Berita Populer

PDAM Bitung Gelar Sosialisasi Program Hibah Air Minum di Kecamatan Matuari





METRO BITUNG-PDAM Kota Bitung menggelar Sosialisasi Program Hibah Air Minum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menargetkan penambahan akses aman air minum. Sosialisasi bermaksud memberi informasi kepada masyarakat terkait kebijakan program hibah air minum. Sasaran penerima bantuan hibah air minum dari pemerintah diharapkan bisa tepat sasaran dan benar-benar mengena kepada masyarakat yang kurang mampu sesuai kriterianya.

"Untuk menikmati bantuan pemerintah ini masyarakat harus sesuai dengan krakteria, yaitu masyarakat yang kurang mampu agar supaya bantuan ini bisa bermanfaat," jelasnya.

Hal ini dikatakan Direktur PDAM Bitung Raymond Luntungan kepada media ini saat selesai sosialisasi. Selasa (14/12/2017) Lanjutnya, Air bersih merupakan salah satu sektor pelayanan yang harus ditingkatkan

"Kondisi prasarana dan sarana air minum memberikan pengaruh besar pada kesehatan dan lingkungan," ujar Luntungan.

Sementara itu ketua DPC LPM Kecamatan Matuari Hesky Goni ketika ditemui usai sosialisasi juga mengatakan, dalam sosialisasi tersebut didengar ada keluhan dari warga yang berharap agar pelayanan dari PDAM lebih ditingkatkan lagi

"Saya mengapresiasikan setinggi tingginya kegiatan ini, Ini demi kenyamanan kita bersama agar semua masyarakat Kota Bitung khususnya Kecamatan Matuari dapat terlayani dengan maksimal," Terang Goni

Sosialisasi dihadiri oleh Direktur PDAM Bitung, Raymond Luntungan ST, didampingi sejumlah Manager, Para Kabag dan Staf, Camat Matuari Steven Prok, seluruh Lurah Kecamatan Matuari, Pala dan RT, masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Penulis : Ivan


WALES WARGA KAKENTURAN DITEMUKAN TEWAS TERAPUNG DI RUKO PATETEN




METRO BITUNG-Nasib naas  seorang pria berinisial WM (52) alias Wales yang adalah Buruh harian lepas, alamat Kakenturan satu ditemukan warga, tewas terapung di Ruko kelurahan pateten tempat penyebrangan perahu ke lembeh utara mawali. Selasa (12/12/2017) pukul 05:09

Tenggelamnya wales diketahui oleh bebrapa warga yang saat itu akan melintas menggunakan jasa transportasi perahu menuju ke lembeh utara.

Kemudian warga melaporkan kejadian ini ke wilayah hukum setempat, mendapat laporan ini pihak Polsek Aertembaga langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Polsek Aertembaga Iptu Destam Dumat dibantu warga langsung mengevakuasi korban, “Diduga korban meninggal karena mengkonsumsi minuman keras, sehingga korban mabuk dan jatuh ke air.” kata Destam.

Korban kini sudah dibawah ke Rumah Sakit Manembo-nembo kemudian dilakukan pemeriksaan oleh tim medis RSUD. Manembo-nembo.

“Dari hasil pemeriksaan luar, tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, selanjutnya pihak keluarga korban menolak untuk diotopsi dan menerima peristiwa kematian korban sebagai takdir.” kunci Kapolsek


Penulis : Ivan

DIPA TAHUN ANGGARAN 2018 DISERAHKAN GUBERNUR OD KEPADA KABUPATEN DAN KOTA SE-SULUT


METRO MANADO-Selasa (12/12/2017), Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Integrasi Jamkesda Kabupaten/Kota Dengan BPJS Kesehatan  dan menyerahkan DIPA T.A 2018 di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulu.

Dalam sambutan Gubernur Olly mengatakan dalam rangka  menjamin  keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional dan meningkatkan kualitas bagi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di daerah,maka hari ini diadakan Perjanjian Kerjasama Integrasi jamkesda pemerintah kabupaten/kota dengan BPJS kesehatan.

“Saya minta Bupati/Walikota ,agar segera mengambil langkah sesuai tugas dan kewenanga yang dimiliki sebagaimana yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2017 untuk secepatnya memastikan pengalokasian  anggaran dalam rangka pelaksanaan program jaminan kesehatan,” jelas. Gubernur Olly.

Ditambahkan Gunernur, DIPA  yang diserahkan diharapakan dapat dimaksimalkan di tahun 2018, Guna memaksimalkan
anggaran yang ada untuk mendorong Pertumbuhan Ekonomu Daerah yang ditergetkan pada angka 6,2% laju inflasi provinsi 5% pendapatan perkapita 37 juta/kapita.  IPM berada pada 70,8 Indeks Gini, 0,39 dan tingkat kemiskinan 8,2% serta tingkat pegangguran di angka 6, 75%.


Lanjut dikatakan Gubernur, semua daerah diharapkan dapat melakukan perancanaan  dan penganggaran
dan melakukan efisiensi  belanja operasional, belanja pegawai , perjalanan dinas, honor kegiatan.dan rapat-rapat di Daerah.

“Saya yakin , dengan mengimplementasikan berbagai hal positif tersebut, tujuan untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat di bumi Nyiur Melambai akan kita capai bersama,”kata Gubernur Olly.
Turut hadir Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw , Forkopimda Sulut , Bupati/Walikota Se Sulut, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut Bapak Sulaimansyah, Deputi Direksi Bafan Penyelengaraan Jaminan Sosial Kesehatan Ibu Lusa Nurena SE, MM.(jose)



JELANG NATAL LOMBAN-MANTIRI HADIRI DOA BERSAMA SELURUH UMAT BERAGAMA SE-KOTA BITUNG



METRO BITUNG-Menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kota Bitung, menggelar doa bersama seluruh umat beragama Se-Kota Bitung, Selasa (12/12/2017) jam 07:00 pagi kemarin, di Pusat Kota Bitung.

Kegiatan ini dibuka dengan doa oleh Ketua BAMAG Kota Bitung, Pdt Petra Rau MTH. Dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Bitung, Max J Lomban SE MSi.

"Saya memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini, dimana seluruh umat beragama hadir, ini membuktikan persatuan dan kesatuan di Kota Bitung tetap terpelihara," Ujar Lomban.

Lomban mengajak kepada seluruh umat beragama Kota Bitung, agar saling menghormati da menghargai dalam merayakan Hari Raya Agama masing-masing.

"Jika ada provokator yang hendak merongrong persatuan dan kesatuan Kota Bitung, mari kita usir dia agar kebersamaan dan rasa persaudaraan di Kota Bitung ini tetap terjaga," tegas Lomban, dilanjutkan dengan doa oleh Kepala Kantor Agama Kota Bitung, H Ulyas Taha SPd MSi.

Dalam kesempatan yang sama juga, Ketua Forum Kumunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) PDt Franki Kalalo, didampingi 6 para tokoh agama, memanjatkan doa untuk keamanan dan kedamaian Kota Bitung.

Usai acara tersebut, Lomban didampingi Wawali Ir Maurits Mantiri, dan para tokoh agama membagikan bunga dan permen kepada seluruh warga yang hadir, sebagai tanda Kota Bitung cinta damai.

Hadir juga dalam pelaksaaan kegiatan ini, Badan Kontak Umat Muslim, Gerakan Pemuda ANSOR Kota Bitung, Dewan Masjid Indonesia Kota Bitung, Panji Yosua serta para anak sekolah SD dan Unsur Forkopimda.

Penulis : Ivan

SYLVIA PHILEMON GINTING SITEPU BERBAGI KASIH BERSAMA ANAK SDN 2 BITUNG

METRO BITUNG- Ketua Bhayangkari Cabang Bitung, Ny. Dr. Sylvia Philemon Ginting Sitepu, menghadiri ibadah pranatal SDN 2 Bitung bersama 480 siswa dan 22 guru. Selasa (12/12/2017)

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Bitung berbagi kasih melalui pemberian hadiah lomba daur ulang sampah plastik menjadi pernik-pernik atau ornamen Natal.

Kepala SDN 2 Bitung Meylinda Salindeho menyambut baik kehadiran Ibu Kapolres Sylvia Ginting dalam berbagi kasih bersama anak-anak, dimana dari 480 siswa sebagian besar yakni 465 adalah kaum Muslim.

Pemberian hadiah lomba diberikan langsung oleh ibu Kapolres Ginting Sitepu kepada Juara I kelas satu dan kelas empat B dengan hasil kreatif bunga dari botol Aqua dan sendok plastik.

Sitepu berharap kreatif dari seluruh siswa lebih ditingkatkan terutama memanfaatkan daur ulang sampah menjadi bahan berguna.

"Sebenarnya dekorasi natal gak melulu harus beli di mal dengan harga yang lumayan menguras kantung. Namun bisa berkreasi dengan menggunakan barang bekas sebagai bahan dasar untuk membuat ragam hiasan natal," tutup Istri tercinta Kapolres Bitung.

Penulis : Ivan

WALIKOTA BITUNG HADIRI PENYERAHAN DIPA 2018 OLEH GUBERNUR SULUT


METRO BITUNG-Bertempat di ruangan mapalus kantor Gubernur, Walikota Bitung menghadiri acara penyerahan  DIPA 2018 oleh Gubernur Sulawesi Utara serta penandatanganan perjanjian kerjasama integrasi Jamkesda Pemerintah Kabupaten/Kota dengan BPJS Kesehatan, Selasa (12/12/2017)

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan, penyerahan DIPA menjadi tanda bahwa proses belanja dan lelang proyek bisa dimulai. 1 Januari sudah bisa mulai belanja. Ini menjadi pertanda positif untuk percepatan dan pemerataan pembangunan yang tepat sasaran dan tepat waktu," terang Gubernur.

Menurutnya, penyerahan DIPA 2018 pada bulan Desember dan belanja per 1 Januari, menuntut pemerintah provinsi dan kabupaten kota di Sulawesi Utara untuk bekerja kerja keras dan bekerjasama. "Sehingga realisasi fisik dan keuangan bisa sesuai target", ujarnya.

Selain itu dikatakannya, anggaran tersebut akan difokuskan untuk memperbaiki jumlah dan mutu pelayanan publik.

"Termasuk menciptakan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan dan pemerataan," tambah Gubernur.

Gubernurpun berharap agar kepala daerah di kabupaten dan kota, terus berupaya untuk meningkatkan kualitas APBD secara efektif dan efisien. "Termasuk juga penggunaan dana desa harus produktif dan tepat sasaran sehingga out put-nya bisa dirasakan oleh masyarakat banyak".

Ia bertekad di tahun 2018, Sulut bisa meraih hasil maksimal dalam penyerapan anggaran sehingga bisa menerima dana DID di tahun berikut. "Ini butuh sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten serta kota".

DIPA yang diperoleh Sulut itu masing-masing untuk Pemprov Sulut dan 15 kabupaten/kota. Pemprov Sulut sendiri memperoleh DIPA tahun 2018 sebesar Rp 2,56 triliun lebih, Kabupaten Bolaang Mongondow sebesar Rp 929 miliar lebih, Kabupaten Minahasa sebesar Rp 1,08 triliun lebih.

Selanjutnya, Kabupaten Sangihe sebesar Rp 822 miliar lebih, Kota Bitung sebesar Rp 802 miliar lebih, Kota Manado sebesar Rp 964 miliar lebih, Kabupaten Kepulauan Talaud sebesar Rp 796 miliar lebih, Kabupaten Minahasa Selatan sebesar Rp 952 miliar lebih,  Kota Tomohon sebesar Rp 588 miliar lebih, Kabupaten Minahasa Utara sebesar Rp 787 miliar lebih, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang, Biaro sebesar Rp 630 miliar lebih.

Adapun untuk Kota Kotamobagu sebesar Rp 606 miliar lebih, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sebesar Rp 662 miliar lebih, Kabupaten Minahasa Tenggara sebesar Rp 679 miliar lebih, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sebesar Rp 570 miliar lebih dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan sebesar Rp 559 miliar lebih. (Ivan)

DUGAAN KELANGKAAN GLPG 3 KG. HEARING KOMISI B DAN PERTAMINA WARGA BORONG GAS KARENA PANIK

METRO MANADO-Senin (11/12/2017), Komisi B DPRD Kota Manado menggelar hearing bersama pihak PT Pertamina Cabang Manado, di ruangan Komisi B DPRD Manado. Hearing tersebut dilaksanakan lantaran adanya informasi dari masyarakat mengenai kelangkaan penyediaan tabung Gas (LPG) 3 KG.. "Sebenarnya tidak terjadi kelangkaan LPG 3 KG. Dalam hearing tersebut terungkap bahwa, kelangkaan GLPG 3 Kg itu disebabkab, karena warga memborong Gas lebih dari biasanya. “Ini karena kepanikan dari warga sehingga mereka biasanya membeli gas hanya satu tetapi sudah membeli 3 sebagai langkah mengantisipasi kelangkaan," kata Parramaan Ramadhan. Lanjut dikatakan Parramaan, sebenarnya Manado kelebihan 2029 tabung, namun karena kepanikan dari masyarakat sendiri sehingga terjadi kelangkaan. "Seharusnya mereka bisa beli satu persatu sampai pengiriman berikutnya, mengingat 1 tabung jika hanya dipakai masak pasti nanti akan habis 12 hari. Waktu turlap kemarin bersama pak Gubernur kondisinya sudah stabil karena masyarakat sudah menampung, bahkan di pangkalan masih ada stok tersedia. " terang Parramaan Ramadhan. Sementara itu, Revani Parasan meminta Disperindag Kota Manado mesti melakukan komunikasi dengan setiap pangkalan elpiji gas 3 KG di Manado. "Disperindag mesti ada relasi dengan pihak pangkalan, jangan sampai tidak di awasi sehingga terjadi kelangkaan padahal Gas sebenarnya cukup. Kami akan kejar ini karena berdasarkan data, semua KK bisa dapat gas," tegas Revani Perasan. Pada kesempatan itu, Kadisperindag Manado, Meisye Wollah langsung menanggapi dengan menyatakan Disperindag akan mengawasi apabila terjadi penimbunan. "Tentunya kami akan mengawasi jangan sampai ada yang melakukan penimbunan Gas,”tandas Wolah.
Hearing yang dipimpin Ketua Komisi B DPRD Manado, Revani Perasan, turut dihadiri Arthur Rahasia, Syarifuddin Taha, Asisten II Pemkot Manado, Hendrik Warokka, Kadisperindag Manado, Meisye Wollah, Kabag Ekonomi Manado, Jimmy Rotinsulu serta beberapa agent LGP di Manado dan Sales Manager Pertamina, Parramaan Ramadhan.(jose)

PT MEARES SOPUTAN MINING DAN PT TAMBANG TONDANO NUSAJAYA MENYAIMPAIKAN AMANAT PERATURAN MENTERI ESDM NO 41 TAHUN 2016





METRO BITUNG-Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri ESDM Nomor 41 Tahun 2016 tentang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara.

PT Meares Soputan Mining dan PT Tambang Tondano Nusajaya melalui anggota konsultan penyusunan master plan. Alexander Cahyo Suryanto, yang berasal dari Grahatma Semesta Yogyakarta memaparkan proses rencana induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dihadapan Walikota Max Lomban dan Wawali Maurits Mantiri di Riverside Resto and Café, Jumat (10/12/2017).

Dalam pemaparannya, Cahyo menjelaskan, pihaknya berkeinginan untuk melakukan sinkronisasi isu-isu strategis pembangunan daerah dengan arah kebijakan perusahaan dalam upaya pengembangan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin menegaskan bahwa program CSR itu bukan soal uang, karena kalau soal uang, itu terlalu mudah bagi perusahaan, kami berharap agar program pengembangan pemberdayaan masyarakat ini bisa berjalan karena merupakan tanggung jawab dari perusahaan,” Kata Suryanto.

Pada kesempatan itu Wawali Bitung Maurits Mantiri berharap agar program ini juga bisa dipahami oleh masyarakat bersama dengan Pemkot Bitung bahwa bagaimana pihak perusahaan yang mengelola tambang ini bisa bertanggungjawab terhadap kesejahteraan masyarakat bahkan hingga nantinya pada proses penutupan tambang.

Sementara, Walikota Bitung Max Lomban sendiri menghimbauw agar program CSR dari PT MSM dan PT TTN ini dapat bermanfaat dikemudian hari yang betul betul berdampak positif kelangsungan hidup masyarakat

“Maunya saya, CSR ini dibuat monumental bagi masyarakat. Di Batuputih itu kita proyeksikan menjadi wilayah pariwisata. Bekali masyarakat dengan kemampuan untuk menghidupi dirinya sendiri. Untuk hal ini, saya menugaskan tim dari Bappeda dan Dinas lain untuk membantu menyusun program PPM dari PT MSM dan PT TTN,” Ujar Lomban.

Turut hadir Bupati Bojonegoro Jatim
Suyoto yang juga salah satu anggota tim konsultan dari Grahatma Semesta Yogyakarta. Suyoto mengutarakan dalam upaya menyusun master plan PPM PT MSM dan PT TTN tahun 2018-2023 ini, harus ada komunikasi dan transparansi dengan stakeholder bahkan, penyusunan program ini harus sinkron dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkot Bitung dan RPJMN.

"Sustainable Development Goals atau perspektif tujuan pembangunan berkelanjutan harus disingkronkan," Kuncinya.

(Yet/Ivan)

KRISTO IVAN FERNO LUMENTUT DITEGUHKAN SEBAGAI KETUA KOMISI KATEGORIAL PEMUDA GMIM SION PERAK SORONG PAKOWA


METRO MANADO-Setelah sebelumnya. Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut bersama isteri tercinta Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS dalam keluarga Lumentut-Runtuwene diteguhkan sebagai Pelsus di Gmim Elim Malalayang Satu Barat beberapa waktu lalu, kini giliran anak terkasih Kristo Ivan Ferno Lumentut, Putra Walikota, yang diteguhkan sebagai Penatua atau Ketua Komisi Kategorial Pemuda Jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa, Minggu (10/12/2017) pagi tadi. Untuk memberikan dorongan semangat kepada sang anak Ivan dalam bekerja di ladang Tuhan, Walikota GSVL dan First Lady Kota Manado Prof Paula ikut menyaksikan prosesi pelantikan dan peneguhan Pelayan Khusus di gereja dimana Ivan berdomisili dan mengabdi bersama rekan-rekan pemudanya.
Ibadah peneguhan dipimpin Pdt DR Arthur Rumengan MTh, salah satu Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Dalam khotbah yang didasarkan pada bacaan Alkitab Yesaya 40 ayat 1 sampai 11 itu mengajak semua Pelsus dan jemaat untuk bekerja-sama dan meninggalkan perbedaan yang ada.
"Mari kita bekerja bersama-sama, sebagai pelayan Tuhan. Tinggalkan semua perbedaan diantara kita. Mari kita jalan sesuai dengan kehendak Allah, bukan kita sebagai umat manusia atau pribadi kita masing-masing," ujar mantan Sekretaris Umum BPMS GMIM itu, seraya mengingatkan agar selalu minta pertolongan Roh Kudus. "Mintalah Roh Kudus untuk menuntun setiap langkah kita, agar bisa menggembalakan anggota jemaat agar mereka selalu datang kehadiratNya. Kita harus bisa menolak semua bentuk godaan. Memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi kita harus banyak belajar untuk melayani dan dilayani. Itulah tugas suci dan mulia dari para Pelsus yang baru diteguhkan ini," tukasnya. Pdt Rumengan juga menasehati para Pelsus yang baru untuk senantiasa bersandar pada Tuhan.
"Maka semua pasti akan dilancarkan dan dituntaskan hingga mengakhiri masa tugas sebagai pelayan iman. Mari kita bergandengan tangan untuk bisa terus memuliakan nama Tuhan, selamat bertugas dan melayani," tukas Pdt Rumengan. Sementara, Walikota GSVL mengaku kepercayaan yang diberikan Tuhan dalam kehidupan keluarganya, menjadi tantangan tersendiri ditengah tugas sebagai kepala daerah. "Kepercayaan yang diberikan Tuhan kepada kami keluarga Lumentut Runtuwene, baik kepada saya dan isteri yang boleh melayani di Jemaat GMIM Elim Malalayang, maupun anak kami Ivan yang dipercayakan Tuhan menjadi Pelayan Khusus di Jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa. Selaku pelayan Tuhan kami sangat bersyukur, apalagi ditengah tugas saya mengemban amanat rakyat sebagai Walikota Manado," pungkas Walikota GSVL, seraya meminta doa warga kota Manado untuk tugas-tugas yang diemban keluarganya baik dalam gereja maupun pemerintahan.(jose)

SUMBER AIR BAKU DI IPA LOTTA KERUH. DIREKSI PT AIR SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF

OTNIEL KOJANSOW
METRO MANADO-Banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih di Kota Manado lewat reses beberapa anggota DPRD Manado, membuat Direktur Utama PT Air Manado angkat bicara.
Menurut Dirut Otniel Kojansow pelayanan air bersih melalui Sumber IPA Lotta praktis jalan normal, msekipun sebelumnya terjadi gangguan pendistribusian  karena sumber air baku dari IPA Lotta sangat keruh. Penggusuran dan penggalian tanah yang menggunakan alat berat di hulu sungai Lotta berdampak pada produksi dan proses pengolahan air bersih. “Ada kemungkinan pelanggan dan masyarakat tidak memahami hal ini, kendatipun cuaca baik tapi sumber air baku sangat keruh dan tidak mungkin dipaksakan untuk diproses pengolahan dan diproduksi karena air keruh akibat penggusuran tanah yang hanyut di aliran sungai itu cukup membuat kesulitan pekerja,”kata Kojansow.
Itu sebabnya, Dirut Otniel Kojansow dan jajaran Direksi PT Air Manado, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan itu. Pada bagian lain kata Kojansou,  untuk pelanggan PT Air Manado, mulai dari Karombasan Utara, Karombasan Selatan dan kawasan lainnya sudah mulai terlayani dengan baik sedangkan untuk lokasi puncak atau di ketinggian seperti lingkungan 4,5 dan 6 masih perlu tambah tekanan.
Sementara itu, Humas PT Air Manado Joshua Rantung mengungkapkan, Produksi dan pendistribusian air bersih akan dioptimalkan menjelang perayaan Hari Natal. Untuk pelayanan IPA Malalayang sudah berjalan baik, juga Produksi Instalasi Pengolahan Degrimond dan Instalasi Convensional sampai saat ini efektif beroperasi dengan baik. “Kami berharap  semua permasalahan lebih di elminer sehingga kecil kemungkinan adanya gangguan menjelang perayaan Hari Besar umat Nasrani.(jose)

KETUA DPRD NOORTJE VAN BONE HADIRI LAUNCHING ROAD SWEAPER

METRO MANADO-Ketua DPRD Manado Noortje Henny Van Bone, Sabtu (09/2017), menyaksikan Launching Road Sweaper atau kendaraan penyapu jalan, oleh Walikota Manado, DR Ir GS Vicky Lumentut, SH, M.Si. DEA.
Menurut Van Bone, kehadiran kendaraan penyapu jalan tersbeut, diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah di sejumlah ruas jalan di manado.”Ini kendaraan penyapu jalan yang cukup canggih. Saya melihat sendiri ketika Pak Walikota melakukan tes terhadap kendaraan tersebut, hanya hitungan menit. Kendaraan tersebut dapat membersihkan sampah disekitar kami,”kata Van Bone.
Lanjut dikatakan Van Bone, kendaraan tersebut didatangkan dari Swis dengan anggaran yang cukup besar yakni 1 milliar lebih. Itu sebabnya kata Van Bone, Road Sweaper harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik, sekaligus dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan untuk kepentingan kebersihan, guna menjaga kota Manado tetap indah.”Saya ingatkan kepada DLHK untuk memanfaatkan Road Sweaper untuk kepentingan masyarakat, sebagaimana disampaikan Pak Walikota. Ini barang yang cukup mahal, kedepan, sebagaimana disampaikan Walikota, kita akan mengadakan kendaraan yang sama, sehingga dapat menjangkau berabgai wilayah di Kota Manado,”tandas Ketua DPC Partai Demokrat Manado ini, disela-sela Launching Road Sweaper di kawasan Balai Kota Tikala Manado.(jose)

WALIKOTA MANADO GSVL LAUNCHING PENGOPRASIAN ROAD SWEAPER

METRO MANADO-Pemeintah Kota Manado memperkenalkan sebuah kendaraan penyapu atau yang dikenal Road Sweaper. Hal tersebut diperkenalkan langsung Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA didsaksikan Ketua DPRD Manado Noortje Henny Van Bone dan sejumlah perangkat daerah, Sabtu (09/12/2017).
Dalam kesempatan itu Walikota GSVL berharap, bahwa dengan adanya kendaraan penyapu jalan akan memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kebersihan di Kota Manado.
"Mudah-mudahan dengan kendaraan penyapu jalan ini, Kota Manado akan semakin terjaga kebersihannya. Dan secara terus menerus kota ini tetap kelihatan bersih. Jangan sampai nanti ada pimpinan, baru kelihatan bersihnya," sindir Walikota GSVL serius. Menurutnya. kendaraan penyapu jalan yang diadakan Pemkot Manado lewat DLHK dengan biaya yang cukup besar itu, bisa dijaga dan dirawat dengan baik. Saya berjanji, kedepan akan ada unit kedua, ketiga dan seterusnya, sehingga semua wilayah di kota ini terlayani dengan kendaraan penyapu jalan yang dimiliki pemerintah," tukas Walikota GSVL.
Disisi lain Walikota mengingatkan, agar pihak DLHK dapat memperhatikan pohon-pohon yang ada di Kota Manado. Itu dikatakan Walikota, karena ada beberapa pohon yang sudah tua dan dapat membahayakan pengguna jalan.
"Jangan berani menebang pohon yang masih bagus, apalagi sampai ada oknum aparat yang berkolusi dengan pemilik usaha disitu. Saya melihat ada di jalan Sam Ratulangi, beberapa pohon yang masih bagus ditebang. Jangan-jangan ada yang berkolusi dengan pengusaha. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan harus proaktif, bantu saya dan Pak Wakil Walikota untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri di kota Manado. Sementara itu, Kepala DLHK Kota Manado Yohanis Waworuntu dalam lampirannya mengatakan satu unit kendaraan yang dimiliki Kota Manado itu, secara bergantian akan melakukan pembersihan jalan di kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB), kemudian jalan Sam Ratulangi dan jalan Piere Tendean boulevard. Usai sambutan, Walikota GSVL menaiki kendaraan penyapu jalan, dan mencoba menyapu jalan dengan kendaraan tersebut. Tak hitungan tiga, semua sampah di jalan berhasil dibersihkan. Adapun Launching tersebut diawali Doa oleh Pdt Abram Karundeng STh, dan dihadiri Ketua DPRD Kota Manado Noortje H vanBone, sejumlah kepala perangkat daerah serta beberapa Camat.(jose)

POLISI TANGKAP PELAKU CURANMOR GIRIAN KOTA BITUNG DI MINSEL



METRO BITUNG- Hasil pengembangan dari Laporan Polisi Nomor : LP/588/XI/2017/Sulut/Res-Btg tanggal 8 November 2017, yang diadukan korban berinisial perempuan FM (21) warga kecamatan Girian kota Bitung, berhasil diungkap tim Tarsius bekerja sama dengan Polsek Tumpaan Polres Minahasa Selatan. Dari hasil pengambangan itu, polisi berhasil mengamankan seorang lelaki berinisial WH alias Wandri bersama seorang lelaki lain nya di wilayah kabupaten Minahasa Selatan, Rabu (6/12/2017)

Wandri (18) diamankan Polisi atas kasus Penggelapan 1 unit sepeda motor matic merek Honda Beat milik korban yang terjadi pada tanggal 6 November 2017 lalu.


Penuturan Wandri kepada penyidik yang mana ketika itu dia disuruh membeli rokok di pasar Girian Bitung untuk keperluan barang dagangan ibu korban namun entah apa yang merasuki pikiran nya sepeda motor milik korban yang dia gunakan tersebut dibawa kabur oleh nya hingga keluar wilayah kota Bitung.

" Waktu ada pi bli rokok di pasar, pa kita pe talinga rupa ada yang ja ba bise suruh bawa lari kong jual jow itu motor ", kalimat Wardi.

Saat tiba di wilayah kota Kotamobagu, beberapa hari kemudian tanpa merasa bersalah sepeda motor milik korban tersebut dijual Wandri kepada seorang lelaki berinisial BB alias Bobby (36) seharga Rp. 1.500.000,- dan dari hasil penjualan sepeda motor tersebut uang nya digunakan Wandri untuk biaya penginapan hotel, belanja pakaian serta makan sehari-hari.

Kasubbag Humas Polres Bitung AKP. Idris Musa membenarkan ada kejadian penggelapan dan penangkapan tersangka Wandri tersebut. Saat ini Wandri sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan di satuan Reskrim Polres Bitung atas kasus penggelapan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 372 KUHP, jelas Kasubbag Humas.

Sedangkan lelaki BB alias Bobby (36) warga kota Kotamobagu juga sudah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka karena terbukti melakukan tindak pidana Penadahan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 480 ayat 1 dan 2 KUHP, tambah Kasubbag Humas.




WALIKOTA MANADO GSVL MENJADI PENCATAT NIKAN MARCO DAN MARCELLA

METRO MANADO-Jumat (08/12/2017), Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEAmenjadi pencatat nikah  Marco Estevanus Netaneel Sumarandak ST dan Marcella Christina Suwu SKM MKes. Setelah itu, keduanya diteguhkan lewat pernikahan kudus di gedung gereja GMIM Sion Perak Sorong Pakowa, Kecamatan Wanea oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Simode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Pdt DR HWB Sumakul MTh. Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam kesempatan itu mengatakan, menjadi kewajiban pemerintah untuk mencatat pernikahan warga Kota Manado. Selain itu, sebagai keluarga Kristen yang baru, kedua pasangan suami isteri harus mampu meletakan dasar iman untuk membentuk rumah tangga berdasarkan kasih Kristus. "Suami dan isteri memiliki kewajiban yang berbeda dalam menata keluarga. Suami yang adalah kepala keluarga memiliki tanggung jawab menafkahi, dan seorang isteri harus memiliki kemampuan untuk mengatur keluarga," ujarnya. Menurut Walikota GSVL, dirinya mengenal sangat baik pribadi pengantin pria. Karena ibu Marco merupakan adik kandung orang nomor satu di Manado itu. "Saya sangat mengenal dengan baik Marco, karena sejak kuliah dan sampai sekarang akan menyelesaikan pendidikan master teknik, Marco saya tahu adalah anak yang baik," tandas Walikota GSVL, saat menyampaikan sambutan dalam resepsi pernikahan Marco dan Marcella di MGP Convention Hall Kairagi, Kecamatan Mapanget, tadi malam. Olehnya, Walikota GSVL berharap keluarga Sumarandak Suwu, akan menjadi keluarga yang diberkati Tuhan. "Atas nama pemerintah dan keluarga, saya menyampaikan selamat berbahagia kepada kedua mempelai Marko dan Marcella," ujar Walikota GSVL. Ketua BPMS GMIM Pdt HWB Sumakul MTh yang memimpin ibadah peneguhan nikah banyak memberi nasihat kepada Marco dan Marcella dalam menjalani kehidupan berumahtangga. "Landasilah kehidupan keluarga kalian dalam kehidupan yang takut akan Tuhan. Jadilah keluarga Kristen yang selalu bersandar kepada Tuhan dalam segala hal, baik suka maupun susah," tukas Pdt Sumakul. Marco Estevanus Netaneel Sumarandak ST merupakan putra dari Edy Matius Sumarandak SE dan almarhumah Leenda Cabalina Reta Lumentut. Dimana, ibunda Marco adalah adik kandung Walikota GSVL. Sedangkan, Marcella Christina Suwu SKM MKes putri dari almarhum Davy George Suwu dan Francien Lepa. Acara resepsi pernikahan Marco dan Marcella dihadiri ratusan undangan termasuk para pejabat dilingkup Pemerintah Kota Manado serta civitas akademika Universitas Negeri Manado (UNIMA) yang dipimpin Rektor Prof DR Julyeta PA Runtuwene MS.(jose)


PEMBUKAAN FESTIVAL NATAL 2017 SULUT DIHADIRI WALIKOTA GSVL

METRO MANADO-Walikota terbaik se-Indonesia yang tidak lain adalah Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, Kamis (07/12/2017), menghadiri pembukaan Festival Natal 2017 Sulawesi Utara yang dibuka secara resmi Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE di kawasan Pohon Kasih Megamas. Ibadah Natal dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Pdt DR HWB Sumakul MTh. Dalam khotbahnya yang terambil dari bacaan Alkitab Yesaya 9 ayat 1 sampai 6, Pdt Sumakul mengatakan kedatangan Yesus Kristus Kristus ke dunia untuk saling mengampuni.
"Jadi melalui moment ini kita bisa berdamai dengan Tuhan, sesama dan lingkungan," ujar Pdt Sumakul. Menurutnya, dalam merayakan Natal, hendakmya saling menopang , mendorong dan jangan saling menjatuhkan.
"Mari kita jadikan moment Natal saat ini untuk memusuhi sikap yang saling baku cungkel dan sebagainya," tukas Pdt Sumakul. Hajatan Festival Natal 2017 Sulawesi Utara, akan dilaksanakan selama bulan Desember dengan berbagai Iven seperti lomba ornamen Natal, pawai Santa Claus anak, parade Natal serta lomba Paduan Suara Pria Kaum Bapa GMIM, lomba kreatifitas Pohon Natal daur ulang dan masih banyak kegiatan lainnya.
Acara yang berlangsung penuh keakraban itu, diwarnai penampilan penyanyi legendaris Indonesia Viktor Hutabarat. Sementara, Walikota GSVL menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) mendukung sepenuhnya berbagai kegiatan Natal yang dikemas Gubermur OD. "Pemkot Manado sangat mendukung pelaksanaan Festival Natal 2017 Sulawesi Utara. Apalagi, kegiatan itu dilaksanakan di Manado yang tentunya ikut mendongkrak pariwisata Kota Manado," tandasnya. Acara yang berlangsung semarak itu, juga dihadiri Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, serta pejabat dan ASN Pemprov Sulut.(jose)

PEMKOT MANADO GELAR IBADAH MENYAMBUT NATAL YESUS KRISTUS

METRO MANADO-Pemerintah Kota Manado, Kamis (07/12/2017), menggelar Ibadah menyambut Natal Yesus Kristus tahun 2017 bertempat di ruang Serbaguna Kantor Balai Kota Manado.
Ibadah dipimpin Ketua Pucuk Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Gbl Fetrisia Yulia Aling MTh dihadiri Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama para pejabat dilingkup Pemkot Manado.
Dalam khotbah Natal yang terambil dari bacaan Alkitab Lukas 2 ayat 13 dan 14, Gbl Fetrisia mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Pemkot Manado sebagai pelayan masyarakat agar terus menghayati makna Natal untuk melayani masyarakat dengan kerendahan hati. Selain itu, harus diyakini bahwa pekerjaan, panggilan dan tanggung jawab yang diemban harus digunakan untuk kemuliaan Tuhan
"Sesungguhnya dalam hidup ini ketika terjadi perjumpaan dengan Allah akan mengalami perubahan dalam hidup. Tiap detik hidup ini berharga untuk mewujudkan kesejahteraan bagi warga kota. Mari mewujudkan pekerjaan dan tanggung jawab bukan semata-mata kepercayaan masyarakat tetapi media yang diberikan Allah untuk melayani masyarakat.
Disamping itu, hidup sebagai manusia yang beriman harus memiliki pengharapan yang tidak pernah mengenal putus asa.
"Harus terjadi perjumpaan antara kemuliaan Allah dan kebahagiaan di bumi seperti peristiwa yang terjadi kepada gembala di Padang Efrata dengan nyanyian sukacita para malaikat, sehingga memunculkan pengharapan dan antusias yang hebat," ujar Gbl Fetrisia.
Sementara, Walikota GSVL mengatakan semangat Natal yang membawa damai akan memberikan motivasi kepada ASN Pemkot Manado untuk memuliakan Tuhan lewat pekerjaan yang dilakukan. "Hendaknya ada kata-kata saya hadir bukan karena atasan saya ada disitu, tetapi saya sedang memuliakan Tuhan lewat pekerjaan saya. Ini menandakan dengan pekerjaan yang kita lakukan, kita sudah memuliakan Tuhan," tukas Walikota GSVL. Lanjut dikatakan, ditengah sukacita Natal tahun 2017 ini, Kota Manado meraih banyak penghargaan termasuk penghargaan peringkat teratas kepatutan dalam layanan publik dari Ombudsman RI. "Penghargaan yang kita terima, bukan semata-mata untuk nama Vicky Lumentut atau Mor Bastiaan tetapi semuanya adalah kerja kita bersama yang didukung masyarakat Kota Manado," pungkas Walikota pilihan rakyat Manado itu. Dalam ibadah yang berlangsung penuh kekeluargaan, Walikota GSVL memberikan door prize bagi ASN, Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Manado dan masyarakat umum. Walikota GSVL juga menerima piala dan uang pembinaan juara umum tim LPPD (Lembaga Penyelenggara Paduan suara Daerah) Kota Manado yang diserahkan Ketua LPPD Manado Imelda Bastiaan Markus SE yang juga Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado dan isteri tercinta Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE. Tampak hadir Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Drs Albert Wuysang, presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dari Hindu Drs I Ketut Alit, serta para pejabat di lingkup Pemkot Manado.(jose)

SELAMA 13 HARI BPK-RI SULUT PERIKSA LKPD PEMKOT MANADO

METRO MANADO-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Sulawesi Utara selama 13 hari berada di Kantor Balai Kota Manado, guna melakukan pemeriksaan rutin terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Manado Tahun Anggaran 2017.
Menanggapi adanya pemeriksaan BPK RI di Manado, Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu melarang kepala Perangkat Daerah untuk melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. "Saat ini kita sedang menghadapi pemeriksaan oleh auditor BPK. Oleh karena itu, sesuai petunjuk pak Walikota agar para pejabat tidak ada yang ke luar daerah, tetapi bantu BPK selama mereka di Manado," ujar Usulu, Rabu (06/12/2017) siang tadi. Lanjut dikatakan Sekda, para kepala Perangkat Daerah harus memberikan data yang lengkap sehingga tidak terjadi kesalahan data. "Kita semua bertekad untuk meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian, oleh karena itu silahkan berikan data yang lengkap. Setiap Perangkat Daerah harus siap jika diperlukan dan dibutuhkan oleh BPK," tukas Sekda Usulu. Menurutnya, selama pemeriksaan berlangsung, tim pemeriksa BPK akan didampingi Inspektorat Kota Manado. "Waktu pemeriksaan terbatas hanya 13 hari, nanti akan ada tim pendamping yang siap selama 24 jam dari inspektorat," tandas Usulu yang turut diiyakan Inspektur Drs Hans Tinangon. Dirinya optimis jika semua Perangkat Daerah bekerjasama dengan baik selama dalam pemeriksaan BPK, opini WTP akan diraih Kota Manado tahun 2018 mendatang. Turut mendampingi Sekda Usulu, Asisten 3 Frans Mawitjere SH, Kepala BPKAD Jonly Otta Tamaka SE serta Kabag Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos.(jose)

LOMBAN BUKA RAPAT PEMUTAKHIRAN DATA TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN BPK RI


METRO BITUNG-Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban membuka rapat Pemutakhiran Data dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK-RI dan APIP yang dirangkaikan dengan  Penandatangan  Internal Audit Charter Inspektorat Kota Bitung, digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung, Rabu (6/12/2017).

Dalam sambutannya Lomban mengatakan pelaksanaan kegiatan ini penting, karena dapat dijadikan forum berkonsultasi dalam rangka menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK RI dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) sesuai dengan amanat PP No.12 tahun 2017 dan PP No.60 tahun 2008 tentang sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP).

"pengawasan merupakan salah satu fungsi manajemen yang penting dalam penyelenggaraan pemerintah khususnya yang dilaksanakan oleh Inspektorat Kota Bitung sebagai APIP" ujar Lomban didampingi Sekertaris Daerah Kota Bitung Audy Pangemanan.

Lanjutnya lagi, kegiatan ini merupakan evaluasi tindak lanjut terhadap kelemahan yang ditemukan untuk mengantar pada penyelenggaraan pemerintah yang efektif, efisien dan transparan serta akuntabilitas sesuai dengan peratran dan perundang-undangan yang berlaku.

Lomban berharap, usai pelaksanaan rapat ini ada output untuk terbentuknya  lingkungan pengendalian yang menimbulkan perilaku positif dan kondusif untuk penerapan pengendalian intern dalam lingkungan kerja setiap perangkat daerah.

Dalam kesempatan itu juga Lomban menandatangani Internal Audit Charter (IAC) disaksikan Asisten 1 Setda Kota Bitung Oktavianus Tumundo, Inspektorat Kota Bitung Rayne Suak, Korwas APIP dari BPKP Agus Widodo, para pejabat dan instansi terkait lainnya.

DIDUGA SEPAKAT MATI GANTUNG DIRI BERDUA. KEDUANYA DIMASUKAN DALAM SATU PETI UNTUK DIMAKAMKAN

METRO MINSEL-Selasa (05/12/2017), Desa KORENG kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), tiba-tiba di Gegerkan dengan peristiwa Gantung Diri oleh kedua sejoli di tiang Sutet (tiang listrik tegangan tinggi).
Adalah Rino karwur (20) tahun dan meyva karwur (13) thn, warga Desa Koreng Tareran, rela gantung diri bersama karena diduga hubungan asmare mereka tidak direstui orang tua.
Keduanya ditemukan tergantung tak bernyawa oleh bapak Fentje Karwur (ayah Rinno) pada pukul 07.30 pagi saat pak fentje hendak ke kebun.
Menurut Pak Fentje dari kejauhan dia sudah melihat ada dua orang saling berpelukan, namun karena menganggap ada yang aneh, Pak Fentje kemudian kembali kerumah dan memanggil istrinya untuk sama-sama melihat lebih dekat.
“Pigi lia tu anak dua itu, pagi-pagi ley so baku dapa disitu,”kata Pak Fentje kepada istrinya. Sang istri kemudian ikut dengan Pak Fentje untuk melihat secara langsung kedua pasangan remaja itu. Tiba-tiba istrinya kembali dengan suara terngah-engah dan berkata.”Baku  dapa apa, so mati tagantong dorang," ujar sang istri (sambil menangis).
Seketika itu pula maka warga didesa itu langsung dihebohkan dengan penemuan dua warga yang mati tergantung itu.
Saat itu juga petugas kepolisian di hubungi pemerintah desa dan setelah petugas datang, lokasi di amankan dan olah TKP. Sebelumnya petugas meminta ijin keluarga agar kedua korban dapat dibawah ke Rumah Sakit untuk diotopsi.
Setelah itu, keduanya di bawah kerumah mereka maisng-masing. Dari data yang diperoleh wartawan metromanado Maykel. S. Keduanya dimasukan dalam satu peti dan dimakamkan di kompleks pemakaman umum. Menurut beberapa sumber, bahwa hubungan mereka tidak disetujui oleh Nenek dari Meyva Karwur, karna selain mereka masi terikat keluarga, meyva baru umur 13 tahun dan masi sekolah kelas 9 SMP-N 3 Koreng.
Sementara juga Rinno ķarwur sedang mengikuti Ujian Paket C yang sedang berlangsung di Minsel.
Informasi ini di dapat dari berbagai sumber terpercaya, karna keluarga belum bisa di wawancara krna masi shok dgn ķjadian ini.(Maykel. S)