» » ASTAGA!!!!DIDUGA TERJADI JUAL BELI POSISI PASKIBRAKA PADA KELOMPOK 8 DAN 17

ASTAGA!!!!DIDUGA TERJADI JUAL BELI POSISI PASKIBRAKA PADA KELOMPOK 8 DAN 17

Penulis By on Rabu, Agustus 10, 2016 |

METRO MANADO-Ketua Purna Paskibraka (PPI-Sulut) Henro Kawatak menduga adanya jual beli posisi dalam pembentukan formasi pasukan pembawah bendera merah putih, pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-71,  khususnya pada kelompok 8 dan 17, disejumlah Kota dan Kabupaten.”Saya ingatkan, kepada seluruh pihak terkait yang membentuk formasi pembawa bendera merah putih pada kelompok 8 dan 17, agar dilakukan secara profesional, sebagaimana kemampuan Paskibraka,”kata Kawatak.
Dikatakan Kawatak, jika terjadi jual beli posisi, maka akan berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan peserta  paskibraka.Dia kemudian meminta para Walikota dan Bupati disejumlah kota dan Kabupaten se-Propinsi Sulut untuk memantau jalannya pembentukan formasi pemebwa bendera merah putih, pada saat HUT-RI-ke-71,”Ini perlu diwaspadai, karena saya sudah mendengar desas desus itu. Ini akan merusak mental para peserta pambawa bendera. Diapun menduga, bahwa praktek-praktek dugaan jual beli posisi paskibraka, sudah berjalan bertahun-tahun. Disisi lain katanya, pihak PPI akan memantau langsung pembentukan formasi pembawa bendera, sebab didinyalir, dugaan jual beli formasi mencapai puluhan juta rupiah.Sementara itu, Pengurus Pusat Purna Paskibraka Cherry Maringka berjanji akan memantau langsung kegiatan Paskibraka, khususnya dalam penempatan formasi, termasuk kelompok 8 dan 17."Saya kira hal ini perlu kami sikapi secara arif. Dan saya berjanji akan turun langsung menyaksikan pembagian formasi Paskibraka untuk pengibaran bendera merah puti di sejumlah Kabupaten dan Kota,"tegas Maringka yang saat itu didampingi ketua PPI Sulut Henro Kawatak.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya