Berita Populer

HARGA KOPRA ANJLOK, MANGINDAAN ANGKAT BICARA


METRO BITUNG-Sengsara berkepanjangan masih dirasakan oleh para petani di Kota Bitung, tatkala harga kopra yang merupakan bahan utama minyak kelapa tak kunjung berubah, harga Kopra malah semakin merosot.

Sengsara tersebut diungkapkan oleh Piter Muhani, satu di antara petani kelapa Pulau Lembeh Kota Bitung pada saat digelar Reses oleh  Wakil Ketua MPR RI Evert Erens Mangindaan. Bertempat di Kelurahan Winenet Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, tepatnya di kediaman salah satu Caleg Demokrat Denny Lumintang, Kamis (15/11/2018)


Kata Muhani, jika demikian tidak ada perubahan harga maka kelapa-kelapa akan ditebang karena tidak bernilai lagi. Menurutnya hal ini sudah tidak tertahankan oleh mereka, karena ini sudah berkepanjangan dan belum juga ada solusi dari pemerintah Kota maupun Provinsi.


Menurutnya, harga kopra menurun sampai 3800/kilo akibat pasokan kopra dari luar," saya tau persis ada pasokan kopra dari luar, saya mohon pemerintah peduli kami, kasihan kami petani saat ini menangis akibat harga yang jauh turun," Katanya.


Menanggapi keluhan petani Mangindaan mengatakan, Persoalan ini harus ditangani, bagaimana harga kopra itu bisa stabil lagi, tidak persoalan kalau ada Kopra dari luar daerah yang masuk yang penting Kopra dari Sulut maupun Bitung terbayar dan harganya bisa naik," masalah ini akan saya sampaikan kepemerintah Daerah dan Provinsi dan  juga ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian," ujar Mangindaan yang juga Plt Ketua DPD Partai Demokrat.


Dirinya berharap harga kopra di daerah ini bisa secepatnya kembali normal sehingga tidak berdampak terlalu lama pada petani kelapa khususnya Sulawesi Utara.


Turut hadir dalam kegiatan Reses, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bitung, Jacky Ticoalu bersama sejumlah pengurus dan kader. (Ivan)










TAHUN DEPAN KEPALA NEGARA CTI KEMBALI BERNOSTALGIA DI MANADO




METRO MANADO.  Sulawesi Utara bakal semakin dikenal di dunia. Pasalnya keberadaan gedung sekretariat Coral Triangle Initiative (CTI) yang kberlokasi di kawasan Grand Kawanua International City (GKIC) Manado akan dioptimalkan fungsinya.


Direktur Eksekutif Sekretariat CTI yang baru Hendra Yusran Siry menyambangi Gubernur Olly Dondokambey, SE di Kolongan, Minahasa Utara, Kamis (15/11/2018) sore untuk mengutarakan hal tersebut.


Yusran yang menggantikan Direktur Eksekutif CTI yang lama Widi Prayitno ini meminta dukungan Gubernur Olly agar program pengelolaan terumbu karang dunia yang dipusatkan di gedung futuristik berbentuk bola dunia yang menjadi sekretariat bersama 6 negara anggota CTI yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini dan Solomon Island ini berjalan lancar.


Gubernur Olly menyambut baik kedatangan pihak CTI yang ingin mensupport program Pemprov Sulut termasuk melibatkan teknokrat dan stakeholders untuk bekerja sama dalam pengelolaan sumberdaya hayati laut - terumbu karang dan konservasi pesisir dan laut.


Sekretariat CTI menunjukkan keterlibatan langsung Sulut dan juga Indonesia dalam pengelolaan kekayaan dan keanekaragaman hayati laut yang menjadi perhatian dunia saat ini.


Gubernur Olly juga mendukung rencana CTI mengadakan kegiatan MICE berupa pertemuan-pertemuan, simposium dan seminar internasional tentang terumbu karang termasuk kegiatan internasional yaitu peringatan 10 tahun berdirinya CTI yang akan menghadirkan 6 kepala Negara.  Sebelumnya, pada Mei 2019, para menteri negara anggota CTI juga berencana melakukan pertemuan di Sulut.


Pertemuan ini turut dihadiri Nora Ibrahim, Deputy Executive Director Program Services (Malaysia); Gregory Bennet Technical Program Senior Manager (Solomon Island); Janet Polita Communication and Information Manager (Filipina), Tim Kemenlu RI, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ronald Sorongan dan Kepala Biro Perekonomian & SDA Franky Manumpil. 


Terima Penghargaan Natamukti 2018, Mantiri Katakan Ini


METRO BITUNG-Pemerintah Kota Bitung menerima penghargaan Natamukti karena dianggap berhasil memasarkan dan mendorong peningkatan kualitas serta membangun ekosistem di daerah.

Piala Natmukti 2018 diserahkan Menteri Koperasi dan UKM A.A.G.N Puspayoga diterima Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri di Tangerang Selatan, Kamis (15/11/2018).

“Juga dalam rangkaian acara Indonesia City Award 2018 yang dirangkaikan dengan Gebyar UKM Zaman Now," kata Mantiri.

Lanjut Mantiri, sebagai penggerak roda perekonomian di Indonesia Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi perhatian pemerintah dan lembaga imternasional saat ini,"Ekosistem UMKM yang kondusif hanya bisa dicapai dengan kontribusi serta peran pemerintah daerah dalam mendukung UMKM menjadi pilar pendorong utama ekonomi lokal," katanya.

(Ivan)

NOORTJE VAN BONE OPTIMIS DEMOKRAT “LANJUTKAN” KETUA DPRD MANADO 2019-2024


METRO MANADO-Target atau capaian kursi pada Pemilihan legistalif tahun 2019 mendatang, Partai Demokrat tetap pada pernyataan awal yakni meraih kursi sebanyak-banyaknya di DPRD Kota Manado. Hal ini ditegaskan Ketua Partai Demokrat Kota Manado, Noortje Henny Van Bone kepada wartawan diampingi Lilly Walandha. SE. MBA, bertempat di kantor DPRD Manado, Rabu (14/11/2018) sore tadi.

Menurutnya, jika banyak kalangan berpendapat, bahwa perubahan politik di Manado akan membuat partai demokrat menjadi kecil, maka hal itu katanya tidak benar.

Dikota manapun, politik setiap detik bisa berubah, hanya saja semangat juang para kader di setiap partai, khususnya Demokrat Manado tetap solid dan optimis menunggu datang tahun politik 2019.

“Kita sudah sangat siap menunggu Pileg 2019. Line Up kami disetiap Daerah pemilihan (Dapil) di Kota Manado memiliki semangat juang yang tinggi dalam segala aspek,”kata Van Bone.

Dia kemudian merujuk pada era politik yang sedang berjalan, bahwa partai demokrat memiliki 9 kursi di DPRD Manado, dan Sembilan kader itu tetap memiliki semangat untuk mempertahankan kursi mereka masing-masing.

“Kita tidak sedang mengecilkan partai lain. Tapi kita sedang berbicara soal fakta. Bahwa ada 9 kader demokrat terbaik yang sedang menempati kursi di DPRD Manado, dan mereka semua tidak ingin kehilangan kursi mereka masing-masing.

Selain itu kita masih punya kader-kader baru yang tidak kalah hebatnya. Merekapun ingin merebut kursi di DPRD Manado. Jadi target yang sudah kami sampaikan beberapa pekan lalu tidak berubah. Terutama Ketua Dewan. Itu tidak muda lepas dari partai demokrat. Saya dan seluruh kader partai demokrat akan berjuang untuk mempertahankannya serta melanjutkan status Fraksi Demokrat yang kini memegang tampuk Ketua di DPRD Manado,”tandas Van Bone.(jose)

RANPERDA TIBUM BAKAL MASUK HINGGA WARUNG KECIL


METRO MANADO-Rancanagn Peraturan Dearan (Ranperda) Ketertiban Umum (Tibum) bakal mengatur soal penjualan minuman keras lewat warung-warung kecil. Demikian ditegaskan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tibum Syarifudin Saafa kepada sejumlah wartawan, bertempat di kantor DPRD Manado, Rabu (14/11/2018) sore tadi.

Menurut Saafa, penegasan mengenai peraturan soal penjualan minuman keras di warung-warung kecil, tidak bermaksud untuk melemahkan pengusaha atau pemilik warung kecil yang menjual minuman keras, tetapi lebih mengarah kepada pengaturan guna menghindari terjadinya penyalahgunaan minuman beralkhohol.

Dia kemudian mencontohkan, bahwa warung kecil penjual minuman keras diharuskan memiliki izin dari Pemerintah Kota Manado atau pihak kepolisian.

“Lihat saja nanti jika Ranperda selesai dibahas dan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda). Jadi kewajiban setiap warung yang sudah mengantongi izin minuman beralkhohol harus mentaati penjabaran peraturan daerah. Sebagai contah adalah, si pembeli minuman harus berusia dewasa sebagaimana yang nantinya digambarkan lewat perda,”tegas Saafa.

Disisi lain kata Saafa, pemberian izin penjualan minuman beralkhohol nantinya, tidak bermaksud melangkahi tugas aparat yang berwenang.

”Jadi kita tidak bermaksud melangkahi tugas pihak terkait, Buktinya, walaupun dilarang, tetapi ada juga warung kecil yang menjual minuman beralkhohol. Jadi kita membuat aturan tetapi ada hal-hal yang tidak bisa dilanggar, termasuk yang mengkomsumsi alkhohol. Pokoknya kita lihat nanti. Yang pasti kita akan bikin supaya perda ini akan membuat masyarakat termasuk para pengusaha warung di kota Manado lebih aman dan nyaman,”tandas politisi PKS ini.(jose)

MINAHASA UTARA KETAMBAHAN BRIGADE ALSINTAN

Bupati, VAP, Mencoba Tracktor Pertanian


METRO MINUT.  Perjuangan Bupati Kabupaten Minahasa Utara, Vonny Aneke Panambunan, STh. di Kementrian Pertanian RI akhirnya berbuah manis dengan bertambahnya bantun 10 Unit Tracktor untuk memperkuat Bigade Alsintan di Minut.

Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pertanian memberikan peralatan pra panen berupa 10 Unit Traktor Roda 4, 20 Unit Hand Tracktor Roda Dua, 10 Unit alat tanam jagung dan kedelai , serta peralatan pembuatan bedengan atau Cultifator 25 unit.

Bahkan atas upaya Bupati VAP di Kementan RI,  maka Minahasa Utara telah dijanjikan akan ketambahan lagi 20 Unit Tracktor Roda Empat yang rencananya awal Tahun 2019 mendatang telah dikirim dari Jakarta, jelas, Vonny.

Ir. Wangke Karundeng, Kepala Dinas Pertanian Minut pada kesempatan ini di hadapan Bupati , Vonny Aneke Panambunan, memperkenalkan para penyuluh pertanian yang nantinya berperan penting atas keberhasilan sektor pertanian seiring bertambahnya alat pertanian yang baru. Penyuluh diberi target sasaran tanam dan luas tanam serta mengawal pertanian.

Bupati VAP, dalam arahannya kembali mengingatkan kepada kelompok-kelompok tani, dimana Brigade Alsintan dikelolah Distanak dengan sistem pinjam pakai kepada kelompok tani sesuai petunjuk dari Kementrian Pertanian.

Ditambahkan VAP, "Apa yang diperoleh saat ini semua karna Tuhan pe sayang, sehingga diketemukan dengan Mentri Pertanian, untuk majukan Minut." Bupati juga mintakan agar Kadis Pertanian,Wangke Karundeng, harus kerja keras memenuhi target pemerintah Pusat.

Para kelompok Tani diharapkan menggunakan betul-betul peralatan ini dengan sebaiknya, dan sesuai perjanjian bukan jadi milik sendiri dari kelompok tani tertentu saja, karena penggunaannya nanti akan didampingi Kejaksaan dan Kepolisian. (jansen)

KEDEPAN MINUT ANDALKAN TUMPANG SARI TANAMAN JAGUNG



METRO MINUT.  Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Penyuluhan akan mengembangkan model pertanian dengan sistem tumpang sari tanaman jagung.

Sistem tumpang sari tanan jagung dengan berbagai tanaman pangan lainnya menurut, Ir. Sisca Rumagit, Kabid Tanaman Pangan Distanak & Penyuluhan Kabupaten Minahasa Utara, merupkan bagian dari Program Pengkajian Desa Terpadu yang akan diterapkan Tahun 2019 mendatang di Minut.

Nantinya disamping tanam jagung akan  ada tanaman ditumpang sari seperti tanaman kedelai, padi ladang atau tanaman lain yang cocok sesuai kondisi tanah dan sosial masyarakat dimasing- masing daerah kecamatan.

Ir. Sisca Rumagit, Kabid Tanaman Pangan ( kedua kiri)

Suksesnya program ini sangat tergantung dari kerja keras para Penyuluh Pertanian yang ada ditiap kecamatan,   sebagai ujung tombak untuk pendampingan kepada petani diwilayah kerja masing-masing.

Sebagai wujud bentuk kolaborasi yang tak terpisahkan dengan Bidang Penyuluhan dibawah asuhan, Bonie Kanter. SST, selaku Kepala Bidang, maka dilakukan pembekalan dan shering pendapat antara para penyuluh dengan seluruh Bidang lingkup Distanak & Penyuluhan Kabupaten Minahasa Utara bertempat di Aula Serbaguna Kantor tersebut, (14/11-2018), yang dikemas dalam kegiatan " Penyusunan Programa Penyuluh Tingkat Kabupaten.

Kepala Dinas Pertanian, Ir. Wangke Karundeng, berkenan hadir dan membuka kegiatan ini sambil berharap ada terobosan dan shering pengalaman dalam memantapkan dan memajukan sektor pertanian di Kabupaten Minahasa Utara untuk meningkatkan kesejahteraan wagra Minut. (jansen)




PANSUS TIBUM PERTAJAM PEMBAHASAN RANPERDA KOMPARASI HASIL KONSULTASI


METRO MANADO-Panitia Khusus pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Ketertiban Umum (Tibum) DPRD Manado, pekan lalu melakukan konsultasi di Kemendagri Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan. Ketua Pansus, Syarifudin Saafa mengatakan, ada beberapa hal yang di sampaikan pihak kementrian.


"Hasil dari konsultasi pertama, pembuatan peraturan daerah tentang ketertiban umum, pihak pemerintah pusat telah mengeluarkan rujukan teknis aturan.

Salah satunya melalui Permendagri Nomor 54/2011 tentang Standar Operasional Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja," kata Saafa., Selasa (13/11/2018).

Menurutnya, pihak kementrian telah menjelaskan secara gamblang ruang lingkup ketertiban masyarakat yakni 12 tertib. "Yang kedua, dalam pembahasan ranperda seyogyanya menghasilkan ranperda yang jelas, sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan," tuturnya.

Selain itu, kata Ketua DPW PKS ini, diperlukan kearifan lokal (local wisdom) terkait dengan isi ranperda tersebut.

"Atas dasar itu, maka pansus akan terus melanjutkan pembahasan dengan eksekutif dan menyesuaikan dengan beberapa pokok-pokok pikiran yang didapatkan ketika melakukan kunjungan kerja," tutupnya.

Ditambahkan Wakil Ketua Pansus, perlu memang ditambahkan dalam dasar hukum Permendagri 54/2011 tentang SOP Sat Pol PP.

"Di situ digambarkan ada 12 tertib yang diatur," tambah Tampi yang adalah Ketua Fraksi PDI Perjuangan.
Diketahui Pansus Tibun telah dua kali melakukan konsultasi ke Jakarta guna mematangkan pembahasan Ranperda.(jose)

SEKOT MINTA GEMPITA BIKIN GERAKAN PERUBAHAN TERKAIT DISIPLIN ASN DAN THL


METRO MANADO-Tim Satuan Tugas (Sat-Gas) Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (Gempita) Pemkot Manado, Senin (12/11/2018) sore melakukan audance dengan Sekda Kota Manado yang baru Micler CS Lakat SH MH, bertempat di ruang rapat Sekdakot, Kantor Walikota Manado, Jalan Balaikota Tikala Manado.

Gempita yang dipimpin langsung Kepala Inspektorat Drs Hans Tinangon MSc dan didampingi Sekretaris Pengarah Gempita Steven Runtuwene S.Sos, menyampaikan beberapa hal mengenai berbagai kemajuan terkait disiplin ASN, sejak hadirnya Gempita.

Dijelaskan Tinangon, dengan hadrinya Tim Sat-Gas Gempita, secara perlahan telah membuat efek jerah bagi beberapa oknum ASN yang suka bolos saat jam kerja.

“Banyak laporan yang disampaikan Tim Sat-Gas Gempita baik ASN yang bertugas di kelurahan, sekolah maupun di SKPD lainnya,”ujar Tinangon.

Selain itu, Gempita juga melaporkan terkait kondisi Tenaga harian lepas (THL) yang bertugas di semua SKPD se-Kota Manado.
Hal itu kemudian ditanggapi Sekot Micler Lakat.SH. MH. Dia mengatakan, meskipun dirinya saat itu masih menjabat Assisten I, pihaknya ikut memantau kinerja Gempita. Itu sebabnya Sekot berharap, agar kinerja Sat-Gas Gempita harus terus ditingkatkan guna memberikan efek jerah bagi para ASN dan THL.

“Sidak yang dilakukan Tim Gempita sejauh ini sudah baik, tapi perlu ditingkatkan. Ingat para pegawai, tim sidak bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk mendisiplinkan pegawai yang tidak disiplin dalam kerja,” tegas Sekda Lakat.

Diapun meyakini, bahwa Gempita mampu bekerja untuk melakukan gerakan perubahan terhadap kinerja ASN serta THL di lingkup Pemkot Manado.

“Maju terus Tim Gempita. Terus ditingkatkan tugas sidaknya. Tiap tahun harus bikin gerakan perubahan untuk pegawai Pemkot Manado. Apalagi pesan Pak Walikota, kita harus bergerak cepat (mendisiplinkan pegawai),” ujar Sekda Lakat.

Salah satu gerakan perubahan yang perlu didisiplinkan kepada pegawai, khususnya kepada pejabat adalah soal kejujuran dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

“Contohnya yang harus dicermati adalah bahasa pamong. Kadangkala bilang ada ‘turun lapangan’, tapi tidak tahu ‘lapangan’ yang mana. Bahasa-bahasa pamong itu biasanya ditemukan di Kecamatan atau Kelurahan. Makanya dicek kebenarannya, apakah betul ‘turun lapangan’ atau justru ke tempat lain,” tegas mantan Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra ini.

Dan pesan lain untuk Tim Gempita, dalam melakukan sidak, harus dilakukan pagi dan sore.

“Sidak disarankan jangan cuma pagi, tapi juga sore usai makan siang sampai jam pulang kantor,” tandas pejabat senior Pemkot Manado yang belum lama dilantik menjadi Sekda Kota Manado ini.(jose)

MSPC BORONG GELAR DI AJANG BATTLE SOUND SYSTEM BONE BOLANGO. “SESAT” SEGEL KLAS 5.000 W

MSPC

METRO GORONTALO-Ajang Battle Sound System yang berlangsung di Bone Bolango Gorontalo, 9 hingga11 November 2018, seolah menjadi pertaruhan harga diri dua personil Tim Series Sound Audio Tech (Sesat) yakni, Made Astawa dan Sabar Sumino.

Pasalnya pada ajang yang digelar di megamas beberapa waktu lalu, Tim Sesat hanya mampu menempati urutan ke-3.
Itu sebabnya, Made Astawa dan Sabar Sumino dan sejumlah personil Sesat,  malakukan pembenahan serta evaluasi sebelum bertolak ke Gorontalo.

Wartawan Metromanado yang melakukan pemantauan langsung ke markas Tim Sesat di kawasan perumahan Kilu Permai Manado, mendapati adanya perubahan yang sangat signifikan yang dilakukan Tim Sesat.

Tuning yang dilakukan melalui system Audio elektro yang kemudian di uji lewat Sound Level Meter (SLM) pada saat uji coba, menunjukan peningkatan Frekuensi meter yang melebihi capaian saat ,mengikuti lomba di kawasan megamas beberapa waktu lalu.

Itu sebabnya sebelum bertolak ke Gorontalo, Made Astawa dan Sabar Sumino bersama Tim Sesat optimis, bahwa dalam ajang Battle Sound System di Bone Bolango Gorontalo Tim Sesat bakal meraih kemenangan gemilang.

Hal itu terbukti, ketika dalam ajang adu Audio itu, Tim Sesat sukses mencatatkan nilai tertinggi dalam klas 5.000 Watt, sekaligus melengkapi sukses Minut Sound Player Community (MSPC) dalam kegiatan tersebut.

Diwaktu bersamaan, RRpro milik Hendra Taufik yang juga tergabung dalam MSPC mampu maraih nilai kedua terbaik dan KK Sound Ternate milik Muliadi Adi meraih ketiga terbaik di klas yang sama.

Yang lebih mengejutkan, untuk klas 10.000 Watt juga di menangkan MSPC lewat P-MAN Music Milik Sony Ngion.

“Sebelumnya, saya sangat yakin kalau Tim Sesat dengan Loga baru akan mampu nilai tertinggi. Kita melakukan Test lewat SLP yang tergolong pelit. Dan kami yakin SLP yang bakal digunakan pihak poenyelenggara berbeda dengan SLP milik kami.


Dan akhirnya. Terima kasih semua teman-teman Tim Sesat yang suidah ikut membantu kami,”ujar Made Astawa didampingi Sabar Sumino, Sonny Ngion, Hendra Taufik dan Adi Muliadi.


Prestasi gemilang yang ditorehkan Tim Sesat diajang  Battle Sound di Propinsi Gorontalo akhirnya menjawab semua spekulasi yang beredar sebelum lomba berlangsung.

Dengan kemenangan Tim Series Sound Audio Tech (Sesat) itu, ikut mengharumkan  MSPC sebagai Komunitas induk Sound yang berdomisili di Kabupaten Minut.

Sementara itu, Dasainer Tim Sesat, Sabar Sumino mengatakan, Komponenn serta beberapa perangkat yang digunakan “Sesat” sebenarnya tidak berbeda dengan komponen yang digunakan oleh Tim yang lain. “ Komponen yang digunakan lewat Power serta speaker sama. Hanya saja kita mungkin berbeda soal model box speaker.

Selain itu joki juga sangat berpengaruh untuk melakukan rekayasa supaya sound mengeluarkan audio yang bisa menggedor LPS hingga mengeleluarkan angka terbaik,”ujar Sumino kemarin, Minggu (11/11/2018).


Dalam ajang bergengsi itu, Tim Sesat hanya mengikutsertakan dua sound system, dan kedua sound tersebut  mampu meraih nilai terbaik.

Dari data yang diperoleh metromanado, untuk klas 10. 000 Watt juaranya aadalah P-Man Sound System milik Sonny Ngion, Sementara Victory Sound System milik Refly Kumayas di klass 5.000 watt juga meraih juara pertama.

“Kami Tim Sesat bernaung di bawah MSPC atau Minut Sound Player Community. Jadi sukses ini juga tak lepas dari peran serta MSPC. Dan untuk juara kedua di klas 5.000 watt juga diraih sound dari MSPC yakni RR Kema Sound System milik Hendra Kolowai,” tukas Sabar diiakan Refly Pangemanan, Made Sukawidya, Ardat, Sobirin, Willy serta personil lainnya. Battle Sound di Bone Bolango ini sendiri dihelat oleh Bone Bolango Audio System Community (BBASC) yang didukung HSSC (Hulondalo Sound System Community) serta disupport penuh pemerintah setempat dan Toko Fortino Audio Pro Manado.(jose)

DPRD PERTANYAKAN PELAYANAN BPN SOAL PENGURUSAN SERTIFIKAT




METRO MANADO-DPRD Kota Manado melalui Anggotanya Ronny Makawata mempertanyakan pelayanan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Manado yang sering dikeluhkan masyarakat.

Pasalnya, untuk pengurusan sertifikat tanah saja prosesnya sangat lama. Dikatakannya, pengurusan lama juga tak hanya pembuatan secara Program Nasional (Prona). mengurus “Saya mengurus sertifikat tanah itu sejak Februari. Tapi hingga November ini tidak ada progressnya. Saya cek di aplikasi mereka, berkas saya tak pernah jalan,” jelas Makawata, Senin (12/11/2018) di Manado.

Dengan begitu, dirinya menilai bahwa kinerja BPN Manado sangat buruk. Apa lagi melanggar instruksi dan perintah Presiden RI terkait pengurusan sertifikat tanah. “Instruksi dari Presiden RI Joko Widodo untuk pengurusan sertifikat tanah harus dipermudah. Bukannya diperlambat,” tandasnya.(jose).



NOVIE PAULUS, MAKIN DICINTAI PENDUKUNG SETIANYA


Novie Paulus ( tengah ) batik merah.


METRO MANADO,  Novie Paulus, salah satu anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara merupakan sosok yang sangat dekat dan berbaur dengan masyarakat di Minahasa Utara.

Seperti yang terpantau media ini, di kediaman rumah pribadinya  Desa Maumbi Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, Minggu ( 11/11-2018 ).  Tampak warga memadati seluruh sudut halaman rumah, Novie Paulus.

Bertepatan dengan HUT Ke 45, Novie Paulus, tepatnya Tanggal 9 November 2018 lalu, sekaligus peresmian rumah yang dilengkapi dengan kolam renang, sehingga kegembiraan dan ucapan syukur keluarga menjadi lengkap atas hadirnya warga dan para pendukung Novie Paulus sebagai Caleg dari PDIP yang akan bertarung pada Pileg Tahun 2019 mentang.

Salah satu pendukung setia, Temmy, mengaku tetap mendukung, Novie, pada Pemilihan Anggota DPRD Minahasa Utara untuk periode Ke Dua, diakui, Temmy, dirinya telah bersama dengan Novie sejak Pileg periode lalu dan berhasil mengantar Caleg kesayangan , Novie Paulus, sebagai anggota DPRD Minut saat ini.

Pendukung,  Novie, tidak saja datang dari Desa Maumbi  Kecamatan Kalawat, bahkan datang dari Airmadidi dan Kota Manado untuk memberi ucapan selamat sebagai bentuk dukungan moril. ( Jansen ).

PEMBAHASAN RANPERDA TIBUM. TEMPAT KOST DIDUGA JADI TEMPAT PROSTITUSI




METRO MANADO- Pembahasan Panitia Khusus Ketertiban umum dan eksekutif semakin seru, pasalnya, dalam draf Ranperda juga diusulkan untuk memasukan rumah kost sebagai salahstau target untuk digambarkan dalam ranperda, sehingga Sat-Pol-PP berkewajiban untuk melakukan razia ketempat-tempat kost dan tempat hiburan malam yang diduga menjadi tempat rpostitusi para kalangan tertentu.

Hal itu disampaikan Ketua Pansus Syarifudin Saafa, Jumat (10/11/2018) dalam pembahasan Ranperda Tibum bertempat di Ruang paripurna DPRD Manado.

"Termasuk prostitusi kita atur. Itu memang tak boleh. Kalau ada tempat hiburan diam-diam melakukan itu, maka bisa dicabut izinnya," kata Ketua Pansus Ketertiban Umum DPRD Manado, Syarifudin Saafa. 

Selain itu, hotel-hotel juga diusulkan untuk masuk dalam aturan untuk menjadi salah satu tempat dilarangnya kegiatan prostitusi. "Hotel-hotel juga seperti itu. Ini coba kita elaborasi secara lama. Tapi dipending untuk bahas selanjutnya. Karena butuh argumentasi kuat dari pemerintah," tuturnya.

Hal ini juga memang menjadi perhatian personel pansus, Roy Maramis. "Makanya saya beri masukkan kalau boleh tempat kos juga dimasukkan dalam poin terkait pasal yang menyangkut prostitusi," tandasnya. Sebab, menurutnya, saat ini bukan hanya hotel-hotel yang jadi tempat mesum, kos-kosan juga banyak. "Makanya diatur jelas dan pertegas dalam perda," pungkas Ketua PKPI Kota Manado itu. 

Hanya saja, untuk pasal tersebut belum terjadi kesepakatan sebab masih banyak pertimbangan, apalagi kalau hotel berbintang yang disidak bisa menyalahi aturan(jose)



KOMISI D INGATKAN PENGGUNAAN DAK SESUAI PERUNTUKAN

APRIANO SAERANG

METRO MANADO-Ketua Komisi D DPRD Kota Manado, Apriano Ade Saerang, telah mendapatkan bocoran besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Manado, yang mencapai Rp29 Milliar.

Dikatakan Saerang, angka ini terbagi untuk Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Berkebutuhan Khusus yang berada di bawah naungan Dinas Diknas Kota Manado.

“Saya memberikan apresiasi kepada ibu Deasy Lumowa yang mampu memperjuangkan kenaikan DAK. Walaupun sekarang beliau sudah di PU, tapi kita harus berterima kasih kepadanya karena ini buah pekerjaannya,” kata Saerang, Jumat (09/11/2018) di kantor DPRD Manado.

Meski demikian, Saerang berharap pemanfaatan DAK di tahun 2019 harus tepat sasaran sehingga dana tersebut, dapat memberikan dampak positif terkait pendidikan di Manado.

Disisi lain, Saerang mengingatkan kepada Kepala Dinas Pendidikan yang baru, agar dapat mengelolah dana tersebut sesuai program, karena DPRD secara kelembagaan akan terus memantau kinerja Dinas pendidikan.

“Saya yakin, jika kita benar-benar berniat untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak didik, maka sasaran penggunaan dana tersebut, akan terpakai sesuai kebutuhan pendidikan.”tandas Saerang(jose)

Allan, Warga Manembo-nembo Nyaris Tewas Kena Dua Tikaman

Allan Runtuwene (Korban) Terbaring Di RSUD Membo-nembo
METRO BITUNG-Kasus penikaman kembali terjadi di Kota Bitung, Kali ini korban seorang pemuda Allan Runtuwene (20) warga Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari, yang nyaris tewas dengan dua luka tikaman di bagian paha sebelah kiri dan paha sebelah kanan.

Menurut korban awalnya, dia bersama 1 orang temanya berada di salah satu rumah belakang Rumah makan Minang jaya Kelurahan Manembo-nembo, sedang duduk santai sambil main hp,"Torang ada 5 orang mar laeng so tidor, tinggal kita deng  tamang 1 da main-main  hp, tiba-tiba Rifky purba dengan Ricky rorong datang kong iko cabu piso langsung menyerang, kita lari ka dalam rumah mar jatung kong  dorang tikang di pala-pala, kita berusaha badiri ulang kong basambunyi di Wc," Ujar korban ketika ditemui media ini. Jumat (9/11/2018)

Saat dikonfirmasi Kapolsek Matuaril Kompol Ferry Manoppo membenarkan adanya kejadian tersebut. “Laporan sudah kami terima, saat ini korban sedang dirawat di RSUD Manembo-nembo, pelaku sudah kami ketahui dan sementara dilakukan pengejaran,” ungkap Kapolsek. (Ivan)

HASIL KONSULTASI PANSUS OPD MENGUNTUNGKAN DAERAH


METRO MANADO-Pansus revisi Perda pembentukan dan penyusunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar konsutasi di Kementerian PUPR, Kementerian Naketrans, Badan Penanaman Modal Nasional di Jakarta, Kamis (8/11/2018).


Menurut Wakil Ketua Pansus Sony Lela, konsultasi tersebut turut didampingi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga semua yang menjadi hasil konsultasi dapat didengar langsung oleh OPD terkait, sebagai bahan untuk diusulkan dalam revisi Perda perubahan tipelogi.


“Konsultasi diikuti langsung oleh badan dan dinas terkait yakni PMPTSP, Disnaker serta Dinas Perkim. Pansus dibagi menjadi dua kelompok dan kemudian mengunjungi tiga kementerian di Jakarta,” jelasLela.


Dari hasil konsultasi itu kata Lela. Pihaknya mendapat persetujuan dari kementerian terkait, guna melakukan perubahan tipelogi terhadap tiga OPD yang diusulkan dalam Ranperda.

“Kementerian menyetujui untuk dilakukan perubahan tipelogi. Sehingga akan ada penambahan bidang atau bagian yang disesuaikan dengan nomenklatur di kementerian terkait dan disesuaikan juga kebutuhan umum. Agar program dan anggaran senyawa dengan kementerian,” ujar Lela.

Ditambahkannya, sesuai usulan eksekutif, di tiga OPD terjadi peningkatan tipelogi dan penambahan bidan atau badan yakni di PMPTSP yang sebelumnya tipelogi C ke A, Perkim dan Disnaker yang awalnya B mengalami perubahan menjadi A.


“PMPTSP bertambahn 3 bidang sehingga akan berjumlah 7 bidang kerja. Sementara, Perkim dan Disnaker ketambahan masing masing 1 bidang saja,” ungkap Lela.

Politisi Partai Golkar ini pun berpendapat, perubahan tipelogi dan penambahan bidang atau badan di tiga OPD tersebut sangat dibutuhkan dan akan menguntukan Kota Manado.

“Ini adalah perjuangan kami sebagai Pansus. Karena kita ingin agar perubahan tipelogi di beberapa OPD bisa meningkatkan Dana Alokasi Khusus (DAU) Kota Manado. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat,”tandas Lela.(jose)

SAMBUTAN LURAH PANIKI DUA JERRIEL TUMIWA DI RUMAH DUKA KELUARGA KUMAJAS-MASINAMBOUW


METRO MANADO-Kematian adalah hal yang biasa, karena setiap manusia tidak akan mampu menghindari yang namanya kematian. Itu sebabnya dia berharap, Tuhan memberikan kekuatan,kemampuan serta pengharapan sejati bagi keluarga yang ditinggalkan.

Hal ini disampaikan Lurah Paniki Dua Kecamatan Mapanget Manado, Jerriel Tumiwa.SE,  dalam sambutan duka mewakili pemerintah Kota Manado, bertemoat di rumah duka dalam keluarga Kumajas- Masinambouw, Rabu, (08/11/2018), atas berpulangnya, Almarhum Johny Imanuel Kumayas yang tutup usia 65 tahun, 9 bulan, 8 hari.

Lewat sambutan tersebut, Tumiwa menyampaikan salam duka yang teramat dalam dari Walikota dan Wakil Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut. SE. M.SI. DEA dan Mor D, Bastian. SE.

"Ada salam duka yang teramat dalam dari Pak Walikota dan Wakil Walikota Manando,"papar Tumiwa.

Lanjut dikatakan Tumiwa, di pergntian musim yang sedang berjalan, masyarakat diharapkan dapat memperhatikan lingkungan, membakar material-material yang berpotensi berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk yang bisa menularkan penyakit tertentu seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria, yang produksi oleh nyamuk Aedes aegypti.

"Nyamuk berbahaya ini cenderung suka bermain di air yang bersih dan sekolah, terutama yang berada di sekitar sekolah dan rumah. Nyamuk ini suka berkeliaran di siang hari. Pada saat hinggap, tubuhnya tidak membentuk sudut 90 derajat,"jelas Lurah yang dikenl dekat dengan warga ini.

Selain itu, Tumiwa juga meminta agar masyarakat menjaga keamanan. Membantu pemerintah Kelurahan guna memastikan keamanan warga. Turut hadir mantan camat mapanget Danny Kumajas bersama ibu.(jose)

Hadiri Pemusnahan BMN Hasil Penindakan Bea dan Cukai Bitung, Mantiri Katakan Ini


METRO BITUNG-Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri hadir pada pelaksanaan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bitung (KPBBC TMP C) Rabu, (7/11/2018) di Kantor Dirjen  Bea dan Cukai, jl. D. S. Sumolang No.1, Bitung.


Mantiri mengatakan keberadaan Bea dan Cukai sangatlah penting dalam membangun ekonomi secara umum di era Globalisasi perdagangan dan investasi yang merubah sistem lalu lintas komoditas menjadi lebih bebas.


"Apalagi saat ini di ASEAN telah terbentuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membuta perdagangan komoditas antar negara menjadi legih fleksibel dan bebas," tutur Mantiri.

Menurut Mantiri, untuk tiba pada proses pemusnahan ini, Bea dan Cukai Bitung telah bekerja denga sangat baik sesuai dengan tahapan aturan yang berlaku sebagaimana tercantum dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 62/PMK.04/2011 tentang Penyelesaian terhadap barang yang dinyatakan tidak dikuasai, barang yang dikuasai negara, dan barang yang menjadi milik negara.


"Selaku Pemerintah kota Bitung kami sangat mengapresiasi kinerja Bea dan Cukai kota Bitung yang terus berkontribusi membangun bangsa lewat pengamanan dan pemungutan penerimaan negara dari kegiatan ekspor maupun impor," ujar Mantiri.

Adapun dalam kegiatan pemusnahan tersebut tercatat ada 26.599 botol Minuman Keras Ilegal dan 8.296.552 batang rokok ilegal dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp.4.531.467.000 dan nilai kerugian negara sebesar Rp.3.613.939.040 atas nilai pungutan cukai yang seharusnya dibayar.

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Dirjen Kekayaan Negara Sulawesi Utara, Sulawedsi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara Ferdinan Lengkong SH, Kepala Kantor PBBC TMP C kota Bitung Agung Riandar Kurnianto, Forkopimda Kota Bitung dan instansi terkait lainnya.

Bea dan Cukai Bitung Musnahkan Ribuan Miras Serta Rokok Ilegal



METRO BITUNG-Bertempat di halaman Bea dan Cukai Bitung digelar kegiatan penusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan KPPBC TMP C Bitung. Rabu (7/11/2018)


Barang kena cukai berupa, hasil tembakau ilegal dan minuman Etil Alkohol (Miras) dalam kurun waktu 2016 sampai dengan 2018, dengan rincian sejumlah 8.296.552 Batang hasil tembakau berupa rokok merek Blitz, 86, Plus, Gudang Semen, Am Max, NZR Mild, Energy, Mr Dj, Masster, Gudang Harum, Clove, Concer, Mc'Queen, Premium, Gess, Milenium, Nous, Brand Djati, Escobar dan 26.599 Botol minuman mengandung Etil Akohol merek Kasegaran, Segaran Sari, Selera Sari, Casanova, Carlo Rosi. Dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp.4.531.467 Juta. Dan nilai kerugian negara sebesar Rp.3.613.939.040 miliar.


Kepada sejumlah wartawan, kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bitung (KPPBC TMP C Bitung), Agung Riandar Kurnianto mengatakan, Modus yang dilakukan yaitu produk/barang tidak dilekati pita cukai.


"Modus pelanggaran dengan menggunakan pita cukai bekas hingga BKC menggunakan pita cukai palsu," katanya seraya mengungkapkan, barang bukti rokok selain dibakar, akan dibuang di tempat pembuangan akhir. Adapun pemusnaan barang sitaan milik negara adalah dengan cara dihancurkan menggunakan wheel roller.


Hadir dalam kegiatan pemusnahan barang sitaan tersebut, Dandim 1310 Bitung, Dansatrol Lantamal VIII Bitung, Wakil Wali Kota Bitung, Kepala Kanwil DJKN Suluttenggomalut, Kepala Kanwil Sulbagtara, Kapolres Bitung dan Kajari Bitung.