Berita Populer

PATUARIAN NE MATUNGKAS SIAPKAN 2.500 KACAMATA GRATIS

Talkshow PNM di Gerjea GMIM Sion Matungkas

METRO MINUT.   Warga asal Desa Matungkas Kabupaten Minahasa Utara se JABOTABEK pulang kampung dalam rangka 50 Tahun Patuarian Ne Matungkas - PNM  ( perkumpulan warga Matungkas ) ditanah rantau, dengan membawah berbagai program untuk membangun Desa Matungkas Kecamatan Dimembe.

Menurut Kol. Pnb. Aldrin Mongan, ST. M.Hum. M.Han. selaku Ketua Panitia Patuarian Ne Matungkas se JABOTABEK Pulang Kampung, didampingi  Loesje Kiolol, A.M Ts. selaku Ketua PNM.  Ada berbagai kegiatan dan program yang dilaksanakan selang 12 s/d 22 Juni selama berada di Desa Matungkas seperti : Jalan Sehat, Bersih - berish Kampung, Donor Darah, KKR, Bansos, Talkshow dan Pengobatan Gratis.

Khusus pengobatan gratis, Panitia menerjunkan Tiem Dokter dari Propinsi Bali melalui Yayasan John Fawcett Fondation ( JFF ),  bersama -sama dengan Tiem Dokter dari RS Kandouw Manado.  Berbagi pelayanan pengobatan akan dibuka muali besok ( Selasa, 19/6-2018 ) yang dipusatkan di Balai Pertemuan Desa Matungkas.

Dijelaskan Mongan, salah satu target pelayanan adalah Pengobatan Mata mulai dari pemeriksaan mata, pemberian kaca mata gratisn sebanyak 2.500 kaca mata, hingga penggantian Lensa Mata lewat operasi mata dengan nilai seharga Rp. 8 Juta per lensa secara gratis.

Maka diharpkan warga Minahasa Utara dan Sulawesi Utara umumnya untuk datang ke Matungkas untuk mendapat pelayanan pengobatan gratis.  Bahkan Tiem Dokter yang ada, siap melayani Operasi Melahirkan dan olerasi ringan lainnya bertemapt di Balai Desa Matungkas yang telah disulap menjadi RS sementara..

Bagi warga sekitaran Minahasa Utara yang kesulitan transportasi, Panitia telah menyiapkan kendaraan Bus untuk jemput dan antar pulang kembali ke tempat masing-masing.  Hari ini, bertempat di Gereja GMIM Sion Matungkas, dilaksanakan Talkshow  dengan Thema : " Ketahanan Desa, Budaya dan Matungkas Bebas Narkoba " . ( jansen ).

JOSE ALEIN OPTIMIS, JERMAN MAMPU BANGKIT LOLOS KE 16 BESAR

JOSE ALEIN
METRO SPORT-Fans Juara Dunia Jerman dikejutkan dengan kekalahan lewat laga pertamanya di Piala Dunia 2018 Rusia. Namun hal itu tidak memastikan bahwa Jerman telah tersingkir dari hajatan sepak bola dunia empat tahunan itu.
Dari data yang dirangkum lewat berbagai media nasional maupun internasional, kekelahan sang juara bertahan dalam laga perdana Piala Dunia bukan baru terjadi di Rusia.
Sebut saja Spanyol, Prancis, Argentinaserta Itali. Tim-tim itu juga pernah mengalami hal serupa tetapi akhirnya mereka menjuarai Piala yang dulu disebut Julies Rimet.

Ditahun 1990 misalnya, Argentina sebagai juara bertahan juga dikalahkan Kamerun 0-1. Bukan hanya itu, sebelumnya Argentina juga takluk atas Belgia 0-1 di pertandingan penyisihan grup

Kemudian Spanyol yang adalah juara dunia 2010 di Afrika Selatan, dibabat Belanda 1-5 pada pertandingan pertama Piala Dunia 2014 di Brasil. Prancis pun mengalami hal yang sama, dimana pada pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2002 yang digelar di negaranya sendiri, mereka dipermalukan Senegal 0-,1. Parahnya lagi Prancis waktu itu juga dalah juara bertahan. Sama halnya dengan Itali yang dibungkam Senegal 0-1 di Piala Dunia 2002. Waktu itu, Itali juga adalah juara bertahan.

Menurut pengamat bola dunia, Jose Alein, kekalahan Jerman di pertandingan pertama adalah hal yang biasa, hanya saja, kekalahan Tim Panzer di pertandingan pertama belum pernah terjadi dalam sejarah piala dunia.

“Saya yakin, Jerman akan bangkit dengan kekuatan penuh dan mampu menjawab berbagai ocehan yang mucnul lewat berbagai pemberitaan serta sosmed. Saya percaya kekalahan Jerma di fase pertama grup menimbulkan kekecewaan bagi jutaan fans. Tapi, penyisihan grup belum selesai. Kita lihat nanti,”ujar pengemat bola yang lahir di Kota Manado ini.

Dia berharap, melawan Denmark pada pertandingan kedua, pelatih Jerman Joachim Low, memberikan kebebasan para pemain untuk berimprovisasi dilapangan, sebab dari pengamatan, pemainan Jerman saat mdenghadapi Meksico sangat monoton memainkan bola bawa, padahal Jerman memiliki pemain-pemain yang tinggi dan layak untuk memainkan bola atas.

”Permainan Jerman terlihat monoton. Terlalu focus permainan bawa, jika saja mereka memainkan bola atas, saat pertandingan lawan meksico tadi malam bisa berakhir lain. Tapi inilah Jerman. Mereka selalu percaya diri dalam setiap laga, sehingga tidak memperhatikan kecepatan lawan yang memanfaatkan kelengahan pemain belakang. Lihat saja palang pintu belakang Jerman Boateng yang menggiring bola hingga melewati lapangan tengah. Artinya pertahan Jerman sangat longgar sehingga dapat dimanfaatkan Meksico,”tandas Jose Alein,(ipoy)

Perayaan Idul Fitri Momentum untuk Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Wali Kota Bitung Bersama Wakil Wali Bitung Didampingi Istri

METRO BITUNG-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban menyatakan perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah di Kota Bitung menjadi momentum untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Bitung (15/06/2018).

"Perayaan Idulfitri tahun 2018 ini dapat kita jadikan momen untuk semakin memperat kebersamaan kita sebagai masyarakat Bitung yang cinta damai agar Kota Bitung yang kita banggakan ini semakin baik ke depannya, semakin maju dan berdaya saing untuk generasi yang akan datang," ujarnya

Dijelaskannya, 1 Syawal menjadi momentum untuk membangkitkan dan terus membangun semangat kebersamaan, persatuan, kekeluargaan diantara seluruh masyarakat Kota Bitung.

Wali Kota Bitung Saat Memberikan Sambutan

Wali Kota juga mengimbau kepada seluruh umat untuk bisa mengaktualisasikan nilai-nilai ibadah selama Ramadhan dalam kesehariannya.

"Ini menjadi kewajiban kita bersama bagaimana menjaga amanah Kota Bitung ini agar nilai-nilai keagamaan yang mampu kita cerminakan dalam ibadah kita sehari-sehari mampu kita aktualisasikan dalam mewujudkan Kota Bitung yang tertib yang teratur yang kondusif agar kesejahteraan bisa terwujud di Kota Bitung ," katanya.

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kota Bitung serta semua pihak yang sudah bekerjasama dan bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan ramadhan.


Sementara itu Wakil Wali kota Bitung Ir.Maurits Mantiri MM mengucapkan selamat menikmati waktu bersilaturahmi bersama sanak saudara kepada umat muslim di Kota Bitung.

"Selamat menikmati waktu bersilaturahmi dengan sanak saudara, dengan teman, dengan handai taulan, berbagi kebahagiaan, berbagi cerita, dan tentu saja berbagi rezeki," imbuhnya.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Bitung mengucapkan Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kefitrian kita semakin mempererat kesatuan dan persatuan dalam berbangsa serta berguna untuk membangun Kota Bitung ini ke depan," ujar Mantiri. (Ivan)

Lomba Dalam Rangka Yubelium, Ribuan Anak-anak Sekami dan OMK Padati Paroki Lembean

Fabian Kalo bersama Anak-anak Sekami Paroki Maria Ratu Para Rasul  Manembo-nembo. Foto : Ivan

METRO BITUNG-Dengan Tema "Betapa mulia namamu ya Tuhan di seluruh Bumi", Panitia Perayaan 150 Tahun masuknya Gereja Katolik di Keuskupan Manado, Paroki Santo Paulus Lembean menggelar berbagai lomba dihadiri oleh ribuan umat Katolik tingkat kevikepan tonsea terdiri dari 8 Paroki yaitu Paroki Laikit, Paroki Kokole, Paroki Manembo-nembo, Paroki Girian, Paroki Bitung, Paroki Watutumou, Paroki Airmadidi, Paroki Lembean, Jumat (15/06/2018).

Ketua Panitia Fabian Kalo, SIP, MSI, ketika dijumpai Media ini mengatakan, Hari ini kita mengadakan lomba walaupun sebelumnya dan setelah ini masi ada kegiatan-kegiatan lainya yang akan diperlombakan, kegiatan diadakan dalam rangka perayaan memperingatan 150 Tahun atau Yobelium  Gereja Katolik hadir lagi tumbuh dan berkembang di Keuskupan manado di tanah minahasa Sulawesi Utara (Sulut).

Ketua Panitia Fabian Kalo saat memberikan hadiah kepada salah satu peserta lomba gerak dan lagu yang berhasil menjawab pertanyaan. Foto: Ivan

"Kegiatan ini menghadirkan semua umat namun difokuskan kepada anak-nak Misioner (Sekami) dan Orang Muda Katolik (OMK) dalam kegiatan lomba, berupa lomba kor antar Paroki, cerdas cermat sejarah katolik tingkat sekami remaja dan OMK, tari tumetenden, gerak dan lagu, Lomba pidato bahasa tonsea, Lomba pendaraza Mazmur," Jelas Pria yang akrab dipanggil Ebi atau biasa memakai inisial populer FK, mantan pejabat pemerintah kota (pemkot) Bitung yang juga ketua 2 Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (LP3) Katolik Daerah (KD) Kota Bitung.

Menurut FK, tujuan kegiatan ini untuk mengembangakan minat bakat terhadap Anak-anak serta membangun kebersamaan dengan umat, membangun persaudaraan diantara sesama umat tapi juga dengan umat yang lain," 100% kita Katolik 100% Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di daerah kita terdapat beberapa jenis agama yang berbeda harus kita bisa hidup bersama dengan rukun dan damai selalu, bisa bersatu, saling menghargai, saling membantu dan saling mengasihi serta memperkaya dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dan keimanan masing-masing. Perbedaan tidak perlu dipertentangkan, tetapi dilihat dan dijadikan sebagai pembanding, pendorong, bahkan penguat dan pemurni apa yang dimiliki,"Tutup FK.

Kegiatan berlangsung sangat meriah dibuka dengan Misa pukul 8:00 Wita dan akan ditutup pada esok hari dengan Novena tingkat Kevikepan sekaligus Penerimaan Salib dan Obor Yubelium di Paroki Lembean.

Penulis : Ivan




Babinsa Koramil 1310 Bitung Hadiri Hut ke-91 Kelurahan Tewaan


METRO BITUNG-Kelurahan Tewaan Kec. Ranowulu Kota Bitung kemarin melaksanakan syukur HUT-nya yang ke - 91 yang dihadiri Babinsa Koramil 1310-01/Bitung Kelurahan Tewaan Serma Stif Bregman, (7/6/2018).

Acara HUT yang dirangkaikan dengan kegiatan Ibadah juga di hadiri oleh Camat Ranowulu Ibu Diana Sambiran, S.Ip. M,Ap, Kapolsek Ranowulu AKP Steven M, Ketua BPMJ Maranatha Pdt. Thelma Veronica B Antoni, S.Theol, Sekcam Ranowulu Bpk Samy, Lurah Kel. Tewaan Ibu Chrees Ketty, SE, Kepala seksi liturgi Gereja Katolik ST Yosep Pekerja Kel Tewaan Ibu Meiske Wuhon Baureh, Ketua jemaat gereja Pantekosta Smirna Kel Tewaan Bpk Samy Arnold, Ketua LPM Kel Tewaan bpk Reinhard Mundung, Para Pala dan RT Kel. Tewaan serta masyarakat Kel Tewaan lebih kurang 150 org.


Masyarakat Kelurahan Tewaan antusias menghadiri acara tersebut karena mereka bersyukur bisa merayakan HUT kelurahan mereka yang ke-91. Babinsa Kelurahan Tewaan Serma Stif memberikan apresiasi kepada pemerintah Kelurahan Tewaan karena selama ini hubungan antara Kel. Tewaan dengan Koramil 1310-01/Bitung telah terjalin cukup harmonis.

“Diharapkan kedepannya lebih mampu bersinergi untuk menjaga keamanan, agar terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif sehingga masyarakat bisa merasakan dampak tersebut," ujar Serma Stif.(**/Ivan)

Gembira, Walikota Bitung Salurkan Bantuan ke Kelompok Tani Kecamatan Matuari

METRO BITUNG-Wali Kota Bitung, Max Lomban menyalurkan bibit kelapa dalam kepada puluhan Kelompok Petani (Poktan) di Kelurahan Kumersot Kecamatan Ranowulu, Rabu (06/06/2018).
Bibit kelapa dalam itu merupakan bantuan Dinas Perkebunan Provinsi Sulut bekerjasama dengan Badan Penelitian Palma untuk 10 Poktan.
Dalam sambutannya, Wali kota mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih atas bantuan itu.
“Semoga bantuan ini dapat ditambah lagi, saya juga memotivasi kepada Poktan agar merawat bantuan ini sampai memiliki hasil,” kata Wali kota.
Dengan kondisi harga komoditi kopra yang anjlok, kata Wali kota, diaharapkan petani tidak kecewa, karena selain dijadikan kopra, kelapa bisa dijual utuh untuk diproses menjadi Virgin Coconut Oil (VCO).


“Kita punya pabrik VCO yang bisa mengolah 1.000 kelapa perhari, namun dengan bantuan ini, kita bisa mengganti kelapa yang sudah tua,” katanya.
Wali kota juga melaskanakan penanaman bibit kelapa dalam diikuti Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma Sulut, Ismail Max Kromo dan Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Bitung, Sony Wenas.
Selain bibit kelapa dalam, Wali kota juga menyerahkan uang Rp7 juta untuk pengolahan lahan 20 hektar, bibit kelapa dalam 24.000, Herbisida 400kg, pupuk 6.000kg dan kelengkapnnya.
Adapun 10 Poktan yang menerima bantuan itu adalah, Melati-Danowudu, Tumou Tou-Danowudu, Warug-Kumersot, Tamporok-Kumersot, Kinekes-Kumersot, Mekar Sari-Tewaan, Esa Genang-Tewaan, Muda Mandiri-Dua Sudara, Dua Matuari-Dua Sudara, Dembet-Apela Satu. (***/Ivan)

Hadiri Pekan Raya Pendidikan Sekolah GMIM, Ini Pesan Lomban


METRO BITUNG- Bertempat di Lapangan Kantor Walikota Bitung Wali Kota Bitung Maximilian J Lomban hadir dalam Pekan Raya Pendidikan Sekolah GMIM dalam rangka HUT Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen ke-187, Rabu (6/06/2018).

Dalam sambutannya Lomban mengatakan generasi muda Kristen adalah anugerah Tuhan yang akan menjadi wajah gereja dimasa depan, membentuk dan mempersiapkan mereka sejak dini dengan nilai-nilai agama dan lewat kegiatan yang positif adalah langkah dan upaya yang strategis demi hadirnya kader-kader muda kristiani yang dapat mewujudnyatakan harapan gereja dan bangsa di masa depan.

"terkait itu, saya berpesan kepada adik-adik siswa mulai dari tingkat SD, SMP, SMK/SMA dibawah naungan yayasan GMIM Dr. A.Z.R Wenas, agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai momentum yang tepat untuk menggali potensi dan talenta yang dianugerahkan Tuhan," kata Lomban.


Lanjutnya lagi dalam mengikuti kegiatan ini harus dengan menjunjung sportifitas tinggi serta berlomba dengan menempatkan rasa takut akan Tuhan sebagai dasar perjuangan sehingga, kompetisi yang dihadapi dapat dimaknai sebagai momentum yang memperkokoh kebersamaan, serta benar-benar tercipta untuk kemuliaan Tuhan.

Lomban berharap lewat momentum ini mampu menginspirasi para siswa untuk mengisi hidup dengan kegiatan positif dan bermakna, serta memotivasi mereka untuk menciptakan karya yang baik bagi Gereja dan bangsa."sehingga lewat karya dan gaya hidup yang ditunjukan dapat membuktikan bahwa generasi muda GMIM tidak mudah terjerat oleh tawaran dunia yang menyesatkan namun sebaliknya siap dipakai sebagai alat untuk kemuliaan Tuhan."

Kegiatan ini dihadiri pula oleh sekretaris BPMS Pdt. Evert Tangel S.Th, MPdk, Ketua Badan Pengurus Yayasan GMIM A.Z.R. Wenas Pdt. Hans Sumakul, M.Th, Kepala Kantor Agama Kota Bitung, Pemerintah Kabupaten/Kota di 7 Kabupaten/Kota Wilayah GMIM, Kadis Pendidikan Daerah Provinsi Sulut Dr. Grace Punuh M.Kes. (***/Ivan)

Kajari Bitung Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Wartawan



METRO BITUNG-Keluarga Besar Kejaksaan Negeri Bitung menggelar buka puasa bersama anak yatim dan wartawan biro Bitung, di lingkungan Kejaksaan Negeri Bitung.

Dalam sambutannya, Ariana Juliastuti SH, MH, Kajari Bitung menyampaikan, buka puasa bersama ini sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap tahun selain ingin berbagi kepada sesama ummat muslim, juga mempererat tali silaturrahim.

“Terima kasih sudah datang, tujuan acara ini untuk berbagi kepada anak-anak yatim piatu dan tidak mampu,” terang Juliastuti. Rabu (6/06/2018) pukul 17:00.

Acara buka bersama  ini dihadiri puluhan anak yatim dan tidak mampu dari Panti Asuhan Hidayatulah pimpinan Ustadz Sailfulsinto dan panti asuhan Almuhtadien pimpinan Muhammad Ali Murtadho.


Acara buka puasa bersama ini juga diisi ceramah oleh Ustadz Julianto Dunggio Spdi, dalam kesempatan itu ustadz menyampaikan hendaknya di saat berbuka puasa kita melakukan sunnah-sunnah yang berkaitannya dengannya. Agar buka puasa yang kita lakukan juga mendatangkan pahala. Bukan sekedar berbahagia karena dapat menikmati makan dan minum kembali,"Dianjurkan untuk membuka puasanya, tidak berlebihan, dan inilah sunnah yang sesungguhnya," ungkapnya.


Usai melaksanakan Bukber, selepas shalat Magrib, Ariana selaku Kajari Bitung didampingi pegawai Kejaksaan Negeri Bitung memberikan bingkisan untuk anak yatim,"Mohon ini diterima sebagai tanda peduli kami kepada sesama,” ujar Ariana sembari menyerahkan bingkisan yang disaksikan para wartawan yang turut diundang dalam acara tersebut.

Selain kepada anak Yatim, Ariana  juga memberikan tali asih kepada sejumlah wartawan yang biasa meliput berita di lingkungan Kejari Bitung.

Penulis : Ivan




Aparat Gabungan Bubarkan Aksi Demo di Pertamina Bitung


METRO BITUNG-Aksi demo depan Pertamina Bitung, ahli Waris Simon Tudus bersama elemen mahasiswa Sulawesi Utara, LSM, Ormas Waraney berhasil dibubarkan aparat gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP, Selasa (5/6/2018).

Demo digelar erdasarkan pegangan surat perintah eksekusi Pengadilan Negeri Bitung nomor 04/Pen.Pdt.Eks/2008/PN.Btg tertanggal 18 April 2018 atas sebagian lahan di Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Bitung, Ahli waris Simon Tudus, mendesak Pertamina Bitung membayar sewa terlebih khusus dalam kurun waktu 15 tahun belakangan ini karena Pertamina Bitung dituding melalaikan ahli waris yang sah dan dituding memakai tanah mereka tanpa ada itikad baik untuk membayar sewa tersebut.

Terpantau Media ini aksi demo dilakukan sejak pukul 09:00, sejumlah orator secara bergantian meminta Kepala Terminal BBM Bitung untuk hadir di hadapan mereka dan menjelaskan kepastian ganti rugi serta sewa atas lahan milik mereka namun tidak digubris yang menyebabkan massa kemudian terkonsentrasi di depan dua pintu utama.


Salah satu orator masih memberikan waktu sekira 5 menit bagi kepala Terminal BBM agar mau menemui mereka namun sampai batas waktu yang diberikan tidak juga terwujud. Akibatnya massa meringsek memaksa masuk dan berhadapan dengan barikade anggota Polisi, Satpol PP dan Kodim 1310/Bitung.

“Waktu Pertamina Bitung sekarang sudah selesai. Kami ahli waris Simon Tudus yang tergabung pada aksi ini tidak akan mundur satu langkahpun demi memperjuangkan hak kami sebagai ahli waris yang sah. Jika Kepala Terminal BBM tidak keluar, kita yang masuk kedalam,” teriak salah satu orator.

Dorong mendorong, aksi kejar-kejaran oleh petugas terhadap para orator kemudian terjadi dan truk Water Canon milik Polres Bitung masuk di tengah-tengah massa menyemprotkan air untuk membubarkan massa yang kemudian mundur ke salah satu Supermarket di depan terminal BBM.

Sejumlah pendemo akhirnya diamankan dan dinaikan ke mobil-mobil patroli dan diangkut ke Mapolsek Maesa untuk menjalani pemeriksaan namun ada juga beberapa pendemo yang diamankan kembali dilepas setelah diberikan teguran sejumlah pendemo kecewa ada yang mengaku mereka dipukul oleh petugas.


Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting SIK MH,  yang turun langsung dalama pengamanan demo tersebut ketika dikonfirmasi menjelaskan, Ini adalah objek vital dan wajib hukumnya dilindungi.

“Sejak sekira pukul 09.00 pagi mereka sudah melaksanakan pencegatan. Pada saat itu masih ditoleransi namun ketika mereka berusaha untuk masuk serta mendorong petugas terpaksa harus kami ambil tindakan tegas," ujar Kapolres.

Menurut Kapolres aksi demo tidak mengantongi izin namun masi ditolelir kerena awalnya masih berlangsung aman, dijelaskan juga bahwa pihaknya hanya menjaga kepentingan umum dan bukan hanya kepentingan satu usaha namun kepentingan seluruh Sulawesi Utara, "sudah banyak laporan akibat demo yang dilakukan sejak lalu distribusi BBM ke sejumlah wilayah Sulut terhambat hingga daerah Bolmong mulai mengkomplain karena belum ada pasokan BBM," jelas Kapolres.

Aksi demo berhenti pukul 13:30 Wita, Sementara itu, ada puluhan orang diamankan dalam pembubaran aksi itu dan ada juga nenerapa pemuda diamankan di Polres Bitung serta sisanya di Polsek Maesa.

Penulis : Ivan


Pemkot Bitung Raih WTP ke-7


METRO BITUNG – Pemerintah Kota Bitung dibawah kepemimpinan Wali Kota Max J Lomban dan Wakil Wali Kota Maurits Mantiri kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perihal Pengelolaan Keuangan tahun anggaran 2017, untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut.
Keberhasilan Pemkot Bitung meraih opini WTP, menyusul penyerahan penghargaan kepala BPK RI perwakilan Provinsi Sulawesi Utara, Tangga Muliaman Purba kepada Wali Kota Bitung Max J Lomban, yang didampingi Ketua DPRD Kota Bitung Laurensius Supit, di Aula kantor BPK-RI Perwakilan Provinsi Sulut, Manado, Senin (04/06/2018). “Apresiasi kepada BPK yang telah berkontribusi positif terhadap laporan hasil pemeriksaan, sehingga Pemkot Bitung mampu meraih gelar WTP ketujuh kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2011,” kata Lomban usai menerima penghargaan.


Dipaparkan Lomban, dari hasil pemeriksaan pengelolaan keuangan, hampir sudah sesuai dengan prosedur standar akutansi berbasis akrual dimana pemeriksaan dilakukan pada Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih. “Meskipun memang masih ada beberapa rekomendasi yang harus kita perbaiki lagi,” terang Lomban.
Terpisah, Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengatakan keberhasilan Pemkot Bitung meraih opini WTP ketujuh untuk tahun 2017, murni didasarkan pada upaya Pemkot Bitung, memperbaiki dan semaksimal mungkin meminimalisir kesalahan yang terjadi pada tahun sebelumnya. “Terimakasih kepada semua PD yang telah mengelola keuangan di APBD, dengan baik,” ujar Mantiri sembari menambahkan keberhasilan meraih opini WTP, diharapkan akan memberi dampak pada peningkatan kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Ivan)

Anggota Kepolisian Sektor Lembeh Dibacok Saat Bertugas



METRO BITUNG-Penganiayaan dengan menggunakan Senjata Tajam terhadap anggota Kepolisian Sektor Lembeh Selatan An. Bripka Younky Pinontoan yang sementara melaksanakan Tugas  yang dilakukan oleh pelaku yang bernama Faisal Budi, kejadian terjadi di Kelurahan Papusungan Lingkungan III Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung, Senin (4/06/2018) pukul 19:30.

Saat itu, seorang warga Yusuf Mudiahi mendatangi Polsek Lembeh Selatan melaporkan kepada Piket jaga yakni Bripka Yongky Pinontoan atas perbuatan penganiyaan Pemukulan yang dilakukan oleh lelaki Faisal kepada Saksi.  Menyikapi laporan tersebut Bripka Yongky Pinontoan dan Saksi mendatangi TKP serta Sesampainya di TKP tersebut Anggota Bripka Yongky Pinontoan segera mengamankan tersangka Faisal Budi yang pada saat itu sudah dalam kondisi mabuk, tiba tiba lelaki tersebut mengeluarkan Sajam Parang  dan mengarahkan ke tangan korban sehingga mengalami luka dibagian lengan sebelah kiri.

Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting SIK MH ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Masyarakat langsung menolong Bripka Yongky  dan membawanya ke Rumah Sakit, kemudian sebagian masyarakat bersama anggota polsek melakukan  pengejaran terhadap Pelaku," Pada jam 21.10 wita pelaku sudah diamankan di Perkebunan Kelurahan Papusungan dan langsung dibawa ke Polres untuk menghindari amukan warga yang tidak senang dengan perbuatan pelaku," jelasnya. (Ivan)



Penamatan Siswa SD GMIM 23 Girian, Tampi Ingatkan Orang Tua Dukung Anaknya


METRO BITUNG-Acara perpisahan dan penamatan, sebanyak 88 siswa dan siswi kelas VI A dan B tahun ajaran 2017/2018 SD GMIM 23 Girian berlangsung haru dan meriah dilaksanakan di halaman sekolah, Senin (4/06/2018) dimulai pukul 13:00.

Kepala Sekolah SD GMIM 23 Girian Novrieta Tampi S.Pd, dalam sambutannya didepan para wali murid mengaku sangat bangga dan gembira karena para siswa dan siswi kelas VI telah menuntut ilmu dengan baik disekolahnya untuk pengembangan ilmu pendidikan.

“Hal ini sangat perlu untuk proses pendidikan yang berprestasi,”tuturnya.

Sebagai kepala sekolah, dia juga berharap agar sekolah yang dipimpinnya dapat menjadi sekolah yang berkembang dengan memiliki banyak prestasi sehingga menjadi sekolah unggulan di Kota Bitung.


Iapun menyarankan sebagai umat yang percaya kita harus takut akan Tuhan karna takut akan Tuhan adalah permulaan pendidikan. Bagi siswa dan siswi yang akan lulus nanti, diharapkan Orang tua harus dukung anaknya untuk tetap lanjut sekolah dan jadilah orang yang hebat.

"Alangkah kecewanya saya kalau di antara ke-88 siswa/siswi ini ada yang tidak lanjut sekolah, kami guru sekolah di sini menerapkan pendidikan berdasarkan kasih, jangan sampai  putus di tengah jalan hanya karena tidak punya uang, sekolah tidak pungut biaya, kalaupun tidak punya uang untuk membeli sepatu, seragam, buku, dan lain-lain perlengkapan sekolah, datang dan temui saya di sekolah ini atau di rumah, meskipun ibu juga susah namun ibu pasti bantu," kata Kepsek sambil berlinang air mata.

Dalam kesempatan ini ia menjelaskan, ada beberapa yang perlu dipertegas kepada guru wali kelas dan para guru lainnya, yakni berfikir bagaimana agar anak-anak yang menimba ilmu disekolah dapat memiliki ilmu yang diajarkan. Hal ini tentunya dengan menerapkan sistem belajar dan mengajar yang baik.

Dia juga mengatakan bahwa acara perpisahan ini mendapat dukungan dari semua pihak sehingga terlaksana dengan baik.

“Tanpa dukungan dan kerjasama antara murid, guru dan orang tua murid tidaklah dapat kita rayakan acara ini,”pungkasnya.

Acara penamatan berakhir pada pukul 16:00. Dan Ke-88 siswa/siswi SD GMIM 23 Girian dinyatakan 100% lulus. Hadir dalam penamatan, guru-guru SD GMIM 23 Girian, serta Orang tua/wali murid.

Penulis : Ivan

DI TERIMA WAWALI MOR BASTIAN. PEMKOT MANADO RAIH OPINI WTP.


METRO MANADO-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) membrikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) mengenai laporan hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Manado tahun anggaran 2017.


LHP yang diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Drs Tangga M Purba, MM untuk Pemerintah kota Manado, diterima Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Ny Norce Van Bone, di aula BPK RI Perwakilan Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Senin (04/06/2018).


Penilaian opini WTP diberikan kepada Pemkot Manado, karena dinilai mampu menyajikan LKPD tahun anggaran 2017 secara baik. Bahkan, beberapa temuan yang menjadi rekomendasi BPK dalam LKPD tahun anggaran 2016 lalu, telah diperbaiki. Padahal, LHP atas LKPD Kota Manado tahun 2016 lalu, Pemkot Manado meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).


Penyerahan LHP BPK RI Perwakilan Sulut disaksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima antara Kepala BPK RI Perwakilan Sulut dengan para kepala daerah dan ketua DPRD 15 kabupaten/kota se-Sulut secara bergiliran. Wawali Mor dan Ketua DPRD Manado mendapat giliran pertama menerima LHP dari kepala BPK RI Perwakilan Sulut. Suasana tegang sempat muncul ketika Ketua BPK RI Perwakilan Sulut menyampaikan LHP dan memberikan opini pada masing-masing daerah.


“WTP yang kita raih kali ini tentunya merupakan kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran pemerintah Kota Manado. Dan tentunya juga, dengan dorongan dari Pak Walikota Vicky Lumentut dan kita tekadkan untuk merubah opini dari WDP menjadi WTP. Dan puji Tuhan itu boleh tercapai dengan baik,” ujar Wawali Mor.
Dengan hasil WTP yang diraih Pemkot Manado tersebut, Wawali Mor berharap seluruh Perangkat Daerah tidak berpuas diri dengan capaian rtersebut, sebaliknya harus mampu memacu semangat dan etos kerja untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dengan baik dan transparan.


Tampak mendampingi Wawali Mor, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, Kepala Inspektorat Kota Manado Drs Musa Hans Tinangon MSc, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Manado Johnli Tamaka SE, Staf Ahli Walikota Manado Drs Heri Saptono serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos.(jose)






KETUA DPRD NOORTJE VAN BONE TERIMA LKPD 2017. PEMKOT MANADO RAIH OPINI WTP


METRO MANADO-Ketua DPRD Manado Noortje Henny Van Bone bersama Wakil Walikota Manado Mor D Bastian, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Manado tahun anggaran 2017, memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Hasil pemeriksaan BPK terkait pengelolaan keuangan kota Manado itu, diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Drs Tangga M Purba, MM kepada Noortje Van Bone dan Mor Bastian, bertempat di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sulut, Jalan 17 Agustus Manado, Senin (04/06/2018).
Ketua DPRD Noortje Van Bone kepada Wartawan, usai menerima LKPD mengatakan, opini WTP yang diraih pemerintah kota Manado, disebabkan karena pengelolaan keuangan pemkot Manado dinilai baik.


Selain itu kata Van Bone, sejumlah temuan terkait LKPD tahun 2016 yang direkomendasi oleh BPK untuk diperbaiki, dapat diselesaikan dengan baik, sehingga hal itu juga ikut menjadi acuan, Bahwa pemkot Manado dianggap serius  memperhatikan pengelolaan keuangan.”Hal ini ikut menjadi mendongkrak nilai pengelolaan keuangan pemkot Manado hingga mendapatkan opini WTP,”UJAR Van Bone.

Lanjut dikatakan Van Bone, bahwa raihan WTP untuk Pemkot Manado kali ini, tentu tidak lepas dari kecerdasan sang pemimpin Kota yakni Pak Walikota Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastian. Selain itu katanya, peran DPRD selaku lembaga pengawas juga ikut menjadi penentu dalam perolehan opini WTP tersebut.


Penyerahan LHP BPK RI Perwakilan Sulut itu, ikut disaksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima antara Kepala BPK RI Perwakilan Sulut dengan para kepala daerah dan ketua DPRD 15 dari kabupaten dan kota se-Sulut, Ketua DPRD  dan Wawali Manado mendapat kesempatanpertama menerima LHP dari kepala BPK RI Perwakilan Sulut.

Suasana tegang sempat muncul ketika Ketua BPK RI Perwakilan Sulut menyampaikan LHP dan memberikan opini pada masing-masing daerah. “WTP yang kita raih kali ini tentunya merupakan kerja keras dan kerja cerdas seluruh jajaran pemerintah Kota Manado. Dan tentunya juga, dengan dorongan dari Pak Walikota Vicky Lumentut dan kita tekadkan untuk merubah opini dari WDP menjadi WTP. Dan puji Tuhan itu boleh tercapai dengan baik,” ujar Wawali Mor.

Dengan hasil WTP yang diraih Pemkot Manado tersebut, Wawali Mor berharap seluruh Perangkat Daerah tidak berpuas diri. Namun, akan memacu semangat dan etos kerja untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan secara baik dan transparan. Tampak mendampingi Wawali Mor, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, Kepala Inspektorat Kota Manado Drs Musa Hans Tinangon MSc, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Manado Johnli Tamaka SE, Staf Ahli Walikota Manado Drs Heri Saptono serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos.(jose)

DPK PKPI Bitung Adakan Syukuran Peresmian Sekretariat Baru

Ketua DPK PKPI Bitung Superman Gumolung bersama ibu Josephin Sondakh-Taroreh mantan Istri Walikota Bitung Hanny Sondakh melakukan pengguntingan pita peresmian rumah Hanson sebagai sekretariat PKPI

METRO BITUNG-Dewan Pimpinan Kota (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Bitung secara resmi menggunakan sekretariat baru yang beralamat di Kelurahan Madidir Weru Kecamatan Madidir, Sabtu (02/06/2018).

Pantauwan Media ini, sekretariat  yang baru dinamai Rumah Hanny Sondakh (Hanson), kegiatan peresmian diawali dengan ibadah syukur kemudian dilanjutkan buka Puasa bersama pengurus, kader dan simpatisan PKPI, sesepuh PKPI Bitung Arifin Dunggio, Ketua Bapilu PKPI Bitung Fabian Kaloh, Wakil Ketua Bapilu Alfred Mandak, 6 anggota DPRD Bitung dari Fraksi PKPI termasuk ketua DPRD Bitung Jeffry Supit, sejumlah anggota DPRD Minut dari PKPI Yuke Karuntu yang juga Wakil Ketua DPP PKPI Sulut bahkan dihadiri oleh beberapa tamu undangan anggota partai lain seperti Ridwan Mapaheda dan Hengky Honandar dari PDIP, Syam Panai dari partai Hanura.

Pada kesempatan itu  Ketua DPK PKPI Kota Bitung, Superman Boy Gumolung  dalam sambutanya mengatakan, dengan adanya sekretariat baru yang lebih representatif membuat kenyamanan dan kelengkapan kerja pengurus partai lebih baik lagi.

“4 Juni 2018, kita akan melakukan penyaringan dan penerimaan Calon Legislatif untuk Pemilu Legislatif di tahun 2019, Puji Tuhan sekretariat kita sudah siap,” ujar Gumolung Bersemangat.

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh ibu Josephin Sondakh-Taroreh yang merupakan istri tercinta dari sesepuh PKPI yang juga mantan Walikota Bitung Hanny Sondakh.

Penulis : Ivan

Hujan, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Pindah di Gedung



METRO BITUNG-Memperingati Hari Lahir Pancasila pemkot Bitung menggelar Upacara di lapangan Upacara Kantor Walikota Bitung. Namun upacara terpaksa dialokasikan di dalam gedung karena cuaca hujan.

Upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang awalnya  dilaksanakan di lapangan Kantor Walikota di pindahkan ke gedung tenis Walikota Bitung setelah  setelah Bendera Merah Putih dikibarkan. Jumat (1/06/2018)

Upacara di dalam gedung tersebut dipimpin oleh Maximiliaan Lomban dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan, Forkopimda Kota Bitung, DPRD Bitung, Para Asisten, TP-PKK Kota Bitung, Ketua DWP Kota Bitung, SKPD Kota Bitung, ASN Kota Bitung.



Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bitung membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo.Ia mengatakan bahwa peringatan hari lahir Pancasila setiap 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

“Marilah kita terus amalkan warisan mulia para founding father, ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, Negara manapun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bhineka dan majemuk, dan seringkali kemajemukan ini, juga dibayang-bayangi oleh risiko inteloransi, tidak bersatu dan tidak gotoroyongan.

“Saatnya kita berbagi pengalaman dalam bhinneka tunggal ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan, dan juga saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” ujarnya.

Untuk itu, atas nama seluruh masyarakat Indonesia, Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para founding father atas warisan luhur NKRI dan Pancasila.

“Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada generasi-generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Presiden RI juga mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan pancasila dalam keseharian.
“Semangat bersatu, berbagi, dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya. Selamat hari lahir Pancasila, Kita bersatu, kita berbagi, kita beprestasi," ujarnya.

Penulis : Ivan

WAWALI MANADO MOR BASTIAN PIMPIN UPACARA HARI LAHIR PANCASILA


METRO MANADO-Pemerintah Kota Manado, menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2018, bertempat di lapangan Sparta Tikala Manado, Jumat (01/06/2018), dan dipimpin Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA.


Upacara yang berlangsung khidmat ditengah teriknya matahari pagi itu melibatkan berbagai unsur dari Aparatur Sipil Negara (ASN), aparat TNI dan Polri, organisasi kemasyarakatan serta para siswa di Kota Manado. Kegiatan ini merupakan hajatan yang digelar secara Nasional di seluruh Indonesia didasarkan pada Surat Edaran yang dikeluarkan Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia nomor: B-365/M.Sesneg/Set/TU.00.04/05/2018 tertanggal 25 Mei 2018 tentang Penyelenggaraan upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2018.


Dalam surat tersebut juga dijelaskan mengenai ajakan untuk menyemarakkan hari lahir pancasila yang jatuh pada hari Jumat tanggal 1 Juni 2018 ini, dengan mengangkat tema "Kita Pancasila: Bersatu, Berbagi, Berprestasi".
Wawali Mor saat membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan selama 73 tahun, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya.


"Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Insya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia," ujar Wawali Mor. Lanjut dikatakan Presiden Jokowi, para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang telah duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. "Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar Negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur," tukas Presiden, seperti dikutip Wawali Mor.


Menurut Presiden Jokowi sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 17.000 pulau, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhineka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin," ujarnya.


Presiden Jokowi mengajak semua komponen masyarakat, tokoh agama, politisi dan jajaran aparat pemerintahan, anggota TNI dan Polri, para pekerja serta pelaku ekonomi, untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam kehidupqn sehari-hari.


"Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju Negara maju dan jaya," pungkas Presiden Jokowi. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Manado turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH serta para pejabat dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.(jose)


Turnamen Sepak Bola Kapolres Bitung Cup 2018 Sukses Digelar



METRO BITUNG-Turnamen Sepak Bola Kapolres Bitung Cup 2018 di Stadion Dua Sudara yang memperebutkan hadiah puluhan juta, sukses digelar. Selasa (29/05/2018)

Menurut Kapolres  AKBP Philemon Ginting SIK MH, salah satu upaya jajarannya untuk menunjang dunia olahraga Kota Bitung,“Juga sebagai ajang memberdayakan pemuda di Kota Bitung untuk menggemari olahraga daripada melakukan kegiatan yang mengarah ke tindakan negarif,” kata Kapolres kepada sejumlah Wartawan.

Ia berharap setelah turnamen para pemain tetap berlatih untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki. Sedangkan kepada tim yang gagal agar tidak berputus asa sebab kemenangan harus terus diperjuangkan.

"Dimasa mendatang turnamen seperti ini akan terus dilaksanakan guna membina bibit bibit olahraga sepak bola di Kota Bitung," jelasnya.

Kapolres Bitung Cup diikuti 18 club sepak bola se-Kota Bitung dengan menggunakan sistem pertandingan setengah kompetisi terbagi dalam enam pull yang berlangsung setiap hari. Dari 18 kesebelasan peserta, hanya 4 kesebelasan yang masuk babak semifinal dan berhak mendapat hadiah. Adapun hadiah yang diperebutkan selain piala bergilir, juga ada piala tetap dari Kapolres Bitung serta hadiah uang pembinaan sebesar Rp12.500.000 untuk juara pertama dan dimenangkan oleh Mane'e United melawan Bintang Samudera dengan skor 1-0  sedangkan Juara kedua mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp10.000.000, dimenangkan oleh Bintang Samudera, Juara ke tiga mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp7.500.00 dimenangkan oleh Nabati FC dan juara ke empat mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp 5.000.000 dimenangkan oleh Red Bull FC Manembo-nembo. Untuk pencetak gol terbanyak diraih Marcel Kemalketsu dari Club Mane'e United dan pemain terbaik adalah Rahman Kusuma dari Club Bintang Samudera


Dalam laga final sekaligus penutupan dan penyerahan hadiah dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Polres Bitung, Ny Drg Sylvia Philemon Ginting Sitepu, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Pemkot Bitung, Santhy Natalia Mamesah, Plt. Ketua ASKOT PSSI Kota Bitung, Marcel Tatuil, Wakapolres Bitung, Kompol Suharman Sanusi SIK bersama para pejabat utama dan personil Polres Bitung, Ketua Panitia Pelaksana, Hengky Tumangkeng.

Penulis : Ivan





DISPAR MINTA GEMPITA PANTAU TEMPAT HIBURAN MALAM DI BULAN SUCI RAMADHAN

JEIN BARANTIAN
METRO MANADO-Pasca pembekuan serta penyegelan sejumlah tempat hiburan malam di Manado oleh Dinas Pariwisata (Dispar), Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Manado Jein Barantian, SE, M.Si, meminta Sat-Gas Gerakan Masyarakat Pientar da Taat Aturan untuk melakukan pemantauan terhadap semua tempat hiburan malam, termasuk tempat pijat dan SPA di Kota Manado.

“Guna mendukung pemerintah, terkait surat edaran pembatasan jam oprasional tempat hiburan malam. Saya atas nama pemerintah. Ibu Kadis Lenda Pelealu selaku Kepala Dinas Pariwisata, meminta dukungan GEMPITA untuk memantau jam oprasional tempat hiburan malam selama bulan suci ramadhan. Jika menemukan ada Café, diskotik yang melanggar surat edaran segera laporkan ke Dispar. Dan kami segera menindaklanjutinya,”tegas Barantian kepada metromanado, Senin (28/05/2018) dikantor Dispar Manado.

Disisi lain katanya, pihak Dispar telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Sat-Pol-PP untuk ikut serta memantau oprasional hiburan malam.

“Manado adalah kota penyandang kota toleran, dan mendapat nilai tertinggi. Nah…penghargaan ini tentu harus dijawab dengan dengan system pemerintahan yang toleran yakni, menghormati setiap agama yang sedang menjalankan kegiatan keagamaannya, sehingga upaya Walikota dan Wakil Walikota DR.Ir GS.Vicky Lumentut SH. M.Si. DEA dan Mor D Bastian SE, meraih penghargaan kota paling toleran tidak menjadi sia-sia,”terang Barantian.

Diketahui, sebelumnya, Dispar telah membekukan oprasional Diskotik Altitude, Milenium Karaoke serta Djarot Café lewat sidak pecan lalu.(jose)