Berita Populer

Lomban Mantiri Canangkan Masyarakat Nabung Saham


METRO BITUNG-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban didampingi Wakil Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri, MM serta Ketua TP-PKK Kota Bitung membuka kegiatan pencanangan "Nabung Saham Kecamatan Maesa Kota Bitung" di BPU Kantor Wali Kota Bitung. Rabu (25/04/2018).

Dalam sambutannya Lomban mengapresiasi TP-PKK Kota Bitung karena kata dia TP-PKK Kota Bitung adalah PKK yang pertama di Indonesia yang melakukan kerjasama dengan Bursa Efek Indonesia.Lomban mengatakan bahwa dizaman modern, investasi merupakan hal yang sangat penting sebagai Salah satu cara untuk mendayagunakan uang.

"Investasi adalah suatu tindakan menanamkan sumber daya atau modal yang kita miliki dengan harapan bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih besar di masa yang akan datang. Investasi sangatlah penting dilakukan sejak awal agar kita dapat mempersiapkan kebutuhan yang terencana maupun yang tidak terencana di masa yang akan datang, seperti dana pendidikan, dana pada saat sakit, maupun dana pensiun. Selain untuk mempersiapkan dana untuk kebutuhan di masa yang akan datang, melakukan investasi juga untuk melindungi aset yang kita miliki dari ancaman inflasi yang tidak dapat diprediksi." tutur Lomban


Lanjutnya, Investasi dapat menjadi roda perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan ketika semua pihak mendapat manfaat maksimal dari kegiatan tersebut. Bagi pemerintah meningkatnya aktivitas produksi dan perdagangan, upah dan daya beli berarti meningkatkan penerimaan pajak, yang memungkinkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Lomban berharap melalui kegiatan ini semakin banyak masyarakat Kota Bitung yang melakukan investasi sehingga hasilnya dapat bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan prasasti pencanangan "Masyarakat Nabung Saham Kecamatan Maesa Kota Bitung" yang disaksikan Wali Kota Bitung, Ketua TP-PK Kota Bitung, Dirut MNC Sikuritas, Perwakilan OJK Sulut, Gorontalo Maluku Utara serta Camat Maesa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut Lomban juga meresmikan Galeri Investasi BEI TP-PKK Kota Bitung yang bertempat di Gedung Perempuan dan Anak TP-PKK Kota Bitung serta pemberian CSR Pasar Modal. (Ivan)

Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI Di Bitung


METRO BITUNG-Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) utusan Sulawesi Utara Ir Stefanus BAN Liow terus eksis dan konsisten dalam menjalan tugasnya. Salah satunya dengan melakukan Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI.

Rabu (25/4/2018) pukul 15:00, Stefa—sapaan akrabnya yang juga Penatua P/KB Sinode GMIM melakukan Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI di NicCafe Kecamatan Madidir Kota Bitung.
Saat melakukan sosialisasi, Stefa mengatakan, kegiata Sosialisasi 4 pilar ini salah satu tugas MPRI untuk untuk mencegah agar tidak terpengaruh dan tergelincir dengan kehidupan yang negatif. Empat pilar MPR RI hendaknya sebagai pegangan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara agar tidak terpengaruh dalam hal negatif. Dengan pembekalan dan pemahaman empat pilar MPR ini, di samping memahami dan melaksanakan Pancasila, juga secara konsekwen menjaga sendi-sendi utama
‘’Sendi-sendi utama yang dimaksud, yakni UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, sebagai Empat Pilar MPR- RI,’’ katanya.



Lanjutnya, Perjuangan ke depan adalah tetap mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Landasan Konstitusional, NKRI sebagai Bentuk Negara dan Wadah Pemersatu Bangsa serta Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara yang merupakan modal untuk bersatu dalam kemajemukan.

Sosialisasi dihadiri oleh perangkat Kelurahan  se-Kecamatan Madidir dan Tokoh-Tokoh Agama serta seluruh insan Pers Biro Bitung.

Sementera berita ini dipubiskan, kegiatan Sosialisasias masih berlangsung menarik, diwarnai dengan diskusi dan dialog yang dipandu oleh Wartawan senior Kota Bitung Bung Ferdy Pangalila bersama Pembina Garda Tipikor Sulut Allan Berty Lumempouw.

Penulis : Ivan

Razia Sel Penghuni, Petugas Lapas Bitung Temukan Ini


METRO BITUNG-Petugas Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Klas II B Tewaan Kota Bitung menemukan sejumlah barang di sel penghuni saat razia digelar. Namun dalam razia itu, petugas tidak menemukan barang lain, termasuk narkoba dan senjata tajam yang menjadi sasaran utama dalam sidak tersebut.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Bitung  Danang Agus Triyanto mengungkapkan, barang- barang yang ditemukan itu diantaranya hanya ikat pinggang, sendok, kondom, botol kaca, cukuran jenggot, serta beberapa handphone (Hp).

“Sebenarnya target kami bukan hanya razia telepon seluler. Tetapi seluruh barang terlarang di Lapas bitung diantaranya telepon seluler, narkoba dan lain sebagainya. Yang ditemukan itu tadi,” ujarnya Danang ketika ditemui Media ini. Rabu (25/4/2018).

Dia mengatakan, razia sengaja digelar mendadak agar tidak bocor. Saat apel penghuni pukul 07.00, mereka diberikan pengarahan.

“Setelah apel kami bergerak dengan membagi tim. Jadi tidak ada yang tahu,” ujarnya.
Terhadap penghuni yang kedapatan membawa barang- barang tersebut, tentu ada sanksi yang telah menanti.

“Kami panggil. Kalaupun itu ada pelanggaran kami tindak. Tindakan seperti apa? Nanti kita lihat dulu sejauh mana. Kalau memang kita perlu tindak tegas, kita tindak tegas. Yang pasti akan diberikan sanksi, pihak lapas akan terus menggelar razia untuk menciptakan rasa aman didalam lapas," katanya.

Dijelaskan dia, razia dilakukan bertujuan untuk meminimalisir penggunaan barang berbahaya dan peredaran narkoba didalam lapas," Diduga barang yang dibawa kedalam lapas didapat dari pengunjung saat melakukan besuk," kuncinya.

Pebulis : Ivan


Wali Kota Bitung Resmikan Gedung Perempuan dan Anak, Sekretariat TP-PKK


METRO BITUNG-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny Khouni Lomban Rawung, Sekretaris Daerah kota Bitung Dr,. Drs Audy Pangemanan, AP,. M.Si dan ketua DWP kota Bitung Ny. Rinny Pangemanan Tinangon, meresmikan gedung perempuan dan anak yang juga sekretariat TP-PKK kota Bitung, di kelurahan Madidir Weru, kecamatan Madidir, kota Bitung, pada hari Selasa (24/04/2018).

Dalam sambutannya Lomban mengucapkan selamat serta memberikan penghargaan yang tinggi kepada Ketua Tp-PKK Kota Bitung bersama jajarannya dalam upaya mempersiapkan gedung tersebut untuk menjadi gedung bagi perempuan dan anak. Lomban berharap momentum tersebut dapat terus menginspirasi serta memotivasi semua pihak untuk terus bekerja sama dan sama-sama bekerja membangun kota Bitung dari berbagai sektor.


“Pemerintah telah menempatkan kaum perempuan sebagai partner yang sejajar untuk pembangunan. Isu gerakan dan pemberdayaan perempuan yang berkembang berkisar dalam suatu pemikiran bahwa perempuan sebagai sumber daya pembangunan, dengan kata lain politik gender telah memakai pendekatan women in development dimana para perempuan terintegrasi sepenuhnya dalam derap pembangunan nasional,” kata Lomban

Lanjutnya, “Pemerintah Kota Bitung terus berupaya untuk mewujudkan cita cita mulia untuk meningkatkan pemberdayaan untuk perempuan dan anak. Maka hari ini secara resmi Pemerintah Kota Bitung menyerahkan gedung ini menjadi pusat kegiatan perempuan dan anak yang dikelola oleh tim penggerak PKK Kota Bitung,” ujarnya.


Lomban berpesan agar gedung tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu konsep pembangunan kemampuan perempuan dan anak yang harus terus berkembang menjadi pelayanan perempuan dan anak yang berarti meningkatkan kualitas dan peran perempuan bahkan anak pada semua aspek kehidupan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penciptaan situasu yang kondusif sebagai motivator dan kaselerasi proses pembangunan.

Ketua TP-PKK dalam sambutannya mengatakan dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 menyampaikan bahwa peringatan yang mengambil tema “Kerukunan Dalam Keluarga dan Lingkungan untuk Mewujudkan Indonesia Damai” memiliki makna agar setiap anggota TP-PKK saling bahu-membahu dengan segenap komponen masyarakat dalam memberikan kesadaran dan pemahaman kepada seluruh keluarga, bahwa kondisi aman, nyaman, damai di negara Indonesia semuanya dimulai dari Keluarga.

“Keluarga berperan penting sebagai benteng utama dan pertama bagi ketahanan Keluarga. Ketahanan Keluarga yang diharapkan adalah setiap keluarga memiliki kemampuan dan kemauan secara kolektif dalam memilih mana yang baik dan mana yang buruk.” tutup Rawung

Dalam kesempatan ini, turut hadir juga dari unsur forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarkat, kepala perangkat daerah, pihak swasta, pengurus TP-PKK kota Bitung, para Camat dan Lurah se-Kota Bitung. (Ivan)

Sekretaris DPC PDI-P Bitung Siap Bertarung Dapil II Girian-Madidir



METRO BITUNG-Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Aldo Ratungalo  maju di Pilcaleg 2019. Pendaftaran Aldo sendiri diterima Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Rizal Marcos Lumombo, bersama personil tim penjaringan Bacaleg yakni Suleman Luawo, Jerri Kansil dan Sunarto Lontoh.

Aldo mengatakan, pencalonannya sebagai bacaleg selain didukung internal  Partai yang memberi kepercayaan, juga dukungan masyarakat sehingga, dia menyatakan siap maju dalam Pileg 2019 mendatang.
“Dengan mengucapkan salam sejahtera bagi kita semua, saya mohon doa dan dukungan masyarakat luas khususnya dapil Girian-Madidir untuk mencalonkan diri sebagai bacaleg DPRD Bitung dari Partai PDI Perjuangan. Karena tanpa doa dan dukungan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Aldo yang biasa disapa dengan sebutan Paman kepada Metromanado.com. Selasa (24/04/2018).

Menurut dia, kesiapan ikut dalam pesta demokrasi tersebut sudah bulat. Karena sudah mendaftar sebagai bacaleg  di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Bitung. Aspirasi masyarakat itulah yang semakin membulatkan tekadnya memperjuangkan aspirasi masyarakat diparlemen nanti untuk sebuah perubahan.

"Saat ini sudah menyiapkan tim pemenangannya untuk bergerak. Salah satunya dengan meningkatkan koordinasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Saya optimistis dengan niat sungguh-sungguh akan meraih kursi di DPRD Bitung,” ujarnya.

Penulis : Ivan








DUA HARI PANSUS LKPJ DEBUT PEMBAHASAN BERSAMA TAPD DAN PERANGKAT DAERA


METRO MANADO-Pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota 2017, terus di kebut Pansus yang dinakhodai Benny Parasan. Jika kemarin, (Senin (23/04/2018), pansus melakukan pembahasan bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perkim, hari ini Selasa (24/04/2018), Pansus melanjutkan pembahasannya bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial.


Diawali pembahasan dengan Dinas Sosial, peesonil Pansus LKPJ terlihat kritis dalam mencermati lembar demi lembar isi LKPJ Walikota 2018.


Menariknya, dokumen yang dikonsep Dinas Sosial banyak yang berbeda dengan dokumen yang terisi pada buka LKPJ Walikota. Itu karena saat Pansus menanyakan sejumlah kegiatan dalam progeram Dinas Sosial, Kepala Dinas Sosial Sammy Kaawoan tidak mampu menjeaskan secara detil.
Hal itu sempat membuat Pimpinan dan Anggota Pansus sedikit geram, sebab seorang kepala dinas tidak bias menunjukan bukti atau fisik kegiatan yang sudah dilaksankan tahun 2017.


Bahkan Markho Tampi sempat menduga, bahwa dana sebesar Rp6 ratusan juta yang dialokasikan lewat dana tanggap darurat tidak mampu dijelaskan Kepala Dinas.”Kepala Dinas harusnya tau penggunaan dana Rp6 ratusan juta untuk dana tanggap darurat,”ujar Tampi disela-sela pambahasan.
Hanya saja, karena terbatas waktu, maka Pansus LKPJ akan melakukan cek kelapangan besok (Rabu (25/04/2018), untuk memastikan kebenarannya.


Pansus kemudian meminta Dinas Sosial untuk bersiap untuk mendampingi Pansus dalam Turlap.
Selanjutnya Ketua Pansus Benny Parasan, meminta Dinas Pendidikan untuk menempati posisi TAPD untuk membahas perogeram serta kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan di tahun 2017. Parasan juga meminta agar isi LKPJ sesuai dengan kegiatan yang dilaksankan sehingga lebih mempermuda pembahasan.


Dinas Pendidikan yang tampil dengan Kepala Dinasnya R Deyse Lumowa, menjawab semua pertanyaan Pansus. Mulai dari Rehab sekolah, dana Beasiswa serta dana sosialisasi lainnya.
Setelah melalui pembahasan cukup a lot, Ketua Pansus DR Benny Parasan kemudian menskors pembahasan dan akan dilanjutkan lewat kunjungan ke lapangan guna melihat langsung bukti fisik dari semua kegiatan Dinas Pendidikan.(jose)

KETUA PANSUS PERPUSTAKAAN MW, SEBUT MANADO BAKAL KECIPRATAN RP15 M BANGUN GEDUNG PERPUSTAKAAN

MOHAMAD WONGSO
METRO MANADO-Upaya Pansus perpustakaan DPRD Kota Manado lewat konsultasi ke Kantor perputakaan Nasional di Jakarta tidak sia-sia. Itu karena saat berkunjung ke kantor perpustakaan nasional, Kota Manado mendapat hadiah sebuah kendaraan perpustakaan.”Memang benar, bahwa hasil kunjungan kami ke Kantor perpustakaan nasional di Jakarta, kami mendapat banuan sebah kendaraan perpustakaan,”kata Ketua Pansus Perpustakaan DPRD Manado Mohamad Wongso (MW).
Bukan hanya itu, menurut penyamaian Wongso, bahwa ada dana sebesar Rp 15 Miliiar  yang bakal dikucurkan pemerintah pusat untuk mebangun gedung perpustakaan. Dia menjelaskan bahwa, meskipun dana tersebut sudah disiapkan oleh pemerintah, namun untuk mendatangkan dana tersebut ada mekanisme tersendiri.”Kita sudah cek langsung. Bahwa ada dana sebesar Rp15 miliar yang dialokasikan lewat Kantor perpustakaan nasional untuk membangun gedung perpustakaan di daerah. Saya yakin, apabila pemerintah kota Manado dalam hal ini Walikota GSVL serius melakukan "lobi" ke Jakarta maka dana tersebut akan jatuh ke Manado, dan kita bakal memiliki gedung perpustakaan yang represetativ,”tandas politisi PAN Manado ini.(jose)

Perjuangkan Aspirasi Warga, Linda Somba Siap Bertarung di Pileg 2019



METRO BITUNG-Partai Demokrat Kota Bitung mulai membuka pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) semua tingkatan yang akan mengikuti Pemilu Legislatif 2019 mendatang. Salah satu bacaleg yang mendaftar yakni Linda Somba (37).

Dia mengatakan, keinginannya untuk maju di perhelatan pesta Demokrasi 2019 (Pileg) mendatang bukan karena ambisi, melainkan permintaan beberapa kerabat dan warga. Aspirasi masyarakat itulah yang semakin membulatkan tekadnya memperjuangkan aspirasi masyarakat diparlemen nanti untuk sebuah perubahan,"Maka oleh sebab itu saya sudah memantapkan tekad dan niatnya untuk maju mencalonkan dirinya sebagai calon anggota legislatif dari partai Demokrat," ujarnya disela-sela pendaftaran bacaleg di sekretariat partai Demokrat, pada sejumlah awak media, Selasa (24/4/2018).

Untuk itu ia mengakui perlu kerja keras serta dukungan masyarakat Kota Bitung terlebih khusus warga yang berada di Kecamatan Aertembaga.

"Mohon dukungan dan kerja samanya,”jelasnya Seraya menyatakan siap bertarung di Pilcaleg 2019 nanti.

Penulis : Ivan



Bakal Caleg Termuda Demokrat Aisania Siap Berkompetisi Dalam Pileg 2019




METRO BITUNG-Dunia Politik ternyata telah menyedot perhatian kalangan anak muda yang mengincar kursi empuk, salah satunya Aisania yang berusia 21 tahun resmi mendaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kota dari partai Demokrat dapil Maesah yang di terima langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bitung Jacky Ticoalu.

Aisania menjelaskan, saat ini telah mendaftar sebagai bakal calon Legislatif di Sekretariat partai Demokrat, Selasa (24/4/2018) Sore tadi.

Dengan telah terdaftarnya dirinya sebagai bacaleg, berharap pada 2019 nanti bisa berkompetisi dengan calon legislatif lainya,"Sebagai warga Bitung Timur Kecamatan Maesah, saya berkomitmen untuk membangun Kota Bitung. Untuk bisa berkontribusi dalam mewujudkan membangun lebih baik lagi," ungkap Aisania salah satu bacaleg termudah di partai Demokrat.

Namun seiring dengan perjalanan waktu, lanjut dia yang masih duduk dibangku kuliah disalah satu Fakultas ternama di kota Bitung,

Mengakui bahwa dirinya pilih partai Demokrat untuk belajar berpolitik. Hal ini, lanjut dia, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya.

"Tidak ada salahnya mencoba. Kami akan berupaya sekuat tenaga untuk meraih itu,"singkatnya.

Penulis : Ivan

Peserta UNBK SMP 5 Bitung Gelar Kemah Belajar



METRO BITUNG-Berkemah adalah salah satu sarana pembinaan generasi muda termasuk juga peserta didik di sekolah yang bertujuan meningkatkan percaya diri dan kemandirian. Disamping itu pula untuk meningkatkan kualitas hubungan pribadi antar pesertanya.

Terpantau Media ini saat melakukan kunjungan ke sekolah untuk melihat prosesi ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah tersebut, SMP Negeri 5 Bitung melakukan cara unik dengan berkemah sambil belajar yang bertempat di halaman Sekolah. Selasa (24/04/2018) pagi tadi.


Kepala Sekolah SMP 5 Bitung Tommy M Paat. S.Pd ketika ditemui menjelaskan, Semua peserta UNBK diwajibkan untuk mengikuti kemah belajar. Para siswa tidak pulang ke rumah, mereka makan, tidur, dan belajar di sekolah. Fasilitasnya disiapkan oleh sekolah.

Sementara untuk makanan disiapkan semuanya oleh orang tua siswa yang bergantian sesuai jadwal membawa makanan ke sekolah.

"Program kemah belajar sudah kali ke dua dilaksanakan sejak program pemerintah kota Bitung diberlakukan. Semua peserta UNBK ada 177 siswa dan semuanya ikut, ini dilakukan supaya persiapan anak menghadapi UNBK jadi lebih baik dan fokus, supaya nilainya akan lebih baik,selain itu para siswa bisa lebih terkoordinir ketika berada di lingkungan sekolah. Tiap malam kami jaga, jangan sampai ada siswa yang keluyuran, untuk ruang kemah siswa dibagi dua yaitu bagian perempuan dan laki-laki," tutup Paat ketika  diwawancarai di ruanganya.

Penulis : Ivan

PANSUS LKPJ TURUN LAPANGAN. SONNY LELA: BUKTI FISIK HARUS SAMA DENGAN ISI LKPJ

SONNY LELA

METRO MANADO-Usai menggelar pembahasan dengan sejumlah Perangkat Daerah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Manado terkait Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota tahun anggaran (2017). Hari ini Selasa (24/04/2018),  Pansus LKPJ melaksanakan kunjungan lapangan guna mengecek fisik, sebagaimana  hasil pembahasan kemarin, dan dipimpin langsung Ketua Pansus Benny Parasan.
Menurut Anggota Pansus Sonny Lela, maksud dan tujuan pansus dalam kunjungan lapangan itu, adalah untuk membuktikan fisik yang sudah tercantum lewat buku LKPJ Walikota.
Lanjut dikatakan Lela, ada beberapa laporan yang yang sudah mencapai 100%. Itu sebabnya Pansus harus membuktikan secara fisik sehingga laporan tersebut dapat dipertanggujawabkan.”Memang  saya dan teman-teman pansus harus  bekerja keras. Turun lapangan untuk melihat langsung apakah benar LKPJ yang disampaikan Walikota itu sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Perlu digaris bawahi, bahwa Pansus turun lapangan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi hal itu memang harus dilakukan, sehingga upaya pemerintah untuk meraih WTP dapat terwujud,”kata Sekretaris Komisi D ini.
Disisi lain Politisi Partai Golkar Manado ini mengatakan, yang paling utama untuk dicek ke lapangan adalah realisasi progeram wajib, semisal Kesehatan, pembangunan sumber daya manusia, pembangunan oleh dinas PUPR, Perkim, berbagai progeram sosial yang ditata lewat Pemberdayaan Keluarga Berencana serta Dinas Sosial.”Progeram kesehatan adalah bagian yang tidak boleh dilepas, karena urusan kesehatan masuk dalam visi dan misi Walikota untuk mensejahterakan masyarakat lewat pelayanan kesehatan. Kemudian sosialisasi mengenai progeram keluarga sejahtera juga menjadi penting untuk mewujudkan progeram pemerintah yakni, kota layak anak,”jelas Lela.
Disisi lain dia menyesalkan Bapelitbang yang tidak memprioritaskan anggaran sosialisasi untuk dinas pemberdayaan kesejahteraan masyarakat dan keluarga berencana. Selain itu, kurang tanggapnya Kepala Perangkat Daerah di dinas tersebut, bisa mengganggu upaya pemerintah untuk mewujudkan kerinduan Walikota dan Wawali untuk meraih nilai terbaik dari BPK-RI, tentang pengelolaan keuangan yang tertata lewat berbagai progeram kegiatan.
Namun begitu kata Lela, dia menilai kinerja Walikota selama kurun waktu tahun 2017, sudah menunjukan peningkatan yang signifikan. Hanya saja kata Lela, Walikota Manado GSVL harus lebih selektif untuk penempatkan pejabat eselon II, karena suksesnya progeram pemerintah dapat terimplementasi lewat Perangkat Daeah.”Artinya Perangkat Daerah sebagai pengelolah kegiatan harus lebih cerdas sehingga harapan Pemerintah dapat dirasakan masyarakat Kota Manado,”tandasnya.(jose)

PANSUS LKPJ DAN PERPUSTAKAAN MULAI BEKERJA. DINAS KESEHATAN DAPAT KESEMPATAN PERTAMA

PEMBAHASAN PANSUS LKPJ DAN PD TERKAIT
METRO MANADO-Jadwal Pimpinan dan Anggota DPRD Manado bersama Sekretariat Dewan di Bulan April 2018 boleh terbilang padat. Pasalnya setelah disibukan dengan rapat paripurna penyampaian LKPJ Walikota tahun 2017, kemudian pembentukan Panitia khusus LKPJ dan Perpustakaan, Kedua Pansus tersebut harus melakukan study Komparasi di daerah yang sudah menyelesaikan LKPJ.
Selanjutnya, sejak pagi hingga malam tadi, Senin (23/04/2018)Panitia Khusus Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) walikota 2017, serta Pansus Perpustakaan melakukan hearing atau dengar pendapat dengan Perangkat Daerah (PD) se-Kota Manado, guna membahas LKPJ Walikota 2017.
Diawali Dinas Kesehatan, Pansus LKPJ memulai agendanya, untuk mendengarkan pernyataan Perangkat daerah (PD) terkait LKPJ yang disampaikan Waikota Manado GSVL beberapa waktu lalu lewat Rapat Paipurna.
Mengacuh kepada undang-undang no. 3 tahun 2017 tentang LKPJ, Ketua Pansus Benny Parasan memberikan kesempatan pertama kepada Dinas Kesehatan, kemudian Dinas pendidikan dan Dinas Perkim.
Dari pantauan metromanado, yang menjadi pembahasan cukup alot adalah Dinas Kesehatan. Markho Tampi, Revanny Parasan, Abdul Wahid serta Jonas Makawata, mempertanyakan berbagai progeram yang sudah dilaksanakan Dinas kesehatan di tahun 2017.
Bukan hanya itu, realisasi penggunaan anggaran lewat APBD 2017, juga menjadi pertanyaan serius Anggota Pansus, terutama dana untuk Ibu melahirkan yang menurut Kadis Kesehatan Robby Mottoh dibiayai lewat APBD. Hanya saja kata Revanny Parasan, Dinas kesehatan harus membuktikan secara fisik, apakah benar para ibu yang melahirkan itu dibiayai APBD.
Selain itu, Markho Tampi juga mempertanyakan soal aktifitas dokter, perawat dan THL yang ditempatkan di Puskesmas Pulau Bunaken kecamatan Bunaken.
Secara lengkap prosesnya akan dibahas setelah Pansus selesai melakukan kunjungan lapangan terkait semua pernyataan disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Dinas pendidikan dan Dinas Perkim.
"Kami akan mengunjungi sejumlah tempat berdasarkan hasil pembahasan tadi," tegas Ketua Pansus LKPJBenny Parasan. Dalam pembahasan tersebut, turut dihadiri Sekretaris Dewan Manado Michael Tendirerung.(jose)

Kapolres Pimpin Sertijab Perwira Polres Bitung


METRO BITUNG- Polres Bitung menggelar Sertijab (serah terima jabatan) terhadap Wakapolres, Kabag Ops dan Kasat Binmas di halaman apel Mapolres Bitung,  upacara serah terima jabatan dipimpin oleh Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting, SIK, MH dan peserta upacara terdiri dari pejabat utama Polres Bitung, Perwira Staf, Kapolsek jajaran, seluruh anggota Polres dan jajaran serta ASN Polres Bitung, Senin (23/04/2018).

Sertijab dilaksanakan oleh pejabat lama kepada pejabat baru, yakni jabatan Waka Polres Bitung dari Kompol Suharman Sanusi, SIK kepada Kompol Adi Saptia Sudirna, SIK, jabatan Kabag Ops Polres Bitung dari Kompol Taufiq Abdih, SIK kepada Kompol M. Makfud dan jabatan Kasat Binmas dari AKP Hesky Yohana Pasulu, SIK kepada AKP Antonius Henry Prihantoko, S.sos, SIK.


Pada upacara serah terima jabatan, dihadapan peserta upacara para Pejabat mengucapan dan penandatanganan sumpah yang dipimpin oleh Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting, SIK

Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan bahwa dalam kurun waktu yang cukup untuk pejabat lama, hendaklah kita mengambil contoh teladan yang sudah diemban selaku waka Polres Bitung, Kabag Ops dan Kasat Binmas karena merupakan jabatan yang sangat penting dan berpengaruh terhadap roda kemimpinan di Polres Bitung serta berperan sebagai perpanjangan tangan pimpinan Polres Bitung, oleh sebab itu agar pejabat yang baru dapat melanjutkan bahkan dapat ditingkatkan kinerja sesuai dengan jabatan saat ini karena sudah menjadi tanggung jawab pejabat baru.


Menghadapi perkembangan situasi kamtibmas di Kota Bitung ini dimana masyarakat sangat membutuhkan pelayanan maksimal operasional polri terutama untuk membuat rasa  aman dan nyaman masyarakat dalam melakukan aktifitas sehari –hari terkait maraknya informasi sesat, berita bohong atau hoax yang dapat mempengaruhi presentase kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sehingga Polres Bitung dituntut dapat mengantisipasi dan menanggulangi segala bentuk ancaman gangguan kamtibmas agar masyarakat benar – benar merasakan nyaman adanya kehadiran Polri ditengah – tengah masyarakat dengan kata lain Polri sebagai penyejuk hati apalagi tahun ini lagi gencarnya pemberian negatif dan mendiskreditkan pemerintah pusat yang bukan tidak mungkin akan merembet sampai wilayah Kota Bitung, kita harus lebih cermati, teliti serta lebih peka melihat sesuatu hal dapat menjadi sumber atau berpotensi terjadinya perbuatan melawan hukum untuk sesegera mungkin dilakukan kegiatan Kepolisian meliputi preventif atau cegah dini sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif baik dan aman di Kota Bitung.(Ivan)

PERINGATI HARI KARTINI. INI KATA YURIKE MARIA SIGARLAKI


METRO MANADO-Yurika Maria Sigarlaki adalah saahsatu perempuan asal Kawanua yang mengaku kagum dengan perjuangan perempuan bernama lengkap Raden Adjen (AYU) Kartini.

Bahkan kata Ike, sapaan akab Yurike, Bulan April angat identik dengan nama perempuan yang sukses memperjuangkan hak-hak perempuan. Tak tanggung-tanggung, Ir Soekarno, Presiden pertama Indonesia menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Pahlawan, yang diperingati oleh seluruh bangsa Indonesia.
Lanjut dikatakan Ike, berbagai upaya dilakukan Kartini dimasa dia hidup, termasuk mendirikan sekolah gratis bagi anak-anak perempuan di Jepara tempat kelahiran Kartini.
“Saya pernah membaca sejarah R. A. Kartini, dimana kebangkitan perempuan Indonesia berawal ketika munculnya sebuah buku berjudul Door Duistermis tox Licht. Habis Gelap Terbitlah Terang. Demikian kumpulan surat-surat Raden Ajeng Kartini yang terkenal. Surat-surat yang dituliskan kepada sahabat-sahabatnya di negeri Belanda itu kemudian menjadi bukti betapa besarnya keinginan dari seorang Kartini untuk melepaskan kaumnya dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zamannya,”kata Ike kepada metromanado, Sabtu(21/04/2018) di Manado.
Disisi lain kata Ike, diapun merasakan sesuatu yang luar biasa dalam hidupnya, ketika harus berjuang membesarkan anak-anaknya tanpa kehadiran seorang suami.”Ini adalah perjuangan yang sulit. Tetapi jika Ibu kita Kartini bisa berjuang dan sukses, kenapa saya tidak?. Kita harus menjadi Kartini yang kuat sehingga kita bisa memperoleh hak kita sebagai perempuan,”ujarnya.
Diapun meyakini, jika Kartini masih hidup, beliau pasti akan sangat bahagia melihat wanita masa kini yang berjuang secara mandiri seiring berjalannya waktu. “Kartini adalah sosok yang mampu memperjuangkan nilai dan etos perjuangan. Itu sebabnya kita harus mampu menjaga nilai-nilai perjuangannya. Mari bangkit perempuan Sulut yang cerdas dan hebat,”ujar perempuan cantik yang sukses menekuni bidang kontraktor ini.(jose)

SUKSES "HARTY PONOMBAN" TERINSPIRASI PERJUANGAN R.A KARTINI

HARTY PONOMBAN
METRO MANADO-Perjuangan Raden Ayu Kartini untuk hak-hak perempuan menjadi refrensi bagi wanita kelahiran Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara, bernama Harty Ponomban-Lontoh.
Kepada metromanado, dia kemudian menjelaskan prihal makna perjuangan seorang bernama Raden Ayu Kartini. Terinspirasi dari kuatnya sang Kartini, Harty kemudian bangkit menjadi wanita yang kuat setelah sebelumnya, dia merasakan sebuah persoalan yang hampir membuat dirinya tak mampu berdiri.
Sebuah persoalan rumah tangga menimpah Harty ditahun 2004, ketika dia bercerai dari suaminya. Dia mengaku hampir kehilangan keseimbangan dalam hid upnya, karena harus berjuang membesarkan anak semata wayang tanpa suami.
Berkaca pada sosok Ibu Kartini, Harty kemudian meninggalkan Desa Tombatu menuju kota Manado tahun 2005. Selang beberapa waktu, dia kemudian dia ditawarkan pekerjaan di Kota Balikpapan Kalitantan Timur.
Disana dia belajar mandiri, bekerja disebuah perusahaan Supplier BBM sebagai marketing. Kini Harty telah sukses karena termotifasi cerita tentang sang Ibu kita Kartini. Dia sudah memiliki Rumah mewah di kawasan Perumahan Watutumou, dan beberapa rumah di tempat berbeda, mobil mewah serta menyenangkan orang tua dan membesarkan anak wanitanya yang cantik.
Lanjut Harty menjelaskan, meski berada jauh dari tanah kelahiran, dia mengaku tidak melupakan makna dan jasa perjuangan R.A. Kartini. Diapun mengaku sangat merasakan manfaat dari perjuangan R. A. Kartini bagi perempuan muda di Indonesia, dan itulah yang membuat dia mampu bertahan.
Baginya, sang pahlawan telah tememberi inspirasi bagi dirinya untuk mau 'berperang' melawan ketidakadilan dan diskriminasi dengan keyakinan diri yang kukuh. “Kartini adalah sosok yang luar biasa. Meskipun hidup terkungkung adat namun dia mampu berusaha mandiri dan berjuang dari balik dinding. menyuarakan pikiran semakin lantang. Kartini adalah sosok modern yang berasal dari masa lalu sehingga pantas dikenang dan diketahui kisahnya oleh para generasi muda Indonesia terlebih kusus perempuan,”ujar Harty.
Dia berharap, bahwa perempuan muda Indonesia harus menjadikan setiap tanggal 21 April sebagai momen untuk berjuang dengan cara masing-masing demi menaikkan harkat wanita dan mengentaskan diskriminasi. Dan tidak mustahil satu saat perjuangan Kartini mampu membuka ruang buat ribuan orang jadi Kartini.” R A. Kartini adalah sosok pahlawan wanita  hebat tetapi juga cerdas. RA Kartini ibarat seorang Ibu yang berhasil membesarkannya meskipun berjuang menjadi sebagai orangtua tunggal. R. A. Kartini menjai penting bagi perempuan karena dia adalah pelopor kesetaraan hak antara Pria dan Wanita di Indonesia,”tandas Wanita cantik murah senyum ini.(jose)

ALBERTINA TUMIGOLUNG S14P MELANJUTKAN PERJUANGAN R.A. KARTINI

METRO MANADO-Hari ini tanggal 21 April Bangsa Indonesia memperingati  hari lahirnya sang pahlawan emansipasi wanita pertama di Indonesia. Raden Ayu Kartini. Bahkan sejak tahun 1964, Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno menetapkan hari lahir Raden Ayu Kartini sebagai hari besejarah yang harus diperingati oleh bangsa Indonesia.
Menurut Bendahara Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC-PD) Manado Albertina Tumigolung, sebagai perempuan patut berbangga dengan hadirnya RA Kartini, karena tidak dapat dipungkiri, bahwa lewat Ibu Kartini berbagai keterlibatan perempuan mulai nampak untuk sama-sama membangun bangsa Indonesia tercinta.
“Hadirnya Ibu kartini telah membuka kesempatan bagi perempuan Indonesia untuk mengenyam pendidikan dan mendapatkan hak-hak sebagai makhluk yang paling sempurna ciptaan Tuhan,”ujar Istri tercinta Direktur Umum PT Air Manado Yan Wawo,SE, BE ini.
Namun demikian kata Ine sapaan lbertina Tumigolung, benarkah perempuan Indonesia ingin dan terus untuk melanjutkan perjuangan RA Kartini sebagai perempuan yang kuat dan tangguh itu?
Menurutnya, tanggal 21 April haruslah dijadikan sebagai tanggal yang special. Karena ditanggal itulah seorang pejuang perempuan pernah dilahirkan di bumi Indonesia.
Diapun berharap, agar perjuangan Kartini seharusnya tidak hanya dirayakan pada 21 April saja, tetapi disetiap saat dan kesempatan kita harus memperjuangkan hak-hak perempuan, sehingga perjuangan sang Bunda perkasa itu tidak menjadi sia-sia.
Disisi lain kata Ine akrab Albertina Tumigolung, Jika perjuangan Kartini dikaitkan dengan lembaga politik, maka sangat layak jika ada Anggota Legislator atau senator perempuan, karena di Lembaga tersebut adalah ruang tempat dimana perempuan melanjutkan perjuangan sesungguhnya untuk kaum perempuan.

”Tiga puluh persen keterwakilan perempuan dalam pemilihan legislative adalah konsep yang dirancang pemerintah guna menghargai RA Kartini. Itu sebabnya, mari kita sama-sama berjuang. Jika Tuhan berkenan saya menjadi salahsatu keterwakilan Kartini di lembaga DPRD, maka saya siap untuk melanjutkan perjuangan Ibu kita Kartini lewat Lembaga DPRD Manado,”tandas Ine.
Diketahiui, Albertina Tumigolung berencana untuk mengikuti pemilihan Legislativ di Kota Manado Daerah Pemilihan Wenang-Wanea, pada tahun 2019 mendatang, bersama Partai Demokrat.(jose)

ASSA: BANGUNAN DI PASAR KAROMBASAN YANG RUSAK AKAN DIPERBAIKI

PETER KB ASSA
METRO MANADO-Temuan DPRD melalui kunjungan lapangan terkait pembangunan pasar karombasan yang mengalami kerusakan dibagian atap, ditanggapi Kadis PUPR Peter B Assa. Ditemui metromaando, Jumat (20/04/2018) di kantor Dinas PUPR, Assa menjelaskan, soal temuan DPRD menganai adanya bangunan bagian atap yang mengalami kerusakan atau bocor, tidak perlu dipermasalahkan, sebab bangunan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan.”Saya kira wajar jika bangunan ada yang tidak sempurna pekerjaannya. peristiwa alam seperti angin dan hujan berpotensi merusak bangunan. Kan masih ada biaya pemeliharaan 5%. Kita akan minta kontraktor untuk memperbaikinya. Jika tidak diperbaiki maka kita tidak akan mencairkan sisa anggaran pemeliharaan 5% yang tersisa dikas daerah,”jelas Assa yang dalam waktu dekat akan dilantik sebagai Sekretaris Kota Manado.
Lebih jauh dijelaskan Assa, selain biaya pemeliharaan 5% yang belum dicairkan, masih ada 15 % anggaan pembangunan yang belum dicairkan.”Jadi jangan ragu soal adanya kerusakan atas bangunan tersebut. Saya akan segera meminta kotraktor untuk segera memperbaikinya,”tandas Assa. Disisi lain Assa mengapresiasi DPRD secara kelembagaan, yang telah mengingatkan DPUPR sehingga dapat memperbaiki bangunan tersebut dalam waktu dekat(jose)

Goes To School Lantas Polres Bitung 2018 di SMA I




METRO BITUNG-Bertempat di SMA Negeri I Girian Kota Bitung, Lantas Polres Bitung gelar giat Polres Goes to School 2018, dengan mengadakan kegiatan fun talkshow, wokshop kreatif serta live music. Kamis (19/4/2018).

Kegiatan berlangsung meriah diramaikan oleh sejumlah artis kota Bitung, seperti DJ Ria, Bassgilano, Ridel Home’s, tari kawasaran Rinte Tonsea, serta seluruh pemain film catatan si dula hasil karya dari pemuda pemudi kreatif kota Bitung dan Bitung Kreatif Production (BikrePro).

Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama kasat lantas serta pemeran catatan si Dula yang di motori oleh Ferdy Pangalila. Dalam sesi tanya jawab ini ada beberapa pesan yang diberikan oleh Kasat Lantas polres Bitung Andri Permana tentang keselamatan berkendara, serta pemberitaan hoax.


“Tujuan kami adalah mengingatkan para siswa siswi untuk lebih mengutamakan keselamatan dalam berkendara, karena dari hasil survei lantas Bitung angka kecelakaan didominasi oleh pelajar. Jadi kami berharap agar para siswa dan siswi yang belum mempunyai SIM jangan dulu membawa kendaraan, dan yang belum mempunyai SIM tunggu sampai umurnya sudah 17 tahun baru bisa membuat SIM dan bisa membawa kendaraan.” jelas Kasat lantas Bitung Andri Permana.

Lanjutnya, “Kegiatan polres goes to school ini juga memberikan pengetahuan kepada siswa tentang kebenaran berita, mana hoax atau mana yang benar, yang nantinya akan dibawakan langsung oleh bagian reskrim polres Bitung. Juga kami mengajak anak-anak untuk berkreasi, agat tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif seperti menghirup lem, kebut-kebutan di jalan raya serta tindak kriminal.” jelasnya sambil menambahkan kegiatab ini akan digelar juga di sekolah-sekolah lain yang ada di kota Bitung usai Lebaran.


Kepsek SMA N 1 Girian Fonny Tumundo saat di wawancarai mengenai kegiatan yang dilakukan lantas Bitung mengaku bahwa kegiatann ini sangat positif bagi siswa-siswa kami nantinya,“Giat yang dilalukan ini memberikan pamahanan tentang tertib lalulintas, manfaat dari penggunaan helm dan serta pentingnya memiliki SIM.” katanya.

Saya juga sangat mengapresiasi Polantas Bitung yang mana dalam kegiatan ini bisa mengundang beberapa ahli dibidang seni, olah vokal dan artis kota Bitung.
“Acara ini sangat baik bagi kami, dengan menghadirkan para ahli dibidang masing-masing, sehingga para murid kami bisa terinspirasi akan materi-materi yang diberikan para ahli dan nantinya akan mereka tuangkan bakatnya dikehidupan setelah lulus dai sekolah.” kunci Kepsek Fonny Tumundo. (Ivan)

MUSREMBANG 2019 PEMPEROV SULUT DIGELAR. WALIKOTA GSVL USUL PROYEK APBN MANADO DITAMBAH


METRO MANADO-Walikota dan Bupati se-Sulawesi Utara (Sulut) menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulut, di Convention Hall Grand Kawanua International City (GKIC) Kairagi, Kecamatan Mapanget, Rabu (18/04/2018).

Terlihat Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA juga ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulut yang dibuka Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) DR Soni Sumarsono MDM didampingi Wakil Gubernur Sulut Drs Steven O.E Kandouw. Dalam sambutannya, Dirjen Otda Sumarsono mengatakan Musrenbang sangat penting untuk mensinkronisasikan program pemerintah daerah sampai pemerintah pusat.


Termasuk dengan sistem pemerintahan presidentil negara Indonesia yang tegak lurus dari bawah ke atas. "Sistem presidentil di negara kita merupakan satu kesatuan pemerintahan yang tegak lurus, mulai dari Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota sampai pemerintahan di desa dan kelurahan," tukas mantan Penjabat Gubernur Sulut itu.


Dikatakan, meski berbeda-beda warna partai, pemerintahan di Indonesia tidak boleh jalan sendiri-sendiri. "Jangan sampai Presiden jalan ke utara, Gubernur jalan ke Selatan atau Bupati/Walikota jalan ke barat. Sistem pemerintahan presidentil harus sinkron dari atas ke bawah tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Meskipun beda warna partai sekalipun kepala daerah dari oposisi tetapi pemerintahannya harus tegak lurus sampai ke presiden," tandas Sumarsono.


Pelaksanaan Musrenbang tahun 2019 tingkat Provinsi Sulut untuk membahas berbagai usulan kabupaten/kota se-Sulut yang nantinya akan dibawa ke Musrenbang Nasional. "Musrenbang RKPD tahun 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Utara ini sangat penting bagi kami di Kota Manado. Karena dalam kegiatan ini, berbagai usulan terkait pembangunan di kota Manado ikut dibahas, termasuk usulan ke pemerintah pusat," tandas Walikota Vicky Lumentut.


Dirinya berharap, tahun 2019 mendatang akan banyak prioritas pembangunan dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang masuk ke Kota Manado. "Kita semua berharap, pada tahun 2019 mendatang ada banyak proyek pembangunan yang mengunakan dana APBN masuk ke Kota Manado," pungkas orang nomor satu di ibukota Provinsi Sulut itu.


Tampak hadir mendampingi Walikota Vicky Lumentut sejumlah pejabat di jajaran Pemkot Manado diantaranya, Kepala Bapelitbang DR Liny Tambayong, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) DR Peter KB Assa, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ir Misye Wollah, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Charles Rotinsulu, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos serta Kabag Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Pemerintah Inov Walelang. Dalam acara tersebut, Walikota Vicky Lumentut juga menanda-tangani Nota Kesepahaman RKPD 2019 serta menerima penghargaan Pembangunan Daerah tahun 2018 untuk Kota Manado bersama Kota Kotamobagu dan Kota Tomohon.(jose)