manado. Lewat pembahasan yang cukup alot, PT Air Manado kemudian dimasukan sebagai Isu Strategis, dalam Rancangan Awal (Ranwal) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado tahun 2016-2021. Dimasukannya PT Air dalam isu strategis Ranwal RPJMD itu disebabkan karena PT Air dinilai telah memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat pelanggan air yang didistribusikan oleh PT Air. Hal itu terlihat jelas ketika Tiga Punggawa PT Air Manado masing-masing Ir Otniel Kojansouw Direktur Utama, Yan Wawo SE.ME Direktur Umum dan Vicky Silinaung Direktur Teknik, tampil dihadapan Pansus RPJMD, dengan menyampaikan beberapa hal penting mengenai kondisi PT Air , terkait kerja sama dengan perusahaan Belanda yakni WMD. Menurut Wakil Ketua Pansus Sonny Lela, PT Air adalah sebuah perusahaan yang sangat konsen memberikan pelayanan kepada masyarakat, itu sebabnya, PT Air harus mendapat perhatian khusus, sebab jika PT Air kolaps maka hal tersebut akan menimbulkan resistensi terhadap ratusan pelanggan air bersih di kota Manado.”Saya kira kita harus memberikan perhatian khusus untuk PT Air karena menyangkut hajat orang banyak,”kata Wakil Ketua Pansus Sonny Lela dalam pembahasan Pansus. Sementara itu Ketua Pansus DR Benny Parasan, menyoroti kerja sama dan komitmen pihak WMD dengan PT Air. “Kita tidak main-main dalam pembahasan ini. dasar dasar aturan, serta isu strategis, visi misi Walikota dan Wakil Walikota Manado Vicky Lumentgut dan Mor  D Bastian, serta gambaran dasar RPJMN, RPJM Provinsi serta Nawa cita selama 5 tahun, juga berkaitan dengan pembahasan ini,”kata lelaki yang sudah tiga periode duduk sebagai Anggota DPRD Manado ini. Itu sebabnya, pembahasan kali ini tidak hanya terfokus mengenai pelayanan atau pendapatan PT Air, tetapi dalam pembahasan ini, juga meliputi pembahasan tentang kerja sama dengan WMD yang dianggap melanggar isi kerja sama. Dikatakan Parasan, WMD seharusnya memantau kondisi PT Air yang adalah perpaduan PDAM dan WMD.”Jika WMD tidak lagi menunjuka keseriusannya dalam kerja sama tersebut, maka kami DPRD dalam hal ini Pansus RPJMD, akan meminta pihak WMD untuk memutuskan hubungan kerja sama tersebut,”kata Parasan. Disisi lain kata Parasan, WMD dianggap ingkar janji terhadap tanggungjawabnya, sebgai pemilik 51 persen atas saham PT Air Manado. Ditempat yang sama, Anggota Pansus Lilly Walanda mencermati pembagian saham WMD dan PDAM. Menurutnya Pemerintah kota Manado dalam hal ini PDAM meski hanya memiliki saham sebesar 49 persen, namun tetap disebut sebagai pemilik saham mayoritas, karena kerja sama terjadi hanya pada dua perusahaan. Itu sebabnya kata Walandha, PT Air harus segera mengambil keputusan untuk menyampaikan hal-hal menyangkut tanggungjawab WMD terhadap PT Air.
Sementara itu Direktur utama PT Air Manado Ir Otniel Kojansouw dihadapan Pansus menjelakan, menyampaikan secara detil terkait kerja sama dengan WMD dan dapat dipaha,mi pihak Pansus. Selain itu Kojamsouw juga, juga menyampaikan proyeksi pelayanan pendistribusian air  kepada pelanggan, yang seolah dibiarkan oleh WMD.”Saya sudah pernah menyampaikan kepada pihak WMD agar segera memutuskan kerja sama tersebut, seghingga PT Air tidak lagi bergantung kepada WMD. Ini menyangkut hidup ratusan warga kota Manado. Itu sebabnya kita tidak main-main dalam mengelolah PT Air,”kata Kojansouw. Dari pantauan metromanado, pembahasan Pansus RPJMD dengan PT Air berjalan sangat baik, bahkan ada beberapa kalimat pujian yang disampaikan beberapa Anggota Pansus mengenai pelayanan PT Air.(joppy senduk)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya