» » PEMBAHASAN RPJMD ALOT. SOAL PD PASAR RUM USULU MENGAKU SANGGUP SETOR PAD Rp150 JUTA PER BULAN KE PEMKOT

PEMBAHASAN RPJMD ALOT. SOAL PD PASAR RUM USULU MENGAKU SANGGUP SETOR PAD Rp150 JUTA PER BULAN KE PEMKOT

Penulis By on Selasa, Agustus 30, 2016 |

METRO MANADO-Panitia khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DPRD Manado, Selasa (30/08/2016), kembali menggelar rapat pembahasan RPJMD bersama Pemerintah kota bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Manado, dan dipimpin Ketua Pansus DR Benny Parasan dan dihadiri oleh Sekretaris serta anggota Pansus. Dalam pembahasan kali ini, dipantau langsung kordinator Pansus Ranperda RPJMD  Wakil Ketua DPRD Dr Richard Sualang dan Wakil Ketua Drs Danny RWF Sondakh.
Dalam pembahasan tersebut, pihak pansus terfokus pada tiga materi yakni Dinas Pemedam Kebakaran, PD Pasar dan PT Air yang disebut BUMD. Dalam pembahasan bersama itu, Benny Parasan kemudian mempertanyakan isu tentang  gangguan kebakaran serta gangguan kamtibmas di Kota Manado. Hanya saja pihak Damkar yang langsung dihadiri oleh Kepala Dinas itu, memaparkan isu yang tidak sesuai dengan materi yang tergambar pada RPJMD. Bahkan Wakil Ketua DPRD Dr Richard Sualang menyayangkan sikap Kadis Damkar yang tidak fokus dengan isu yang tergambar dalam kerangka RPJMD. Meski demikian secara perlahan isu tentang materi Dinas Damkar dapat dibahas, kendati belum sampai tuntas. Ketua Pansus Benny Parasan kemudian mempertanyakan soal isu perusahaan daerah yang didalamnya ada PD Pasa dan PT Air. Pada materi pembahasan PD Pasar mengemuka soal pelayanan yang menurut Parasan tidak maksimal alias amburadul. Pembahasan isu PD Pasar yang semakin meruncing hingga pada sektor pendapatan akhirnya membuat tim Pemerintah Kota angkat bicara, sebab hadir dalam pembahasan tersebut, mantan Direktur PD Pasar Rum Usulu yang saat ini sudah dikembalikan ke jabatan semula yakni Assisten I. Menurut Rum, saat dirinya ditugaskan Walikota, untuk menduduki jabatan Plt Direktur Utama PT Air, banyak hal yang ida perbaiki, termasuk meningkatkan pendapatan PD Pasar lewat Iuran pedagang, listrik, Sampah serta melakukan pendekatan kepada sejumlah penyewa bangunan (toko).”Saya sudah bekerja maksimal dalam peningkatan pendapatan. Saat  saya memimpin PD Pasar, banyak utang yang saya lunaskan termasuk pembayaran gaji karyawan. Guna melunaskan gaji karyawan yang belum terbayarkan itu, saya sempat pinjam uang kepada teman saya, dan selama 6 bulan saya memimpin PD Pasar saya dapat memperbaiki penagihan sehingga pendapatan PD Pasar meningkat tajam,”aku Rum dihadapan panitia khusus dan sejumlah kepala SKPD yang hadir. Pembahasan terkait pelayanan PD pasar kemudian melebar sampai kepada pembicaraan, soal berapa pendapatan PD Pasar yang sebenarnya, karena Rum Usulu mengaku, bahwa sebelum dirinya diganti, pihaknya sudah memproyeksi anggaran guna menyetor kepada Pemerintah Rp150 juta setiap bulan yang jika Rum Usulu tidak diganti, maka penyetoran kepada pemerintah sudah dimulai sejak awal bulan Agustus 2016 yang lalu. Hal itu membuat DPRD dalam hal ini panitia khusus RPJM lebih bersemangat dan semakin fokus pada PD Pasar, karena sebelum di pimpin Rum Usulu selama 6 bulan, Direksi PD Pasar selalu menunggak pembayaran gaji karyawan yang akhirnya PD Pasar melakukan pinjaman dana ke Bank BNI sebesar Rp1 milliar, guna membayar tunggakan gaji karyawan pada tahun seblumnya, saat PD Pasar dipimpin Drs Ras Didi Syafei. Mendengar pernyataan Mantan Dirut PD Pasar Rum Usulu itu, Benny Parasan kemudian mengusulkan kepada pimpinan Dewan untuk membentuk Pansus PD Pasar. Menurut Banny, pembentukan Pansus PD Pasar dimaksudkan untuk membantu pemerintah, menyelesaikan sejumlah permasalahan di PD Pasar. Sebelum membahas PT Air, pembahasan RPJMD kemudian diskors dan dilanjutkan pada hari Rabu (31/08/2016), ditempat yang sama.(jose)
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya