IKLAN

IKLAN

Berita Populer

PIMPINAN BAWASLU SULUT JOHNNY ALEXANDER SUAK BICARA SOAL ISU PILPRES TAHUN 2019

JOHNNY ALEXANDER SUAK
METRO MANADO-Menurut Pimpinan Bawaslu Sulut, Johnny Alexander Suak, ada tiga skenario Presidential Threshold ( PT) yang akan menentukan perjalanan pemilihan Presiden pada tahun 2019. Pertama 20-25% (Skenario A), kedua 3-5% (Skenario B) dan ketiga 0% (Skenario C). Ketiganya memiliki keunggulan dalam memperkuat sistem pemilihan Presiden.
“Apabila skenario A yang dipakai maka yang terjadi adalah penyederhanaan partai dan koalisi partai pengusung calon presiden. Untuk itu kita akan melihat ada lima partai besar yang layak berkompetisi. Bisa saja hanya akan ada satu atau dua pasang calon,”kata Suak kepada metromanado, Selasa (27/06/2017) di Manado. Disisi lain kata Penatuan PKB Wilayah Mapanget Satu ini mengatakan, polarisasi kekuatan politik masih akan ada pada lingkaran Jokowi dan Prabowo. Itu katanya, tergambar lewat Pilpres tahun 2014 lalu, sehingga hal itu masih dianggap sebagai warisan kontestasi yang dimulai pada tahun 2014 dan akan terus mewarnai carut marut perpolitikan di tanah air.
Lanjut dikatakan Suak, Jika skenario B, kemungkinan besar akan mengerucut pada tiga pasang calon presiden dan wakilnya karena di di Indonesia ada 7 hingga 10 partai yang akan berkolaborasi. “Pastinya tensi politik yg saat ini masih tinggi dan terpolar dapat terurai bahkan terkonsentrasi pada pemerataan kekuatan partai yang berkontestasi.
Untuk skenario C, semua partai dapat mengusung calon presiden dan wakil. Ini menjadi keinginan partai tengah dan kecil. Kemungkinan besar ada lebih dari lima pasang calon. Dapat saja Presiden dan wakil Presiden terpilih bukan dari partai besar tapi dari partai tengah dan kecil. Ini akan rentan dengan impeachment.
ISU,”jelas lelaki yang akrab dengan wartawan ini.

Dia kemudian mengatakan, bahwa, sebelum Pilpres 2019, akan banyak isu yang bakal mengemuka sebelum Pilplres 2019. Mulai dari ketahanan pangan, ekonomi, pemerataan pembangunan, agama, nasionalisme, tenaga kerja, koneksifitas, infrastruktur, pemberantasan korupsi, reformasi birokrasi, kesejahteraan masyarakat kecil serta ketidakadila. Beberapa isu penting seperti agama dan ketidakadilan bagi masyarakat kecil adalah tren yang akan dimainkan terus menerus namun tidak akan bertahan lama. Itu karena arena Pilpres lebih luas cakupannya, disebabkan isu tersebut tidak dianggap sepopuler dengan isu yang lain yang bakal mencuat kepermukaan.
Suak kemudian mencontohkan berbagai isu yang mengemuka pada tahun 1998 yang kemudian mengguncang politik dan ekonomi yang berakhir dengan rontoknya pemerintahan Orde Baru lewat aksi ribuan masa yang mengakibatkan Pemerintahan Orde Baru harus turun tahta.”Ini terjadi karena isu politik serta ekonomi yang kian merosot. Jika saja isu politik yang yang dimainkan oleh elit politik tidak diikuti dengan merosotnya ekonomi bangsa, maka Indonesia pada Zaman orde baru itu belum tentu akan runtuh,”tukasnya.
Lalu sector mana yang sebenarnya harus menjadi pijakan pemerintah untuk mempertahankan pemerintahan Indonesia? Menurut Suak, Isu ekonomi adalah isu strategis dan akan terus menjadi daya tarik Electorate (cakupan Masyarakat Pemilih). Masyarakat Singapore contohnya, mereka tidak peduli dengan politik ketika ekonomi negara mereka stabil. Kemudian Pilgub DKI Jakarta, meskipun tensi politik terus naik paska Pilgub Jakarta yang tadinya dikhawatirkan mengganggu pemerintahan namun hal itu tidak terjadi, karena disisi lain ekonomi Indonesia menguat dan Indikator perekonomian bernilai positif.

Pilpres 2019 masih akan menjual produk politik yang berorientasi pada Ide-ide (pribadi), Konsep dan ideologi Partai, konsep yg digerakan oleh tren (Tren Driven Concept), Konsep yang digerakan oleh geografi dan demografi serta konsep yang berasal dari kelompok kepentingan.
Kemudian katanya, dari sisi media. cetak, elektronik online dan sosial adalah arena propaganda politik yg akan selalu menjadi daya tarik dalam political game . Propaganda dapat saja putih, abu-abu atau hitam, tettapi dia meyakini, Media sosial terus akan menjadi kekuatan masyarakat menengah kebawah (akar rumput) untuk terus menyuarakan aspirasi mereka secara tidak langsung.
Media sosial akan dianggap lebih mewakili karena berkarakter alamiah. Sementara untuk Proporsi sentimen positif dan negatif akan terus terlihat memainkan pola Force Field dan akan mempengaruhi media lainnya.

Ditambahkan Suak, pendalaman beberapa riset yg berkembang menyebutkan bahwa kampanye negatif pada pemilihan presiden berikutnya akan lebih besar dari kampanye pilpres sebelumnya. Serangan politik yang bertubi-tubi akan dialamatkan pada para kandidat langsung maupun tidak langsung. Political attack dapat berasal dari kandidat lainnya, seperti partai bukan pengusung dan kelompok masyarakat tertentu. Yang menjadi objek serangan adalah produk kebijakan kandidat, masalah keluarga, personal, perilaku, kehidupan masa lalu dll. Kampanye hitam atau negatif dapat dilakukan oleh Opponent Actors siapa.
Peran Mesin Partai dan Konsultan Politik utk menciptakan imej yg lebih baik terhadap kandidat yg akan diusungnya menjadi sangat krusial. Walaupun banyak yg menganggap kontestasi pilpres lebih cenderung adalah pertarungan para konsultan politik ketimbang partai. Namun pada kenyataanya Konsultan politik dan partai adalah fungsi komando yg bergerak pada tingkat strategis (partai) dan taktik operasional (konsultan politik)
Perlu diingat pula bahwa para aktor yg terlibat dalam pilpres tidak hanya kandidat, partai dan konsultan. Ada beberapa aktor penting yang terlibat seperti pemilih (voters), media, kelompok kepentingan (interest group), kelompok masyarakat, tokoh agama dan masyarakat.
Negative campaign akan selalu ada dan akan meramaikan pilpres 2019. Para aktor ini akan membentengi kandidat melawan setiap serangan politik
Sementara itu, dalam negara demokrasi kelompok silent majority dianggap memiliki jumlah yang cukup besar. Tantangan untuk meraup suara dari lapisan masyarakat seperti ini tidaklah mudah. Itu sebabnya, para peserta politik harus mampu menarik perhatian  serta melibatkan para silent majority untuk get the vote out.
“Artinya, kontestan bebas menyebutkan bahwa kelompok ini lebih suka tidak menyuarakan aspirasinya dan cenderung diam. Mereka lebih tepatnya sebagai pengamat. Mereka tidak punya hirarki dan organisasi bahkan pemimpin. Mereka sering kita sebut sebagai golongan putih,”papar Suak.
Dalam teori kata Suak, sebuah negara dengan demokrasinya yang kuat dan stabil akan memperkecil silent majority. Sebaliknya negara yang lemah demokrasinya akan membuat silent majority lebih kuat. Namun Indonesia sebagai negara total demokrasi justru memiliki kelompok putih yang cukup signifikan. Itu berarti Indonesia mengalami krisis demokrasi yang berpotensi untuk menjadi kekuatan partai kecil guna melawan kandidat yang dengan kekuatan partai besar.

Johnny Alexander Suak memastikan bahwa, perhelatan pilpres merupakan pesta demokrasi secara internal, tetapi pada dasarnya dunia internasional akan menanggapinya secara serius. “Peran Indonesia secara global dan regional pada sektor ekonomi, politik luar negeri, keamanan dan pertahanan dari waktu ke waktu terus dicermati. Preferensi global atas kandidat pilpres yang akan maju terus disorot. Walaupun tidak terlihat, namun peluang intervensi melalui lembaga lembaga tertentu dan LSM dapat terjadi. Intervensi dapat berupa bantuan pendanaan dan bantuan lainnya akan membentuk jejaring kekuatan global atau Global Power Net (GPN). Dengan mengacu pada kekuatan hegemon, isu regional dan peran internasional Indonesia nantinya, ini secara otomatis akan memperlihatkan aktor global siapa mendukung kandidat siapa.
Penerawangan (Foresight) yang sederhana ini kiranya dapat memberi manfaat sebagai pengetahuan bagi kita sekalian,”tandasnya.(jose)

RUDY TUMIWA: 160-AN MILIAR ANGGARAN FISIK KABUPATEN MINSEL HARUS SELESAI TEPAT WAKTU

RUDY TUMIWA
METRO AMURANG-Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, melalui Kepala Dinas PUPR Minsel, Ir Rudy Tumiwa, ST MM,  mewarning semua perusahaan yang sedang melaksankan pekerjaan proyek tahun 2017, agar dapat melaksankan pekrjaan sesuai kontrak, dan harus tepat waktu.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tahun 2017, yang bernilai total sekitar Rp.160 miliar harus diselesaikan tepat waktu.
“Saya harus tegaskan, bahwa pernyataan saya ini atas perintah Ibu Bupati, jadi saya minta supaya semua perusahaan harus menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Ada Rp, 160, miliar anggaran fisik yang sudah mulai dikerjakan, sudah termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp.91 yang ditata lewat APBD tahun 2017,”tegas Tumiwa.
Dengan penegasan Bupati itu kata Tumiwa, semua perusahaan rekanan untuk tetap pada komitmen mengerjakan seluruh pembangunan fisik dengan kwalitas sebagaimana disepakati lewat kontrak kerja.
Diapun mencontohkan, jika PUPR menemukan adanya kualitas pekerjaan tidak sesuai kontrak atau asal-asalan, maka sanksi awal yang diberikan adalah kontraktor atau perusahaan pemenang tender harus melakukan perbaikan terhadap pekerjaan tersebut.
“Jadi aturannya kan sudah jelas. Kalau ada pekerjaan tidak sesuai bestek dan tidak diperbaiki maka pembayaran termin berikutnya akan ditangguhkan. Bahkan bisa berimplikasi hukum. Sekaligus melakukan blacklist terhadap perusahaan tersebut. Jadi saya tidak mau menerima resiko, akibat ulah para perusahaan yang tidak profesional,”tegas lelaki yang juga dikenal sebagai Syamas ini.
Disisi lain kata Tumiwa, sikap tegas ini Bupati tersebut, selain untuk menciptakan infrastruktur berkwalitas, juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Minsel mempertahankan predikat terbaik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yakni Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2016 yang baru pertama kali diraih Pemkab Minsel sejak dimekarkan dari Minahasa Induk pada tahun 2003.
“Pemkab Minsel dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ibu Tetty Paruntuh dan Bapak Franky Wongkar berhasil memperoleh Opini WTP dari BPK RI atas LHP APBD 2016. Itu sebabnya,  kita wajib untuk mempertahankannya. Say tidak mau hanya lantaran sejumlag pekerjaan fisik yang tidak sesuai kemudian menghambat upaya Pemkab untuk mempertahankan WTP,”ujarnya.
Dia kemudian mengatakan bahwa, raihan predikat WTP, tidak sekadar kwalitas proyek dan bagusnya akuntabilitas laporan keuangan, tetapi WTP akan membantu mempercepat laju pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minsel.
Selain itu, raihan WTP, juga memberikan keuntungan bagi daerah yakni, menerima kucuran dana insentif daerah (DID) dari pemerintah pusat. “Dengan predikat WTP yang diterima Pemkab Minsel, ada dana DID yang dikucurkan pemerintah pusat untuk daerah,”tandasnya.(Maykel Senduk)

GUBERNUR SULUT OD SILATURAHMI KE KEDIAMAN KETUM PDI-P MEGAWATI SOEKARNO PUTRI


METRO JAKARTA-Dihari Raya Idul Fitri pertama (Lebaran), Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE bersilaturahmi ke kediaman Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar nomor 27 A, Jakarta Pusat, Minggu (25/6/2017) siang.
Gubernur bersama istri tercinta yang juga Ketua TP-PKK Sulut, Ir. Rita Tamuntuan. Kedatangan Gubernur Sulut bersama Istri itu, disambut ceriah Megawati bersama keluarga, meski sebenarnya Megawati tidak menggelar Open House. Hanya saja, karena Gubernur Sulut adalah salahsatu kader terbaik PDI-Perjuangan, maka sebagai bentuk loyalitas serta penghormatan kepada Umat Muslim, maka Gubernur berkenan untuk menyambangi Kediaman Megawati yang tidak lain adalah ketuam PDI-Perjuangan itu.

Selain Gubernur Sulut Olly Dondokambey, ada juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Watimpres Suharso Monoarfa, dan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan dan sejumlah duta besar negara sahabat.
Sebelumnya, Gubernur mengikuti sholat ied di Masjid Raya Ahmad Yani Manado dan silahturahmi ke kediaman ketua MUI KH. Abdul Wahab Gafur dan jajaran Forkopimda Sulut.(hps/jose)

GUBERNUR OD BERSAMA FORKOPIMDA, SILATURAHMI KE SEJUMLAH PEJABAT DI SULUT


METRO MANADO-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Minggu pagi (25/06/2017), menghadiri serangkaian acara silaturahmi dengan  pimpinan Forkopimda Sulut,  di awali dengan mendatangi umat Islam di Masjid Ahmad Yani Kelurahan Lawangirung Kecamatan Wenang Kota Manado.

Setelah umat Islam Sholat Idul Fitri 1438 Hijriah di Mesjid Acmad Yani    Gubernur Olly Dondokambey, SE bersama Sekretaris  Provinsi Edwin Silangen dan Assisten I bidang Pemerintaha. Drs John Palandung M.Si serta Assisten III Bidang  Administrasi Ir Roy Roring M.Si melakukan serangkaian silaturhmi dengan  mendatangi umat islam yang ada di mesjid Acmad Yani.

Gubernur Olly Dondokambey dalam  sambutan mengatakan,  puji syukur tentunya patut kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat, anugerah dan penyertaan-Nya, sehingga kita dapat di pertemukan dan di persatukan di tempat ini serangkaian dengan acara  di hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah tahun 2017, untuk itu  atas nama Pemerintah Sulawesi Utara,  selaku pribadi dan keluarga, mengucapkan Selamat hari raya Idul Fitri 1438 hijriah, " Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin" sekaligus menaruh harapan, kiranya momentum ini akan semakin mempererat ikatan tali persaudaraan, serta semakin memantapkan komitmen kita semua untuk berperan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa kedepan.

Gubernur kemudia mengajak seluruh umat muslim untuk tetap menjaga konsistensi, serta memberikan dukungan Doa terkait seluruh program yang sedang dilaksanakan pemprov saat ini.
“Saya mengajak kepada saudara- saudara umat Islam sekalian untuk tetap teguh menjaga konsistensi dalam memberikan dukungan lewat doa dan karya nyata terhadap setiap kebijakan dan program kerja yang sedang maupun yang akan jalankan pemerintah daerah.

Namun demikian, tentunya perlu senantiasa kita ingat bahwa disamping menjadi kebanggaan predikat dan eksistensi ini mutlak untuk senantiasa kita jaga dan pertahankan secara bersama-sama, terlebih lagi mengingat derasnya arus globalisasi dan modernisasi yang terus bergulir dan kerap memberikan ekses negatif terhadap dinamika kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,”ujar Gubernur.

Gubernur menambahkan, lewat momentum kebahagian, maka kita  harus bersama-sama melakukan penguatan komitmen umat islam di sulawesi utara untuk tidak pernah berhenti membangun kebersamaan dan berkontribusi, memperkuat fondasi kerukunan antar umat beragama di daerah ini.
“Marilah kita senantiasa saling bersinergi serta bahu - membahu menciptakan suasana kerukunan antar sesama umat dan kedamaian dengan berbalutkan cinta kasih di  Bumi Nyiur Melambai ini serta senantiasa jaga semangat hidup dan kehidupan bahwa Torang Samua Ciptaan Tuhan, tutup Gubermur Olly Dondokambey,”tandas Gubernur.

Turut  hadir dalam acara ini Wakil Walikota Manado Mor Bastiaan, Kakanwil Kementrian Agama Sulut Drs H Suleman Awad M.pd,
Pejabat TNI dan Polri,  tokoh agama dan tokoh masyarakat  ketua (PHBI) Sulut Syahrul Polii, SE

Gubernur Olly Dondokambey SE dan rombongan, selanjutnya melakukan rangkaian silaturami menuju kediaman Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Ganip Warsito, kemudian Gubernur menuju MaPolda Sulut  disambut oleh Kapolda Sulut Irjen  Pol Drs .Bambang Waskito dan Wakapolda Brigjen Pol Drs Refdi Andry MSi, selanjutnya  menuju kediaman DanLanudsri Samratulangi   Kolonel ( Pnb ) Arifaini Nur Dwiyanto dari kediaman DanLanudsri rombongan menuju kediaman Dan Lantamal VIII Laksamana Pertama ( Laksma ) TNI Suselo , dalam acara silaturahmi ini turut bersama  Sekprov Sulut Edwin Silangen SE, MS , Asisten I Pemprov Sulut Drs John Palandung Assisten III Ir Roy Roring M.S,i , Kasat Pol PP Sulut Drs Eddyson Humiang  dan Kepala Biro Umum Clay Dondokambey S. STP. Selanjutnya, Gubernur langsung menuju bandara Sam Ratulangi menuju Jakarta beersilaturahmi dengan Ketua PDI-Perjuangan.(/hpsjose)

GEGER DIKIRA MAYAT, RUPANYA ORANG MABUK TIDUR DITENGAH JALAN



METRO BITUNG-Mabuk memang bukan kebiasaan yang baik khususnya Pria, pada umumnya orang mabuk akan melakukan kelakuan yang aneh-aneh dan tidak akan disadari oleh dirinya sendiri.

Namun Mabuk bisa membuat tingkah orang itu menjadi lucu sehingga  orang disekitarnya  bisa tertawa atau malah menggangu dan membuat orang yang ada disekitarnya menjadi marah. Tidak sedikit juga mereka melakukan hal-hal yang aneh tersebut, seperti membuka pakaian mereka dan tertidur hanya menggunakan pakaian dalam di tempat umum.

Dan ini sudah menjadi tradisi diManado lebih khususnya Kota Bitung, melihat orang yang mabuk menimbulkan sebuah pandangan negatif terhadap orang tersebut apalagi jika sampai orang tersebut tertidur di tempat umum.

Terpantau Metromanado.com, minggu (25/06/2017) pukul 21:37 seorang pria tidak dikenal menggunakan baju hitam dan celana pendek jins berwarna biru, diduga korban penganiayaan dan tergeletak di tengah jalan tepatnya wilayah Teling Girian Atas Kecamatan Girian  ternyata tidak mampu berjalan karena Mabuk berat diduga habis  menegug Alkohol.

Jhovan Supandhi salah satu warga mengatakan bawa pada saat itu Ia sedang melintas untuk pulang kerumah namun hampir sampai dan berjarak 50 meter dari rumahnya Ia melihat ada orang yang tergeletek di jalan ," waktu itu saya hendak mau pulang ke rumah sehabis acara seranian saudara saya di pinokalan dalam perjalanan, hampir dekat rumah, saya melihat ada orang yang tergeletak di jalan, sangka saya orang tersebut dianiaya, ternyata setelah mendekat orang tersebut Mabuk dan tidak ada tanda kekerasan yang terlihat. Kejadian tersebut akhirnya menjadi tontonan warga yang melintas, sejumlah warga yang menyaksikan kejadian itu langsung mengambil handphone untuk mengambil foto dan mendokumentasikan kejadian malang itu," kata Jhovan

Wargapun berupaya untuk mencari orang yang kenal dengan pria tersebut agar di bawa pulang ke Rumahnya. (Ivan)

WALIKOTA DAN WAWALI GELAR SAFARI IDUL FITRI KE BERBAGAI TEMPAT DI MANADO

METRO MANADO-Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Ibu dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE bersama Ibu, Minggu (25/06/2017) menggelar Safari atau silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Safari Hari Raya Idul Fitri tersebut, diawali dengan kunjungan ke rumah dinas (Rudis) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Kelurahan Pakowa, pada pukul 10.00 Wita, Walikota GSVL dan Wawali Mor didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene dan Wakil Ketua TP-PKK Imelda Bastiaan Markus SE, serta para pejabat Pemkot Manado, bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Manado Drs Rum Dj Usulu dan keluarga.
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, Walikota GSVL menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri kepada umat Muslim di Kota Manado. Dirinya berharap, momentum hari kemenangan bagi mereka yang sukses menjalankan ibadah puasa sebulan penuh itu, menjadi pelajaran untuk mengintrospeksi diri menjadi lebih baik.
“Saya ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim di Kota Manado. Dan selamat atas keberhasilan melawan hawa nafsu saat berpuasa di bulan suci Ramadhan. Semoga, makna perayaan Idul Fitri membawa hikmah bagi mereka yang merayakannya, untuk ikut membangun Manado lebih baik kedepan,” tandas Walikota GSVL. Usai mengunjungi Plt Sekda Manado, rombongan selanjutnya secara berturut-turut ‘bertamu’ di rumah para kolega dan kerabat Walikota GSVL dan Wawali Mor.
Seperti di rumah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara (Sulut) yang beragama Muslim, diantaranya Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI Suselo, Komandan Pangkalan TNI Udara Samratulangi (Lanudsri) Manado Kolonel Pnb Arifani Dwiyanto. Juga anggota DPRD Sulut Amir Liputo dan Ayub Ali Al Bugis. Selain itu, para anggota DPRD Manado yang beragama Muslim juga mendapat kunjungan rombongan Safari Idul Fitri Pemkot Manado, yakni Bambang Hermawan, Fanny Mantali, Abdul Wahid Ibrahim, Syarifudin Saafa dan Fatma Bin Syech Abubakar. Juga tak lupa rumah keluarga Plt Kepala Dinas Perhubungan M Sofyan. Sedangkan tokoh agama Muslim yang mendapat kunjungan rombongan Pemkot Manado diantaranya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado Mashar Kinontoa, anggota presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado H Sofyan Lahelote, mantan Ketua MUI Manado KH H Ramli Abbas, serta pengurus Majelis Taqlim Fathona. Meski terlihat lelah, namun Walikota GSVL dan Wawali Mor mengaku senang bisa bersilaturahmi dengan para tokoh Muslim di Kota Manado. Bahkan, masyarakat yang bersua dengan kedua pemimpin pilihan rakyat itu juga mendapat perhatian dengan berjabat tangan.
“Meski lelah bukan karena lelah berjalan tetapi lelah makan, namun saya senang bisa mengunjungi para kerabat dan teman-teman serta masyarakat Muslim di Kota Manado yang merayakan Idul Fitri. Saya juga memohon maaf kalau tidak semua yang bisa saya dan Pak Wakil kunjungi karena keterbatasan waktu. Sekali lagi, selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin,” ungkap Walikota GSVL dengan senyum khasnya.(jose)

PAWAI TAKBIRAN, DILEPAS GUBERNUR OD, DITERIMA WALIKOTA MANADO GSVL

METRO MANADO-Sabtu (25/06/2017), umat Muslim melaksanakan pawai takbiran yang dilepas langsung Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE, bertempat di Halaman  kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado, dan diterima Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut.
Ratusan kendaraan hias peserta pawai takbiran memadati jalan--jalan utama di Kota Manado mulai dari jalan 17 Agustus, jalan Babe Palar Rike, jalan Sam Ratulangi, jalan Bethesda, jalan Piere Tendean dan finish didepan Masjid Miftahul Jannah Boulevard.Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, anggota DPRD Propinsi Sulut yang juga Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) H Amir Liputo SH MH, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Manado, menjemput peserta pawai takbiran dan kendaraan hias.
Dalam sambutannya, Walikota GSVL berharap setelah berpuasa dan menghayati makna bulan suci Ramadhan, umat Islam di Kota Manado mampu menjaga kota ini tetap aman, bersih dan rukun."Saya percaya saudara-saudaraku umat Islam di Kota Manado telah menjalankan ibadah puasa dengan baik, dan saatnya sekarang kembali ke fitrah untuk merayakan Isul Fitri. Semoga, makna di bulan suci Ramadhan akan mmemberikan motivasi bagi kita semua untuk terus menjadikan Kota Manado yang aman, bersih dan rukun," ujar Walikota GSVL, yang pernah mendapat penghargaan dari Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas-HAM). Lanjut dikatakan, kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama yang tercipta d Kota Manado harus dipartahankan.
"Mari kita pertahankan terus kehidupan yang harmonis antar umat beragama di Kota Manado. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado saya menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin," pungkas Walikota GSVL.
Ungkapan syukur atas kemenangan melawan hawa nafsu, diungkap umat Muslim dengan mengumandangkan takbir.(hps/jois)

PAWAI TAKBIRAN DI WILAYAH HUKUM POLRES BITUNG BERLANGSUNG MERIAH DAN AMAN

METRO BITUNG-Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban SE MSI Bersama Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri melepas pawai takbiran Kota yang dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang ditandai dengan pemukulan Tabuh Beduk dilanjutkan dengan mengangkat bendera star terhadap ratusan peserta pawai takbir.

Pelaksanaan tersebut digelar depan kantor walikota Bitung pada hari minggu (25/06/2017), dimana kegiatan ini dilaksanakan oleh Penyelengara Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kota Bitung.

Seperti tahun sebelumnya Pawai takbiran mengambil start di depan kantor walikota dan berakhir di depan Masjid Ribbatul Qulub pusat kota Bitung. Pawai ini dikuti ribuan peserta yang menggunakan roda dua dan empat.

Sementara itu, Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting SIK MH menyatakan, ada sekitar 600 personil yang diturunkan untuk melakukan pengamanan pawai takbiran.

“Jumlah itu belum termasuk personil TNI yang ikut membantu melalukan pengamanan pawai,” kata Ginting

Tampak hadir di pawai takbiran yakni, Walikota Bitung, Maxmilian J Lomban dan Wakil Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri, Sekda Kota Bitung, Audy Pangemanan, Asisten I Kota Bitung, Oktavianus Tumundo, Asisten II Kota Bitung, Yoke Senduk, Anggota DPRD Bitung Fraksi PKB, Ir Tonny Yunus, Anggota DPRD Fraksi Hanura, Syam Panai, sejumlah Perangkat Daerah dan Unsur Forkopimda Bitung, dan Ketua MUI Bitung.

(Ivan)

SOSIALISASI MFF 2017 DIWARNAI PENAMPILAN SPEKTAKULER ADELINA GRACIA KRISTY


MTRO MANADO-Iven pariwisata Kota Manado yang menjadi agenda kegiatan Wonderfull Indonesia tahun 2017 Manado Fantastic Festival (MFF) kembali digaungkan dengan tajuk Manado Fiesta 2017.
Kegiatan yang disebut F7 terdiri dari tujuh kegiatan festival yakni FisCo, Fashion, Food, Fun Music, Flying, Fair and Faith, disosialisasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado secara spektakuler di Four Points Sheraton Hotel Manado, Rabu (21/06) malam tadi. Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam penjelasannya mengatakan Manado Fiesta 2017 merupakan kegiatan pariwisata Kota Manado yang telah dilaunching di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bulan November 2016 lalu. Sehingga, sebagai pemerintah dan warga Kota Manado wajib untuk mensosialisasikan dimana-mana, agar banyak orang terutama wisatawan domistik dan mancanegara datang ke Manado.


"Pemerintah pusat lewat Kementerian Pariwisata telah menetapkan 15 tempat destinasi wisata di Indonesia, dan Kota Manado masuk salah satu daerah destinasi wisata baru di Indonesia. Tentunya, kita harus siap dengan berbagai iven yang bisa menarik wisatawan datang ke Manado. Nah, kegiatan Manado Fiesta 2017 ini, salah satu iven yang kita laksanakan, harus sukses pada bulan September mendatang," ujar Walikota terbaik seluruh Indonesia itu. Lanjut dikatakan Walikota GSVL, dari road show sosialisasi yang baik di Lombok, Bali sampai luar negeri,
Warga Manado yang tinggal di luar menyatakan siap untuk mensukseskan iven bertaraf internasional tersebut.

"Sangat rugi bagi kita warga yang tinggal di Manado, jika tidak ambil bagian dalam kegiatan pariwisata ini. Sedangkan Kawanua di luar negeri saja mau pulang untuk ikut mensukseskan Manado Fiesta 2017, apalagi kita yang ada di Manado. Jadi saya minta kita semua berdoa, agar diberi kesehatan di hajatan tanggal 1-10 September nanti, karena saya yakin sangat ramai sekali, mohon dukungannya," tukas Walikota GSVL yang saat itu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado yang juga Rektor Unima Prof DR Jullyeta P.A Runtuwene. Acara sosialisasi berlangsung sukses didukung penampilan spektakuler penyanyi muda berbakat Adelina Gracia Kristy Lumentut, putri ketiga keluarga Walikota Lumentut-Runtuwene. Tampil membawakan tiga lagu ciptaannya sendiri diantaranya berjudul "Terdiam",


Gracia berhasil menghipnotis ribuan hadirin dan undangan yang memadati Hall Four Points Hotel di kawasan jalan Piere Tendean boulevard tersebut. Penampilan Gracia bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya ke-18. Selain itu, pengisi acara lainnya yakni Paduan Suara Universitas Negeri Manado dan Grup Masamper Smirna, dan lainnya. Tampak hadir Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE dan isteri Imelda Bastiaan Markus, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, para Asisten, para pejabat kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado serta Camat se Kota Manado.Terlihat juga Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara Kwinhartmaka SE MM, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Drs Albert Wuysang, dan undangan lainnya.(jose)



MANAGEMEN PT TAMBANG TONDANO NUSAJAYA AKHIRNYA MENGELUARKAN SURAT KEPUTUSAN PEMBERHENTIAN BLASTING


METRO BITUNG-Keluhan warga Pinasungkulan yang bermukim di Dusun Tinerungan lingkungan II saat melakukan demo di area blasting pertambangan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) dan PT Meares Soputan Mining (MSM), Jumat (23/06/2017) akhirnya mendapat titik terang.

Tim Advokasi Allan Berty Lumpouw didampingi Konsultan Lingkungan Hidup Jems Turambi mengatakan bahwa pihak PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) sudah mengeluarkan surat keputusan,"Pihak managemen menyanggupi permintaan warga untuk menghentikan Blasting (Pengeboman) di area pertambangan sampai ada pertemuan dengan Walikota Bitung berasama PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), PT Meares Soputan Mining (MSM) dan Warga dan rencana pertemuan akan diadakan pada tanggal (27/6)," ujar Lumempouw

Sementara itu Konsultan Lingkungan Hidup Jems Turambi mengatakan bahwa wewenang kami di AMDALnya (Analisis Dampak Lingkungan Hidup) PT Meares Soputan Mining (MSM) adalah AMDAL saya tau persis," yang di maksud dengan AMDAL yaitu Kajian mengenai dampak penting suatu Usaha dan/atau Kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan Usaha dan/atau Kegiatan. Dan AMDAL itu skala yang paling besar di AMDAL itu nanti akan keluar ijin Lingkungan berdasarkan PP 27 tahun 2012. Dan devinisi ini ijin lingkungan ini merupakan prasyarat untuk memperoleh ijin usaha atau kegiatan," pungkas Turambi

Iapun menambahkan kalau sudah ada ijin Lingkungan sesuai dengan PP 27 tahun 2012 maka setiap 6 bulan harus ada laporan pemantauan dan masyarakat wajib untuk mengetahui,"
Pengumuman dilakukan oleh instansi yang bertanggung jawab dan pemrakarsa kegiatan.Tata cara dan bentuk pengumuman serta tata cara penyampaian saran, pendapat dan tanggapan diatur dalam Keputusan Kepala Bapedal Nomor 08 Tahun 2000 tentang  Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi dalam Proses AMDAL, dan ketika di konfirmasikan ke warga bahwa selama ini tidak ada keterlibatan sama sekali, nantilah ini akan di bahas saat pertemuan yang di rencanakan" kunci Turambi.

(Ivan)




ASTAGA!!!! AKIBAT BLASTING PT TAMBANG TONDANO NUSAJAYA SELAIN KERUGIAN MATERIAL PSIKOLOGIS ANAK TERGANGGU


METRO BITUNG-Sejumlah warga yang ada di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu mengeluhkan aktivitas Blasting di areal tambang milik PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), yang membuat masyarakat merasa terusik.

Ini sebagaimana yang disampaikan oleh sejumlah warga yang bermukim di Dusun Tinerungan lingkungan II saat melakukan demo di area blasting pertambangan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Jumat (23/06/2017) pukul 12:00.

"Bunyi bom yang paling kuat terjadi setiap hari, dimana akibat pengeboman tersebut membuat kami warga merasa sangat terganggu apalagi saat malam hari warga sedang tidur dan selain itu dari dampak tersebut banyak retakan-retakan terjadi di beberapa rumah warga, salah satunya gereja GMIM Sion Tinerungan II. Kami meminta aktivitas Blasting di hentikan," kata Sandra Sangian salah satu warga Pinasungkulan yang ikut demo

Ia mengaku saat akitiftas pengeboman areal tambang dirinya dan keluarga sering terusik, dampak dari ledakan yang mengakibatkan getaran kencang, bunyi sangat bising, sehingha tidak merasa nyaman lagi. "Lampu didalam rumah sering goyang sampai anak perempuan saya berumur 5 tahun merasa takut kalau ada ledakan, hal ini sangat disayangkan jika berlangsung terus maka akan mempengaruhi psikololis anak saya yang masi tergolong balita," ucapnya

Sementara itu perwakilan warga Allan Berty Lumpouw dan Konsultan Lingkungan Hidup Jems Turambi berusaha untuk menghentikan aktivitas blasting tersebut.

Turut hadir Lurah Pinasungkulan Jerry Lomboan bersam Kapolsek Ranowulu AKP M Aswar Nur berusaha untuk menenangkan warga.(Ivan)

PEMKAB MINUT AKHIRI SAFARI RAMADHAN DI MASJID AL-MUHJIDIN WARUKAPAS

METRO AIRMADIDI-Kmis (22/06/2017),  Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) mengakhiri safari ramadhan di Masjid Al-Muhajidin Desa Warukapas Kecamatan Dimembe.
Pada kesempatan itu, Bupati meminta masyarakat Minahasa Utara (Minut) untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, antar sesama Jamaah dan terutama menjaga kerukunan antara uma beragama, guna menciptakan rasa aman terhadap sesame warga Desa, dengan tidak memandang dari suku serta agama yang lain.

“Guna menjunjung tinggi Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka pada kesempatan ini saya hendak mengingatkan, agar seluruh warga terus menjaga persatuan dan kesatuan, memelihara sikap toleransi,  kebersamaan dan kekeluargaan, serta keamanan dan kenyamanan. Karena kita semua warga Indonesia yang cinta akan keanekaragaman,”kata Bupati
Sebelumnya Bupati VAP, yang terus didampingi Wakil Bupati Joppi Lengkong da Sekab Jimmy Kuhu, telah mengelar safari ramadhan di 9 Kecamatan se-Kabupaten Minut.(Mart)

BANK SULUTGO DAN IWO SULUT BUKA PUASA BERSAMA RATUSAN ANAK YATIM DI MANADO


METRO MANADO- Kamis (22/06/2017), Bank SulutGO dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Utara,  menggelar buka puasa bersama anak yatim piatu AL-IKHWAN dan ikut dihadiri oleh puluhan anak yatim dari Panti suhan AS-SHOBIRIN bertemat di bagian Utara Kota Manado.
Kegiatan tersebut diawali dengan nyanyian para anak panti, kemudian sambutan dari Direktur Kepatuhan Bank SulutGo Mahmud Turuis mewakili Direktur Utama Bank SulutGo Jeffry A.M Dendeng  . Dia mengatakan, kegiatan social sekalius buka puasa bersama anak-anak panti yang digagas oleh IWO-Sulut akan terus dilakukan sebagai wujud kepedlian Bank SulutGo terhadap anak-anak panti memasuki Hari Raya Idul Fitri. Selain itu kata Turuis, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan pada kegiatan-kegiatan agama lainnya dengan bekerja sama dengan IWO-Sulut. “Jadi gagasan dari IWO-Sulut untuk melaksanakan kegiatan seperti ini perlu kami dukung. Terima kasih kepada Pak Vicktor Rarung selaku ketua IWO-Sulut yang punya rasa peduli kepada anak-anak panti,”tandas Turuis, Sebelumnya Turuis telah menyerahkan berbagai bantuan berupa beras dan bahan pokok lainnya untuk meringankan biaya hidup para anak panti.


Sementara itu Ketua DPW-IWO Sulut, Victor Rarung,SE dalam sambutannya mengatakan, kegiatan social yang digelar dengan didukung oleh Bank SulutGo, adalah bukti dari kebersamaan seluruh pimpinan dan seluruh Anggota IWO-Sulut. Itu sebabnya kata Rarung, IWO-Sulut tidak akan berhenti hanya sampai disini. IWO-akan lebih intens terkait dengan masalah-masalah social, dengan tidak meningalkan profesinya sebagai control social, melakukan koreksi serta memberikan masukan kepada pemerintah untuk kemajuan pembangunan di Sulawesi Utara.


Lanjut dikatakan Rarung, kegiatan-kegiatan social seperti ni, juga diharapkan dapat merapatkan barisan seluruh Anggota IWO-Sulut sehingga IWO boleh menjadi lebih baik.”Sesama anggota IWO harus saling membantu, lewat berbagai aktifitas,tetapi juga harus seling peduli karena tugas Wartawan tidak mudah, berbagai tantangan kedepan harus dipikul bersama. Lewat kesempatan ini, saya hendak mengatakan, bahwa kita telah menjadi sebuah keluarga yang kuat dalam kaitan penyebaran informasih.Mari kita bergandengan tangan guna menjadikan IWO yang berkualitas dan berniai dimata public,”tandasnya. Dalam kesempatan itu, PT. Inovasi Teknologi Celebes Media juga memberikan beasiswa untuk siswa berprestasi dari PA. Al- Ikhwan dan PA. As-Shobirin. 1 orang siswa berprestasi dari tiap panti akan menerima beasiswa Rp 700.000 tiap bulan melalui rekening bank SulutGO.Buka puasa bersama Bank SulutGo, IWO Sulut dan anak-anak yatim dihadiri ratusan Anggota IWO Sulut.(jose)

PEREBUTAN KURSI PANWASLU DI 15 KABUPATEN KOTA SE-SULUT BAKAL KETAT. 112 PESERTA SUDAH MENDAFTAR

JOHNNY ALEXANDER  SUAK
METRO MANADO-Peminat untuk peserta Calon Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di sejumlah Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Utara sepertinya minim namun dipastikan bakal berlangsung ketat, karena sebagian besar pendaftar yang memasukan dokumen ke Sekretariat Timsel menurut bocoran adalah orang-orang lama. Dari data yang disampaikan oleh Sekretariat Timsel Penerimaan berkas pendaftaran Calon Panwaslu di 15 Kabupaten dan Kota se-Sulut sampai pada hari Kamis (22/06/2017) sekitar Pukul 17.30 Wita, adalah 112 peserta. Peserta yang mendaftar di Kabupaten Minahasa  8 peserta, Kota Tomohon 8 peserta, Minahasa Tenggara 10 peserta, Kabupaten Minahasa Utara 8 peserta dan Kabupaten Minahasa Selatan 4 peserta. Sementara di Wilayah satu yakni Kota Manado 8 peserta, Kota Bitung 7 orang, Kabupaten Kepulauan Sangihe 10 peserta, Kabupaten Kepulauan Sitaro 5 peserta dan Kabupaten Kapulauan Talaud 7 peserta. Untuk pendaftar di Wilayah 2 ada 37 peserta yang mendaftar, dimulai dari Kabupaten Bolmong 8 peserta, Kabupaten Bolmong Timur 4 peserta, Kabupaten Bolmong Selatan 7 orang, Kota Kotamogabu 16 peserta, dan Kabupaten Bolmong Utara 7 peserta. Meskipun belum terinci secara detil tetapi untuk Wilayah 3 telah mendaftar sebanyak 42 peserta. Kemungkinan akan bertambahnya para peserta calon Panwaslu masih terbuka karena masih menyisahkan waktu untuk pendaftaran.
Sementara itu, Pimpinan Bawaslu Sulut Johnny Alexander Suak, mekanisme kerja Timsel Panwaslu dipastikan berjalan jujur adil dan mengikuti tahapan sebagaimana di atur dalam undang-undang, karena kehadiran Panwaslu dalam Pemilukada merupakan salah satu aspek penting sebagaimana diatur lewat  UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, pembentukan kelembagaan pengawas pemilu dilakukan secara berjenjang. Soal siapa nanti yang akan lolos mewakili daerah masing-masing adalah urusan Timsel yang akan bekerja sesuai jadwal.”Saya kira Timsel akan bekerja maksimal guna melahirkan pengawas pemilu yang berkualitas dan tidak muda diinterfensi,”tandas Suak.(jose)

LOMBAN MANTIRI HADIRI SOSIALISASI PPJU


METRO BITUNG-Walikota Bitung Maxmilian J. Lomban bersama Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri mengikuti Sosialisasi Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU)/ Non PLN dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama antara Pemerintah kota Bitung dan Kejaksaan Negeri Bitung, Serta Perjanjian Kerjasama Pemerintah Kota Bitung dengan PT. PLN Persero Manado, Bertempat di Ruang Rapat Lt. IV Kantor Walikota Bitung, Rabu (21/06/2017)

Dalam Sambutannya Lomban memberikan apresiasi penghargaan kepada kepala Kejaksaan Bitung dan Kepala PT. PLN Persero Manado atas kesediaannya untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Bitung,

Lanjutnya Lomban mengatakan bahwa Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berlangsung secara terus menerus dan berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat baik secara materil maupun spritual. untuk merealisasikan hal tersebut negara mendapat asupan dana lewat Pajak.

"Pajak adalah kontribusi wajib Rakyat kepada negara yang terhutang, baik sebagai orang pribadi atau badan usaha yang bersifat memaksa berdasarkan untungundang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Membayar pajak bukan hanya merupakan kewajiban, tepai merupakan Hak dari setiap warga negera untuk berpartisipasi dan berperan serta terhadap pembiyaan negara dan pembangunan Nasional." tutur Lomban

PPJ atau Pajak Penerangan Jalan adalah Pungutan Pajak yang dikenakan kepada Pelanggan PLN sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Lomban berharap dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, partisipasi dan peran serta masyaraakt dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, serta melaksanakan pemungutan Pajak Penerangan Jalan di kota bitung dapat membantu Pemerintah dalam membangun kota Bitung.

Turut hadir Sekretaris daerah kota Drs. Audi Pangemanan AP MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Agustian Sunaryo, Kepala PT. PLN Persero Manado Poltje Mangundap serta Para Pejabat yang terkait dan peserta sosialisasi yang hadir.(Ivan)

ASTAGA!!!!!! KENDARAAN INI BERNOMOR POLISI GANDA. AKHIRNYA DITAHAN POLISI

DEPAN               INILAH MOBIL TANKY YANG SEDANG DITAHAN POLRES MINSEL                    BELAKANG 
METRO AMURANG-Mengejutkan, Mobil Tanki pengangkut oli bekas PT Sagraha Satya Sawahita yang akan dikirim ke Kapal turki berplat nomor aneh. Lihat saja dibagian depan mobil tersebut Beromor Polisi DB. 8234 CD, sedangkan dibagian belakang mobil tersebut bernomor Polisi  DB. 8949.FK. Kendaraan bernomor polisi ganda itu akhirnya  di tahan polres minsel. Masalahnya selain bernomor polisi ganda, kendaraan tersebut tidak memiliki izin oprasi. Sedangkan sopirnya tidak punya sertifikat. Pantauan wartawan metromanado Maykel Senduk. Saat ini kendaraan tersebut sedang ditahan pihak Lantas Polres Minsel untuk diproses.(Maykel Senduk)

PERINGATAN HAUL BUNG KARNO DIHADIRI GUBERNUR SULUT OLLY DONDOKAMBEY

METRO JAKARTA-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri peringatan  wafat ( haul )  Bung Karno  ke-47 Presiden pertama (1 ) Republik Indonesia  yang dilaksanakan di Gedung Nusantara V  Kompleks MPR/ DPR/ DPD RI Senayan Jakarta Rabu (21/06 /2017)
Acara ini digelar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat ( MPR ) yang dihadir oleh  Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri,Ketua MPR Zulkifli Hasan,  Ketua MK Arief Hidayat, Mantan Ketua MK Mahfud MD, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, , Wakil Ketua DPD Nono Sampono, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Ahmad Basarah, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sejumlah karangan bunga telah berjajar untuk memeriahkan acara tetsebut; pesan dalam karangan bunga itu berisi ucapan peringatan haul Bung Karno.
Karangan bunga diberikan oleh beberapa tokoh PDIP. Seperti dari Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ada juga dari Kepala UKP-PIP Yudi Latif, Menko PMK Puan Maharani, dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

Kapolri Jendral Tito Karnavian juga menyampaikan ucapan selamat melalui karangan bunga. Begitu pula Menkum HAM Yasonna Laoly dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Selain peringatan haul Bung Karno ke 47, ada acara peluncuran buku berjudul 'Bung Karno, Islam, dan Pancasila'.

Setidaknya ada tiga peristiwa penting dalam bulan Juni ini bagi Bung Karno, pertama, hari kelahiran Bung Karno tanggal 6 Juni 1901, kedua, Hari Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 1945 dan ketiga, pada tanggal 21 Juni 1970 Bung Karno wafat.(hps/metro)

PEMKOT GELAR PEMILIHAN ASN BERPRESTASI, RANGKAIAN KEGIATAN HUT KE-396 KOTA MANADO

METRO MANADO-Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Diklat (BKPP) Manado, Rabu (21/06/2017) menggelar pemilihan Pegawai Berprestasi tahun 2017. Kegiatan yang diikuti 112 peserta yang dibuka secara resmi Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado itu, adalah bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kota Manado.
Wakil Walikota Manado Mor D Bastian sambutannya, mengingatkan agar para peserta harus paham teknologi. Pasalnya, salah satu pokok penilaian dalam pemilihan Pegawai Berprestasi tahun 2017 adalah penggunaan teknologi untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
“Para pegawai yang menjadi peserta harus tahu teknologi. Tapi jangan sesudah ini langsung status di FB (Facebook) sementara mengikuti pemilihan Pegawai Berprestasi, padahal masih berproses dan penuh perjuangan, itu namanya ‘makang puji’ bukan jago teknologi,” sindir Wawali Mor.

Disamping itu, jika nanti tidak terpilih sebagai Pegawai Berprestasi, jangan semangatnya kembali kendor dan menurun integritasnya. “Jangan karena tidak terpilih, terus semangat dalam melayani masyarakat sebagai aparatur pemerintah menurun. Ini tidak boleh terjadi, siapapun yang pernah menjadi calon pegawai teladan harus pula menjadi teladan ditengah pekerjaan masing-masing, menjadi contoh bagi pegawai lainnya,” tegas Wawali Mor. Dirinya juga mewarning Perangkat Daerah yang tidak mengutus pegawainya untuk ikut dalam kegiatan tersebut. “Silahkan dilaporkan kepada saya, atau taruh saja di grup supaya Pak Wali baca, Perangkat Daerah yang tidak mengutus pesertanya,” tandas Wawali Mor. Kepala BKPP Kota Manado Corry Tendean SH, dalam laporannya mengatakan ASN yang terdaftar mengikuti kegiatan pemilihan Pegawai Berprestasi tahun 2017 sebanyak 112 orang, dengan rincian pejabat Eselon IV 23 orang, eselon III 11 orang, staf pelaksana Golongan III 30 orang, dan staf pelaksana golongan II 20 orang. “Hari pertama adalah tes tertulis dilanjutkan dengan tes praktek dan wawancara pada hari kedua, dengan Tim penguji yang terdiri dari Asisten I, Asisten II, Inspektur, Kadis Pariwisata, Kepala BKPP, Kaban Kesbangpol, Kabag ORPAD, sekretaris BKPP, dan Panitia Pelaksana,” jelas Tendean, seraya menambahkan peringkat satu Pegawai Terbaik tingkat Kota Manado selain akan diikut sertakan dalam Pemilihan Pegawai Terbaik tingkat Propinsi Sulut, juga mendapat penghargaan ikut dalam studi komparasi di luar daerah. Tampak hadir Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Micler CS Lakat SH MH, serta para kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado.(jose)

RSUD BITUNG GELAR BUKA PUASA BERSAMA KELUARGA PASIEN


METRO BITUNG-Manajemen RSUD Bitung dr. Pitter Lumingkewas mengajak puluhan keluarga pasien  berbuka puasa bersama di Ruangan Kantor RSUD Bitung, Rabu(21/6/2017) pukul 16:30.


Direktur RSUD Bitung dr. Pitter Lumingkewas dalam sambutanya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi keluarga pasien yang sementara menjaga keluarganya yang lagi dirawat di RSUD ini mudah-mudahan cepat diberikan kesembuhan ,"kegiatan ini kami lakukan sebagai salah satu wujud kepedulian kami kepada pasien dan keluarga pasien juga sebagai bentuk penghargaan kepada pasien, meskipun ada beberapa keluarga pasien yang sudah diajak namun menolak kerena tidak bisa meninggalkan pasien," tutup Lumingkewas


Kegiatan buka puasa bersama dihadiri oleh Pegawai ASN dan THL RSUD Bitung, Keluarga Pasien bersama Insan Pers Biro Bitung.(Ivan)