» » HASIL KONSULTASI KOMISI D DPRD MANADO KE KEMENPORA, MANADO BAKAL JADI TUAN RUMAH PON 2025

HASIL KONSULTASI KOMISI D DPRD MANADO KE KEMENPORA, MANADO BAKAL JADI TUAN RUMAH PON 2025

Penulis By on Sabtu, Agustus 13, 2016 |

METRO JAKARTA-Kemajuan olah raga di Kota Manado perlu diperhatikan secara serius, sehingga olah raga Kota Manado dapat kembali berjaya ditingkat nasional serta tingkat internasional. Dan untuk mendukung kemajuan olah raga, maka sejumlah Anggota DPRD Kota Manado melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Jakarta untuk mendapatkan informasi mengenai Bantuan Sarana dana Olahraga.  Dengan kekuatan lima personil Komisi D, yakni Deaisy Roring,  Fatma Bin Syech Abubakar, Abdul Wahid Ibrahim serta disampingi sejumlah ASN dilingkup Sekretariat DPRD, Rombongan Komisi D Dewan Kota Manado tiba di Kantor kementerian penmuda dan olah raga (Kemenpora) di Jakarta pada hari Kamis (12/08/2016), dan diterima Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Bidang Peningkatan Prestasi sekaligus Kepala Bidang Olah Raga Prestasi Internasional Ferry Hadju, SE,didampingi Kasubbid Saran Olah Raga Rekreasi, Cucu Sundara, SPd,MM. Dalam penjelasannya kepada komisi D DPRD Kota Manado bahwa Penyediaan Sarana dan prasarana Olahraga merupakan tanggung jawab pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat yang merupakan implementasi dari UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistim Keolahragaan Nasional dan Perpres Nomor 12 tahun 2014, Tentang Tata cara penetapan prasarana Olah raga. Dijelaskan lagi, sarana Prasarana yang disiapkan kemenpora diantaranya dana peruntukkan bagi Olahraga Rekreasi, Olahraga Pendidikan, serta Olahraga Prestasi. Hal ini dibenarkan Anggota Komisi D Deasy Roring , menurutnya, bantuan untuk olah raga  bisa dalam bentuk  pengadaannya dalam bentuk Sarana Olahraga. Dijelaskan Roring, penjelasan Kemenpora antara lain, menurunnya bantuan dana olah raga ke setiap daerah, disebabkan, karena pada tahun 2016 ada beberapa kendala yang dihadapi dalam memberikan bantuan yang disebsbkan adamnya pemangkasan anggaran dibeberapa kementerian termasuk kemenpora, yang menyebabkan ada sedikit kendala dalam hal administrasinya, akan tetapi semuanya bisa difasilitasi kemenpora bagi Provinsi, Kabupaten/Kota se-indonesia dan bisa dilaksanakan secara bertahap sesuai prosedur yang berlaku. Bantuan sarpras yang diberikan untuk Olahraga Rekreasi diantaranya bantuan sarana lapangan sepak bola serta untuk olahraga prestasi, diantaranya, peralatan fitnes, kegiatan motorcross, diving dan lain sebagainya, untuk Olahraga Pendidikan diantaranya bantuan Olahraga Cabang Basket, Bola Volly, Bulu Tanglis dan lain lainnya.”Jadi kami sudah mendapatkan informasih terkait bantuan dana olah raga, dengan berbagai ketentuan, termasuk mengenai dana olah raga yang harus ditransfer lewat rekening yayasan atau rekening sekolah di Daerah,”kata Roring.
Senada dengan itu, Anggota Komisi D Fatmah Bin Syec Abubakar, juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, bantuan sarpras akan diberikan oleh kemenpora berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan, dimana pengajuan proposal anggaran olah raga diajukan oleh oleh pemerintah Kota melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.  Ada juga bantuan bagi Club-club yang ada di indonesia dengan syarat club tersebut harus berbadan hukum. Menurut wanita cantik berjiblab ini, dalam waktu dekat Kemenpora akan memberikan bantuan kepada Pengda cabang Olah Raga Bilyard, karena di Manado akan digelar lomba Bilyard tingkat internasional. Hal yang menarik dari perbincangan Kemenpora dan personil Komisi D DPRD Kota Manado diantaranya, mengenai pelaksanaan PON Tahun 2025. “Jadi sebagaimana hasil perbincangan dengan personil kemenpora, Kota Manado ditantang untuk menjadi Tuan rumah pelaksanaan kegiatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) pada tahun 2025. Dan tentunya kegiatan ini akan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Provinsi Sulawesi Utara dari berbagai aspek,”jelas Politisi Partai Persatuan Pembangunan Manado ini.(jose)


Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya