Berita Populer

WALIKOTA DAN WAWALI MANADO GSVL-MOR HADIRI PARIPURNA BUKA TUTUP MASA SIDANG TAHUN 2017/2018


METRO MANADO-Walikota Manado dan Wakil Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, Senin (22/01/2018) menghadiri Rapat Pripurna Dewan Prwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, dalam rangka penetapan pembukaan masa siding tahun 2017 dan pembukaan masa siding tahun 2018 serta penetapan Dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bertempat di ruang Paripurna DPRD Manado.


Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone didampingi Wakil Ketua dr Richard Sualang tersebut dihadiri langsung Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE. Dua Ranperda yang disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda masing-masing Ranperda tentang revisi retribusi Jasa Umum serta Ranperda retribusi perpanjangan izin memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA). Selain menetapkan dua Ranperda tersebut, dalam rapat paripurna juga menetapkan dua Peraturan DPRD yakni tentang kode etik dan tata beracara DPRD Kota Manado. Agenda lainnya terkait Program Legislasi Daerah (Prolegda) selang tahun 2018, serta laporan hasil reses ke-3 yang dilakukan pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado.


Dalam sambutannya, Walikota Vicky Lumentut mengapresiasi kinerja dan kerja keras DPRD Manado khususnya Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Ranperda. Diharapkan, dengan ditetapkannya kedua Ranperda tersebut, akan memberikan payung hukum bagi pemerintah dan masyarakat Kota Manado terutama dalam penagihan retribusi Jasa Umum dan perpanjangan izin memperkerjakan TKA di Kota Manado. “Terima kasih saya kepada mitra kerja DPRD Manado yang telah bekerja keras untuk melakukan pembahasan terhadap kedua Ranperda dengan baik dan lancar, sehingga saat ini bisa disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda.


Kedua Ranperda itu sangat penting dan strategis bagi pelaksanaan pemerintahan di Kota Manado,” ujar Walikota pilihan rakyat Manado tersebut. Dalam kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD Manado dalam penegakan aturan lalu lintas yang gencar dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Perhubungan.


“Terima kasih kami kepada DPRD Manado atas dukungannya bagi penegakan aturan lalu lintas. Dimana, sekarang ini melalui Dinas Perhubungan, kami sedang melakukan penggembosan bagi kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya, yang parkir diatas trotoar. Karena, trotoar dibangun khusus untuk pejalan kaki,” tandas Walikota Vicky Lumentut.


Olehnya kedepan, tambah orang nomor satu di Manado itu, bagi kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas akan ditempelkan stiker. Selain itu, kendaraan tersebut akan diderek ke suatu tempat dan diberikan kesempatan pemilik kendaraan untuk mengambil dengan membayar denda.


“Saya memberikan peringatan bagi kendaraan dinas milik pemerintah Kota Manado yang parkir sembarang akan ditarik. Karena, dalam operasi yang dilakukan Dishub, masih banyak kendaraan plat merah baik dari Provinsi maupun kabupaten kota lainnya di Sulawesi Utara yang kita berikan peringatan,” pungkas Walikota Vicky Lumentut.


Persetujuan DPRD Manado terkait dua buah Ranperda yang diajukan Pemkot Manado, ditandai dengan penandatanganan Berita Acara yang dilakukan Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone dan Wakil Ketua Richard Sualang bersama Walikota Vicky Lumentut disaksikan para Ketua Pansus dan Wawali Mor. Tampak hadir dalam rapat paripurna tersebut, Dandim 1309 Manado Letkol Inf Arif Harianto, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Drs Rum Dj Usulu, para Staf Ahli Walikota, para Asisten, kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah se-Kota Manado.(jose)


DPRD MANADO GELAR PARIPURNA PENUTUPAN MASA SIDANG TAHUN 2017 DAN PEMBUKAAN MASA SIDANG 2018


METRO MANADO-Dewan Prwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, Senin (22/01/2018) menggelar rapat peripurna dalam rangka penutupan masa sidang tahun 2017 dan pembukaan masa sidang tahun 2018. Lewat siding paripurna tersebut, dilakukan penetapan Dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bertempat di ruang Paripurna DPRD Manado.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone didampingi Wakil Ketua dr Richard Sualang tersebut dihadiri langsung Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE. Dua Ranperda yang disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda masing-masing Ranperda tentang revisi retribusi Jasa Umum serta Ranperda retribusi perpanjangan izin memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA).


Selain menetapkan dua Ranperda tersebut, dalam rapat paripurna juga menetapkan dua Peraturan DPRD yakni tentang kode etik dan tata beracara DPRD Kota Manado. Agenda lainnya terkait Program Legislasi Daerah (Prolegda) selang tahun 2018, serta laporan hasil reses ke-3 yang dilakukan pimpinan dan anggota DPRD Kota Manado. Dalam sambutannya, Walikota Vicky Lumentut mengapresiasi kinerja dan kerja keras DPRD Manado khususnya Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Ranperda.


Diharapkan, dengan ditetapkannya kedua Ranperda tersebut, akan memberikan payung hukum bagi pemerintah dan masyarakat Kota Manado terutama dalam penagihan retribusi Jasa Umum dan perpanjangan izin memperkerjakan TKA di Kota Manado.


“Terima kasih saya kepada mitra kerja DPRD Manado yang telah bekerja keras untuk melakukan pembahasan terhadap kedua Ranperda dengan baik dan lancar, sehingga saat ini bisa disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda. Kedua Ranperda itu sangat penting dan strategis bagi pelaksanaan pemerintahan di Kota Manado,” ujar Walikota pilihan rakyat Manado tersebut.


Dalam kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD Manado dalam penegakan aturan lalu lintas yang gencar dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Perhubungan.


“Terima kasih kami kepada DPRD Manado atas dukungannya bagi penegakan aturan lalu lintas. Dimana, sekarang ini melalui Dinas Perhubungan, kami sedang melakukan penggembosan bagi kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya, yang parkir diatas trotoar. Karena, trotoar dibangun khusus untuk pejalan kaki,” tandas Walikota Vicky Lumentut. Olehnya kedepan, tambah orang nomor satu di Manado itu, bagi kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas akan ditempelkan stiker. Selain itu, kendaraan tersebut akan diderek ke suatu tempat dan diberikan kesempatan pemilik kendaraan untuk mengambil dengan membayar denda.


“Saya memberikan peringatan bagi kendaraan dinas milik pemerintah Kota Manado yang parkir sembarang akan ditarik. Karena, dalam operasi yang dilakukan Dishub, masih banyak kendaraan plat merah baik dari Provinsi maupun kabupaten kota lainnya di Sulawesi Utara yang kita berikan peringatan,” pungkas Walikota Vicky Lumentut.


Persetujuan DPRD Manado terkait dua buah Ranperda yang diajukan Pemkot Manado, ditandai dengan penandatanganan Berita Acara yang dilakukan Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone dan Wakil Ketua Richard Sualang bersama Walikota Vicky Lumentut disaksikan para Ketua Pansus dan Wawali Mor. Tampak hadir dalam rapat paripurna tersebut, Dandim 1309 Manado Letkol Inf Arif Harianto, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Drs Rum Dj Usulu, para Staf Ahli Walikota, para Asisten, kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah se-Kota Manado.(jose)

Pasca Bencana Angin Kencang Sekot Bitung Serahkan Bantuan


METRO BITUNG- Pemerintah Kota Bitung melalui Sekertaris Daerah Kota Bitung Audy Pangemanan menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang menjadi korban bencana alam angin kencang, Senin (22/01/2018), di dua lokasi berbeda di Kecamatan Matuari.

Bantuan diserahkan kepada Keluarga Dien Rawung yang berdomisili di Kelurahan Tendeki dan Keluarga Dodooh Naki di Kelurahan Manembo-nembo yang menjadi korban terpaan angin kencang sehingga rumah tempat tinggal mengalami rusak berat.


Dalam kesempatan itu, Pangemanan mengatakan program bantuan kepada warga, sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota.

“Dalam suasana apapun pemerintah harus hadir di tengah-tengah rakyat untuk meringankan beban mereka yang terkena bencana,” urai Pangemanan didampingi Kadis Sosial Steven Suluh.

Pangemanan juga mengingatkan setiap warga untuk mewaspadai bencana susulan sebagaimana laporan dari BMKG tentang bahwa cuaca ekstrem masih akan terus berlangsung hingga beberapa hari kedepan.

(Ivan)

JADI KHADIM DI GMIM ELIM MALALAYANG. PENATUA PAULA AJAK JEMAAT TAAT DAN SETIA DALAM PELAYANAN

PENATUA PAULA LUMENTUT-RUNTUWENE
METRO MANADO- Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA selaku Penatua Wanita Kaum Ibu (WKI) Wilayah Manado Malalayang Barat, Minggu 21/01/2017) menjadi Khadim dalam Ibadah di Gmim Elim Malalayang Satu.
Penatua Paula sapaan akrab Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) itu, tampak rileks ketika berjalan menuju mimbar gereja diiringi para Pelayan Khusus (Pelsus) di Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu. Dalam khotbah yang diambil dari Alkitab Daniel 1 ayat 1 sampai 21, Penatua Paula, mengurai tentang keberadaan Daniel dan kawan-kawannya ketika hidup sebagai orang asing di Kerajaan Babel. "Daniel memiliki intregitas sebagai orang percaya. Hidup kudus adalah panggilan Tuhan bagi kehidupan orang percaya dan Daniel telah memberi teladan bagi kita. Inilah yang dilakukan Daniel, ia berkomitmen untuk hidup kudus," ujar Penatua Paula yang baru saja terpilih sebagai Ketua Komisi WKI Wilayah Manado Malalayang Barat. Menurutnya, sebagai orang muda, bukanlah perkara yang mudah bagi Daniel dan kawan-kawannya untuk menajiskan diri dalam perkara-perkara duniawi. Namun, karena ketaatan kepada Allah yang mereka sembah menjadikan mereka mampu bertahan meskipun harus menghadapi resiko yang besar. "Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja, dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya," kata Penatua Paula, mengutip Alkitab dalam Daniel 1 ayat 8. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado itu, menegaskan komitmen yang ditunjukan Daniel dan kawan-kawannya di Babel untuk tetap setia kepada Allah, harus dimiliki setiap orang percaya. "Komitmen kita sebagai umat Tuhan untuk menunjukan ketaatan ditengah kehidupan modernisasi sekarang ini harus nyata. Terutama menghadapi berbagai tantangan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita harus selalu berpikir Cerdas dan tidak terpengaruh dengan situasi dan kondisi disekitar kita yakni pengaruh-pengaruh negatif," tukasnya. Ibadah yang berlangsung khidmat itu dihadiri ratusan anggota jemaat GMIM Elim Malalayang Satu.(jose)

WAGUB SULUT STEVEN KANDOUW MINTA PEMKAB TALAUD PRIORITASKAN PELAYANAN MASYARAKAT

METRO MANADO-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud diharapkan untuk memprioritaskan pelayanan terhadap masyarakatnya dalam berbagai sector..
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw saat tatap muka dan pembinaan dengan jajaran Pemkab Talaud di Pendopo Kantor Bupati, Melonguane, Sabtu (20/1/2018) siang.
"Rakyat Talaud perlu pelayanan pemerintah. Ada 109 ribu penduduk yang memerlukan pelayanan dari pemerintah," katanya.
Wagub kemudian Kandouw mengimbau jajaran Pemkab Talaud untuk selalu mengutamakan dedikasi, loyalitas, prestasi dan pengorbanan demi mewujudkan pelayanan prima.
"Marilah kita bekerja bersama-sama. Harus ada dedikasi, loyalitas, prestasi dan pengorbanan. Keempat hal ini harus dilakukan," ungkapnya.
Disamping itu, Wagub Kandouw juga mengingatkan ribuan ASN yang memadati ruangan pendopo untuk menghindari penyimpangan dalam menjalankan tugas.
"Hindari masalah hukum dalam pekerjaan. Lakukan pekerjaan berdasarkan aturan. Jangan sampai ada lagi ASN di Talaud yang mengalami masalah hukum," ujarnya.
Terkait pelaksanaan Pilkada yang bakal digelar pada 27 Juni 2018 di enam kabupaten/kota termasuk Talaud, Kandouw meminta seluruh jajaran Pemkab Talaud dan masyarakat untuk terus menjaga suasana kondusif demi lancarnya pelaksanaan Pilkada.
"Jagalah suasana yang kondusif ini agar agenda Pilkada dapat berjalan lancar," tandasnya.
Adapun pertemuan itu turut dihadiri Plt. Bupati Talaud Petrus Tuange, Sekkab Talaud Adolf Binilang, perwakilan Forkopimda, para pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Talaud.(jois)

SMK NEGERI 1 AIRMADIDI RAIH AKREDITASI “ A “

foto ilustrasi
METRO MINUT-Warga Minahsa Utara patut berbangga dengan kehadiran SMK Negeri -1 Airmadidi yang mendapat Akreditasi “A”  dari Lembaga Akreditasi Tingkat Sekolah Menegah / Kejuruan, sehingga standar dan kwalitas anak didik tidak kalah dengan sekolah lainnya yang berada di Kota besar.
Kepala Sekolah, Wenddy Onibala, S.Pd. MM. Saat dihubungi media ini dilokasi SMK Negeri 1 Airmadidi yang berada di jalur jalan SBY, membenarkan kalau sekolahnya telah selesai diakreditasi pada Tahun 2017 lalu.
Ada 5 Jurusan yang mendapat Akreditasi “ A” yaitu ; Jurusan Akuntansi, Jurusan TKJ,  Jurusan Otomotif Kendaraan Ringan, Kelistrikan, dan Tata Boga.  Namun ada satu jurusan yang hanya mendapat Akreditasi “ B “ , yaitu Jurusan Busana.
Ditambahakan Wnddy, SMK Negeri -1  Airmadidi menjelang dilaksanakannya Ujian Negara Berbasis Komputer, pihaknya telah menyiapkan 70 Unit Komputer yang siap digunakan saat UNBK nanti.  Ada 238 Siswa yang telah terdaftar sebagai peserta UNBK,  dan siap dilakukan Uji Coba pada Tanggal 30 Januari  mendatang yang dibagai dalam 3 Rombongan belajar. ( jansen )

TERJADI KECELAKAAN DI RUAS JALAN TRANS SULAWESI. MOTOR HANTAM MINI BUS

METRO MINSEL-Sabtu (19/01/2018) sekitar Pukul 12:15 Wita, terjadi kecelakaan di ruas jalan trans Sulawesi, tepatnya di ruas jalan Desa Popontolen (Pedoben) yang melibatkan sebuah kendaraan mini bus DB 1374 QF dan sebuah motor DB 2649 EM.

Kecelakaan tersebut berawal ketika mini bus dari arah Desa Matani hendak belok kearah kanan  memasuki Rumah, kemudian dari arah yang sama, motor yang dikendarai seorang pria tersebut menabrak mini bus tersebut tepat dibagian pintu sebelah kanan. Belum tau cerda yang menimpa pengendara motor, hanya saja terlihat agak memar dan kebiruan di bagian atas lutut sebelah kiri pengendara motor itu. Dari panatauan metromanado, korban pengendara sepeda motor langsung dilarikan ke Rumah sakit terdekat. Seorang petugas dari kepolisian langsung mengamankan 1 Unit Mini bus dan 1 unit sepeda motor.(Maykel Senduk) 


WALIKOTA MANADO GSVL BERSAMA IBU PAULA TERPILIH KETUA KOMISI GMIM WILAYAH MANADO MALALAYANG BARAT


METRO MANADO- Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA. Meski sibuk dengan berbagai urusan pemerintahan dan kemasyarakatan, namun orang nomor satu di Kota Manado itu, terus dipercayakan untuk menjabat beberapa jabatan gerejawi. Bersama sang isteri Penatua Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA yang menjadi Ketua Komisi Pelayanan Kategorial Wanita Kaum Ibu (WKI) Wilayah Manado Malalayang Barat, Walikota Vicky Lumentut juga dipercayakan sebagai Ketua Komisi Pelayanan Kategorial Pria Kaum Bapa (PKB) Wilayah Manado Malalayang Barat yang dilakukan Sabtu (20/01/2018) siang hingga sore tadi di GMIM El Manibang Malalayang. Sebelumnya, Walikota Vicky Lumentut dan Prof Paula, sapaan akrab sang isteri, terpilih sebagai Penatua Kaum Bapa dan Penatua Kaum Ibu di Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu, tempat keduanya bergereja. "Jabatan gerejawi yang dipercayakan Tuhan kepada saya dan isteri sekarang ini terpilih sebagai Ketua di masing-masing Komisi di tingkat Wilayah Manado Malalayang Barat, saya yakini sebagai bentuk panggilan dan tanggung jawab iman kepada Tuhan," ujar Walikota pilihan rakyat Manado tersebut. Olehnya, Walikota Vicky Lumentut berjanji tetap memfokuskan diri dalam pelayanan meskipun sehari-harinya harus menjalankan tugas memimpin Kota Manado. "Kami berdua akan membagi tugas kami dalam melayani Tuhan serta mengatur pemerintahan di Kota Manado termasuk isteri sebagai Rektor Universitas Negeri Manado," pungkas Walikota Vicky Lumentut.(jose)








DESA MAUMBI LAKUKAN TEROBOSAN INOVASI DESA

METRO MINUT-Dibawah kepemimpinan Djemmy Kalengkongan sebagai Kepala Desa, terus berindovasi dalam pengembangan taraf hidup warga Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, yang dikemas dalam " Invoasi Desa Kuliner Bakpao ".

Desa Maumbi telah terkenal dengan Kliner Khasnya yaitu Bakpao atau lebih dikenal dengan Biapong.  Disepanjang jalur jalan Utama Desa Maumbi  yang menghubungkan Kota Manado dan Kota Bitung, akan mudah ditemukan kios-kios penjual Biapong dengan berbagai varian rasa, mulai dari rasa Babi, rasa Ayam, dan Kacang telah tersedia.

Djemmy Kalengkongan, Hukum Tua Desa Maumbi, dijelaskan kalau di Desa Maumbi ada 25 Pengusaha Kuliner Bakpao, dan ada puluhan rumah dihampir setiap sudut jalan menjual Biapong dari hasil produksi 25 pengusaha Biapong.  Setiap Pengusaha Biapong dapat memproduksi 300 sampai 1.500 Biapong per pengusaha, kemudian ambil dan dijual kembali  oleh pengecer dimasing-masing Kios Biapong warga, bahkan ada yang menggunakan mobil hingga ke Kota Manado dan sekitarnya.

Jadi,  kalau dirata-ratakan setiap pengusaha memproduksi 700 Pcs Biapong kemudian di kalikan 25 pengusaha maka ada 17.500 Biapong setaip hari yang dihasilkan dari Desa Maumbi. Ditambahkan Djemmy, setiap pengecer  Biapong mendapat keuntungan Rp. 500 s/d Rp. 1.000 Per Pcs. Dengan demikian warga Desa Maumbi mendapatkan pemasukan antara Rp. 8.750.000 s/d Rp. 17.500.000,- setiap harinya.

Melihat potensi yang sangat besar seperti ini, membuat Kepala Desa Maumbi, Djemmy Kalengkongan, melakukan " Inovasi Desa Kuliner Biapong " yang akan dikembangkan mulai Tahun 2018 ini,  dengan akan dibangunnya sebuah  Pusat Kuliner Biapong diatas lahan pemerintah Desa Maumbi seluas 3.500 M2 di Jalan Ir. Soekarno, berdekatan dengan Kantor PDIP Propinsi Sulut.

Pusat Kuliner ini nantinya akan dikembangkan dan dkekelolah langsung oleh BUMDES atau Badan Usaha Milik Desa, mulai dari fasilitas Lapak atau Kios hingga pada Promosi dan Pengembangan produk Biapong itu sendiri, dengan meningkatkan desain kemasan hingga berbagai varian rasa yang baru, seperti : Rasa Abon Cakalang, Rasa Roa dan berbagai kombinasi lainnya.  Nanti dalam Pusat Kuliner Biapong, akan dibagi sesuai cita rasa dan selera masing-masing., akan dipisahkan yang Biapong Halal dan Non Halal.( jansen )

PEMKOT MANADO PERIKSA 504 MOTOR SAMPAH DI 11 KECAMATAN


METRO MANADO-Pemkot Manado melakukan pemeriksaan terhadap
kendaraan sampah jenis motor yang dibagikan kepada 504 lingkungan se-Kota Manado, Jumat (19/01/2018) pagi hingga sore tadi.


Kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut petunjuk Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE untuk mengamankan aset daerah motor sampah yang ada di masing-masing lingkungan. Pemeriksaan itu dilakukan di Kantor Camat pada 11 kecamatan dengan melibatkan tim pemeriksa yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu.


"Kegiatan pemeriksaan motor sampah ini merupakan bentuk pengawasan yang dilakukan Pemkot Manado terhadap aset-aset yang dimiliki khususnya motor sampah yang digunakan untuk meningkatkan layanan kebersihan kepada masyarakat Kota Manado," ujar Sekda Usulu, didampingi Asisten Pemerintahan Mikler Lakat SH MH dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos.


Menurutnya, Walikota Vicky Lumentut menaruh perhatian besar terhadap keberadaan motor sampah di lingkungan karena lebih memudahkan petugas kebersihan untuk menjangkau beberapa lokasi yang jauh dari jalan utama.


"Ini adalah bentuk kepedulian Pak Walikota terhadap kebersihan di Kota Manado terutama untuk menjangkau rumah-rumah yang selama ini tidak terlayani sampahnya oleh armada sampah. Makanya, pemeriksaan motor sampah ini sangat penting, untuk mengetahui kondisi motor sampah yang ada di masing-masing lingkungan. Berapa motor sampah yang masih baik kondisinya, berapa
yang kondisinya tidak layak lagi dan berapa motor sampah yang perlu perbaikan," tukas Sekda Usulu.(jose)

WALIKOTA GORONTALO MARTHEN TAHA RESMIKAN KANTOR PERWAKILAN DI MANADO

MARTHEN TAHA
METRO SULUT- Walikota Kota Gorontalo, Marthen Taha , SE, M.Ec resmikan beroperasinya Kantor Perwakilan Pemerintah Kota Gorontalo yang ada di Manado Propinsi Sulawesi utara pada akhir pekan, hari Jumat ( 19/01/2018 ).
Perwakilan Pemerintah  Kota Gorontalo yang berada di Kelurahan Tikala Kumaraka Kecamatan Tikala, sebelumnya hanya berupa rumah penduduk yang kemudian dibongkar dan dibangun kembali.  Saat ini Kantor yang berada diatas tanah milik Pemerintah Kota Grontalo seluas 500 M2 berkonstruksi 2 lantai tampak lebih cantik lagi dibanding dengan bangunan sebelumnnya, yang menurut Marthen Taha kondisinya saat itu sangat memprihatinkan.
Ditmbahkan Taha, Nantinya bangunan ini selain sebagai kantor perwakilan,  juga tak kalah pentingnya adalah sebagai Pusat Informasi tentang Kota Gorontalo baik dari aspek pemerintahan, kependudukan dan potensi yang dimiliki Kota Gorontalo,  akan disajikan ditempat ini buat siapa saja yang ingin mengetahui tentang perkembangan  Kota Gorontalo.
Juga disiapkan  fasilitas untuk nginap bagi Pejabat dan ASN  serta warga Kota Gorontalo yang bertugas di Manado dan sekitarnya.  Atau mereka yang akan transit melanjutkan perjalanan dari dan ke Kota Gorontalo.  Ditegaskan Taha, selama nginap di tempat ini tidak dipungut biaya, namun jika ada yang merasa peduli terhadap perawatan gedung ini, maka tidak dilarang juga  untuk membantunya.
Selain Kantor Perwakilan yang telah siap digunakan, juga akan dibangun Asrama Mahasiswa yang berlokasi di Kelurahan Kleak di Tahun 2018 ini, berkonstruksi 2 lanati.  Menurut  Mochtar Arsan , ST. Selaku Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, pembangunan Kantor Perwakilan ini bersumber dari APBD Kota Gorontalo Tahun 2017 dengan Total Rp. 1,4 Miliar.
Untuk kelengkapan Mubeler, penataan pagar dan taman, kata Mochtar, telah diplot pada anggaran Tahun 2018 ini,  termasuk ruangan pameran dibagian lantai dasar yang sengaja dirancang terbuka. ( jansen )

HADIRI KKR DI KELURAHAN SAROINSONG. VAP MINTA TIGA HAL INI DI AWAL TAHUN 2018

METRO MINU- Mengawali masa kerja Tahun 2018, segenap jajaran Pemerintahdan ASN lingkup Kabupaten Minahasa Utra memulainnya dengan beribadah yang dirangkai dengan Kebaktian Kebanguana Rohani ( KKR ) yang dipusatkan di Keluarahan Saroinsong Kecamatan Airmadidi selama 3 hari ( 18 s/d 20 /1).
Ibadah bersama yang dimulai sore hari ini (18/1),  dihadiri Bupati Minahasa Utara , Vonny Aneke Panambunan, Ketua Kejaksaan Negeri Minut, SekertarisDaerah, Ir. Jemmy Kuhu, MA dan para Assisten, Kepala SKPD dan seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Minut.
Pdt. Teddy Batasina, M.Th , menjadi saluran berkat pemberitaan Firman Tuhan yang dikutip dari Alkitab I2 Tawarih pasal 1 Ayat 9-11, yang inti pesannya adalah meminta Kebijaksanaan dan Pengertian dari Tuhan sebelum melakukan tugas di Tahun 2018 ini.
Selain memohon Pengertian dan Kebijaksanaan, oleh Bupati Vonny Panambunan menambahkan satu hal lagi,  yaitu ; Taat hingga akhir.  Jadi Tiga hal ini dianggap penting bagi seluruh pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sebagai pedoman dalam pengabdiannya pada Negara, khususnya di Kabuaten Minahasa Utara.
Kalau setiap Aparatur Sipil Negara di Minut,  Taat pada aturan,  terutama pada perintah Tuhan,  maka ganjarannya telah pasti, yaitu, Keberhasilan dan dianggap Beruntung dalam hidupnya. Jelas Vonnya Panambunan, saat diberi kesempatan membawahkan kesaksian pribadi atas penyerrtaan dan kasih anugerah Tuhan pada dirinya hingga di Tahun 2018. ( jansen ).

PANGEMANAN : UNTUK MENJADI KEPALA DAERAH ADA 5 HAL YG HARUS DILAKUKAN


METRO BITUNG-Ada lima hal penting yang harus dilakukan oleh Kepala Daerah, yaitu; Mensejahterahkan Masyarakat, Menciptakan Pelayanan Publik yang baik, Menjalankan Tata Pemerintahan yang baik, Meningkatkan daya saing daerah, dan Menjaga stabilitas Pemerintahan dan daerah.

Hal ini dikatakan oleh DR. Audy Pangemanan saat membuka Acara Bimbingan Teknis pembuatan SPT PPh Pasal 21 masa Desember 2017 dan Bukti Potong 1721-A2 bekerja sama dengan KPP Pratama Bitung yang bertempat di Balai Pertemuan Umum Kantor Walikota Bitung Sekretaris Daerah Kota Bitung. Kamis (18/01/2018)


Dilanjutkanya bahwa, 5 hal tersebut sangat penting apalagi saat ini kita sedang berada pada persiapan pemilihan kepala-kepala daerah," untuk menjadi kepala daerah yang baik harus melakukan hal-hal tersebut," kata Pangemanan.

Pangemanan menambahkan bahwa kegiatan Bimtek ini juga mampu menambah wawasan kita semua khususnya para Bendahara dan operator, bagaimana proses pembuatan SPT PPH Pasal 21 Masa Desember 2017 dan juga Bukti Potong 1721-A2 ini. "saat ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi kita untuk bertanya, bagi yang belum tahu atau masih memiliki persoalan atau pertanyaan bisa ditanyakan selama bimtek ini" tutur Pangemanan

Turut Hadir Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi dari KPP Pratama Bitung Bpk. Mardi Santoso bersama tim Kepala Badan Keuangan Drs. Albert Sarese M.Si., Asisten III, seluruh Bendahara tiap Perangkat Daerah.


Penulis : Ivan

Perayaan Adat Tulude Akan Digelar Kembali di Kota Bitung

Foto diambil pada pesta Adat Tulude tahun lalu

METRO BITUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung di bawah kepemimpinan Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomba, SE MSI dan Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri akan menggelar kembali acara adat Tulude. Pemkot Bitung saat ini tengah mematangkan persiapan pagelaran prosesi adat Tulude yang direncanakan digelar di Dermaga Satkamla TNI AL, pada Kamis (31/1/18) mendatang.

Hal ini dikatakan Kadis Pariwisata Victorine Lengkong ketika dikonfirmasi, Kamis (18/1/18), dilanjutkanya bahwa, pihak Pemkot telah melakukan rapat.

"Rapat bersama pengurus Ikatan Kerukunan Sitaro Sangihe Talaud (IKKSAT) terkait penentuan waktu dan tempat serta rundown acara. “Untuk teknisnya, Pemkot Bitung yang akan menjadi panitia kemudian bekerja sama dengan IKSSAT, yang jelas Dinas Pariwisata mendukung penuh kegiatan ini,” ujar Lengkong.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua IKKSAT Mohtar Parapaga membenarkan bahwa tanggal dan tempat pelaksanaan pesta adat Tulude sesuai dengan yang dijelaskan sebelumnya.

“Hanya saja, pagelaran pesta adat Tulude di tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena akan dirangkaikan dengan lomba Masamper,” cetusnya. Max Galatang salah satu pengurus IKKSAT yang juga panitia lomba Masamper tersebut mengatakan, untuk pelaksanaan lomba nanti telah dikonsultasikan dengan Walikota Bitung dan mendapat dukungan penuh. “Lomba Masamper ini nantinya akan memperebutkan hadiah dengan total nilai sebesar Rp70 Juta,” kuncinya.

Penulis : Ivan

HOREEEEEEEEEEEEEEE..! BUPATI VAP AKAN NAIKAN TUNJANGAN PERANGKAT DESA

METRO MINUT-Ini merupakan kabar baik untuk seluruh Hukum Tua dan perangkat di desa yang ada di Kabupaten Minahasa Utara,  Walau belum diumumkan secara sah oleh Pemerintah Minahasa Utara, namun kabar akan dinaikkannya Tunjangan Perangkat Desa telah memberi harapan yang besar.

Hingga saat ini, perangkat desa diliputi H2C atau Harap-harap Cemas, apakah akan ada kenaikan Tunjangan Perangkat Desa di Minahasa Utara.  Bahkan kecemasan ini telah berdampak terhadap semangat kerja perangkat desa, mulai dari Hukum Tua, BPD hingga Kepala lingkungan.  Pasalnya, seharusnya APBDes Tahun 2018  telah selesai dibahas dan ditetapkan pada Tahun 2017 lalu.  Namun, dengan belum adanya kepastian terhadap Pagu ADD Tahun 2018, membuat keraguan dalam menetapkan Program dan Anggaran Desa.

Hal ini diakui Kepala Dinas Sosial Serta  PMD Kabupten Minahsa Utara, melalui Kabid Pemdes, Endru Palandung.  Hingga saat ini, umumnya Desa belum memasukkan Perdes APBDes 2018., Barru ada 30 Desa yang telah memasukkan Perdes APBDes 2018, jelas Endru.

Ditambahkan Endru, sangat memaklumi atas kegelisahan para perangkat desa karena terkait Pagu ADD.  Menurutnya, ada kemungkinan besar Pagu ADD 2018 akan naik, akibat dari naiknya Tunjangan Perangkat Desa yang diusulkan menjadi Rp. 2,5 Juta dibanding tahun lalu hanya Rp. 2,2 Juta.  Namun ditekankan lagi, yang naik hanyalah Tunjangan Hukum Tua dan Perangkatnya serta BPD.  Sementara untuk Biaya Operasional Desa tidak ada kenaikan.


Untuk Dana Bagi Hasil Pajak, sementara dalam perhitungan bersama dengan Badan Keuangan Daerah, jadi belum dipastikan apakah akan ada kenaikan atau sebaliknya, jelasnya. ( jansen)

APEL KORPRI PERDANA JAJARAN PEMKOT MANADO. WALIKOTA GSVL MINTA ASN DISIPLIN DAN BERTANGGUNGJAWAB


METRO MANADO-Pemerintah Kota Manado, Rabu (17/01/2018), menggelar Apel perdana tahun 2018 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dilaksanakan di lapangan Sparta Tikala Manado.
Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu mengingatkan anggota KORPRI Pemkot Manado agar tidak menganggap apel KORPRI sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi sebagai bentuk disiplin dan tanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas sebagai abdi negara, abdi masyarakat.
"Momentum untuk memperbaharui semangat dan dedikasi kita dalam melayani masyarakat," ujar Walikota Vicky Lumentut. Lanjut dikatakan, sebagai aparatur pemerintahan dengan orientasi tugas melayani masyarakat, anggota KORPRI dituntut untuk meningkatkan kualitas kompetensi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mengimbangi intensitas kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. "Seiring perkembangan teknologi yang telah memberikan efek secara langsung terhadap seluruh aspek dalam kehidupan masyarakat, pemerintah dituntut untuk bisa responsif dengan kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa mengabaikan azas efektifitas serta kualitas layanan yang diberikan," tukas Walikota pilihan rakyat Manado itu, seperti dikutip Sekda Usulu.
Terkait program pro rakyat janji politik Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan, menurut orang nomor satu di Manado itu, telah tertata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado tahun anggaran 2018.
"Program-program prioritas pembangunan yang pro rakyat di Kota Manado, telah diagendakan melalui APBD Kota Manado tahun anggaran 2018, dimana program-program tersebut bermuara pada satu tujuan utama yaitu kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Manado," tandas Walikota Vicky Lumentut.
Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, jelas mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tersebut, harus mampu meningkatkan kemampuan teknis individual sesuai bidang tugas masing-masing. "Akan tetapi, kemampuan teknis yang baik saja tidak cukup, harus dibarengi dengan kemampuan berperilaku," tegasnya, seraya mengajak segenap anggota KORPRI Kota Manado untuk meningkatkan integritas diri dalam melaksanakan tugas. "Laksanakan tugas dengan orientasi kepentingan umum dan kepentingan masyarakat, bukan semata-mata kepentingan pribadi atau golongan," pungkas Walikota Vicky Lumentut. Apel KORPRI bulan Januari 2018 diikuti anggota KORPRI Pemkot Manado, para Asisten, kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Manado, dengan mengenakan pakaian seragam KORPRI.(jose/bcn)