Berita Populer

KESMAVET SULUT MEMERIKSA KESEHATAN HEWAN KURBAN

Dr. Ir. Henny Kambey, MSi, Siap Mengalungkan Label Sehat Hewan Kurban
METRO MANADO.  Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) Kesehatan Masyarakat Verteriner ( KESMAVET ) Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Sulawesi Utara, terjun langsung disetiap Mesdjid yang akan melaksanakan pemotongan hewan kurban pada hari raya Idhul Adha, besok hari 22 Agustus 2018 di Sulawesi Utara.

Tiem dari UPT Kesmavet Propinsi Sulawesi Utara yang dipimpin langsung oleh Dr. Ir. Henny Kambey, M.Si, selaku Kepala UPTD didampingi dr. Hewan dan beberapa orang Staff, melakukan pemeriksaan kesehatan fisik hewan kurban baik Sapi maupun Kambing di Mesdjid yang akan melaksanakan pemotongan hewan kurban.

Menurut Henny Kambey, hal ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa setiap hewan yang akan disembelih sebagai hewan kurban harus terjamin kesehatannya.  Sebelum hewan disembelih, pihaknya memastikan kesehatan hewan tersebut ditandai dengan memberi label sehat yang digantung dibagian leher dari hewan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, hingga sore, hari Selasa ( 21/8-2018 ), maka belum ditemukan hewan yang tidak layak sebagai hewan kurban.  Dengan kata lain menurut Henny, semua hewan kurban yang telah diperiksa bebas dari gejala penyakit hewan yang berbahaya sehingga dapat menular pada manusia. jadi tidak ada gejala zoonosis terhadap hewan kurban.

Selain pemeriksaan kesehatan secara fisik sebelum hewan tersebut disembelih, nantinya besok hari, ( 22/8) pihaknya akan turun kembali untuk memeriksa daging hewan kurban dan juga darah hewan tersebut.  Jika ada yang ditemukan tidak layak dikonsumsi manusia tentu akan dilarang untuk disalurkan. Dari pantauan media ini, Tiem Kesmavet Propinsi Sulut telah melakukan pemeriksaan di Mesdjid Nurur Rahman Malalaayang -1 hingga di Mesdjid Al Mubasyirin Kleak, Kota Manado. ( jansen )

Jelang Idul Adha 1439 H, Gubernur Olly Serahkan 31 Ekor Sapi Kurban


METRO SULUT-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menyerahkan 31 ekor sapi kurban bagi masjid-masjid di seluruh kabupaten dan kota di Sulut. Penyerahan sapi kurban itu dilaksanakan di Halaman Parkir Kantor Gubernur, Selasa (21/8/2018) siang.



Menariknya, dari jumlah tersebut seekor diantaranya merupakan sapi kurban dari Presiden RI Joko Widodo yang diterima Masjid Nur Jannah Desa Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.



Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengatakan, hari raya Idul Adha yang juga dikenal sebagai hari raya kurban, merupakan waktu bagi umat Islam yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan ibadah kurban. Menurut Olly, esensi dari ibadah kurban itu sendiri adalah untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan.



"Penyerahan hewan kurban ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Sambil mengungkapkan rasa syukur dan ketaqwaan, serta keinginan untuk saling berbagi dengan sesama dalam wujud penyembelihan hewan kurban," ucap Olly.



Gubernur Olly menuturkan, penyerahan hewan kurban kepada umat Islam di Sulut dapat dimaknai sebagai wujud kepedulian dan perhatian Pemprov Sulut kepada segenap umat muslim di Sulut yang akan yang akan merayakan hari raya Idul Adha 1439 Hijriah.



"Momentum ini hendaknya dapat dimaknai sebagai upaya kita bersama untuk saling mendekatkan diri dalam nuansa kekeluargaan antar sesama, yang hidup dalam keberagaman dan pluralitas, sebagai usaha kita dalam rangka tetap menjaga dan semakin memantapkan Sulawesi Utara sebagai barometer kerukunan hidup antar umat beragama di Indonesia bahkan dunia," ungkap Olly.



Lebih jauh, Olly berpesan agar bantuan hewan kurban dapat diteruskan bagi yang berhak menerima, yakni fakir miskin, para janda dan kaum dhuafa.



Di tempat yang sama, Kepala Biro Kesra dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, MARS dalam sambutannya, menyebut daftar masjid penerima sapi kurban dari Pemprov Sulut.



Masjid Nur Jannah Desa Tutuyan Kab. Bolaang Mongondow Timur (sapi kurban dari Presiden Jokowi), Masjid Babul Janah Desa Tutuyan III, Masjid Nurul Huda Desa Tapadaka Kec. Dumoga Tenggara, Masjid AN Nur Desa Mopuya Utara kec. Dumoga, Masjid Miftahul Jannah Desa Telaga Kab. Bolaang Mongondow Utara, Masjid Al Munawar desa Boroko kab. Bolaang Mongondow Selatan, Masjid Amirul Mu'minim desa Panango Kab. Bolaang Mongondow Selatan, Masjid Darrusalam Motoboi Kecil Kota Kotamobagu, Masjid Al Hidayah II Pobundayan Kota Kotamobagu.



Selanjutnya, Masjid Agung Al-mijahidin Matani Kota Tomohon, Masjid Jabal Rahma Paal 2 Kota Manado, Masjid Raya Ahmad Yani Kota Manado, Masjid Almufid Ternate Tanjung Kota Manado, Masjid Awwabittin Lawangirun Kota Manado, Masjid Firdaus Titiwungen Utara Kota Manado, Masjid Al Azim Kel. Lapangan Kec. Mapanget Manado, Masjid Al Ikhwan Sospol Kel. Mahawu Manado, Masjid Nurul Insan Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Kota Bitung, Masjid Al Musafirin Wangurer Barat Kota Bitung, Masjid Agung Al Falah Kyai Modjo Kampung Jawa Kab. Minahasa, Masjid Imam Bonjol Lotta Kab. Minahasa.

Kemudian, Masjid Al Mukhlisin desa Karegesan Kec. Kauditan Kab. Minahasa Utara, Masjid Al Mu'minun Amurang Kab. Minahasa Selatan, Masjid Al Mujahidin Desa Blongko Kab. Minahasa Selatan, Masjid Al Muhajirin Desa Borgo Kab. Minahasa Tenggara, Masjid Al Hikam Desa Tumbak kab. Minahasa Tenggara, Masjid Al Jihad Ulu Siau Kab. Kep. Sitaro, Masjid Nursalam Desa Resduk Kab. Kep. Talaud, Masjid Nurul Jihad Desa Bawunian Kab. Kep. Talaud, Masjid At Taqwa Tidore Kab. Kep. Sangihe dan Masjid An Nikma Desa Naha Kab. Kep. Sangihe.



Adapun penyerahan hewan kurban turut dihadiri oleh Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, Ketua MUI Sulut KH. Abdul Wahab Abdul Gafur, para pejabat Pemprov Sulut dan perwakilan dari kabupaten dan kota se Sulut. (Jansen)

Lomban Buka Kegiatan Pelatihan Ketrampilan dan Bimbingan Bagi Perempuan


METRO BITUNG-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban membuka Kegiatan Pelatihan Ketrampilan dan Bimbingan Manajemen Usaha Bagi Prempuan di Balai Pertemuan Umum Kantor Wali Kota Bitung, Selasa (21/8/2018).


Dalam sambutannya Lomban mengapresiasi kepada Jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang telah memprakarsai Pelatihan tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah yakni Operasi Daerah Selesaikan Kemisikinan (ODSK)

Menurutnya masalah kemiskinan merupakan tantangan bersama yang harus dihadapi dan perlu adanya penanggulangan sehingga masalah tersebut dapat diatasi.

"Upaya pengentasan kemiskinan dapat kita lakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberdayakan perempuan agar mampu membantu serta memberikan peranannya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga," tukas Lomban

Lomban mengapresiasi semangat masyarakat Kota Bitung khususnya perempuan yang mau berwirausaha, "karena apapun usaha yang ditekuni akan sangat berarti bagi pemulihan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ucapnya

Dia juga berharap seluruh peserta pelatihan untuk dapat mengikuti dan meperhatikan setiap materi yang disampaikan nantinya oleh narasumber sehingga bekal yang diterima hari ini dapat bermanfaat bagi para peserta

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan peralatan usaha ekonomi keluarga oleh Kadis P3AD Provinsi Sulut Ibu Ir.Mieke Pangkong, MSi kepada Pemerintah Kota Bitung yang diterima Wali Kota Bitung, kemudian langsung diberikan kepada beberapa peserta yang hadir.

Turut hadir Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulut, Sekretaris Daerah Kota Bitung, Asisten II Setda Kota Bitung, Kadis P3AD Kota Bitung bersama jajaran, Unsur ODSK, dan para Peserta Pelatihan. (Ivan)

DIUNDANG KE PT.SMI. WALIKOTA GSVL PAPARKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA PIMJAMAN RP200 M


METRO MANADO-Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA diundang PT SMI untuk memaparkan rencana penggunaan dana pinjaman sebesar Rp200 Miliar yang diajukan Pemkot di Kantor SMI. Pemaparan tersebut disampaikan Walikota di Gedung Sahid Sudirman Center, Jalan Sudirman Nomor 86 Jakarta Pusat, Senin (20/08/2018) .

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado sedang giatnya membangun fasilitas publik yang representatif lewat APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Mengingat postur APBD belum mencukupi pembiayaan pembangunan secara keseluruhan, maka Pemkot Manado juga mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero yang berkedudukan di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Walikota dididampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Manado DR Peter KB Assa ST MSc PhD, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Manado Johnli Tamaka SE dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos, dengan serius memaparkan rencana Pemkot Manado untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado serta menata infrastruktur pasar tradisional.

Dihadapan Direktur Pembiayaan Investasi PT SMI Edwin Syahruzad, dan perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI dan Kementerian Keuangan RI, Walikota Vicky Lumentut mengatakan.
“sekarang ini Pemkot Manado tengah fokus untuk melanjutkan pembangunan RSUD. Karena walaupun sarana Rumah Sakit cukup banyak di Manado, tetapi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan untuk warga kota Manado, maka Pemkot berupaya menambah fasilitas pelayanan kesehatan dengan membangun RSUD,”jelas Walikota GSVL.

Lanjut kawa Walikota, sebelumnya Pemkot Manado pernah merancang sebuah progeram kesehatan gratis kepada masyarakat Kota Manado dengan lebel Universal Coverage (UC). Hanya saja kebijakan pemerintah pusat agar program kesehatan di daerah diintegrasikan kedalam program Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS), maka program UC mengikuti petunjuk pemerintah pusat, dan kami tidak lagi memberikan layanan kesehatan gratis tersebut.

 "Kami pernah ada program yang namanya Universal Coverage atau UC yang memberikan layanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit di Manado. Tetapi dengan adanya kebijakan pemerintah pusat maka kami mengintegrasikan program UC kedalam program JKN/KIS yang dikelola BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Meski demikian, hingga kini kami masih memberikan subsidi kepada masyarakat kurang mampu dengan membayar iuran BPJS lewat APBD Kota Manado," jelas Walikota.

Dengan dihentikannya program UC, maka Pemkot Manado kemudian secara bertahap membangun RSUD agar masyarakat Kota Manado tetap terbantu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah.
Diakui Walikota, untuk menyelesaikan pembangunan RSUD tidak cukup hanya mengandalkan APBD Kota Manado semata. Atas petunjuk dan saran Presiden RI Joko Widodo agar daerah memanfaatkan PT SMI untuk membangun infrastruktur. Pemkot Manado akhirnya mengajukan permohonanpinjaman dana ke PT. SMI dengan persetujuan DPRD Manado.

"Rencananya, untuk pembangunan RSUD kami butuh dana Rp120 Milar, dimana Rp90 Miliar untuk pembangunan fisik, sedangkan 30 Miliar untuk pengadaan alat kesehatan," kata Walikota. Dikatakan.

Ditambahkan Walikota, untuk tahap awal pada akhir tahun 2018, diharapkan PT. SMI dapat menyetujui pinjaman sebesar Rp30 Miliar untuk pengadaan berbagai fasilitas poli kesehatan.
"Selanjutnya, untuk pinjaman tahun 2019 mendatang, kami akan lengkapi surat-surat yang diperlukan sehingga terkait dana pinjaman tersebut tidak bermasalah hokum dan kita semua bisa tidur nyenyak," tandas Walikota dua periode ini. Acara presentasi Pemkot Manado ditutup dengan tanggapan dan saran dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.(jose)

Lem Ehabond Resahkan Warga Girian Atas


METRO BITUNG-Terjadi lagi, seperti kejadian yang lalu ditemukan sekelompok anak muda dibawah umur sedang mengkonsumsi Lem Ehabond di wilayah Kelurahan Girian Atas. Masi di Kelurahan yang sama kembali lagi ditemukan 8 anak muda pecandu sedang asik melakukan pesta Lem Ehabond, 8 anak muda warga Kampung Loyang tersebut kini diamankan Babinsa Koramil 1310-01/Bitung Serda Endi Bahtiar saat melakukan patroli malam, (19/8/2018).


"Lokasi penggebrekan adalah lokasi biasa tempat mereka mangkal. Sebagai pembelajaran mereka langsung dibawah ke Polsek Matuari untuk diberi pembinaan sekaligus memanggil orang tua mereka," ungkap  Serda Endi Bahtiar.


Tindakan Babinsa saat itu langsung menelpon Polsek Matuari dan mengamankan para anak muda tersebut beserta barang bukti enam kaleng lem Ehabond. Dari kedelapan anak muda tersebut dua diantaranya perempuan.


Sementara itu secara terpisah, Rio Binilang salah seorang warga Girian Atas ketika ditemui media ini mengaku, beberapa waktu lalu salah satu rumah warga didapati puluhan kaleng Ehabond,"Ada beberapa anak muda dari luar kelurahan kami yang gabung sama anak muda di sini terus pakai barang itu, tapi sudah diamankan polisi beberapa waktu yang lalu" Katanya.


Dia juga mengatakan, sudah ada beberapa anak muda di kelurahanya akibat kecanduan Ehabond akhirnya mati dan ada yang kelihatan tidak waras,"Ada anak muda yang terlihat sudah seperti orang gila karena sering pakai Ehabond di desa ini. Mereka tampak sudah sulit untuk dicegah menggunakan, warga lain juga sudah takut menegur," ungkapnya. Dia pun berharap agar pemerintah dan aparat bisa membantu mengatasi permasalahan tersebut, sehingga menjaga generasi muda di Kelurahanya.



Penulis : Ivan

Masjid Al Marhamah Bakal Terima 10 Sapi Kurban Dari Pemkot Bitung


METRO BITUNG-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban bersama Wakil Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu (22/08/2018) bagi seluruh umat muslim di Kota Bitung.

Menurut Lomban Hari Raya Idul Adha menjadi momentum untuk saling berbagi, peduli dan menolong sesama salah satunya dengan berkurban. Menurutnya, dengan berkurban tidak mengurangi harta dan tenaga seseorang karena Tuhan pasti akan melipatgandakan rejekinya.

“Sebagai manusia kita harus saling membantu, seperti dalam kalimat SITOU TIMOU TUMOUTOU yang mempunyai arti bahwa manusia hidup untuk memanusiakan sesama manusia. Karena itu saya percaya dengan membantu, Tuhan tidak akan memberikan kekurangan bagi kita melainkan berkat yang baru,” ucap Lomban

Oleh karenanya, Lomban menekankan kembali kepada seluruh masyarakat agar memahami arti berkurban yakni menolong dan meringankan beban individu yang membutuhkan. “Alangkah indahnya jika kita saling bersedekah, sehingga perdamaian terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” tambah Lomban

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bitung mengatakan bahwa semangat Idul Adha secara tidak langsung dapat menumbuhkan sikap toleransi. Baik antar sesama umat muslim maupun dengan umat beragama lainnya.

"Pada perayaan Idul Adha ada momen saling berbagi daging kurban, antara sesama umat muslim maupun dengan umat agama lainnya, sikap ini tentunya dapat mempererat tali persaudaraa," tutup Mantiri

Lomban dan Mantiri pun dengan kompak mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha bagi seluruh umat muslim di Kota Bitung.

Seperti diketahui, Pemkot Bitung akan menyumbangkan 10 Ekor Sapi Kurban, yang akan diserahkan di Masjid Al Marhamah, Kelurahan Wangurer Timur, Kecamatan Madidir pada Hari Raya Idul fitri adha nanti. (Ivan)

TELAH 45 TAHUN SMA NEGERI - 7 MANADO MEMBANGUN SDM INDONESIA


METRO MANADO.  Sekolah Menegah Atas ( SMA ) Negeri 7 Manado mensyukuri genapnya 45 Tahun institusi ini membangun Bangsa Indonesia lewat pendidikian untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia yang berkepribadian, berbudaya dan intelek.

Dr. Garce Lowing, MPd. Kepala Sekolah SMA N - 7 Manado, terus memacu prestasi siswa disekolah ini baik segi prestasi akademik melalui program Bimbingan Belajar hingga prestasi non akademik untuk menyalurkan minat bakat siswa diberbagai bidang seni dan olahraga.

Seperti yang ditampilkan para siswa SMA N-7 Manado pada puncak HUT SMA N-7 Manado ( 20/8-2018 ) dihalaman sekolah mereka, ada berbagai atraksi kesenian berupa Tarian Maengket, Tarian Modern, Band, dan Musik Kolintang.

Kegiatan Exchool lainnya yang mendapat prestasi, menurut, Lowing, SMA N -7 Manado meraih Juara II Lomba Marathon 17  KM. Tingkat Propinsi dalam rangka Proklamasi RI Ke 73 , 17 Agustus 2018.  Juara II Debat Bahasa Indonesia Tingkat Propinsi Sulut dan menjadi utusan Sulut di Tingkat  Nasional.

SMA N-7 tetap komitment mempartahankan sebagai sekolah Adiwiyata yang selama ini telah menjadi Ikon dari sekolah ini,  kedepan akan terus dikemangkan program Bank Sampah dan program Adiwiyata lainnya agar Citra sebagai sekolah Adiwiyata terus dipatenkan di SMA N-7 Manado.

Puncak HUT SMA N - 7 Manado dihadiri para Alimni Tahun 93 yang sekaligus melakukan Bakti Sosial berupa pengobatan gratis dan Donor Darah.  Para mantan Kepala Sekolah juga turut hadir, daintaranya ; Julien Oroh, Jeany Pratasik dan Bediatrikx Ngantung, sebagai bentuk kebersamaan dan memberi suport dan motivasi kepada siswa dan seluruh Dewan Guru dan Staff di SMA N-7 Manado. ( jansen ).

Kota Bitung Salah Satu Titik Homebase Illegal, Ini Nama 15 Kapal yang Ditenggelamkan

METRO BITUNG-Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyebut Kota Bitung termasuk salah satu titik homebase Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) fishing.


Hal itu disampaikan Menteri Susi saat menghadiri Gerakan Menghadap ke Laut yang digelar Pandu Laut Nusantara di Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Bitung, Mnggu kemarin (19/08/2018).

Menurut Susi, dirinya memiliki data bagaiman praktek IUU Fishing di Kota Bitung dilakukan. Mulai dari KTP ABK nelayan asing yang dilaminating agar bebas mencuri ikan di laut Indonesia, hingga berbagai praktek-praktek illegal lainnya.

“Selain gerakan bersih-bersih laut, saya juga bakal menghadiri penenggelaman lima belas kapal yang terlibat IUU Fishing di Kema. Saya berharap, tindakan ini dapat meningkatkan jumlah tangkapan ikan warga Kota Bitung, serta menjadi cara untuk menjaga laut Indonesia agar tidak disusupi pencuri,” katanya.

Apalagi, kata dia, Kota Bitung termasuk salah satu titik yang dianggap menjadi homebase IUU Fishing, di samping kota-kota pinggir lainnya, 111 pulau terluar dan beberapa pelabuhan terluar di Indonesia.

“Saya tahu tidak mudah mengubah sesuatu. Kadang, kebijakan tidak bisa mengakomodasi semua pihak. Namun, kita semua harus percaya bahwa pemerintah hanya akan melakukan hal yang terbaik untuk rakyatnya, untuk bangsanya. Dan saya dalam hal ini, tentu saja, melakukan aksi apapun untuk kebaikan masyarakat, dan sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Adapun kapal-kapal yang ditenggelamkan adalah KM Solavide, KM Camar, FB Jharred, FB Jebo, KM Alvin Troy, KM Alvin Troy, FB Ian Jade, FB PMC-26, KM Vient 06, FB Gileye, QNC 90271.TS, KM Divine dan KM Gracia, KM Citra 08, KM Kury Guava. (Ivan)

Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 15 Kapal Di Bitung

METRO BITUNG-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama POLAIR, TNI AL, lakukan penenggelaman 15 kapal asing pencuri ikan, kapal ditenggelamkan tanpa diledakkan, kapal tersebut dilubangi bagian lambungnya hingga tenggelam dengan sendirinya.



Metode itu yang digunakan Menteri Susi saat memimpin penenggelaman 15 kapal asing pencuri ikan di perairan Kema, Kota Bitung,  Senin (20/8/2018).


"Penenggelaman 15 kapal hari ini dilakukan dengan tanpa ditaruh  bahan peledak. Metode ini adalah yang kesekian kali dilaksanakan. Kapal-kapal itu hanya dilubangi bagian lambungnya supaya tenggelam," ujar Pudjiastuti.


Metode melubangi lambung kapal ini dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan cara diledakkan. Jika diledakkan, bisa merusak ekosistem yang ada di bawah kapal. Sementara jika hanya dilubangi saja, kapal yang tenggelam dalam bentuk utuh justru diharapkan menjadi rumah  baru bagi ikan kecil,"Jadi bangkai kapal tersebut kita harapkan akan membentuk ekosistem baru," ujar dia.


Lanjutnya, selain itu pelubangan  lambung kapal juga tidak akan menyebabkan kebocoran minyak yang dapat mencemari lingkungan.

Sebanyak 15 kapal ditenggelamkan secara bertahap. Hari ini, sebelumnya ada 9 kapal yang  telah ditenggelamkan. Sisanya 6 kapal ditenggelamkan hari ini.

Penulis : Ivan

PANJI YOSUA PKB GMIM WILAYAH MALALAYANG BARAT DILANTIK


METRO MANADO-Panji Yosua PKB Gmim Wilayah Pelayanan Malalayang Barat dilantik bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Gmim Elim Malalayang Barat 1, oleh Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Dana Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Petra J Rembang MTh, Minggu (19/08/2018), dan dihadiri oleh DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, Panglima Panji Yosua Sinode Gmim James Karinda SH. MH, Kepala Staf Alfrits Josef Lontoh, Danyon Rayon Manado Roger Mamesa, serta pengurus Panji Yosua Rayon Manado, bertempat di Gmim Elim Malalayang Barat 1.

Ibadah yang juga Pdt Petra J Rembang MTh itu, dilaksanakan dalam bentuk ibadah kreatif. Lewat khotbahnya, Rembang mengambil pembacaan lewat Efesus 5 ayat 22 sampai 23, yang mengingatkan tentang keharmonisan dalam Jemaat dan keluarga kristen.

Sementara itu, Ketua Komisi Pelayanan PKB Sinode Gmim, yang juga Walikota Manado Vicky Lumentut dalam sambutannya mengatakan, seluruh Jemaat diharapkan dapat mensyukuri hikmat dari usia Gmim Elim yang ke-29.

GSVL berharap, Jemaat di Gmim Elim akan bertumbuh dan berkembang menjadi umat Kristen yang harmonis ditengah-tengah perkembangan kota yang semakin maju.

GSVL, juga mengingatkan tentang pentingnya perayaan pengucapan syukur kota Manado yang akan dilaksanakan pada bulan September mendatang.”Marilah kita sama-sama mensyukuri serta melaksanakan secara bersama-sama pelaksanaan pengucapan syukur, yang merupakan bagian dari agenda Manado Fiesta tahun 2018.
Setiap kali saya melakukan sosialisasi tentang Manado Fiesta, saya langsung mengajak mereka yang berada di tempat tersebut untuk datang menghadiri pengucapan syukur,”kata Walikota.

Dia kemudian mengingatkan agar Jemaat Elim menjadi contoh pada kegiatan tersebut.”Mari torang jadi contoh, biar nda beking apa-apa di rumah tetap buka pintu untuk warga yang datang ke Manado untuk sama-sama merayakan pengucapan syukur nanti,”pinta Walikota

Disisi lain, Walikota menjelaskan bahwa, kehadiran Panji Yosua baik yang baru dilantik maupun Panji Yosua Rayon Manado, untuk menjadi panutan, terutama mampu membawa domba-domba yang hilang untuk datang ke rumah Tuhan, beribadah dan memuji nama Tunan.
“Kehadiran Panji Yosua dimaksudkan untuk membangkitkan semangat PKB GMIM dalam pelayanan dan pesekutuan ibadah. Melalui Panji Yosua kita hendak membentuk Pria Kaum Bapa gereja yang aktif dalam persekutuan ibadah, menjadi imam, nabi dan raja di tengah keluarga yang tentunya diawali dengan rajin bersekutu dengan Tuhan agar menjadi contoh dan teladan bagi istri dan anak-anak,"kata Walikota.

Sementara itu, Panglima Panji Yosua Sinode Gmim James Karinda SH.MH dalam kesempatan itu, menjelaskan pentingnya panji yosua ditengah-tengah Jemaat.
“Kahadiran Panji Yosua ditengah-tengah Jemaat adalah untuk mengobarkan kembali semangat pelayanan PKB serta mengabarkan kebenaran Firman Tuhan lewat berbagai kegiatan Iabadah, baik di tingkat kolom, tingkat Jemaat, Wilayah, hingga ketingkat Sinode. Ini penting untuk Gmim secara keseluruhan,”kata Karinda.

Ditambahkan Karinda, kehadiran Panji Yosua murni sebagai misi pelayanan, karena Panji Yosua diletakan sebagai garda terdepan untuk menjadi magnet bagi PKB yang mulai kendor jiwa pelayananya ditengah Jemaat.

Turut hadir, Ketua WKI Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu Barat Penatua Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, yang juga Rektor Unima, Camat Malalayang Deasy Kalalo SSos dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos.(jose)

Gerakan "Menghadap Laut" Libatkan Ribuan Warga Bitung



METRO BITUNG-Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengadakan gerakan ”Menghadap Laut” dengan tujuan membersihkan area pesisir dari sampah. Gerakan ini melibatkan sejumlah komunitas, relawan, nelayan, mahasiswa dan kelompok-kelompok pemerhati lingkungan termasuk kelompok swasta pelaku wisata, musisi, seniman dan publik figure lainnya. Kegiatan ini diadakan lebih dari 76 lokasi pantai dari Aceh sampai Papua di seluruh Indonesia, Minggu (19/8/2018).

Gerakan Menghadap Laut ini merupakan gerakan kepedulian laut terbesar yang pernah ada di Indonesia yang dilakukan secara sukarela serta melibatkan lebih dari 20.000 orang dipimpin oleh Ibu Susi Pudjiastuti selaku pembina utama Pandu Laut Nusantara yang juga adalah Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kegiatan dihelar di Perikanan Samudera (PPS) Bitung, aksi ini dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti Ridho Hafiedz, Ony Serojawati, Bustar Maitar dan Aprika Rani. Dimulai dengan kegiatan bersih-bersih pantai di sekitar PPS Bitung, kemudian dilanjutkan dengan audit sampah dan diakhiri menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil menghadap ke Laut.


Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut disambut Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan dan Ketua TP-PKK Kota Bitung yang juga merupakan Ketua POSSI Bitung Ny Khouni Lomban Rawung.


Dalam sambutannya, Sekda Bitung Audy Pangemanan mengaku menyambut dengan tangan terbuka serta bangga dengan kunjungan Menteri Susi dan gerakan bersih-bersih ini sudah diinisiasi oleh Pemkot Bitung melalui gerakan 5 B yakni bersih di udara, bersih di darat, bersih di bawah tanah, bersih di laut dan bersih aparat birokrasi.


“Bahkan saat ini, Pemkot Bitung sejak beberapa tahun terakhir sudah tidak lagi menggunakan air minum dalam kemasan dalam kegiatan. Semuanya sudah memakai tumbler bukan sebagai gagah-gagahan namun untuk mewujudkan program bersih yang telah digagas,” sebutnya. Pembina utama Pandu Laut Nusantara Susi Pudjiastuti yang juga adalah Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia. “Sampah plastik sangat berbahaya, gerakan ini sebagai bagian dari komitmen kita mengurangi 70 persen sampah plastik di lautan pada 2025,” ucap Menteri Susi. Dirinya melihat gerakan menghadap laut menunjukan kepedulian masyarakat pada laut Indonesia, aksi ini menjadi salah satu gerakan penting dalam menunjang target Bangsa sebagai Poros Maritim Dunia.
“Hari ini kita melihat kepedulian yang luar biasa dari masyarakat Indonesia yang bergerak sukarela di 76 titik dan 24 kapal bergabung di titik titik berbeda,” ujar Menteri Susi.


Sebagai pembina Gerakan Pandu Laut Nusantara, Menteri Susi pun mengucapkan terimakasih atas bantuan para pihak yang ikut dalam menyukseskan Gerakan Menghadap Laut antara lain kelompok masyarakat, komunitas masyarakat adat, nelayan, mahasiswa dan kelompok-kelompok pemerhati lingkungan termasuk kelompok swasta pelaku wisata, musisi, seniman dan public figure ikut dalam Gerakan Menghadap Laut.


Bustar Maitar, Ketua Umum Pandu Laut Nusantara mengatakan “Indonesia harus merdeka dari sampah plastik, pemerintah harus lebih serius dalam melarang penggungaan plastik sekali pakai. Kegiatan hari ini adalah upaya membangun gerakan kerelawanan oleh masyarakat Indonesia untuk merdeka dari sampah plastik. Keswadayaan masyarakat hari ini dalam bersama merawat laut adalah bagian dari kekuatan bersama untuk merawat Indonesia” ucap Bustar.


Dalam kegiatan itu juga dilakukan video call antara daerah lain yang melakukan kegiatan serupa. Sarwono Kusumaatmadja, Menteri Lingkungan Hidup 1993-1998 mengatakan dirinya mengapresiasi Gerakan Pandu Laut Nusantara hadir dan bergerak tepat waktu di tengah kecemasan dan keprihatinan yang memuncak terhadap pencemaran laut khususnya oleh limbah plastik. “Kegiatan bersih-bersih laut dan pantai yang diadakan serentak di seluruh Nusantara dalam suasana perayaan hari kemerdekaan mudah- mudahan bisa tumbuh menjadi budaya bersih yang akan memaksa kita menganut pola kehidupan berwawasan lingkungan demi masa depan generasi mendatang“ ucap Sarwono.


Kegiatan ini digerakkan langsung oleh Sekretariat Pandu Laut Nusantara, Yayasan EcoNusa bersama kelompok-kelompok masyarakat secara swadaya diseluruh Indonesia. Diharapkan dapat menjadi ajang edukasi efektif bagi masyarakat pesisir akan kerugian dan bahaya membuang sampah ke laut.


Ketua Himpunan Pengusaha Kecil dan Menengah Bitung Jefri Sagune meminta Pemerintah Daerah setempat untuk membantu pengelolaan sampah di kawasan pesisir. Khusus di Bitung, Pemerintah diminta untuk aktif dalam composting sampah.“Ini yang kami harapkan, karena sampai sekarang belum ada composting demikian,” terang dia. Saat ini, pengelolaan sampah di kawasan pesisir Bitung masih pengelolaan yang bersifat konvensional, sampah dijemput oleh Dinas kebersihan untuk kemudian dikumpulkan ke Tempat Pemrosesan Akhir. Belum ada pemilahan-pemilahan yang dilakukan.


Berdasarkan data yang dihimpun, produksi sampah di Bitung mencapai 612 meter kubik, per hari. Sayangnya, hanya 490 meter kubik sampah yang terangkut. Pengelolaan Reuse, Reduce, Recycle yang dilakukan masyarakat setempat pun hanya mencapai 46 meter kubik per hari. Jumlah sampah yang terkumpul di tiap tempat berbeda-beda. Sampah tersebut kemudian diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup setempat untuk kemudian dikelola secara tepat. (Ivan)

Rayakan HUT RI ke-73, Perindo Bitung Gelar Lomba Panjat Pinang

METRO BITUNG-Tim panjat pinang asal Kelurahan Manembo-nembo bawah, Kecamatan Matuari, berhasil memborong semua hadiah dalam lomba panjat pinang yang diselenggarakan pengurus DPD Partai Perindo Kota Bitung, Minggu (19/8/2018).

Tim tersebut merupakan pemenang dari dua tim yang ikut dan berhasil sampai di puncak setinggi 20 meter dan berhak atas hadiah, uang tunai, beras 5kg, minyak kelapa, gula pasir, sabun cuci, panci, rice cooker, dan beberapa hadiah menarik lainnya.


Terpantau media, kegiatan yang berlangsung di depan SPBU Patung Kuda Manembo-nembo ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga, tepat di momen HUT Kemerdekaan RI.


Ketua DPD Partai Perindo Kota Bitung, Dameria Hutagaol menyatakan, lomba panjat pinang yang dilaksanakan untuk menyemarakkan HUT kemerdekaan RI ke-73 tahun, sekaligus mendekatkan partai Perindo kepada masyarakat.


“Kegiatan lomba yang kita laksanakan ini untuk mensolidkan pengurus partai Perindo dan mendekatkan partai kepada masyarakat, sekaligus mempersembahkan hiburan menarik untuk warga di momen hari kemerdekaan RI ke-73 tahun,” ujar Dameria ketika ditemui media ini.


Kegiatan disaksikan langsung oleh  Ketua DPD Partai Perindo Kota Bitung, Dameria Hutagaol, dan para calon legislatif Partai Perindo Kota Bitung.


Penulis : Ivan

Dibuka Presiden Jokowi, Lomban Hadiri Pembukaan Asian Games 2018



METRO BITUNG-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban bersama Ketua TP-PKK Kota Bitung berkesempatan menyaksikan langsung pembukaan ajang multievent terbesar di Asia,  Asian Games 2018,  di Gelora Bung Karno,  Jakarta. Sabtu (18/8/2018).

Kegiatan yang dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo itu disaksikan langsung Lomban dari Area VIP Lantai IV.

Dalam pidato di upacara pembukaan Asian Games Bapak Presiden hanya mengucapkan beberapa kalimat pendek kata Lomban.



"Kita bangga kedatangan tamu-tamu istimewa dari 45 negara. Dalam Asian Games 2018, kita bangsa-bangsa seasia ingin menunjukkan bahwa kita bersaudara, kita bersatu, kita ingin meraih prestasi," kata Jokowi

Lomban mengatakan bahwa acara pembukaan tersebut sangat spektakuler

"diawali Tarian Saman yang dibawakan ribuan penari, kemudian diikuti oleh parade dari negara-negara peserta, sangat luar biasa, " katanya

Lanjutnya, kegiatan Asian Games ini diikuti 17 ribu atlet dari 45 negara,dan Indonesia sendiri mengirimkan 931 atlet dan rangkaian kegiatan akan digelar dari tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 nanti

Lomban berterima kasih kepada Pak Presiden atas kesempatan berharga tersebut lewat Undangan yang diberikan oleh Kantor Staf Presiden RI

Terlihat mendampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung beserta pemenang Audisi Lomba Masak Ikan Nusantara dari Kota Bitung. (Ivan)

Ibu-ibu Tim Jalasenastri Yonmarhanlan VIII Bitung Juarai Lomba Gerak Jalan


METRO BITUNG-Tim gerak jalan Jalasenastri Ranting E Cabang 1 Pasmar-2 Yonmarhanlan Bitung berhasil menjuarai lomba gerak jalan tingkat Kota Bitung kategori dewasa putri. Lomba yang digelar oleh Pemkot Bitung itu dalam rangka peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI.



Selain menjadi juara I lomba gerak jalan, beberapa hari sebelumnya tim putra Yonmar yang tergabung dalam tim gerak jalan Lantamal VIII menyabet juara I dalam Lomba gerak jalan 45 km.  Para juara dari hasil berbagai lomba yang dilaksnakan oleh Pemkot Bitung diumukan oleh panitia saat toast kenegaraan di gedung pertemuan Wali Kota Bitung, jumat malam 17 Agustus 2018.  Sebagai catatan Tim gerak jalan putri Yonmar Bitung ini merupakan jawara tahun kemaren dan pada lomba gerak jalan di tahun 2018 ini mereka berhasil mempertahankan gelar juara.


Selain menggelar lomba gerak jalan dengan berbagai kelas dan kategori Pemkot Bitung juga menggelar lomba yang salah satunya adalah lomba memasak dimana juaranya sampai berhasil lolos ke tingkat nasional dan diberi kesempatan untuk memperlihatkan kebolehan memasak di Istana Negara Jakarta. Di akhir toast jamuan kenegaraan Wali kota  Bitung Bapak Maximilian  Jonas Lomban memberikan penghargaan kepada para anggota dan pelatih Paskibraka Kota Bitung tahun 2018. (Ivan)

Dandim 1310 Bitung Dipercaya Jadi Komandan Upacara HUT RI ke-73 Provinsi Sulut



METRO BITUNG-Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos bertindak sebagai Komandan upacara (Danup) pada upacara peringatan HUT RI ke-73 tahun 2018, di lapangan Wolter Monginsidi KONI Sario Manado, dengan Inspektur Upacara Gubernur Sulut Olly Dondokambey, S.E, (17/8/2018).


Berlandaskan bekal pengalaman sejak masa sekolah yang pernah menjadi anggota Pasukan 8 Paskibraka serta kemampuan yang dimiliki selama menjadi anggota TNI AD, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos terlihat tidak canggung menjabat sebagai Komandan Upacara.


Dalam upacara tersebut, Beliau terpilih menjadi komandan upacara setelah menempuh proses seleksi beberapa perwira di lingkungan TNI/Polri. "Untuk menjadi komandan upacara dalam peringatan sakral itu tentu bukan sesuatu yang mudah, karena harus memiliki kemampuan dan kapasitas yang mumpuni," ujarnya.




Peserta upacara yang dihadiri Forkopimda Sulut, para pejabat, TNI/Polri, Instansi Sipil, Siswa-Siswi serta Tamu dan Undangan, menghayati jalannya detik-detik proklamasi. Suasana hikmat saat pengibaran bendera merah putih, meski terik matahari sangat menyengat namun peserta upacara begitu menikmati moment berharga di Hari Kemerdekaan RI ke-73. (Ivan)

Peringatan HUT RI ke-73 Pemkot Bitung Berlangsung Penuh Hikmah



METRO BITUNG-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban bersama Wakil Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri menghadiri Pemberian Remisi Umum pada Narapidana dan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Bitung sebelum menuju Lapangan Upacara di Stadion Duasudara.


Adapun jumlah Narapidana yang mendapat Remisi Umum I berjumlah 190 Orang, dengan rincian :  satu bulan 35 orang, dua bulan 23 orang, 3 bulan 63 orang, lima bulan 25 orang, dan enam bulan 4 orang,  sementara 1 Orang Napi Mendapat Remisi II (bebas) ditandai dengan dilepaskannya Baju Narapidana oleh Wali Kota Bitung.




Upacara memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73 Pemerintah Kota Bitung di Stadion Duasudara,  Kecamatan Matuari Kota Bitung berlangsung dengan lancar dan khidmat. Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban bertindak sebagai inspektur upacara, Jumat (17/8/2018).


Kegiatan diawali dengan pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI oleh Ketua DPRD Kota Bitung, serta diakhiri dengan pembacaan Doa oleh Pdt Azer Esau, sementara yang bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Kapt. Inf Jhonny Sarapung.

Kemudian dilanjutkan dengan Pengibaran bendera Sang Merah Putih oleh 48 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang tampil apik dibawah asuhan Axel Galatang.




Wali Kota Bitung mengatakan bahwa hari ini adalah hari yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Pada hari ini kita memperingati
hari ulang tahun ke-73 kemerdekaan RI. Kita bersyukur kepada Tuhan yang telah meridhoi cita-cita kita menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang besar, bangsa yang bersatu di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika.


"Atas dasar kebhinekaan inilah kita menjadi besar dan kuat, dan di hari yang khidmat ini, kami mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk memahami kembali secara utuh Pancasila dan kebhinekaan bangsa, melihat kebhinekaan sebagai sebuah anugerah," ucapnya


Lanjutnya Dalam peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, marilah kita terus bekerja untuk membangun bangsa yang kita cintai,  Bangsa Indonesia


"saya mengajak masyarakat Indonesia untuk menorehkan prestasi-prestasi yang
membanggakan untuk memperkuat rasa bangga dan keyakinan kita pada Indonesia. Teruslah bekerja, teruslah berinovasi, teruslah berprestasi. KERJA KITA, PRESTASI BANGSA, " seru Lomban


Wali Kota bersama rombongan kemudian melanjutkan kegiatan peresmian rumah warga yang sebelumnya mendapat bantuan "Bedah Rumah" dari TNI AD Kodim Bitung Minut.



Sementara itu pada Upacara Penurunan Bendera,  Wakil Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri bertindak sebagai Inspektur Upacara. Pada saat itu Bendera diturunkan oleh pasukan kibar bendera dari Paskibraka Kota Bitung dan langsung diberikan kepada Balak Wakil Wali Kota Bitung untuk disimpan dan akan dikibarkan kembali pada tahun mendatang.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan Malam Toast Kemerdekaan yang dilaksanakan di BPU Kantor Wali Kota Bitung dan pada kesempatan itu dilakukan Pemberian Tanda Penghargaan kepada ASN Kota Bitung yang sudah mengabdi selama 10 Tahun,  20 Tahun,  dan 30 Tahun.


Turut mendampingi Ketua TP-PKK, Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung, Sekretaris Daerah Kota Bitung, Ketua DWP Kota Bitung,  Kepala Perangkat Daerah Kota Bitung, Forkopimda Kota Bitung.




Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan Peringatan HUT RI ke-73 sehingga pelaksanaan tahun ini terasa sangat khidmat dan bermakna. (Adv)




191 Narapidana Lapas Kelas 2B Bitung Menerima Remisi


METRO BITUNG-Walikota Bitung Max Lomban didampingi Wakil Walikota Ir.Maurits Mantiri, MM beserta jajaran secara simbolis menyerahkan surat keputusan Menkumham terkait remisi dalam rangka HUT RI ke-73. Yang bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2B Tewaan Bitung. Jumat (17/8/2018) pukul 7:00 wita.


Pada kesempatan, Walikota Max Lomban dalam sambutan Menkumham memberi apresiasi kepada Pemerintah Daerah turut mengambil bagian membina warga tahanan. Lomban sendiri berharap perilaku dari semua narapidana semakin baik agar secepatnya kembali bermasyarakat.


Sementara berdasarkan laporan Kalapas Bitung Danang Agus Triyanto mengatakan bahwa, sebanyak 191 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tewaan Kota Bitung, mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi dalam rangka HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 1 orang di antaranya langsung bebas setelah masa hukumannya dipotong sedangkan remisi umum  sebanyak 190 orang.


"Ada 191 warga binaan yang mendapat remisi, 1 orang di antaranya langsung bebas karena masa hukumannya berakhir setelah dipotong remisi," kata Kalapas Bitung Danang Agus Triyanto.


Menurut Danang, pemberian remisi kepada para narapidana  jumlahnya bervariasi rincianya penerima remisi yaitu 191 napi, dengan 1 orang mendapatkan remisi I bebas sedangkan remisi umum II sebanyak 190 orang. Adapun remisi umum II terdiri dari 35 orang 1 bulan, 23 orang 2 bulan, 63 orang 3 bulan, 40 orang 4 bulan, 25 orang 5 bulan dan 4 orang 6 bulan.


Akhir kegiatatan Kalapas Danang ketika diwawancarai sejumlah wartawan mengatakan pemberian remisi rutin setiap hari kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya tidak ada satupun narapidana di berikan perlakuan khusus. Danang mengungkapkan bangunan Lapas sendiri telah melebihi kapasitas atau over capasity.

"Iya, Lapas kini dihuni 199 narapidana dan 118 tahanan, 26 warga negara asing, ini sudah tidak sesuai standar yang hanya bisa menampung 150 orang,"Katanya.

Sedangkan khusus pemberdayaan warga binaan, Danang mangaku melibatkan instansi terkait di bidang ketrampilan, olahraga maupun mental. (Ivan)




Hari Kemerdekaan, SMKN 1 Bitung Kebakaran


METRO BITUNG-Tepat di Hari Raya Ulangtahun (HUT) RI ke-73, SMKN 1 Bitung ditimpa musibah, Jumat (17/8/2018).


Pasalnya sekitar pukul 13.30 wita terjadi kebakaran di kompleks sekolah tapi selama 1 jam tidak ada petugas pemadam kebakaran. Terpantau di lokasi kejadian hingga berita ini di publikasi 6 ruang kelas ludes di lalap si jago merah.


Dari beberapa saksi yang diwawancarai mengatakan api mulai dekat kantin dan cepat menjalar karena angin kencang.
Kepala SMKN 1 Bitung Treesje Tengker dikonfirmasi mengatakan dirinya sedang berada di Manado mengikuti upacara bendera Pemprov Sulut.


Kapolsek Maesa Kompol M. Kamidin menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap sumber terjadi kebakaran. "Korban jiwa nggak ada, kerugian materi belum bisa ditaksir karena api belum padam," Tutup Kamidin. (Ivan)

PERINGATI HUT-RI KE-73. WALIKOTA MANADO GSVL SERAHKAN SK REMISI KEPADA 39 NAPI RUTAN MALENDENG


METRO MANADO-Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberian remisi kepada 39 narapidana warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Manado, Jumat (17/08/2018) pagi tadi.


Penyerahan SK remisi tersebut dilakukan Walikota Vicky Lumentut saat memimpin upacara HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di halaman Rutan yang terletak di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, disaksikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas II A Manado Ronny Rumondor. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly dalam sambutan yang dibacakan Walikota Vicky Lumentut mengatakan, remisi merupakan hak warga binaan mendapatkan pengurangan masa tahanan yang telah diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.


“Menjalani remisi merupakan salah satu sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan. Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari. Perbaikan itu tercermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani pidana, lebih disipilin, lebih produktif, dan dinamis. Tolak ukur pemberian remisi tidak didasarkan pada latar belakang pelanggaran hukumnya, akan tetapi didasarkan pada perilaku mereka selama menjalani pidana,” ujar Walikota Vicky Lumentut, mengutip sambutan Menkum-HAM.


Lanjut dikatakan, pemberian remisi saat ini diatur melalui Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 serta memiliki mekanisme yang sangat transparan, berbasis sistem dengan mendayagunakan teknologi informasi dan digitalisasi.


“Pemberian remisi kita dorong menjadi upaya untuk memangkas proses birokrasi berbelit yang sarat dengan peluang-peluang transaksional. Proses ini juga akan kita buka seluas-luasnya agar masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan melalui aplikasi agar pemberian remisi lebih transparan dan akuntabel,” ujar Menteri Yasona.


Walikota Vicky Lumentut berharap, narapidana warga binaan Rutan Kelas II A Manado yang berasal dari Kota Manado, bisa kembali ke masyarakat saat bebas nanti dengan menunjukan perubahan sikap dan perilaku yang baik.


“Saya berharap kepada narapidana yang merupakan warga Manado, jika sudah bebas nanti bisa kembali ditengah-tengah masyarakat dengan menunjukan adanya perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik,” tandas Walikota Vicky Lumentut.
Penyerahan SK remisi kepada 39 narapidana Rutan Kelas II A Manado dilakukan Walikota Vicky Lumentut secara simbolis kepada tiga napi.


Rata-rata narapidana warga binaan mendapat remisi 1 sampai 2 bulan pemotongan masa tahanan. Selain pemberian remisi, Walikota Vicky Lumentut juga menyerahkan SK penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10, 20 dan 30 tahun masa kerja kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Rutan Kelas II A Manado. Menariknya dalam upacara yang dihadiri Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Manado DR Peter KB Assa ST MSc PhD dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Manado itu, ASN peserta upacara termasuk Plt Kepala Rutan Kelas II A Manado Ronny Rumondor mengenakan pakaian adat daerah di Indonesia. Dalam upacara yang melibatkan penghuni Rutan sebagai pengibar bendera merah putih, hadirin disuguhkan lagu-lagu perjuangan diiringi musik kolintang yang dimainkan napi wanita warga binaan Rutan Kelas II A Manado.(jose)