» » DPRD SULUT GELAR PARIPURNA PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN KUA-PPAS APBD-P 2016

DPRD SULUT GELAR PARIPURNA PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN KUA-PPAS APBD-P 2016

Penulis By on Jumat, September 23, 2016 |


METRO MANADO-Rabu (21/09/2016), Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sulut, menggelar rapat paripurna dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman  Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Platform Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Sulawesi Utara tahun 2016.
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, Andrey Angow, dan diikuti oleh 27 anggota dewan lainnya.


Angouw dalam penyampaiannya mengatakan bahwa, rapat pembahasan KUA serta PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2016 antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut telah dilaksanakan sampai dengan tanggal 20 september 2016. Hal ini menurut Angow berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sulut dan rapat Pimpinan Pemerintah Sulut.


Angouw juga menjelaskan jika rapat paripurna tersebut merupakan amanat dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (OD "Berdasarkan ketentuan pasal 88 ayat 1 peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 yang telah diubah dengan peraturan menteri dalam negeri nomor 59 tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, bahwa Kebijakan Umum APBD dan PPAS APBD yang telah disepakati dalam rapat pembahasan badan anggaran DPRD bersama TIM anggaran pemerintah daerah dituangkan dalam nota kesepakatan yang ditandatangani bersama oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD," jelas Angow dalam pidatonya.


Dikesempatan yang sama, Angow menambahkan, berdasarkan hasil rapat pembahasan Banggar DPRD bersama TAPD, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sulut untuk melakukan kajian, evaluasi, solusi dan perhatian khusus terhadap beberapa poin yang di sepakati Pemda dan DPRD Sulut.


"Poin pertama adalah tidak tercapainya target PAD yang sudah disepakati antara DPRD dan pemerintah daerah pada saat pembahasan APBD Induk tahun 2016. Kemudian menjaga penerimaan pajak daerah secara berkesinambungan di masa mendatang. Serta melakukan evaluasi dengan pihak ketiga yang mengelola Hotel Asana Kawanua yang sudah 2 tahun tidak melaksanakan kewajibannya. Dan selanjutnya bekerja sama lebih intens dengan DPRD untuk memaksimalkan PAD.


Poin selanjutnya yakni memberikan perhatian pada pagelaran olahraga untuk penyandang cacat. Mengenai program peningkatan kualitas pelayanan penyandang kesejahteraan sosial bagi lansia dan anak-anak cacat. Dan terakhir memfokuskan pada kegiatan sosial-kemanusiaan serta perbaikan dan infrastruktur menyangkut pelayanan publik yang lebih bisa dirasakan masyarakat," jelas Angow dengan rinci.


Sementara, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw (SK), juga memberikan sambutan pada rapat paripurna tersebut. SK mengatakan bahwa KUA-PPAS APBD 2016 merupakan respon terhadap dinamika pembangunan di Sulut. "Diambilnya langkah perubahan terhadap KUA PPAS APBD 2016 merupakan respon kita terhadap dinamika pembangunan yang terjadi. Hal ini bertujuan untuk memantapkan langkah pembangunan daerah agar semakin berdaya guna dan berhasil guna serta hasilnya dapat dinikmati masyarakat Sulut," ungkap Wagub.


Turut hadir dalam rapat paripurna DPRD Sulut, wakil gubernur Sulut, Steven Kandow, Sekertaris Daerah Ir Siswa Rahmat Mokodongan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulut, anggota DPRD sulut, pejabat eselon II dan III dan sejumlah ASN dilingkup DPRD Sulut(joppy senduk)
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya