» » KASUS KORUPSI DAK DIKNAS TONDANO TAHUN ANGGARAN 2012 TINGGAL TUNGGU BABUK

KASUS KORUPSI DAK DIKNAS TONDANO TAHUN ANGGARAN 2012 TINGGAL TUNGGU BABUK

Penulis By on Sabtu, Agustus 13, 2016 |

METRO TONDANO-Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Minahasa saat ini tinggal menunggu penyerahan tersangka dan Barang Bukti (Babuk)  Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Diknas)  tahun Anggaran 2012 di Kabupaten Minahasa.
Hal ini disebabkan karena Penyidik Kejari Minahasa di Tondano telah melakukan proses penelitian serta pendalaman kasus tersebut.
Hal itu dibenarkan Kasi Datun Kejari Minahasa, Parsaoran Simorangkir SH ketika dimintai keterangan oleh wartawan, Rabu (10/08) lalu.
“Berkas setelah diteliti telah dinyatakan lengkap. Kini tinggal tunggu penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres ke Penutut Umum,” tukas Simorangkir, sebagaimana dirilis salahsatu media lokal.
Menurutnya, setelah dilakukan penyerahan barang bukti, maka pihaknya akan langsung melakukan proses lanjututan. Bahkan dipastikan dalam waktu dekat  akan dilimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor,  jika semua pemberkasan telah siap.
Lanjut dikatakan Simorangkir, dalam pemberkasan dari penyidik Polres sesuai permintaan pihaknya untuk tersangka DR dan JT disatukan. Sementara untuk tersangka SM berkasnya dibuat sendiri, hal itu guna menghindari upaya pengelakan dari ketiganya saat persidangan maupun proses penyidikan selanjutnya.
Untuk diketahui kasus Tipikor itu telah dilakukan  penyelidikan pihak Polres Minahasa sejak tahun 2014 lalu. Dan berdasarkan hasil audit oleh BPKP menyatakan ada kerugian negara hingga Rp865 Juta.
Modus para pelaku adalah dengan memotong jatah DAK di setiap sekolah hingga 7 persen dari total yang harus diterima.
Dalam proses penyelidikan pun, polisi telah menyita sejumlah dokumen terkait serta sejumlah uang tunai sekitar Rp 49.350.000. Namun demikian, ketiga tersangka hingga kini belum dilakukan penahanan oleh Polisi.(hm/metro)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya