Berita Populer

TIM BUSER POLRES BITUNG TERKAM PELAKU PENGANIAYAAN DI PELABUHAN BITUNG

foto (sergapnews)
METRO BITUNG-Senin (16/01/2017),  Tim Buser Polres Bitung berhasil membekuk 4 lelaki pelaku penganiayaan terhadap DS (24), di dermaga kapal LCT.
Pengejaran tersangka itu, dilakukan setelah polisi menerima surat laporan Polisi nomor LP/02/I/2017/Sulut/Res Bitung/Sek KPS tertanggal 15 Januari 2017.
Sebagaimana di kutip salahsatu media lokal, Dalam proses pengejaran terhadap para tersangka, Tim Buser Res Bitung berhasil mengamankan 4 orang lelaki yang diduga terlibat pada kasus tersebut.
Para tersangka ditangkap disejumlah tempat berbeda diantaranya, Tersangka berinisial WP (21) diamankan di wilayah kota Bitung, sementara 3 tersangka lainnya di wilayah kabupaten Minahasa Utara yang masing-masing berinisial RA (35), VD (21) dan IP (19). Keempat lelaki tersebut adalah warga Kecamatan Maesa yang telah melakukan penganiayaan terhadap korban lelaki DS (24) dengan cara membacok dan menusuk korban dengan menggunakan parang, sehingga  korban mengalami luka robek dibagian lengan sebelah kiri dan luka tusuk dibagian pinggang sebelah kiri. Namun korban berhasil melarikan diri dan saat ini korban mendapat penanganan medis di Rumah Sakit TNI-AL Bitung.
Kapolsek KPS Res Bitung AKP. A. L. TATUWO saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa motif dari penganiayaan dengan sejata tajam (Sajam) itu adalah dendam lama, dan saat ini para tersangka pelaku penganiayaan sudah diamankan di rutan Polsek KPS Res Bitung bersama barang bukti dan sudah dilakukan proses penyidikan oleh unit Reskrim Polsek KPS Res Bitung.
"Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya 4 tersangka pelaku penganiayaan warga kecamatan maesa itu dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 170 ayat 1 dan 2 ke 1 KUHP sub pasal 353 jo pasal 55 ayat 1 lebih sub 351 jo 55 KUHP dan pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI no. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara," jelas Kapolsek. (her)

GUBERNUR SULUT OD, HADIRI SERAH TERIMA JABATAN KEPALA KANTOR KEMENKUMHAM WILAYAH

METRO MANADO-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey , Senin (16/01/2017), menghadiri serah terima jabatan Kepala Kantor Kementerian Hukaum dan Ham Wilayah Sulawesi, bertempat di Graha Bumi Beringin Manado. Dalam sambutannya Gubernur berharap, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM utamanya Petugas Imigrasi di Lapangan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara di Sulawesi Utara. Harapan ini disampaikan Gubernur saat Serah Terima Jabatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.
Lebih lanjut dikatakan Gubernur, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menargetkan di Tahun 2017 ada 700 ribu kunjungan wisata atau sekitaran 10 flight per hari. Sedangkan untuk pesawat masuk ada ada yang pukul dua hingga pukul tiga dini hari. "Untuk itu saya mengharapkan dukungan dari Kanwil Kemenkumham utamanya petugas Imigrasi dilapangan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara".
Selain itu Gubernur tak lupa menyampaikan apresiasi kepada Pejabat lama Kakanwil Kemenkumham DR Sudirman D. Hury SH MM MSc khususnya dalam penanganan kasus "SAPI PISANG" (red: Sanger Filipina dan Filipina Sanger) serta optimalisasi kinerja di bidang hukum dan HAM diantaranya melalui penghargaan predikat terbaik pelaksanaan penyuluhan hukum serentak tahun 2016 dan terbaik II pelaksanaan pemberian bantuan hukum kepada rakyat miskin.
Gubernur juga juga mengajak segenap Jajaran Kanwil Kemenkumham khususnya pejabat Kakanwil yang baru dilantik Pondang Tambunan SH MH untuk senantiasa bersedia saling bersinergi, bahu membahu dan saling menopang dengan segenap stakeholder pembangunan.
Turut Hadir Staf Ahli Menkumham Bidang Hubungan Antar Lembaga Agus Hariadi SH MHum, Unsur Forkopimda Sulut, Bupati Bolaang Mongondow Utara serta jajaran Kanwil Kemenkumham Sulut.(jois)

SEKRETARIAT DPRD MANADO GELAR RAPAT PERDANA TAHUN 2017

METRO MANADO-Setelah pemberlakuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru tahun 2017, sejumlah pejabat di kesekretariatan DPRD Manado, ada yang dikukuhkan di jabatan semula, tetapi ada juga pejabat yang diroling ke SKPD yang lain.

Selain itu, di kesekretariatan DPRD juga terjadi pennambahan satu bagian, yakni bagian fasilitas penganggaran. Mengingat ada beberapa pejabat yang baru ditempatkan di secretariat, maka sebagai tindaklanjut untuk penyesuaian tugas pokok pada Bagian,

serta beberapa seksi, maka Maikel Tandirarung sebagai Sekretaris DPRD Kota Manado baru, menggelar rapat perdana dengan menghadirkan seluruh ASN   dan pejabat di lingkup Sekretariat DPRD Manado, Senin (16/01/2017), bertempat di Ruang rapat Gabungan Kantor DPRD Manado.

Dari pantauan wartawan metromanado, rapat tersebut focus membahasa mengenai rencana kerja di tahun 2017, sekaligus sebagai ajang perkenalan antara sesama ASN baik para pejabat structural maupun staf.

Kepada Wartawan Sekretaris DPRD Maikel Tandirarung mengatakan, Rapat perdana bersama seluruh ASN di setiap SKPD adalah hal yang lumrah.”Artinya saya sebagai Sekwan yang baru, merasa perlu untuk menggelar rapat, termasuk bertatap muka dengan para pejabat dan staf di Sekretariat DPRD,”kata Tandirarung.

Dia berjanji aka nada sesi pertemuan dengan seluruh wartawan yang meliput di Sekretariat DPRD Manado, hanya saja waktu pelaksanaan belum ditentukan.”Tunggu saja. Yang jelas ada waktu untuk bertemu dengan seluruh Wartawan di DPRD,”tandas Sekwan.

PALANDUNG DAMPINGI WAGUB SULUT PANTAU SEJUMLAH SEKOLAH DI SANGIHE

METRO MANADO-Senin (16/01/2017), Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw melakukan pemantauan langsung, terkait kesiapan sekolah yang akan menggelar Ujian Nasional tingkat Sekolah Lanjutan Atas. Sekolah yang dikunjungi Wagub diantaranya adalah SMA Negeri 1 Tahuna SMKN 2 Tahuna, dengan didampingi langsung Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe,Drs Jhon Palandung MSi.
Di tengah pertemuan dan Dialog bersama para Siswa SMAN I Tahuna yang dihuni 398 Siswa serta turut dihadiri sejumlah tenaga Pengajar sebanyak 20 Guru. Oleh Kepala Sekolah Marthin Luther Janis,  MPd melaporkan bahwa Sekolah yang dipimpinnya merupakan Sekolah Berprestasi di Kabupaten Kepulauan. Salah satunya pada medio Tahun 2016, sempat mengirimkan Utusan Paskibraka Tingkat Nasional pada Puncak Perayaan Proklamasi 17 Agustus di Istana Negara Jakarta.
Sementara itu Wagub Sulut pada Dialog Interaktif dan Tanya Jawab bersama Siswa Kelas Akhir persiapan UNAS, secara komunikatif melakukan uji coba berupa Kuis seputar mata pelajaran IPA,IPS,Bahasa,  guna mengukur sejauh mana daya serap dan kemampuan Pengetahuan para Siswa.  Diakhir pertemuan,Wagub Drs Steven OE Kandouw, memberikan motivasi dan bimbingan sebagai mana dikutip Kabag Humas Pemprov Roy RL Saroinsong SH yang turut serta dalam Kunjungan kerja,menyatakan bahwa " Proses belajar mengajar semasa di bangku sekolah adalah bagian dari sistem untuk mengembangkan potensi diri, kemampuan Nalar, Wawasan,budi pekerti, keteladanan serta  mental disiplin dalam menghadapi tuntutan dunia pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta bekal dalam menghadapi Persaingan global"Tandas Wagub Sulut.
Lebih jauh diingatkan Wagub Kandouw, agar para Siswa akhir masa studi ini  yang sedang berada pada posisi Cross Road (Persimpangan Jalan), untuk dapat membekali diri sebaik mungkin menghadapi tantangan fenomena masa kini,serta tak lupa mengingatkan untuk secara bertanggung jawab untuk turut serta mengsukseskan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Kep Sangihe pada 15 Februari 2017 yang akan datang.
  Demikian Kabag Humas Pemprov Memberitakan.
Dondokambey Harapkan Kanwil Kemenkumham Antisipasi Lonjakan Kunjungan Wisman.(jois)

WAWALI MOR BASTIAN LANTIK DAN KUKUHKAN 87 LURAH, 16 KAPUS DAN 8 SEKCAM

METRO MANADO-Pemerintah Kota Manado, terus melakukan Penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun. Kali ini yang di gulir Pemkot adalah, pengisian jabatan struktural Sekcam (Sekretaris Kecamatan), Kepala Kelurahan (Lurah), dan Kepala Puskesmas (Kapus) se Kota Manado. Pelantikan dilakukan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (16/01/2017). Sebanyak 87 Lurah, 16 Kepala Puskesmas dan 8 Sekcam didampingi tokoh agama masing-masing mengucapkan sumpah dan janji untuk melaksanakan tugas melayani masyarakat. Dalam sambutannya, Walikota GSVL melalui Wawali Mor mengatakan sebagai ujung tombak Pemkot Manado yang berhadapan langsung dengan masyarakat, Lurah, Kepala Puskesmas dan Sekcam harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
"Aparat kecamatan termasuk kepala Puskesmas dan Lurah merupakan ujung tombak Kota Manado, saudara diharapkan mampu membangun komunikasi dengan masyarakat. Disamping itu juga, harus mampu menghadapi tantangan dan permasalahan ditengah masyarakat," ujar Wawali Mor.
Lanjut dikatakan, formasi jabatan struktural bukanlah karena unsur kedekatan dengan pimpinan tetapi merupakan kebutuhan Perangkat Daerah untuk menjawab tuntutan dinamika dalam pemerintahan dewasa ini.
"Pelantikan pejabat struktural yang dilaksanakan pemerintah Kota Manado sekarang ini, karena kebutuhan Perangkat Daerah dalam rangka menjawab dinamika, selain untuk penyegaran organisasi untuk memacu performa dan kinerja Pemkot Manado," tandas Wawali Mor, seraya menambahkan pengisian jabatan mengacu pada kepangkatan, kompetensi serta profesionalitas aparatur dilingkup Pemkot Manado. "Penempatan pejabat ini melalui mekanisme yang ada mengacu pada kepangkatan, komptensi, kapabilitas dan profesionalitas, sehingga saudara dipilih dengan tugas yang tepat. Saudara dianggap layak, sehingga saudara diharapkan bekerja maksimal selama diberikan kepercayaan, jangan sampai ketika saudara tidak pada posisi itu, saudara kehilangan kesempatan untuk berbuat terbaik bagi masyarakat," tukas Wawali Mor.
Dalam pada itu, Wawali juga meminta pejabat yang dilantik untuk memanfaatkan teknologi modern sekarang ini khususnya dalam mewujudkan Manado Kota Cerdas.
"Saya minta semua pejabat Pemkot Manado agar menggunakan Smart Phone dalam rangka mendukung Manado Smart City. Silahkan semua nomor telepon di masukan ke Command Center Cerdas," tandasnya.Tampak hadir mendampingi Wawali, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, Inspektur Kota Manado Drs Musa Hans Tinangon MSc, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Dra Corry Tendean SH serta sejumlah pejabat Perangkat Daerah dan Camat se Kota Manado.(jose)

KOMISI D TERIMA ASPIRASI WARGA KELURAHAN SARIO UTARA

METRTO MANADO-Puluhan warga kelurahan Sario Utara Lingkungan Dua, Senin, (16/01/2017), mendatangi kantor DPRD Kota Manado, dan diterima oleh Personil Komisi D. Kedatangan warga kelurahan sario Utara itu, adalah untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait penyaluran dana bantuan banjir. “Kami ingin mempertanyakan mengenai penyaluran dana banjir,”kata salahsatu masyarakat Novy Tumuyu. Komisi D yang dipimpin langsung Ketua Apriano Saerang kemudian menjelaskan mengenai mekanisme penyaluran dana banjir. Selain itu DPRD juga turut me nghadirkan Kepala Bidang BPBD Fence Salindeho. Rapat bersama warga Kelurahan Sario Utara lingkungan Dua itu juga dihadiri personil Komisi D DPRD. Diantaranya, Nur Wahid Ibrahim serta Vanda A.Pinontoan.(jose)


WAGUB SULUT HADIRI SOSIALISASI DANA DESA DI SANGIHE

METRO MANADO-Senin (16/01/2017), Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw, melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten  Kepulauan Sangihe. Kehadiran Wagub di Kepulauan Sangihe, adalah untuk menghadiri Evaluasi dan Sosialisasi Dana Desa tahun 2017 Kabupaten  Kepulauan  Sangihe. Yang di gelar di Aula Rumah Jabatan Bupati.
Pada awal pengarahan, sebagaimana di kutip Juru Bicara Pemprov Sulut, Roy RL Saroinsong SH, Wagub Steven Kandouw, menguraikan bahwa upaya Pemerintah untuk program  penyelesaian  Pengentasan kemiskinan, secara Prosentase  kewenangan yakni : 10 %  Pemerintah Pusat. 20 % Pemerintah  Provinsi. Dan kisaran 70% adalah kewenangan Kabupaten. Sementara itu alokasi Anggaran Dana Desa bagi Kab. Kepulauan  Sangihe  pada tahun 2016 yakni berjumlah  Rp 121 Miliard, dan  terserap 100 %.  "Namun ketika dievaluasi Outputnya(realisasi) tidak ber banding lurus dengan Outcome (Fungsi/kegunaannya) dan masih  perlu di optimalkan, apalagi melihat kucuran Dana ADD untuk TA 2017  berkisar pada Rp165 Miliard. Untul itu Saya menghimbau bagi Para Camat, Lurah, Kapitalaung/Kepala Desa, dan Perangkat.Desa, agar melaksanakan pengawasan Anggaran ini baik sejak proses Perencanaan,Pemanfaatan maupun Penggunaannya, karna Lembaga2 Pemeriksa/Auditor semisal BPK secara  intens memeriksa pemanfaatan ADD dimaksud,  jadi harus akuntabel, transparan,tepat guna dan tepat sasaran, agar terhindar dari penyimpangan yang dapat berhadapan dengan APH (Aparat Penegak Hukum)
terutama mempedomani  Permen Desa PDT dan Transmigrasi No 22 tahun 2016 ttg : Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2017" Tegas Wagub Sulut dihadapan para Camat, Lurah, Kapitalaung se Kab Kepulauan Sangihe.
Diakhir pengarahan,Mantan Ketua DPRD Sulut ini, mengajak segenap Aparatur dan Perangkat Pemerintah di Wilayah untuk senantiasa menjadi Pelopor dalam mengsukseskan PILKADA Bupati-Wakil Bupati  Kab Sangihe, yang akan di gelar Serentak/Nasional pada tanggal 15 Februari 2017 beberapa Pekan ke Depan.
Hal lain yang turut dipaparkan Wagub Kandouw yaitu menjelaskan bagaimana seluk beluk dan upaya serta Ikthiar dari segenap Pemerintah Kabupaten/Kota maupun Provinsi seluruh Indonesia dalam mendapatkan Alokasi Dana/Anggaran ke Pemerintah Pusat yang diantaranya lewat usaha berupa Lobby Politisasi Anggaran,  karna dana DAK DAU, itu bergulir secara Reguler. Jadi di butuhkan kiat2 dan formula ekstra dalam mendapatkannya.(jein)




USAI LIBUR NATAL TAHUN BARU, KOJANSOUW BERI MOTIVASI KEPADA SELURUH KARYAWAN PT AIR

METRO MANADO-Usai menikmati liburan Hari Natal dan Tahun Baru, Direktur Utama (Dirut) PT Air Manado Otniel Kojansow menggelar rapat atau pertemuan dengan seluruh jajaran PT Air Manado. Rapat tersebut dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada seluruh jajaran pimpinan dan staf PT. Air Manado untuk tetap semangat dan bertekad memberi pelayanan yang sebaik baiknya kepada masyarakat kota manado khususnya pelanggan Air bersih, lewat pendistribusian air bersih. “ Saya ingin jelaskan bahwa, program kerja di tahun 2017 cukup jelas dengan mengacu pada 4 program unggulan yaitu Menekan tingkat kehilangan air  atau ATR (Air Tidak ada Rekening), dengan mengacuh pada effisensi penerimaan , menambah sambungan baru dan penghematan pegeluaran,”kata Kojansouw lewat Humas PT Air Mando Joshua Rantung. Pada bagian lain dikatkan, program akan dicapai apabila disiplin dan semangat kerja keras menjadi pengabdian dan tanggung jawab bersama untuk kepuasan masyarakat kota Manado. Tingkat kebutuhan air bersih Masyarakat Kota Manado mengalami kenaikan secara signifikan. Itu sebabnya, kepada seluruh karyawan agar memperhatikan calon pelanggan yang akan melakukan pemasangan baru, guna menyelesaikan administrasi langsung di Kantor PT. Air Manado. Slain itu, para pelanggan yang melakukan pembayaran diharapkan datang ke loket yang terdekat dan tidak melakukan pembayaran pada calo atau pegawai untuk rekening air. Pembayaran melalui calo atau pegawai tidak dibenarkan dan menyalahi ketentuan. “Pembayaran harus melalui loket PT. Air yang resmi atau loket PPOB yang bekerjasama dengan PT. Air  Manado. Disisi lain, dalam upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan, PT Air terus melakukan upaya pembenahan gangguan oleh tim Disturbanch dan secara terpadu tim door to door jalan bersama utk melihat sejauh mana pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat. Meski demikian kata Rantung, perubahan cuaca secara global dapat merubah pola curah hujan sehingga diluar kemampuan ada kemungkinan terjadi ganguan pada Intalasi Pengolahan Air (IPA). “Kami tentu meyampaikan permohonan maaf jika gangguan non teknis termasuk pemadaman listrik oleh pihak PLN. Pantauan Dirtek Vicky Silinaung di lokasi perbaikan gangguan bocor dan air tersendat terus diupayakan agar secepatnya pelayanan bisa normal kembali. Sejauh ini walaupun kondisi cuaca sangat Ekstrim namun suplai air bersih melalui 6 titik IPA tetap normal,”tandas Rantung.(jose)




WAWALI MOR BASTIAN LANTIK 549 PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS PEMKOT MANADO

METRO MANADO-Pemerintah Kota Manado lewat Wakil Walikota Mor Bastian kembali melantik 549 pejabat Administrator dan Pengawas di lingkup Pemkot Manado, bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jumat (13/01/2017).
Pelantikan tersebut dimaksudkan untuk melengkapi struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016.
Meski sempat menimbulkan perasaan Harap-Harap Cemas (H2C), para pejabat yang mendapat undangan pelantikan, sejak pukul 14.00 Wita, namun tetap bersabar hingga dimulai pukul 23.00 Wita dan berakhir pada pukul 02.00 Wita dini hari.
Satu persatu nama-nama pejabat pada 31 Perangkat Daerah (sebelumnya disebut SKPD) dan 12 bagian itu dibacakan secara bergantian oleh tiga staf Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Manado.
Sebanyak 27 pejabat eselon 3a dan 104 pejabat eselon 3b, serta 415 eselon 4a dan 3 pejabat eselon 4b berdiri ditempat duduk saat namanya disebut. Akhirnya, didampingi para rohaniawan, 549 pejabat mengucapkan sumpah dan janji.
Dalam sambutannya, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA melalui Wawali Mor mengatakan pengisian jabatan Administrator dan Pengawas telah sesuai kajian yang matang dari Tim Evaluasi Kinerja yang diketuai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Manado Drs H Rum Usulu, dengan anggota Inspektur Drs Musa Hans Tinangon MSc, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Micler CS Lakat SH MH, Asisten III Frans Mawitjere SH, serta Kepala BKPP Kota Manado Corry Tendean SH."Kami berharap pejabat-pejabat yang ditempatkan diposisinya merupakan ASN pilihan yang mampu memanfaatkan teknologi yang ada serta melaksanakan program kegiatan melayani masyarakat. Ingatllah selalu jabatan adalah kepercayaan dan bukan hadiah," tukas Wawali Mor. Menurutnya, manghadapi era modernisasi dan teknologi dewasa ini, pejabat Pemkot Manado tidak boleh ketinggalan, semuanya harus paham teknologi. "Bukan saatnya lagi pejabat di Pemkot Manado tidak paham teknologi. Apalagi, Kota Manado sedang menuju Smart City dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tandas Wawali Mor.Lanjut dikatakan, Kota Manado adalah rumah bersama yang harus dipelihara. Menjadi hal yang baik, Jadilah pemimpin yang tegas dan rendah hati serta keputusan dapat dipertanggung-jawabkan sehingga tercipta situasi dan kondisi yang nyaman," tukas Wawali Mor, seraya mengajak semua pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional dan memiliki integritas .
"Hindari yang namanya korupsi ataupun gratifikasi. Tadi sudah diambil sumpah dan janji oleh tokoh agama. Saya bertekad pemerintahan yang ada sekarang, adalah pemerintahan yang bebas dari korupsi dan gratifikasi," pinta Wawali Mor.Usai pelantikan dan pengambilan sumpah dilanjutkan dengan jabat tangan bersama dengan Wawali Mor, Plt Sekkot, Asisten 3 serta Kepala BKPP dan rohaniawan.(jose)

MARKHO TAMPI: SAYA TIDAK AMBISI MEREBUT JABATAN KETUA KOMISI D

METRO MANADO-Anggota Komisi D DPRD Manado Markho Tampi membantah jika dirinya disebut ambisi untuk melengserkan Apriano Saerang sebagai Ketua Komisi D. Pernyataan Tampi ini, disampaikannya, menyusul adanya pemberitaan terkait isu roling AKD lewat media Online. Dia mengatakan, yang disampaikannya lewat media adalah fakta, bahwa DPRD sekurang-kurangnya dua tahun setengah bisa dilakukan roling Alat Kelemngkapan Dewan (AKD).”Saya tidak ambisi untuk merebut jabatan Ketua Komisi D. Saya kira kita harus paham soal aturan. Pernyataan saya mengenai roling pimpinan Komisi sangat normative dan tidak ada unsur hendak melengserkan rekan sesame komisi yang sedang memimpin,”kata Tampi, Jumat (13/01/2017), bertempat di Ruang Komisi D. Selain itu katanya, jika terjadi kesepakatan untuk menggelar roling AKD, juga harus dikomunikasikan dengan pimpinan Fraksi. Itu sebabnya kata Tampi, tiupan untuk menggelar roling bukan hanya lahir dari pribadi setiap Anggota Dewan.”Jika memang ada kesepakatan dengan seluruh Pimpinan dan Anggota Komisi, kita juga akan berkomunikasi dengan Fraksi kami, bukan seenaknya?. Kita hadir di DPRD guna mengemban amanah rakyat dengan beragam kepentingan yang intinya untuk membela rakyat, serta menjadi mediator antara Rakyat dengan Pemerintah dalam hal ini eksekutiv, bukan saling sikut antara sesama rekan politisi,”cubir Politisi PDI-Perjuanagan Manado ini. Diapun berharap, seluruh Pimpinan dan Anggota Komisi D akan tetap solid dan kompak guna melanjutkan tanggungjawab sebagai Wakil Rakyat.(jose)

WAGUB STEVEN KANDOUW KUKUHKAN RATUSAN PEJABAT ADMINISTRATOR PEMPROV SULUT

METRO MINAHASA-Pasca diberlakukannya Peraturan Pemerintah (PP) No 18/2016 tentangOrganisasi Perangkat Daerah (OPD) Mengharuskan segenap Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib di angkat dan di kukuhkan dalam jabatan, serta berdampak pada beberapa Job dan Jabatan yang dilikuidasi pun Merger, bahkan berimbas dengan kuota jumlah kursi jabatan dengan dirampingkannya struktur maupun efesiensi jabatan.
Rivalitas dan dinamika memperebutkan jabatan begitu mengemuka dan kompetitif. Suasana bathin dan nuansa romantikanya begitu terasa manakalah Wagub Sulut, Drs Steven OE Kandouw, Mengukuhkan dan Mengangkat sejumlah 465 Pejabat Lingkup Pemprov Sulut level Eselon III dan IV dalam posisi sebagai Administrator dan Pengawas, yang di gelar terbuka di Kompleks Perkantoran Lingkup Pertanian,Perkebunan dan Perikanan Prov Sulut Desa Kalasey 1 Kec. Mandolang-Kabupaten Minahasa, Jumat Petang (13/01/17).
Setelah pada beberapa Pekan lalu, gelaran Pelantikan bagi Pejabat Eselon II dan III Pemprov usai, maka Rolling dan Rotasi serta Promosi Part Two, kembali digulirkan. Banyak kejutan dan sensasi kecil tercipta manakalah nama dan posisi jabatan di sebutkan. Ada yang bersorak, ada yang menggerutu tertahan, tidak sedikit riuh tepukan applaus dari para Undangan dan Masyarakat yang menyaksikan secara dekat akan Prosesi Pelantikan tersebut.
Sementara itu, Wagub Steven Kandouw dalam arahannya di awal sambutan, sebagaimana di kutip Kabag Humas Pemprov Sulut Roy Saroinsong SH, menegaskan bahwa "Pangkat dan Golongan adalah Hak Kalian, tapi Jabatan dan Kepercayaan adalah Milik Pimpinan, untuk itu jawablah dengan memperlihatkan Kinerja yang optimal, ingat !!! dedikasi, loyalitas, prestasi dan pengorbanan patut dikedepankan, juga yang utama adalah jadikan kepercayaan ini dengan menggelorakan  semangat...kerja,kerja, kerja serta ber disiplin" Tandas Mantan Ketua DPRD Prov Sulut ini.
Selanjutnya dalam amanat Wagub Sulut, dengan lugas memberi warning dan peringatan kepada segenap Pejabat yang dilantik maupun para Pejabat Teras yang memenuhi Bangsal tenda pelantikan, agar senantiasa dalam penggunaan anggaran dan pengelolaan keuangan tetap mengedepankan prinsip Prudential (Ke hati-hatian), karna dalam waktu dekat ini akan di bentuk 'Task Force' yakni Satuan Tugas/Satgas yang akan berfungsi sebagai Pengawas Internal untuk memantau secara berkala baik formil maupun In Cognito, dan memberikan informasi akan prilaku dan tindak tanduk para Kepala SKPD maupun Pejabat Teknis lainnya dalam pemanfaatan anggaran dan pertanggung jawabannya.
Pada akhir sambutan dan arahan Wagub Kandouw yang turut di dampingi Sekprov Edwin Silangen SE MS, serta para Asisten Setda Prov Sulut ini, juga memberikan penegasan akan makna suksesnya Visi-Misi OD-SK yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Sulut juga komitmen moril pada Pakta Integritas yang telah di sepakati oleh segenap Pejabat yang baru di lantik, untuk sekiranya menjaga "Amanah dan Marwah yang telah di ikarkan.  "Karna apabila kalian melangkahinya maka konsekwensi logisnya, dicopot dan di non jobkan serta wajib dipertanggung jawabkan secara normatif dan bersedia menerima sanksi sosial" ujar Wagub dengan ekspresi serius.
Adapun landasan dan pijakan regulasi peraturan pelaksanaan Pelantikan para Pejabat di atas adalah di dasari pada SK Gubernur Sulut No 821.2/BKD/SK/06/2017, tanggal 13 Januari 2017 bagi Jabatan Administrator Eselon III,serta SK Gubernur Sulut No 821.2/BKD/SK/06/07/2017,tanggal 13 Januari 2017 bagi Jabatan Pengawas Eselon IV.(jein)
 

DITUDING TAK MAU BEKERJA SAMA. RONDONUWU SEBUT PMI TAK MAMPU PENUHI PERMINTAAN STOK DARAH RS. PROF KANDOU

METRO MANADO-Dituding tidak bekerja sama dengan unit transfusi darah (UTD), sertta Palang Merah Indonesia (PMI), membuat Direktut Utama (Dirut) Rumah Sakit Prof.RD Kandou Manado, dr Maxi Rondonuwu, DHSM, MARS  angkat bicara. Menurutnya, tidak benar jika dirinya tidak membuka ruang untuk bekerja sama dengan PMI atau UTD. Bahkan Rondonuwu meliaht ada indikasi atau keinginan pihak tertentu untuk menguasaidarah, karena selama ini terkesan, bahwa penanganan darah harus di kelolah oleh pihak-pihak tertentu.
“Justru sebaliknya yang perlu disoroti saat ini adalah,  indikasi yang mengarah kepada adanya keinginan pihak-pihak tertentu untuk menguasai darah. Artinya ada orang-orang tertentu yang ingin menguasai pengelolaan darah. Nah,,,,ini yang tidak saya sukai dan saya tidak setuju. Jika perlu modus seperti ini ditelusuri,”kata Rondonuwu, seperti dikutip media online lokal, Jumat (13/1-2017) di ruang kerjanya.
Menurut mantan kadis Kesehatan Sulut ini,  kalau dikatakan tidak ada kerjasama dengan PMI, sesuai data yang ada tahun lalu, semua permintaan darah dari Rumah Sakit Prof Kandou  ke PMI tidak mencapai 50 persen yang dipenuhi. Itupun menurutnya  pihaknya membayar sebesar 200 ribu/kantong. Sementara menurut dia, mereka mengambil darah ke masyarakat secara gratis.
“Tanggal 10 Januari baru-baru ini kami juga  minta stok darah sebanyak 100 kantong, namun hanya dipenuhi sebanyak 1 kantong, karena katanya kehabisan stok. Itupun yang diberikan sudah ada nama pasiennya. Jadi tidak benar kalau tidak ada koordinasi, karena  hampir setiap minggu kami mengajukan permintaan darah. “bebernya.
Lanjutnya semua data terkait permintaan darah ke PMI telah diserahkan ke pihak ombudsman yang telah melakukan pemeriksaan.
Disisi lain tambah Rondonuwu, ketidak mampuan PMI memenuhi stok darah sesuai kebutuhan Rumah Sakit, pihaknya akan bekerjasama dengan beberapa UTD yang nantinya akan membantu memenuhi permintaan darah yang banyak dibutuhkan pasien.
“Dari hasil evaluasi selama ini stok darah yang ada di UTD PMI tidak mampu untuk penuhi permintaan kami, maka upaya yang kami lakukan nantinya bekerjasama dengan beberapa Unit Tranfusi Darah (UTD), seperti yang ada di Minut, Tomohon, Teling, dan lain-lain untuk memberikan stok ke rumah sakit,”tandasnya(s/jose)

WOW,,,,TUNGGAKAN LISTRIK PEMKAB MINSEL CAPAI 5.9 MILIAR. PLN BANTAH DISEBUT PILIH KASIH

METRO AMURANG-Ironis memang jika mendengar adanya tunggakan pembayaran listrik dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan yang mencapai angka Rp.5,9 milliar, dan tidak dilakukan sanksi tegas atau pemutusan aliran listrik. Itu karena angka tersebut terbilang fantastis, smentara jika warga menunggak rautsan atau puluhan ribu rupiah, maka arogansi PLN munsul, dengan melakukan pemutusan ambungan aliran listrik.
Jika demikian, maka masyarakat tentu akan menuding PLN pilih kasih dalam menerapkan aturan.”Tidak boleh pilih kasih. Siapapun yang melanggar hartus diberi sanksi tegas,”kata salahsatu warga yang mengetahui pemkab minsel menunggak pembayran rekening listrik ke PLN hingga miliaran rupiah.
Menurut salah satu toko masyarakat Amurang Fendy Kalalo Kamis (12-1-2017) mengatakan, jika PLN ranting Amurang bersikap seperti itu, maka kami menganggap, bahwa PLN tidak mengedepankan asas keadilan kepada masyarakat menenggah kebawah.
“Saya secara pribadi sangat menyesal kalau pihak PLN sudah pilih kasih dalam pemutusan serta pencabutan meter listrik, seharusnya Pemerintah harus disamakan dengan masyarakat kelas menenggah kebawah. Jangan ada perbedaan,”ujarnya, seperti dikutip salahsatu media lokal.
Sementara itu, PLN ranting Amurang Giofani, mengaku telah melayangkan surat teguran pertama, kedua dan ketiga, terkait tunggakan pembayaran rekening listrik kepada pihak Pemkab Minsel.”Artinya kami sudah melaksankan prosudur terkait penungak rekening listrik. Termasuk kepada Pemkab Minsel,”kata Giofani
Dia kemudian menjelaskan, jika tunggakan pembayaran rekening listrik Pemkab Minsel bukan di rumah pribadi, tetapi penggunaan listrik lewat penerangan jalan umum. Itu sebabnya, kita tidak mungkin serta merta melakukan pemutusan.
“Perlu diketahui bagi kita masyarakat mampu membedakan mana fasilitas umum dan mana pribadi, memang saat ini Pemkab Minsel mempunyai hutang 5,9 milyar ke PLN. Tetapi itukan menyangkut fasilitas umum kalau pribadi itu bedah,”tegasnya. Dia juga menambahkan, kalau di SKPD melakukan tunggakan pasti PLN langsung mengadakan pemutusan.  “Tetapi inikan tentang fasilitas umum, yang tidak mudah kami langsung mengadakan tindakan pemutusan. Saya berharap masyarakat bisa mampu untuk menilainya, karena kalau masalah tunggakan yang pribadi tak ada perbedaan. Tetapi ini kasihan persoalannya fasilitas umum yang Pemkab Minsel yang tanggung semua pembayarannya”. Pungkasnya. (k/maykel senduk)

HARI INI GUBERNUR SULUT OD, SEGERA LANTIK PEJABAT STRUKTURAL ESELON III DAN IV

OLLY DONDOKAMBEY
METRO MANADO-Jumat (13/1/2017) hari ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, akan melantik para pejabat struktural eselon III dan IV, bertempat di kawasan Desa Kalaesy Kabupaten Minahasa. Pelantikan tersebut adalah lanjutan dari penerapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru 2017.
Pernyataan tersebut dikatakan langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey saat membawahkan sambutan dihadapan ribuan ASN lingkup Pemprov Sulut pada acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan dan revolusi mental menuju sulut hebat, yang dihadiri langsung oleh Pakar Ideologi Pancasila Achmad Basarah, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekprov Edwin Silangen serta ASN lingkup Pemprov yang dilaksanakan di Graha Gubernuran Bumber Manado, (12/1/2017).
"Sebanyak 1200 pejabat lingkup Pemprov Sulut akan saya dilantik. Pejabat eselon III dan IV masuk dalam kabinet kinerja untuk membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas demi terwujudnya pemerintah OD-SK yang mensejahterahkan masyarakat bumi nyiur melambai sulawesi utara," ungkap Gubernur Olly.
Olly menegaskan, kalau ada pejabat yang belum dilantik bukan disingkirkan tapi masih ada kesempatan masuk dalam kabinet kerja OD-SK.
"Nama-namanya saya sudah kantongi kalaupun belum terbaca, akan ada kesempatan berikut untuk masuk dalam kabinet kinerja kami," tegasnya.
Untuk itu, dirinya berharap kepada pejabat yang nantinya besok akan dilantik, setelah memegang posisi jabatan yang baru untuk segera melakukan tugas pokok fungsinya sebagai abdi negara dalam membantu pemerintahan OD-SK menuju sulut hebat.(jein)

WALIKOTA MANADO GSVL HADIRI PEMAKAMAN KELUARGA DI TONDANO

METRO TONDANO-Walikota Manado DR GS. Vicky Lumentut, Kamis (12/01/2017), menghadiri pemakaman Almarhum Drs Dantje Paulus (72) tahun, bertempat di Kelurahan Sumalangka Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa.
Walikota GSVL Saat diberi kesempatan untuk membawakan sambutan menyebutkan sosok almarhum yang akrab disapa "Om Dan" telah menjadi panutan bagi keluarga.
Menurut Walikota GSVL, semasa hidup almarhum telah melakukan karya yang baik yang ditunjukan dengan anak-anak almarhum yang bekerja untuk kepentingan masyarakat sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
"Almarhum adalah suami, ayah dan opa yang baik, semasa hidup almarhum Bapak Dantje Rotinsulu melalui anak-anak telah ikut berkarya untuk kepentingan masyarakat sebagai abdi negara," ungkap Walikota GSVL.
Olehnya, Walikota GSVL, mengajak keluarga yang ditinggalkan almarhum untuk bersyukur kepada Tuhan atas karya almarhum semasa hidupnya.Walikota GSVL menyakini semua manusia akan mengalami peristiwa kematian.
"Semua kita akan mengalami peristiwa kematian, kalau saat ini giliran almarhum Bapak Dantje Rotinsulu, sebentar, besok atau lusa dan seterusnya mungkin giliran kita untuk kembali kepada pencipta kita Tuhan yang maha kuasa," tandas Walikota GSVL yang turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Manado yang juga Ketua Rukun Mottoh Jacob dr Robby Mottoh.(lina)

DIDUGA TERIMA SUAP, OKNUM LURAH TERJARING OTT TIPIKOR POLRESTA MANADO

OKNUM LURAH INISIAL SP SEDANG DIMINTAI KETERANGAN OLEH PENYIDIK
METRO MANADO-Selasa (10/01/2017), Oknum Lurah Bunaken berinisial SP terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Manado. Dugaan Korupsi yang menyeret Oknum Lurah tersebut, terjadi saat, Oknum lurah itu, menghantar salahsatu Warga Negara Asing dari Pulau Bunaken. Setelah tiba di Pelabuhan Kalimas Manado, Oknum Lurah yang diduga menerima uang suap dari Warga asing bernama Mr Kim itu, langsung ditangkap oleh personil Tipikor Polresta Manado. Hal itu dakui ujar Kapolresta Manado Siallagan. Sebagaimana dikutip lewat media lokal, pihak Polisi Tipikor Polresta Manado, berhasil mengamankan barang bukti, berupa uang yang diduga suap sebesar Rp. 5.000.000, beserta sebuah alat komunikasi Hand Phon. Menurut Kapolresta Manado, pelaku yang terjaring OTT sudah ditetapkan sebagai tersangka, dxengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara, sebagaimana diatur dalam undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sementara itu, SP saat diwawancarai membantah adanya suap tersebut. Dia mengatakan, tidak ada niat untuk meminta uang."Saya tidak pernah meminta sejumlah uang kepada Mr Kim, tapi Mr Kim yang memberikan saya sejumlah uang di dalam amplop yang belum saya ketahui isinya," pungkasnya.(jm/metro)

CAGUP DKI NOMOR URUT 2 AHOK SEBUT DEBAT PERDANA KPU PENTING

METRO JAKARTA-Helatan debat perdana Pilgub DKI 2017 yang akan digelar oleh KPU DKI akan esok hari, Jumat (13/01/2017), menurut Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sangat penting.
"Bagi saya pasti penting kan karena banyak sekali pertanyaan yang selama ini mungkin sebagai kampanye hitam dan salah paham sama saya justru pertanyaan-pertanyaan yang seperti itu kesempatan saya menjelaskan," kata Ahok saat diwawancara wartawan di Menara Palma, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017).
Sebagaimana dirilis detik.com, debat perdana akan diadakan di Hotel Bidakara selama 2 jam dengan jeda iklan 30 menit. Ahok menyebut tidak ada konsolidasi antarpartai pendukung menjelang debat.
"Enggak, partai pendukung sudah tahu yang kami kerjakan. Mereka merasa sevisi," ucapnya.
Ahok mendapat masukan dari relawan, termasuk untuk memperbaiki kata-kata yang akan disampaikan agar tidak melewati waktu yang telah ditetapkan. Tentang topik debat tentang sosial ekonomi sendiri, dia mengatakan sudah ada sederet program yang sudah dipaparkan.
"Banyak dong termasuk kasih daging, kasih naik bus gratis termasuk sembako," ujar Ahok.(dtc/metro)






PEMKOT MANADO GELAR IBADAH PERDANA TAHUN 2017

METRO MANADO-Ibadah perdana di tahun 2017 jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado berlangsung di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado Kamis (12/01/2017) pagi tadi, sangat menggugah sikap Aparatur Sipil Negara (ASN), menghadapi struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016.
Dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab 1 Raja-Raja 3 ayat 5 sampai 14, Pdt Melki Tamaka MTh mengajak para ASN Pemkot Manado untuk meminta hikmat kepada Tuhan seperti yang dilakukan Raja Salomo. Karena jika minta jabatan, kesehatan, rezeki dan lainnnya hanya merupakan bonus.
"Seperti diketahui akhir-akhir ini, semua pegawai di lingkungan kerja Pemkot Manado dihadapkan dengan suasana yang H2C atau Harap-Harap Cemas jelang pelantikan dan pengisian jabatan. Yang terpenting disini adalah mintalah dulu hikmat kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberikannya seperti Raja Salomo. Jangan dulu minta jabatan. Karena jabatan, kesehatan, rezeki, jodoh dan lain-lainnya hanya merupakan bonus," ujar Pdt Melky.Menurutnya, dalam hidup ini, manusia diperhadapkan dengan berbagai keputusan. Sehingga, diperlukan hikmat agar memiliki keputusan yang tepat. "Sebagai ASN harus memiliki hikmat serta punya hubungan yang baik dengan pimpinan termasuk dengan Pak Walikota, Pak Wakil Walikota dan pimpinan SKPD. Begitu juga sebaliknya, pimpinan dengan staf," tukas Pdt Melky.Sementara itu, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam sambutannya mengingatkan ASN Pemkot Manado jika tahun 2017 adalah tahun inovasi serta komitmen untuk tidak keluar dari aturan yang ada. "Saya dan Pak wakil Walikota akan memberikan apresiasi bagi mereka yang bekerja dengan inovasi. OPD baru ini bukan kemauan dan keinginan saya dan Pak Wakil, tetapi ini adalah amanat peraturan," ujar Walikota GSVL.Dikatakan, dirinya dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE diperhadapkan dengan situasi dilematis antara profesionalitas dan interaksi sosial.
"Saya dan Pak Wakil sangat dilematis, antara profesionalitas dan interaksi sosial sangat dominan, sehingga tidak semua bisa diakomodir. Saya harap diposisi manapun mari kita laksanakan tugas ini dengan sebaik mungkin," tandas Walikota GSVL, seraya menegaskan Pemkot Manado sudah mulai dengan penerapan Smart City dengan menyediakan ruangan Manado Comment Center Cerdas."Saya dan pak Mor sudah putuskan Manado menjadi Smart City. Semua kegiatan di kota ini akan terpantau lewat ruangan Manado Comment Center Cerdas. Sehingga, semua pejabat jangan jadi Gaptek (Gagap teknologi). Semua harus familiar dengan teknologi, dengan IT, dunia maya dan dunia tanpa batas ini," tandas orang nomor satu di Manado itu.Olehnya, Walikota GSVL minta ASN untuk bekerja profesional sesuai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) masing-masing. Jangan terpengaruh dengan situasi dan kondisi sekarang ini dalam penyesuian dengan struktur OPD baru di Pemkot Manado.
"Saya harap ASN di Pemkot Manado tidak usah terlalu menguatirkan dengan adanya penyesuaian struktur OPD baru di jajaran pemerintah Kota Manado. Silahkan bekerjalah dengan profesional dalam melayani masyarakat di Kota Manado," ujar GSVL mengingatkan.Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut, selain Walikota GSVL ikut dihadiri Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado yang juga Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof DR Ny Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA. Tampak hadir pula Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, dan para kepala Perangkat Daerah Kota Manado(jose)

POLISI SELIDIKI DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN MASJID JAKPUS ATAS LAPORAN MASYARAKAT

METRO MANADO-Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pembangunan masjid Wali Kota Jakarta Pusat. Penyelidikan dugaan korupsi ini berdasarkan adanya laporan masyarakat. "Ada masukan dan laporan. Kadang laporan-laporan itu berupa surat. Yang aktif kalau saya lihat selama ini dari LSM. LSM suka sekali memberi masukan dan masukan itu ditindaklanjuti biasanya dengan penyelidikan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017). Boy mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mencari fakta-fakta ada tidaknya unsur kerugian negara dalam pembangunan masjid tersebut. Masjid itu dibangun pada tahun anggaran 2010 dan 2011. "Indikasinya lagi dicari, indikasi berupa fakta yang mengarah ke tipikor. Penggunaan anggaran apakah ada penyalahgunaan wewenang, itu yang dicari," ujarnya.
Penyelidikan dilakukan dengan memanggil sejumlah pihak terkait. Penyidik menurut Boy juga akan memanggil saksi ahli seperti ahli konstruksi dan teknik sipil guna memperkuat konstruksi dugaan tindak pidana. "Kaitan aspek biasanya dari ahli yang menentukan, misalnya ahli konstruksi, penyidik akan mengundang keterangan ahli di bidang teknik sipil yang paham di bidang konstruksi," ungkapnya.
Menurut Boy, belum diketahui siapa yang bertanggungjawab atas masalah ini. Namun, pembangunan masjid itu dilakukan dalam dua periode kepemimpinan wali kota."Belum tahu siapa yang bertanggung jawab. Yang jelas ada dua periode wali kota saat itu," ujar Boy. (idh/fdn/metro)