Berita Populer

Lomban : Kami Pemerintah dan Masyarakat Kota Bitung Menolak Paham Radikalisme



METRO BITUNG-Wali Kota Bitung didampingi Sekda kota Bitung, Audy Pangemanan mengahadiri acara Tabligh Akbar dan Dzikir dalam Rangkaian Safari Ramadhan serta Milad BKMM-DMI kota Bitung yang dilaksanakan pada hari Sabtu (26/5/2018) di lapangan rindam dodik secata B, yang dipandu langsung Ustad Muhamad Nur Maulana.
Dalam sambutannya Lomban mengatakan semua Agama yang ada di Kota Bitung itu hidup dalam keharmonisan yang saling menghormati antar pemeluk agama. Agama yang satu dengan yang lain dalam suatu tatanan pluralisme yang terpelihara sejak dulu.
“Jika ada yang mau menggangu dan memecah belah persatuan dan kesatuan yang selama ini telah tercipta dan terjaga di kota Bitung, biarlah kita semua yang hadir saat ini menjadi yang terdepan dalam mengantisipasi hal itu.” ujar Lomba.
Ia juga menegaskan bahwa, pemerintah kota Bitung dan seluruh masyarakat kota Bitung jelas menolak berbagai paham yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.
“Kami pemerintah dan masyarakat kota Bitung menolak paham radikalisme yang memicu timbulnya tindak pidana terorisme. Pemahaman seperti ini benar-benar harus disingkirkan dari Negara kita termasuk kota Bitung, karena tak ada satu agama pun yang menyetujui dan mengajarkan hal tersebut.” beber Lomban.
Usai memberikan sambutan, Lomban yabg didampingi Pangemanan serta unsur Forkopimda kota Bitung menyerahkan bingkisan Ramadhan berupa bantuan sembako kepada perwakilan penerima bantuan dari beberapa Masjid, dan disaksikan langsung oleh para pejabat lingkup Pemkot Bitung, tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta seluruh jemaah dan instansi terkait lainnya.( Ivan)

Buka Diklat PIM IV, Ini Harapan Lomban



METRO MANADO-Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban membuka Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Pemerintah Kota Bitung Pola Kemitraan Dengan Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara di Balai Diklat Perikanan Bitung, Kecamatan Aertembaga pada hari Jumat (25/5/2018).
Diklat yang diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari perangkat daerah kota Bitung berkewajiban untuk mengikuti 893 jam pelajaran atau selama satu bulan lebih akan belajar di asrama, serta praktek lapangan selama 3 (tiga) bulan.
Lomban dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para PNS yang terpilih sebagai peserta untuk mengikuti Diklat PIM IV.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah terpilih untuk mengikuti diklat ini, dan saya berharap agar bisa melaksanakan tugas ini dengan baik. Dan setelah selesai diklat, kiranya para peserta bisa menyiapkan pertanggungjawaban, sehingga diklat ini tak terkesan sia-sia.” kata Lomban.
Lomban berharap peserta diklat nantinya dapat menciptakan inovasi dan terobosan yang dapat berguna bagi kemajuan pelayanan masyarakat dilingkup tempat mereka bekerja.
“Saya berharap nantinya kalian dapat menciptakan inovasi-inovasi baru, baik itu dalam bidang teknologi informasi atau terobosan lainnya sehingga dapat membantu Pemerintah kota Bitung dalam melayani masyarakat lebih efisien dan efektif.” tutup Lomban.
Usai membuka dikalat dan memberikan sambutan, Lomban dalam kesempatan itu menyematkan tanda peserta sembari berharap mereka dapat mengikuti segenap rangkaian pelatihan dengan baik.ali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban membuka Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Pemerintah Kota Bitung Pola Kemitraan Dengan Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara di Balai Diklat Perikanan Bitung, Kecamatan Aertembaga pada hari Jumat (25/5/2018).
Diklat yang diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari perangkat daerah kota Bitung berkewajiban untuk mengikuti 893 jam pelajaran atau selama satu bulan lebih akan belajar di asrama, serta praktek lapangan selama 3 (tiga) bulan.
Lomban dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para PNS yang terpilih sebagai peserta untuk mengikuti Diklat PIM IV.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah terpilih untuk mengikuti diklat ini, dan saya berharap agar bisa melaksanakan tugas ini dengan baik. Dan setelah selesai diklat, kiranya para peserta bisa menyiapkan pertanggungjawaban, sehingga diklat ini tak terkesan sia-sia.” kata Lomban.
Lomban berharap peserta diklat nantinya dapat menciptakan inovasi dan terobosan yang dapat berguna bagi kemajuan pelayanan masyarakat dilingkup tempat mereka bekerja.
“Saya berharap nantinya kalian dapat menciptakan inovasi-inovasi baru, baik itu dalam bidang teknologi informasi atau terobosan lainnya sehingga dapat membantu Pemerintah kota Bitung dalam melayani masyarakat lebih efisien dan efektif.” tutup Lomban.
Usai membuka dikalat dan memberikan sambutan, Lomban dalam kesempatan itu menyematkan tanda peserta sembari berharap mereka dapat mengikuti segenap rangkaian pelatihan dengan baik. (Ivan)

DISPAR SEGEL DISKOTIK ALTITUDE, DJAROT DAN KARAOKE MILLENIUM

ALTITUDE DISEGEL
METRO MANADO-Menindaklanjuti Surat Edaran, dari Pemerintah lewat Dinas Pariwisata (DISPAR) Kota Manado no.D.13/PAR/267/2018, tentang pemberlakuan Jam Oprasional bagi tempat hiburan saat bulan puasa ramadhan di Manado, maka Dinas Pariwisata bersama, pihak Kepolisian, Sat-Pol-PP dan Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (GEMPITA) serta  sejumlah wartawa, melakukan Inspeksi mendadak ke sejumlah tempat hiburan malam, Sabtu (27/05/2018) dengan melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu di kantor Dinas Pariwisata dikawasan Megamas Manado.


MANAGER ALTITUDE TOLAK TANDATANGAN BERITA ACARA
Setelah menggelar rapat kurang lebih satu jam, Tim Gabungan menuju sejumlah tempat pijat (SPA) yang ada di Manado. Namun tim gabungan yang pimpin langsung Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Manado Jein Barantian, SE, M.Si. tidak menemukan satupun tempat pijat dan SPA yang beroprasi.

MILLENIUM KARAOKE DISEGEL

Tepat Pukul 13.00, Tim Gabungan langsung menuju Millenium Café di Kelurahan Bumi Beringin. Tiba di tempat tersebut, Tim Gabungan mendapati VIP Karaoke yang masih beroprasi. Setelah menjelaskan kedatanga Tim Sidak kepada Manager ditempat itu, Dinas Pariwisata langsung memerintahkan Sat-Pol-PP untuk menyegel tempat tersebut.

DJAROT CAFE DISEGEL 
Tim kemudia menuju Corner Club. Hanya saja salahsatu tempat hibunran terbesar di Manado itu, tidak beroprasi karena taat terhadap Surat Edaran Pemrintah Kota Manado.

Tim kemudian melanjutkan Sidak ke Kawasan Megamas. Saat memasuki kawasan megamas, Tim mendapati Café Djarot yang masih beroprasi dan dipenuhi puluhan pengunjung.

Namun demikian Dinas Pariwisata hanya memberikan teguran.”Ini sudah Pukul 13.50. Artinya tempat hiburan ini sudah melanggar surat edaran. Saya berikan kesempatan 10 menit untuk segera menutup tempat ini,”kata Barantian kepada Manager Djarot. Hanya saja teguran itu tidak dihiraukan pengelolah, sehingga Barantian memerintahkan Sat-Pol-PP untuk menyegel tempat tersebut.

Selanjutnya, Tim menuju Altitude Café yang tidak jauh dari tempat di. Ketika Tim tiba ditempat tersebut, lampu bagian depan café tersebut sudah di matikan. Tim kemudian minta untuk melihat langsung apakah benar Altitude Café yang terletak di lantia 3, benar-benar sudah tidak ada aktifitas. Setibanya dilantai 3 dimana Altitude beroprasi, Tim melihat tidak ada aktifitas, meskipun masih ada sekitar 30-an pengunjung yang sedang menghabiskan minuman mereka.

Ironisnya ketaika Tim sedang berkomunikasi dengan Manager Café, tiba-tiba terlihat ada orderan minuman disalahsatu Table, sehingga dapat dipastikan, bahwa oprasional Altitude belum berhenti.”Pak katanya sebelum Pukul 00.30 tidak ada order lagi. Nah..itu ada table yang baru memesan Minuman?,”kata Barantian kepada pengelolah.
Hal itu akhirnya tak dapat dibantah lagi, sehingga Altitude Café diperintahkan untuk disegel. Parahnya, sang Manager menolak untuk menandatangani berita acara penyegelan.”Ga apa apa. Kalau ga mau tandatangan. Saya ingatkan untuk tidak beroprasi selama tempat ini disegel,”tegas Barantian yang langsung memerintahkan seluruh Tim untuk meninggalkan tempat tersebut.

Setelah itu Tim gabubngan Sidak kembali ke Kantor Dinas Pariwista untuk beristirahat dan membubarkan diri.
Menurut rencana, Tim Gabungan akan kembali melakukan Sidak dalam waktu dekat, selama bulan puasa berjalan.

Diketahui, Sidak yang dilakukan Tim Gabungan yang dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Manado Jein Barantian, SE, M.Si. dan Kadis Perhubungan M Sofyan selaku Tim pengarah Gempita itu, Sidak dillakukan dalam rangka untuk menghormati umat muslim yang sedang melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri1439.H.

Berdasasarkan pasal 39 ayat 4 dan pasal 40 Peraturan Daerah Kota Manado No. 2 tahun 2015 tentang penyelenggaraan kepariwisataan, menyatakan bahwa pembatasan jam dan penutupan oprasional usaha pariwisarta pada hari-hari besar keagamaan.
Didalam surat edaran yang sudah disebar di semua tempat hiburan malam berbunyi, Café dan Bar, Karaoke, SPA, tempat pijat, Pub Malam/Diskotik, ditutup mulai tanggal 14 hingga 16 Mei 2018.
Setelah itu tempat hiburan malam dapat dibuka kembali pada tanggal 17 Mei dengan pembatasan waktu jam oprasional sebagai berikut.
Untuk usaha hiburan malam Pub, Diskotik, Café dan Bar dapat beroprasi hingga Pukul 01.00. kemudian untuk Karaoke sampai Pukul 23.00 dan untuk tempat pijat/SPA sampai Pukul 20.00 Wita.
Dan jika para pengelolah melanggar Surat edaran tersebut, akan dikenakan sanksi pembekuan dan atau penutupan sementara tempat usaha tersebut.(jose).



Raih Penghargaan Universal Health Coverage JKN-KIS Award 2018, Wali Kota Bitung Katakan Ini



METRO BITUNG-Pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Maximiliaan J Lomban dan Ir Maurits Mantiri MM menerima penghargaan Universal Health Coverage JKN-KIS Award 2018 dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Penghargaan itu diterima langsung oleh Wali Kota Bitung, Maximiliaan J Lomban, di Hotel Grand Mercure Jakarta, Rabu (23/05/2018).

Kegiatan penyerahan penghargaan yang sebelumnya dibuka Presiden Jokowi di Istana Negara tersebut diberikan kepada 28 Kota dan 92 Kabupaten se-Indonesia yang dianggap mendukung secara aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Lomban menyampaikan rasa bangga sekaligus mengapresiasi semua pihak yang sudah mendukung program UHC JKN-KIS di Kota Bitung.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bitung mengucapkan terima kasih atas dukungan yang baik dari semua pihak khususnya BPJS Kota Bitung dalam menyukseskan program kesehatan UHC JKN-KIS di Kota Bitung sehingga kita menerima penghargaan ini." tutur Lomban

lanjutnya, Penghargaan ini diberikan kepada Pemerintah Kota/ Kabupaten karena telah mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai Program Strategis Nasional dalam mewujudkan Universal Health Coverage.

Lomban berharap Penduduk Kota Bitung yang sudah terdaftar JKN KIS sebanyak 214.629 jiwa atau sekitar 97% tersebut nantinya dapat terus bertambah dan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. ( ***/Ivan)

HASIL SURVEY INTERNAL PILEG 2019. KETUA TIM RAJAWALI TERTINGGI ELEKTABILITAS DI SARIO-MALALAYANG

(insert ) MAIKEL TOWOLIU
METRO MANADO-Gerderang Pileg meskipun masih menyisahkan satu tahun lagi, namun berbagai lembaga survey mulai melakukan tugasnya untuk melihat elektabilitas para Calon Legislatif, khususnya di Kota Manado.

Di daerah pemiliha (Dapil) Sario-Malalayang misalnya. Nama Ketua Tim Rajawali Maikel Towoliu yang mendaftar lewat Partai Demokrat dikabarkan melejit namanya, karena sesuai survey internal Tim rajawali, Maikel mendapat dukungan tidak kurang dari 4.000 suara semenatra.

Menurut salahsatu Tim Rajawali yang minta namanya jangan dulu dimediakan, dukungan terhadap Maikel kemungkinan masih akan bertambah. Itu Karena hengkangnya salahsatu Politisi handa dari eksternal partai democrat yang perolehan suaranya sangat signifikan dan telah emndaftarkan diri untuk berjuang menuju kursi DPR-RI.

Melejitnya nama Maikel Towoliu sebagai salahsatu kader Demokrat yang bakal memperoleh suara terbanyak di Pileg 2019 tentu akan menambah kekuatan partai demokrat Manado yang dinakhodai Noortje Hanny Van Bone, khususnya di Dapil Sario-Malalayang.

Namun begitu banyak juga kalangan politisi yang mengatakan, bahwa ada dua kekuatan besar internal Demokrat selain Maikel Towoliu di Dapil tersebut, yakni Michael Kolonio yang adalah Anggota DPRD Manado dan Noortje Van Bone yang kini menjabat Ketua DPRD Manado

Ketiganya memiliki basis yang tradisional dan sewaktu-waktu bisa merubah peta perpolitkan di gelaran Pileg 2019 mendatang,”Awal tahun 2019 akan sangat menentukan naik dan turunnya elektabilitas para calon Anggota DPRD Manado, karena sebelumnya mereka akan melewati berbagai momen yang bnakal menguras tenaga dna pikiran,”ujar para politisi di sebuah ruang public di salahsatu rumah kopi di Manado.(jose)

BULAN PUASA RAMADHAN. DPRD MINTA GEMPITA, SAT-POL-PP DAN DISPAR SIDAK TEMPAT HIBURAN MALAM

HENGKY KAWALO
METRO MANADO-Bulan suci ramadha adalah sakral bagi umat Muslim. Dan untuk menghormati kesakralan umat muslim yang sedang menjalankan Ibadah Puasa, maka Dinas Pariwiasat mengeluarkan surat edaran pembatasan oprasional tempat hiburan di Kota Manado.

Menurut Sekretaris Komisi A DPRD Manado Hengky Kawalo, surat edaran tersebut harus ditaati oleh semua pengusaha hiburan malam baik. Café, Musik live serta karaoke kelauarga.
“Tidak boleh ada salahsatu tempat hiburan malam yang melanggar edaran tersebut. Hal itu dimaksudkan agar bulan suci ramadhan tidak dicerdrai oleh sebuah ketidaktaatan pengelolah hiburan malam,”tegas Kawalo saat dihubungi lewat tlp.

Dijelaskan Kawalo, Sat-Pol-PP yang oleh Perda ditugaskan untuk mengawal semua kebijakan pemerintah kota, harus menjalankan tupoksinya dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, organisasi bentukan pemerintah kota Manado yakni Gerakan Masyarakat Pinta dan Taat Aturan (GEMPITA) juga harus ambil bagian dalam tugas mereka sebagaimana dijabarkan lewat SK Walikota, untuk menjadikan masyarakat kota Manado yang taat, pintar serta memahami aturan, baik yang dikemas lewat Perda maupun surat edaran, sehingga tercipta suasana aman dan nyaman di Manado yang dikenal sebagai kota yang toleran.

“Ini penting untuk dipahami, sebab akan tidak elok, ketika Walikota Manado disebut terbaik di Indonesia, kemudian Manado penyandang kota paling toleran, tetapi dibalik itu, ternyata Kota Manado memiliki warga kota yang tidak taat terhadap aturan, terutama menyangkut hari keagamaan yang harus di hormati,”tegas politisi PDI-P Manado ini.

Dan untuk melihat apakah para pengusaha hiburan malam itu taat atau tidak terhadap edaran yang dikeluarkan pemerintah, maka, perlu dilakukan Inspeksi mendadak (SIDAK) secara bersama-sama antara Gempita, Sat-Pol-PP dan Dinas Pariwisata di semua hiburan malam di Manado.
“Jika nanti ditemukan ada tempat hiburan malam melanggar surat edaran Pemerintah, wajib hukumnya Pemerintah mencabut izin tempat hiburan tersebut,”tandas Politisi jebolan universitas Sam Ratulangi ini.

Diketahui sebelumnya Dinas Pariwisata telah mengeluarkan surat edaran pembatasan jam oprasional hiburan malam. Untuk Musik Live dan Café jam oprasional hanya sampai Pukul 01.00, Karaoke keluarga Pukul 22.00 dan tempat pijat atau SPA Pukul 20.00.
Sementara itu salahsat pengusaha hiburan malam di bilangan jalan Piere Tendean mengaku telah menerima surat edaran tersebut dan akan taat terhadap surat edaran itu.(jose)

INI PERNYATAAN KETUA KOMISI C, DI BULAN SUCI RAMADHAN

LILLY BINTI
METRO MANADO-Ketua Komisi C DPRD Manado Lilly Binti kepada metromanado, Rabu (23/05/2018) mengatakan, predikat kota paling toleran se-Indonesia yang diraih Pemkot Manado harus dijadikan sebagai referensi untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Manado.

“Tidak mudah mendapatkan predikat kota paling toleran. Apalagi predikat yang diraih Pemkot Manado itu, adalah yang terbaik dari ratusan kota dan Kabupaten se-indonesia. Nah… ini tentu tidak boleh ternoda,”kata Politisi Partai Golkar Manado ini.

Disisi lain, Binti memuji sukses yang diraih pemerintah yang mampu merangsang warga, untuk menolak segala bentuk aliran radikalisme yang tujuannya hanya untuk memecah bela tali persaudaraan di Kota Manado.

Namun begitu katanya, Pemerintah tidak boleh terlena dengan penghargaan tersbeut, karena setiap kota bias saja memperoleh predikat kota tertoleran, tetapi tidak banyak kota yang mampu mempertahankan sebuah predikat semisal kota yang paling toleran.

“Jadi memperoleh nilai tertinggi sebagai kota paling toleran di Indonesia, bisa saja menjadi sasaran teroris, untuk mengacaukan kota, sekaligus membuat kota ini menjadi tidak nyaman. Itu sebabnya, saya mengajak seluruh jajaran pemerintah hingga yang paling bawa yakni, Kepala Lingkungan untuk tetap waspada terhadap berbagai gangguan keamanan sehingga bulan suci ramadhan yang sedang dilaksankan saudara kita umat muslim, berakhir dengan baik, dan kita boleh sama-sama merayakan Hari Raya Idul Fitri, dalam konteks saling memaafkan salah dan khilaf,”tandasnya.(jose) 


BUPATI MITRA JAMES SUMENDAP, DILANTIK KETUA PANITIA HUT-PKB KE-56


METRO MANADO-Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang juga  Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA melantik James Sumendap sebagai Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gmim ke-56 tahun 2018, bertempat di Desa Rasi Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Rabu (23/05/2018).

Pelantikan panitia HUT PKB Sinode GMIM dirangkai dengan ibadah syukur HUT ke-11 Kabupaten Mitra serta syukur Keluarga Sumendap Rende, dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt DR Hein Arina.
"Saya yakin Panitia HUT PKB Sinode GMIM tahun 2018 dengan Ketuanya adalah Bupati Mitra Bapak James Sumendap, mampu melaksanakan tugas ini dengan baik dan sukses,” kata Penatua Vicky
Lumentut, yang datang didampingi Sekretaris dan Bendahara Komisi PKB Sinode GMIM Rommy Pondaag SH dan Hanny Jost Pajouw SE.
Walikota Manado dua periode itu berharap, HUT ke-56 PKB Sinode GMIM yang akan digelar di Kabupaten Mitra, mendapat dukungan PKB se-Sinode GMIM, mengingat HUT tersebut, akan diwarnai berbagai kegiatan lomba baik olahraga, kesenian dan Cerdas Cermat Alkitab (CCA).
“Saya berharap, seluruh jemaat dan wilayah di GMIM akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan HUT Pria Kaum Bapa Sinode GMIM. Demikian juga, teman-teman pengurus PKB Sinode untuk bekerja bersama panitia mensukseskan kegiatan ini, demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan,”pinta Penatua Vicky Lumentut.


Lepas sebagai Ketua PKB Sinode GMIM, Walikota Vicky Lumentut atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado menyampaikan selamat HUT ke-11 kabupaten Mitra.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado serta keluarga, menyampaikan selamat HUT ke-11 untuk Kabupaten Minahasa Tenggara. Semoga, kabupaten Mitra akan semakin maju dan berkembang,”tandasnya.
Tampak hadir Wakil Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar SH, Ketua DPRD Mitra Tavif Watuseke serta anggota DPRD Mitra, mantan Wakil Bupati Mitra Jeremia Damongilala serta undangan lainnya.(jose)

GELAR SAFARI RAMADHAN. WAWALI MOR SEBUT WARGA MANADO PALING TOLERAN SE-INDONESIA


METRO MANADO-Wakil Walikota Manado Mor D Bastian kembali memimpin Safari Ramadhan Pemerintah Kota Manado. 
Kali ini, Pemkot Manado menggelar Safari Ramadhan sekaligus berbuka puasa bersama Jamaah di Mesjid Jami Sabilal Muhtadin, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Rabu (23/05/2018)

Dikesempatan itu, Wawali Mor mengatakan, masyarakat Kota Manado yang majemuk dan heterogen dengan berbagai suku, agama, ras dan antar-golongan justru menciptakan suasana yang harmonis dan damai.
Hal itu terbukti, saat masyarakat merayakan hari raya keagamaan. Seperti ketika umat Muslim melaksanakan ibadah puasa 1439 Hijriyah, umat beragama lainnya ikut menikmati suasana di bulan suci Ramadhan ini.

Apalagi kata Mor, ketika tiba waktu berbuka puasa, hampir seluruh pelosok Kota Manado terlihat orang ramai-ramai buka puasa bersama umat Muslim.
“Suasana buka puasa seperti ini, hanya ada di Kota Manado. Tidak hanya umat Muslim yang merasakan suasana bulan puasa, namun umat beragama lainnya ikut menikmati. Kalau tiba waktu berbuka puasa, umat beragama lainnya juga ramai-ramai buka puasa bersama. Ini merupakan wujud toleransi masyarakat yang ada di Kota Manado, yang tidak memandang perbedaan yang ada,” ujar Wawali Mor, saat buka puasa bersama, mewakili Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut SH,MSi,DEA.

Menurutnya, suasana rukun dan damai di Kota Manado merupakan bentuk kebersamaan seluruh masyarakat, dimana jalinan silaturahmi tanpa memandang perbedaan tidak hanya slogan semata. Hal itu adalah bagian dari gambaran kota Manado selaku penyandang kota paling toleran di Indonesia.
“Meraih penghargaan ini tidak susah, namun yang susah adalah mempertahankan Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia. Butuh keseriusan kita semua untuk bisa membuktikan, bahwa masyarakat Manado, cinta kedamaian dan kerukunan,” tandasnya Mor.

Tampak mendampingi Wawali Mor Bastiaan, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, beberapa kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado, Camat Mapanget Reyn Heydemans, serta Lurah dan kepala lingkungan se-Kecamatan Mapanget.
Juga hadir unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mapanget, Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di sekitar masjid yang terletak di Jalan Politeknik Buha. “Kami sangat berharap kehadiran Bapak Wakil Walikota di Masjid Sabilal Muhtadin Buha dalam rangka Safari Ramadhan, bisa membawa berkah bagi pembangunan masjid ini,” jelas Imam Masjid Jami Sabilal Muhtadin Buha Haji Alan Budi Kusnadi didampingi Ketua Badan Ta'mirul Masjid (BTM) Ahmad Latala SH. Tampil sebagai pembawa tauziah atau hikmah puasa Drs H Ulyas Taha MPd selaku Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara.(jose)

Polres Bitung Sita Ratusan Liter Cap Tikus Di Warung

METRO BITUNG-Pelaksanaan operasi Pekat Polres Bitung berhasil mendapati ratusan liter miras jenis captikus yang banyak di temui di warung-warung milik warga. Rabu (23/5/2018)

Satres Narkoba dibawah pimpinan Ipda Jhon Sael pada mendapati  220 liter miras jenis captikus di warung milik dari lelaki alias MG(63) warga kelurahan Aertembaga, masing-masing di kemas dalam 5 galon berukuran 35 liter dan 30 botol berukuran 1500ml. 


Di hari yang sama, polsek Ranowulu dibawah pimpinan Ipda Petrus Katiandagho mendapati 4,2 liter miras jenis captikus yang di kemas dalam 2 botol berukuran 1500 ml dan 3 botol berukuran 600ml di warung milik perempuan alias MM(38) yang merupakan warga Kelurahan Apela II, Kecamatan Ranowulu

Kini barang bukti tersebut telah diamankan  di satres Narkoba Polres Bitung untuk proses lebih lanjut, selanjutnya pemilik warung di lakukan pembinaan untuk tidak lagi menjual miras di warung mereka guna meminimalisir terjadinya tindak pidana kejahatan yang berawal dari miras.

Penulis : Ivan

Wakil Walikota Bitung Buka Lomba Bacarita Tingkat SD




METRO BITUNG-Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kota Bitung Ibu. Ny. Rita Mantiri-Tangkudung ST menghadiri acara sosialisasi minat kebiasaan membaca dan pembinaan perpustakaan sekaligus membuka Lomba bercerita tingkat Sekolah Dasar/MI se-Kota Bitung.

Dalam kegiatan tersebut Mantiri katakan, menyalurkan kebutuhan imajinasi dan fantasi sehingga dapat memperluas wawasan dan cara berfikir anak. Ditinjau dari berbagai aspek, manfaatnya membantu pembentukan pribadi dan moral anak.  Dan cerita  efektif  pula mempengaruhi pola berfikir dan perilaku karena mereka senang mendengarkan,  walau dibacakan secara berulang-ulang. Demikian diungkapkan,  Wakil Walikota Bitung  pada pembukaan  lomba bercerita Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Se-Kota Bitung, yang dilaksanakan di aula Sanggar Kegiatan Belajar, Kelurahan Manembo-nembo tengah kecamatan matuari. Rabu (23/05/2018).



Mantiri mengatakan pelaksanaan kegiatan ini sangat baik khususnya dalam menumbuhkembangkan cinta akan membaca yang dimulai dari anak-anak."membaca dan belajar memiliki tujuan yang jauh lebih penting dari sekadar meraih prestasi dan masuk perguruan tinggi yang bagus." ujar Mantiri didampingi Wakil Ketua TPP-PKK Kota Bitung Ny. Rita Mantiri Tangkudung.

Mantiri menjelaskan  pentingya keseimbangan dari sembilan kecerdasan dalam pertumbuhan anak dengan tidak memprioritaskan kecerdasan hanya pada  IQ ( Intellegence Quotient ) saja tapi juga pada EQ ( Emotional Quotient ), SQ ( Spiritual Quotient ), AQ ( Addversity Quotient ),CQ ( Creativity Quotient ), dan ESQ ( Emotional Spiritual Quotient yang merupakan gabungan dari EQ dengan SQ ).

"jangan nanti kita melihat anak yang menjawab pertanyaan matematika dengan benar mengatakan dia pintar, sedangkan anak yang membantu orang tua, rajin dan penolong dianggap hal-hal yang biasa saja, pola pikir seperti ini yang harus dirubah." tukas Mantiri.

Tingkat kecerdasan anak berbeda-beda, lanjut Mantiri, ada anak yang cerdas musikal, ada anak yang memiliki kecerdasan interpresonal, cerdas visual spasial, alam, kinestetik tubuh, moral, verbal linguistik, dan logika matematika."jadi kita tidak bisa melihat dari satu sisi saja seperti cara pandang umum saat ini." pungkasnya.

Mantiri berharap output dari pelaksanaan kegiatan ini mampu menghadirkan generasi muda yang memiliki minat dalam membaca, mencintai budaya daerah, dan memiliki bakat yang luar biasa sesuai dengan program pemerintah kota Bitung dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bitung.

Adapun dalam kesempatan itu, Mantiri juga mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan peserta disaksikan Asisten III Setda Kota Bitung Youke Senduk, Camat matuari, para guru dan instansi terkait lainnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Dinas Kota Bitung Euginie N Mantiri, S. Pd, MAP. Ketika di jumpqi media ini Mengatakan lomba bercerita ini diadakan untuk meningkat prestasi dan kreatifitas para pelajar.

"Kita bangga terhadap anak-anak yang mampu bercerita di depan umum karena mempunyai keberanian menampilkan kreatifitasnya,’’ ujar Euginie.


Penulis : Ivan

WALIKOTA GSVL PIMPIN SAFARI RAMADHAN DI MASJID JAMI’AZZIDIN


METRO MANADO-Safari Ramadhan Pemerintah Kota Manado kali ini dilaksanakan di Masjid Jami’Azzidin, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Selasa (22/05/2018).

Safari Ramadhan di pimpin langsung Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, dan disambut ratusan jamaah masjid yang terletak di jalan Sea itu. Walikota GSVL mengaku bangga saat disambut para Jamaah, dan Jamaah di Masjid tersebut juga menyampaikan kebanggaan mereka  saat dikunjungi orang nomor satu di Manado ini.

“Kalau tidak salah, sudah tiga kali Pak Walikota Manado datang ke Masjid Jami’Azzidin. Sehingga, sebagai warga masjid, kami tentunya sangat berterima kasih atas semua perhatian yang diberikan Pak Walikota dan jajaran pemerintah di Kota Manado,” ungkap Imam Masjid Jami’Azzidin H Husein Peju. Sementara, Walikota Vicky Lumentut dalam sambutannya mengajak umat Muslim dan masyarakat di Kecamatan Malalayang dan Kota Manado untuk merapatkan barisan melawan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, tidak ada agama yang mengajarkan untuk membunuh orang tak bersalah. Bahkan, semua agama mengedepankan kedamaian dan kerukunan diantara sesama manusia.

“Saya percaya, tidak ada satu agamapun yang mengajari untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Sehingga, kita perlu bersatu melawan aksi-aksi terorisme yang membuat resah dan membuat ketakutan ditengah masyarakat Indonesia. Mari kita bersatu tanpa memandang agama, suku, ras, kita ciptakan suasana yang aman dan damai di Kota Manado,” tukas Walikota Vicky Lumentut.

Dikatakan, predikat yang disematkan di Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia memiliki tantangan sekaligus kebanggaan. “Mempertahankan predikat sebagai kota paling toleran di Indonesia memang sangat membanggakan, namun memiliki tantangan untuk bagaimana kita menjaga predikat ini. Caranya, mari kita bangun dan pertahankan kerukunan, sikap hidup toleransi meskipun kita berbeda-beda,” tandas Walikota Vicky Lumentut. Dirinya mengajak masyarakat dan umat Muslim untuk ikut mendukung operasi cipta kondisi yang dilakukan Pemkot Manado. Dimana, pada setiap kecamatan dilakukan razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilaksanakan aparat gabungan Pemkot Manado, TNI dan Polri.

“Saya minta dukungan, jika ada disekitar kita ditemukan warga yang tidak memiliki KTP, kita serahkan dia kepada kepala lingkungan, ada Babinsa dan Babinkamtibmas. Jangan main hakim sendiri yang berujung pada persoalan hukum,” pungkasnya.

Tampil sebagai pembawa tauziah yakni H Amir Liputo, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, para kepala Perangkat Daerah, juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh, perwakilan Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado serta Presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dan tokoh agama di Kecamatan Malalayang. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Vicky Lumentut menyerahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado kepada mereka yang membutuhkan.(jose)

Lomban Himbau Masyarakat Menghemat Air


METRO BITUNG-Walikota Bitung Maximillian J Lomban mengajak seluruh lapisan masyarakat serta jajarannya untuk tetap menjaga konservasi air dengan melakukan gerakan hemat air.

"Konservasi air adalah tanggung jawab semua pihak. Pemerintah Kota Bitung terus menghimbau agar tetap melakukan gerakan hemat air dengan berbagai kegiatan, seperti menampung air. Juga kita wajib menyadari bahwa harus menghemat air untuk masa depan generasi selanjutnya," katanya

Lanjut dikatakannya dengan salah satu gerakan yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Bitung, yaitu bersih bawah tanah menurutnya itu salah satu gerakan dalam menjaga keselamatan air bawah tanah agar tidak terkontaminasi dengan sistem amnesti septi tank bocor.

"Hal tersebut dilakukan agar masyarakat yang masih menggunakan konsumsi air bawah tanah bisa mendapat air yang benar-benar bersih dan layak bagi kesehatan. Untuk itu Saya menghimbau mari kita semua menghemat air dalam rangka konservasi air," ajak Lomban

PEMKOT MANADO GELAR SAFARI RAMADHAN DI MASJID At-Taubah


METRO MANADO-Pemerintah Kota Manado, menggelar buka puasa bersama di bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah, bersama dengan Jamaah Masjid At-Taubah, Kelurahan Bailang Lingkungan VI Manado.
Buka puasa bersama itu, dilaksanakan dalam kegiatan
Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dengan pemerintah dan masyarakat di Kecamatan Bunaken, dan dihadiri langsung Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, Senin (21/05/2018).
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Manado itu mengajak umat Muslim di Kota Manado untuk memperbanyak berbuat kebaikan di bulan suci Ramadhan. Sehingga, saat merayakan Hari Raya Idul Fitri, umat Muslim akan memiliki kemenangan yang besar karena mampu menghadapi cobaan selama berpuasa.

“Saya mengajak umat Muslim di Kota Manado, mari kita perbanyak amal dan berbuat kebaikan ditengah masyarakat selama bulan Ramadhan ini. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang jahat dan tidak direstui Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Walikota Vicky Lumentut.
Menghadapi peristiwa terorisme yang terjadi di Indonesia khususnya di Surabaya, Jakarta dan Riau, Walikota Vicky Lumentut menegaskan pemerintah telah mengambil langkah untuk melakukan pengawasan kepada orang yang tidak jelas keberadaannya, dengan razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) di tempat kos, penginapan, losmen maupun hotel.

“Saya mohon maaf, jika ada diantara kita yang pernah di razia KTP. Ini adalah langkah yang kita ambil selaku pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi-aksi terorisme. Sekali lagi, saya mohon maaf kalau ada yang pernah mengalami peristiwa tak mengenakan yang dilakukan petugas terpadu dari Pemkot Manado, KODIM maupun Polresta Manado,” jelas Walikota Vicky Lumentut.

Olehnya, orang nomor satu di Manado itu meminta warga Kota Manado tanpa memandang berbagai perbedaan untuk bersatu melawan terorisme. “Mari kita bersatu dan saling mendoakan agar Kota Manado terhindar dari aksi-aksi terorisme yang banyak membawa korban dan mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

Sebelum sambutan, hikmat puasa dalam bentuk tauziah disampaikan Imam Masjid At-Taubah Bailang H Baramuli Katili yang mengedepankan sinergitas pemerintah dan tokoh agama dalam membangun Kota Manado. “Kami juga berterima kasih atas perhatian yang besar Bapak Walikota Manado yang melaksanakan buka puasa bersama di Masjid At-Taubah. Ini adalah buka puasa pertama sejak 20 tahun tidak pernah ada pemerintah melaksanakan buka puasa di masjid ini,” ujar Katili.

Dalam kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut menyerahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada kaum dhuafa. Tampak hadir Dandim 1309 Manado Letkol Inf Arif Harianto, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Drs Rum Usulu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado Irwan Musa SE MSi, unsur Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado, serta tokoh masyarakat dan para pejabat dilingkup Pemkot Manado.(jose)

PERINGATAN HARKITNAS 2018 DI MANADO


METRO MANADO-Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 tahun 2018, dilaksanakan Pemerintah Kota Manado bertempat di lapangan Sparta Tikala, dan dipimpin Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, Senin (21/05/2018.

Peringatan Harkitnas ke-110 di Manado dihadiri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkup Pemkot Manado.
Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia Rudiantara, yang dibacakan Wawali Mor Bastiaan menjelaskan, bangsa Indonesia harus dapat bersaing dengan negara lain, karena teknologi saat ini sudah jauh lebih berkembang.

"Dulu kita dengan keterbatasan akses dan teknologi, berhimpun untuk kedaulatan bangsa seharusnya kita bisa bagi wadah yang produktif untuk kebangkitan bangsa kita,” ujar Wawali Mor, mengutip pernyataan Rudiantara.

Dikatakan Menkominfo, di era serba digital, bangsa Indonesia harus ikut terlibat aktif. Karena, Indonesia akan rugi jika tidak memanfaatkan perkembangan teknologi untuk kepentingan bangsa. "Digitalisasi di berbagai bidang ini juga membuka jendela peluang dan ancaman yang sama.
Ia akan menjadi ancaman jika hanya pasif menjadi pengguna dan pasar, namun akan menjadi berkah jika kita mampu menaklukkannya menjadi pemain yang menentukan lanskap ekonomi berbasis digital,” tandas Rudiantara.

Tampak hadir dalam upacara tersebut, Plt Sekda Drs Rum Usulu, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Manado diantaranya, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH serta pejabat lainnya.(jose)

5 Pendaki Hilang di Gunung Kelabat, Camat Ranowulu Berharap Ditemukan Selamat


METRO BITUNG - Lima orang pendaki dari kelurahan Kumersot, kecamatan Ranowulu, kota Bitung dan desa Klabat, kecamatan Dimembe, kabupaten Minahasa Utara dinyatakan hilang di puncak gunung Klabat, Minggu (20/5/2018).

Mereka adalah Rivandi Kereh (18) warga Kumersot, Nathan Tobing (18) Warga Kumersot, Geral Mataru (18) warga Kumersot, Renaldy Supit (18) waega desa Klabat dan Greity Kaurouw (15) warga desa Klabat.
Kelimanya diketahui terpisah dari enam rekannya sesama pendaki saat akan turun dari puncak gunung tertinggi di Sulawesi Utara itu.

" Semoga semua bisa ditemukan dengan cepat dan dalam keadaan sehat, mohon do'a seluruh masyarakat," ujar Camat Ranowulu, Diana Sambiran kepada media ini, Senin (21/5/2018) dini hari.

Ini foto foto kelima pendaki yang masih dinyatakan hilang tersebut, dan saat ini tim SAR dan tim gabungan sudah melakukan pencarian. (Ivan)

PANJI YOSUA AMANKAN PELAKSANAAN TEMU TEKNIS HAPSA/POR-PKB. KARINDA MENGAKU BANGGA


METRO MINUT-Peran Panji Yosua Jemaat Gmim Musafir Paniki Baru dalam kegiatan temu teknis HAPSA/POR-PKB se-Sinode Gmim yang berlangsung di Gmim Musafir Paniki Baru, Sabtu (19/05/2018), mendapat apresiasi Panglima Panji Yosua Sinode Gmim Jems Karinda SH.
Didampingi Ketua Panji Yosua Wilayah Mpaanget Satu Joppy Senduk, Karinda menyampaikan apresiasin atas peran pasukan panji Yosua di Jemaat Musafir.”Saya bangga melihat peran Panji Yosua dalam kegiatan temu teknis ini. Saya minta semua pimpinan dan pasukan Panji Yosua tetap semangat melayani,”kata Karinda yang juga  Ketua Komisi IV DPRD Sulut ini.

Dalam bincang-bincang dengan Ketua Panji Yosua Wilayah Mapanget Satu usai mengikuti Ibadah yang dipimpin Ketua BPMS Pendeta Dr, Hein Arina, Karinda menyampaikan kekagumannya atas cara kerja Panji Yosua.”Saya sempat kaget saat disuruh berhenti oleh dua pasukan berbaju biru dongker bertuliskan Panji Yosua Wilayah Mapanget Satu, Jemaat Gmim Musafir. Mobil saya diperiksa hingga bagasi. Kemudian saya Tanya, siapa yang suruh kalian periksa mobil saya. Atas perintah Ketua Panji Yosua Wilayah,”ujar Karinda menceritakan pengalamannya saat diperiksa pasukan panji Yosua sebelum memasuki kawasan pelaksanaan Temu Teknis se-Sinode Gmim di Gmim Musafir Paniki Baru.
Dia kemudian berpesan, agar Panji Yosua tetap menjaga keamanan, membantu aparat TNI/Polri serta pemerintah. Tetapi tidak muda terpancing atas aksi pengeboman tiga Gereja dan fasilitas lainnya di Surabaya Jawa Timur. Sebagai garda terdepan Gmim, Panji Yosua diminta untuk menjaga stabilitas keamanan di bulan Ramadhan.

Lanjut disampaikan Karinda, pihaknya menghimbau agar seluruh Pimpinan dan Anggota Panji Yosua untuk selalu mengingatkan Jemaat tentang pentingnya kebersamaan dan rasa kekeluargaan seluruh warga.”Jangan muda terpancing oleh isu agama yang merupakan isu yang sangat sensitive. Ini bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang menginginkan ketidaknyamanan terjadi di Negara kita, lebih kusus di daerah kita sendiri.

Sementara itu, Ketua Panji Yosua Wilayah Mapanget Satu Joppy Senduk mengatakan, keterlibatan Panji Yosua dalam menjaga keamanan Temu Teknis HAPSA/POR-PKB, adalah bagian dari pelayanan. Dia kemudian berjanji akan memberikan penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada sejumlah Anggota Panji Yosua yang telah ikut membantu pengamanan kegiatan Sinodal Temu Teknis HAPS/POR-PKB di Gmim Musafir Paniki Baru.”Terima kasih seluruh anggota Panji Yosua yang telah menjalankan tugas pelayanannya lewat kegiatan temu teknis HAPSA/POR-PKB. Dengan adanya kerja yang baik ini, saya akan memberikan penghargaan sekaligus ucapan terima kasih, dalam waktu dekat.(jansen Tongkotou)


PASTOR FRED TAWALUJAN BERPULANG. WALIKOTA GSVL HADIRI MISA PEMAKAMAN


METRO MANADO-Ketua Komisi Kerasulan Keuskupan Manado Pastor Frederikus Stevanus Tawalujan Pr atau akrab disapa Pastor Fred dalam tutup berpulang di usia yang ke-67 tahun.
Dukacita atas berpulangnya Tokoh besar umat katolik itu tidak hanya dirasakan umat Katolik Keuskupan Manado, namun juga dirasakan pemerintah dan masyarakat Kota Manado.

Pasalnya, semasa hidup almarhum Pastor Fred Tawalujan telah ikut berperan dalam menciptakan Kota Manado yang aman, rukun dan damai dengan menjadi perwakilan umat Katolik dalam wadah Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado.

Bahkan, meskipun kondisi almarhum terlihat lemah karena sakit, namun semangat untuk terus menghadirkan Kota Manado menjadi kota paling toleran di Indonesia masih tetap dikerjakan mantan Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Manado itu.
Olehnya, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA mengaku sangat kehilangan sosok yang sangat bersahaja tersebut. Dengan menahan haru, orang nomor satu di Manado itu meletakan setangkai bunga ke dalam peti jenazah almarhum Pastor Fred Tawalujun, saat berlangsung misa pemakaman di gedung Gereja Katolik Santa Theresia Malalayang, Kecamatan Malalayang, Sabtu (19/05) siang tadi.

Misa dipimpin Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSc, didampingi Uskup Emiritus Mgr Joseph Suwatan MSc serta para Pastor Paroki. Ratusan pelayat yang datang tidak dapat menahan kesedihan karena almarhum Pastor Fred Tawalujan sangat berjasa dalam memajukan dunia pendidikan di Keuskupan Manado.

Dalam kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut menyerahkan Akta Kematian almarhum Pastor Fred Tawalujan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Manado dan diterima Uskup Untu.

“Sebagai Walikota Manado, saya mengatasnamakan pemerintah dan masyarakat Kota Manado menyatakan rasa duka yang dalam dengan berpulangnya almarhum Pastor Fred Tawalujan ke Rumah Bapa di Sorga. Semasa hidup sampai menghembuskan nafas terakhir, almarhum telah menjadi bagian kami di pemerintah Kota Manado, sebagai anggota presidium BKSAUA Kota Manado. Almarhum telah ikut bersama-sama menghadirkan Kota Manado menjadi kota yang paling toleran di Indonesia,” ujar Walikota Vicky Lumentut.

Orang nomor satu di Manado itu, tidak akan pernah melupakan sosok almarhum Fred Tawalujan. Tidak hanya sebagai teman tetapi sebagai rohaniawan yang selalu memberikan ide dan pemikiran yang bijak untuk kemajuan Kota Manado. “Selamat jalan almarhum Pastor Fred Tawalujan, Tuhan Allah sumber penghiburan akan memberikan penghiburan yang sejati kepada semua orang yang ditinggalkan almarhum, khususnya umat Katolik di Keuskupan Manado,” pungkas Walikota Vicky Lumentut yang tampak juga ikut mengantar jenasah ke ladang pekuburan di desa Kakaskasen Tomohon.
Untuk diketahui, almarhum Pastor Fred Tawalujan meninggal dunia pada Kamis (17/05) lalu. Almarhum yang lahir di Talawaan, Minahasa Utara, 7 Mei 1957 itu, pernah memimpin Paroki Hati Kudus Tomohon, Paroki Santo Petrus Langoan, Paroki Santo Paulus Tompaso Baru, Paroki Santo Petrus Nulion, dan Paroki Bunda Hati Kudus Sambiut.(jose)

PESERTA TEMU TEKNIS HAPSA-PKB SE-SINODE GMIM PADATI GMIM MUSAFIR


METRO MINUT-Peserta Temu teknis HAPSA-PKD se-Sinode Gmim mulai berdatangan di Gmim Musafir kompleks Perumahan PermataKelabat.

Dari pantauan metroamando, Sabtu (19/05/2018) pagi ini. Puluhan kendaraan dan Pria Kaum Bapa yang dating dari berbagai Jemaat se-Sinode mulai memadati kompleks Gereja dan sejumlah ruas jalan mulai dipadati kendaraan.

Dipastikan Ketua PKB Sinode Gmim DR, Ir GS Vicky Lumentut SH, M.SI.DEA akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, seluruh Jemaat sudah menyiapkan komsumsi untuk peserta.

Sementara itu, Ketua Panitia Ir Rudy Tumiwa, terus mamantau jalannya palaksanaan Temu teknis. Terlihat pula panitia sedang berjaga-jaga, guna mengatur alur lalulintas dan tempat parkir kendaraan peserta.(jose)